cover
Contact Name
Al Hibnu Abdillah
Contact Email
alhibnu_abdillah@stiperkutim.ac.id
Phone
+6282299815707
Journal Mail Official
jpt@stiperkutim.ac.id
Editorial Address
Jln. Soekarno-Hatta, No 1, Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur
Location
Kab. kutai timur,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pertanian Terpadu
ISSN : 23547251     EISSN : 25497383     DOI : https://doi.org/10.36084/jpt
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Terpadu merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil - hasil penelitian bidang pertanian dalam skala luas yang mencakup bidang agroteknologi, kehutanan, kelautan, perikanan, agribisnis serta peternakan.
Articles 268 Documents
Model Optimasi Pola Tanam Polikultur di Daerah Irigasi KAJAR 2C Kota Malang Kinasih, Mentari; Wirosoedarmo, Ruslan; Suharto, Bambang
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.161

Abstract

The 21.61 Ha of Irrigation area (IA) Kajar 2C is technical irrigation network located in Malang City. This research aims to develop the local commodity, there are rice, corn, cassava, and peanut. The Optimation method used linear programming by solver. The optimation cropping pattern scenario consists of 3 alternative, there are: (1) Rice/Rice/Rice; (2) Rice/Rice/Corn-Peanut; and (3) Cassava-Peanut/Cor/Corn. Every scenario is simulated by cropping patterns alternative by changing planting schedules existing from Oktober I, Oktober II, and Oktober III. Based on the results, the highest profits for each cropping pattern is X5 cropping pattern 7,203 Ha; X6 cropping pattern 10,78 Ha; and X8 cropping pattern 3,627 Ha. The maximum profit is Rp. 146.888.280.
Uji Pertumbuhan dan Produksi Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Terhadap Model Tanam Dan Interval Penyiangan Gulma Rohaeni, Nani; Marhani, Marhani
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.162

Abstract

Nani Rohaeni dan Marhani. Agrotechnology Studies Program Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur, 2018. Plant grownt test-S and production of sweet potato (Ipomoea batatas L.) on the planting model and weed mowing interval. This research aims to determine the effect of the best planting mode model and weed mowing interval on the growth and yield of sweet potato crops (Ipomoea batatas L.). This research was conducted for 4 months, from April to July 2017, starting from the preparation of the place to the last data collection / harvest. This research is located on ring road road, South Sangatta, East Kutai. The method used in this research is factorial randomized block design (RAK) consisting of 2 factors and repeated 3 times so that there will be 36 plot of research. The first factor is the way of planting treatment which consists of, C1 = sloping, C2 = upright, C3 = flat. Second factor is the weeding (p) ,consist which from PO = without weeding, P1 = weeding weeds every 1 week, P2 = weeding weeds every 2 weeks, P3 = weeding weeds every 3 weeks. Data analysis using tables of analysis of variance with continued test of Smallest Differentiated (BNT) 5%. Result of research indicate that treatment of planting method is significantly different to plant length aