cover
Contact Name
Al Hibnu Abdillah
Contact Email
alhibnu_abdillah@stiperkutim.ac.id
Phone
+6282299815707
Journal Mail Official
jpt@stiperkutim.ac.id
Editorial Address
Jln. Soekarno-Hatta, No 1, Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur
Location
Kab. kutai timur,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pertanian Terpadu
ISSN : 23547251     EISSN : 25497383     DOI : https://doi.org/10.36084/jpt
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Terpadu merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil - hasil penelitian bidang pertanian dalam skala luas yang mencakup bidang agroteknologi, kehutanan, kelautan, perikanan, agribisnis serta peternakan.
Articles 268 Documents
Penentuan Harga Pokok Produk (HPP) dan Analisis Keuntungan Usahatani Tomat di Kelurahan Teluk Lingga Kabupaten Kutai Timur Akbarrizki, Muzizat
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.125

Abstract

Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui besarnya harga pokok produk usahatani tomat dan tingkat keuntungan usahatani tomat di Kelurahan Teluk Lingga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Agustus. Metode yang digunakan adalah metode survey. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan skunder. Penentuan sampel petani menggunakan metode sensus sehingga sampel adalah 10 petani. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukan harga pokok produk adalah Rp. 3.261,54/kg, biaya usaha tani terdiri dari biaya tetap penyusutan alat Rp. 594.958,00 dan biaya tidak tetap biaya produk Rp. 983.117,00 dan tenaga kerja Rp. 705.000,00. Pendapatan usahatani adalah Rp. 3.316.925 dan berdasrkan nilai R/C ratio = 2,4 sehingga usahatani tomat menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.
Pemanfaatan Berbagai Limbah Padat Pabrik Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung Gelatik (Solanum Melongena L.) Rohaeni, Nani
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.126

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk : (1) Untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk limbah padat sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung, (2) Untuk mengetahui jenis pupuk yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan November 2016 sampai Februari 2017, pada kebun percobaan di Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 4 taraf perlakuan dan di ulang sebanyak 6 kali. Taraf perlakuan yaitu (P0) Tanpa Pupuk, (P1) Solid,(P2) Abu Cangkang, (P3) Fiber. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan maka dianalisis dengan sidik ragam Uji F 5% dan 1% dan bila terdapat hasil berbeda nyata atau sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian pertumbuhan terbaik pertumbuhan tinggi tanaman 40 HSPT dan pertumbuhan cabang tanaman terbaik pada umur 60 HSPT dan serta hasil produksi tanaman terung perpetak adalah perlakuan solid sebanyak 1,882 kg
Analisis Dampak Penggunaan Anggaran Sektor Pertanian Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian di Provinsi Kalimantan Timur Mursidah, Mursidah; Effendi, Midiansyah; Zaini, Achmad
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.127

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dampak perubahan penggunaan anggaran sektor pertanian terhadap PDRB sektor pertanian di Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan dari bulan Juli-Oktober 2017. Lokasi penelitian yaitu di Kota Samarinda. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa data time series periode tahun 2010-2016. Alat analisis regresi linier berganda dengan pendekatan Model Kuadrat Terkecil (Ordinary Least Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial anggaran belanja subsektor pertanian tanaman pangan dan peternakan berpengaruh signifikan terhadap PDRB sektor pertanian di Provinsi Kalimantan Timur. Sedangkan secara simultan, anggaran belanja sektor pertanian berpengaruh signifikan terhadap PDRB sektor pertanian di Provinsi Kalimantan Timur.
Penggantian Bungkil Kelapa dengan Lumpur Sawit Fermentasi dalam Ransum Terhadap Kecernaan Kelinci Lokal Jantan Setiawan, Duta; Purnomosidi, Marjoko
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.128

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung kelapa (CM) dengan fermentasi padat (FS) dalam ransum terhadap kinerja kelinci jantan lokal. Penelitian ini dilakukan di peternakan percontohan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura dan Laboratorium Nutrisi Ternak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemerintah Kalimantan Barat. Penelitian ini dilaksanakan selama 8 minggu menggunakan 16 kelinci. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan (P0, P1, P2, P3), dan empat ulangan dan masing - masing berisi satu kelinci jantan lokal. Perlakuan yang diberikan adalah substitusi CM dengan FS, yaitu: P0 = 60% Field Grass (FG) + konsentrat 40% (15% CM + 0% FS); P1 = 60% konsentrat FG + 40% (FS 10% + 5% FS); P2 = 60% konsentrat FG + 40% (5% CM + 10% FS) dan konsentrat P3 = 60% FG + 40% (FS 0% + 15% FS). Parameter yang diambil adalah kenaikan harian rata-rata, konsumsi pakan, konversi pakan dan biaya pakan per perolehan. Hasil penelitian ini adalah konsumsi pakan 36,64 - 42,36 g / hari, rata - rata kenaikan harian 6,87 - 7,31 g / hari, kecernaan bahan kering 49,80 - 53,31%, dan kecernaan bahan organik 42,66 - 49,35%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung kelapa dengan FS sampai 100% (15% dari total ransum) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja kelinci jantan lokal, namun sebesar 15% dari total ransum substitusi (P3) dapat menekan biaya makan per perolehan nilai.
Pertumbuhan Bibit Pisang Ekspor Cavendish Asal Kultur Jaringan di Nurseri dengan Teknologi Pemberian Kosarine Nirmala, Ratna; Shanti, Ratna
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh pupuk organik cair kosarine terhadap pertumbuhan bibit pisang ekspor Cavendish asal kultur jaringan di nurseri dan 2) konsentrasi pupuk organik cair kosarine yang tepat dalam mempengaruhi pertumbuhan bibit pisang yang terbaik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2017. di lokasi lahan pada Jalan Kenyah Sempaja, Kelurahan Sempaja Kecamatan Samarinda Utara. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas empat perlakuan konsentrasi POC kosarine yang masing-masing diulang enam kali, yaitu : 0 ml/L air sebagai control (K0), 10 ml/L air (K1), 20 ml/L air (K2), dan 30 ml/L air (K3). Sehingga terdapat 24 populasi bibit tanaman, yang masing-masing ditanam pada polibag yang berisi campuran top soil dan pupuk kandang kambing dengan rasio 4 : 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh berbagai konsentrasi POC kosarineterhadap pertambahan tinggi terlihat memberikan pengaruh nyata pada umur 3 Minggu Setelah Tanam (MST), namun tidak memberikan pengaruh nyata pada umur 5, 7, dan 9 MST. Pada variabel pertambahan jumlah daun, perlakuan konsentrasi kosarine memberikan pengaruh yang tidak nyata pada umur 3 dan 5 MST, namun berpengaruh nyata pada umur 7 dan 9 MST. Pada variabel pertambahan panjang daun terpanjang, perlakuan konsentrasi kosarine memberikan pengaruh yang nyata pada umur 3 dan 9 MST, namun berpengaruh tidak nyata pada umur 5 dan 7 MST. Pada variabel pertambahan lebar daun terlebar bibit pisang, perlakuan konsentrasi kosarine memberikan pengaruh yang nyata pada semua umur 3, 5, 7, dan 9 MST. Pada variabel pertambahan diameter batang bibit pisang, perlakuan konsentrasi kosarine memberikan pengaruh nyata pada umur 9 MST. Pengaruh perlakuan konsentrasi kosarine terhadap semua variabel dan semua umur pengamatan, baik berpengaruh nyata maupun yang tidak berpengaruh nyata, cenderung pada konsentrasi 10 ml/L air (K1) pengaruhnya lebih baik dibandingkan pada konsentrasi yang lebih tinggi dan kontrol.
Pengaruh Jumlah Katup Hisap dan Katup Buang Terhadap Kinerja Pompa Hidram Kahar, Kahar
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pengujian variasi jumlah katup terhadap kinerja pompa hidram, mengetahui debit air yang dihasilkan pada pompa hidram. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2016. Data-data yang diperoleh melalui pengujian alat akan dianalisis dengan menggunakan rumus-rumus empiris yang mendukung proses pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi pompa hidram pada jumlah katup 1 buah sebesar 6,0000725%, jumlah katup 2 buah 10,20 %, dan jumlah katup 3 buah 16,0003525 %. Kapasitas pemompaan pada jumlah katup 1 buah 9,2083.10-6 m3/s, jumlah katup 2 buah 1,25833.10-5m3/s, dan jumlah katup 3 buah 2,35416.10-5 m3/s. Kapasitas limbah pada jumlah katup 1 buah 7,25.10-5 m3/s, jumlah katup 2 buah 9,41667.10-5m3/s, dan jumlah katup 3 buah 1,175.10-4m3/s. Kapasitas total pada jumlah katup 1 buah 9,09166.10-5m3/s, jumlah katup 2 buah 1,319167.104 m3/s, dan jumlah katup 3 buah 2,116665.10-4 m3/s.
Frekuensi dan Sebaran Teripang (Holothuridea) pada Berbagai Mikrohabitat di Pantai Teluk Lombok Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur Haryasakti, Anshar
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi Teripang di Pantai Teluk Lombok. Metode pengambilan data yang digunakan adalah transek kwadran yang berukuran 1 x 1 m yang dipasang secara zig – zag dengan jarak tiap transek 10 m. Teripang yang ditemukan selama penelitian berjumlah 88 ekor yang terdiri dari 3 famili dan terbagi dalam 8 jenis. Jenis teripang yang ditemukan di pantai Teluk Lombok ini dapat digolongkan ke dalam ordo Aspidocchirotida. Frekuensi kehadiran teripang tertinggi pada stasiun I yaitu 70 % jenis Holothuria scabra kemudian Ophedesoma sp sebesar 50 %, disusul Actinopyga miliaris sebesar 40 % selanjutnya H. vagabunda dan stichopus variegates masing - masing 10%. Teripang yang mendominasi di Pantai Teluk Lombok adalah dari Kelas Holothuridea (Holothuria scabra, H. atra, Actinopyga miliaris, H. lescopilota).
Karakteristik Ukuran Partikel dan Indeks Polidispersitas Formulasi Nanoemulsi Pewarna Alam Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia Sappan Linn) Rusdi, Muhammad
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh desain formulasi nanoemulsi pewarna alam menggunakan ekstrak kayu secang, yang meliputi penentuan kondisi formulasi nanoemulsi yang optimal, pengamatan stabilitas yang terjadi pada formulasi nanoemulsi dalam menghasilkan emulsi pewarna. Ekstrak Secang diformulasikan menjadi nanoemulsi dengan konsentrasi yang tetap 10% dari berat formula, emulsifier yang digunakan adalah Span20, Span80, Tween20, dan Tween80 dengan presentase 2,5%, 5%, dan 10% dari berat formula untuk formulasi tunggal dan 1,25%, 2,5%, dan 5% dari berat formula untuk formulasi ganda, sedangkan zat pelarut yang digunakan adalah akuades dengan presentase 87,50%, 85,00%, dan 80,00% dari berat formula. Hasil penelitian awal dengan pengamatan secara visual/kasat mata, menunjukkan bahwa formulasi yang terbaik adalah formulasi Tween20 (10%), formulasi Tween80 (10%), formulasi Span20-Span80 (1,25%), formulasi Span20-Tween80 (5%), formulasi Span80-Tween20 (5%), formulasi Span80-Tween80 (5%), dan formulasi Tween20-Tween80 (5%). Hasil pengukuran ukuran partikel, menunjukkan formulasi tunggal menggunakan emulsifier Tween dan formulasi ganda kombinasi Tween-Tween menghasilkan formula nanoemulsi dengan diameter ukuran partikel lebih besar (>100 nm), formulasi ganda kombinasi Span-Span dan Span-Tween menghasilkan formula nanoemulsi dengan diameter ukuran partikel lebih kecil (<100 nm). Hasil pengukuran nilai distribusi ukuran partikel menunjukkan nilai indeks polidispersitas dari ketujuh formulasi nanoemulsi antara 0,187 sampai 0,782, ini menyatakan secara umum semua formulasi nanoemulsi memenuhi standar distribusi ukuran partikel sebagai sistem nanoemulsi.
Dampak Kebakaran Hutan Terhadap Sifat Fisik dan Kimia Tanah di Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur Murtinah, Veronika; Edwin, Muli; Bane, Oktavina
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.133

Abstract

Kebakaran hutan berdampak terhadap sifat fisika, kimia tanah, biologi tanah, erosi, kapasitas menyimpan air tanah, penghilangan serasah serta humus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak kebakaran hutan terhadap sifat fisik dan sifat kimia di Prevab, Taman Nasional Kutai. Tujuan penelitian didekati dengan membandingkan areal bekas terbakar dan areal tidak terbakar. Pengujian sampel tanah dilakukan di laboratorium, selanjutnya dilakukan analisis data dengan mengacu pada kriteria penilaian sifat fisik dan kimia tanah yang telah ditetapkan. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa sampai 19 tahun setelah terbakar, diketahui kebakaran hutan berdampak terhadap sifat fisik tanah, yaitu meningkatnya kerapatan lindak/Bulk Density, penurunan porositas dan permeabilitas tanah serta tekstur tanah dengan fraksi pasir lebih dominan. Sifat kimia tanah memiliki kriteria yang sama antara areal bekas terbakar dan tidak terbakar yaitu pH sangat masam, DHL sangat rendah dan KTK rendah, sedangkan untuk kation-kation basa secara umum lebih tinggi pada areal tidak terbakar dibandingkan dengan areal terbakar, kecuali untuk Kalium (K).
Beberapa Catatan Pemanfaatan 1-Methylcyclopropene Pada Krisan (Chrysanthemum morifolium Ram.) Fauzi, Ardika Albi; Kusumiyati, Kusumiyati; Mubarok, Syariful; Rufaidah, Fathi
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 1 Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i1.137

Abstract

Tanaman krisan (Chrysanthemum morifolium Ramat) merupakan tanaman perenial herbasius dari famili Asteraceae. Krisan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi di Indonesia sebagai tanaman hias dalam bentuk bunga pot dan bunga potong. Permintaan pasar akan bunga krisan mengalami peningkatan setiap tahunnya.. Salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan kualitas bunga potong krisan yakni etilen. Etilen merupakan hormon tanaman yang berperan pada proses pengguguran daun dan bunga, pemicu pembungaan, pembengkakan batang, pembentukan akar, memicu perkecambahan benih, pemasakan buah. Krisan termasuk kedalam jenis tanaman non-klimakterik, yakni tanaman yang kurang sensitif terhadap etilen. Namun pada beberapa penelitian menemukan beberapa varietas dari krisan sensitif terhadap paparan etilen eksogen. Salah satu cara untuk mengurangi efek etilen dengan aplikasi 1-Methylcyclopropene (1-MCP). Kerja 1-MCP pada tanaman yakni sebagai kompetitor etilen saat menempel pada reseptor. Aplikasi 1-MCP pada bunga potong krisan dapat memperpanjang umur dari bunga dengan mengurangi degradasi klorofil dan kehilangan berat segar bunga potong. Aplikasi 1-MCP pada setek krisan mampu mengurangi gejala kerusakan akibat etilen seperti penguningan daun, pengguguran daun, dan nekrosis. Setek yang diaplikasikan 1-MCP akan mengalami penghambatan dalam pembentukan akar karena terkait peran etilen terhadap inisiasi akar.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025 Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 2 Desember 2024 Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 1 Juni 2024 Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XI Nomor 2 Desember 2023 Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XI Nomor 1 Juni 2023 Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid X Nomor 2 Desember 2022 Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid X Nomor 1 Juni 2022 Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 2 Desember 2021 Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 1 Juni 2021 Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VIII Nomor 2 Desember 2020 Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VIII Nomor 1 Juni 2020 Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 2 Desember 2019 Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 1 Juni 2019 Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018 Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 1 Juni 2018 Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017 Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V nomor 1 Juni 2017 Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016 Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016 Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015 Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015 Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014 Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014 Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013 Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013 More Issue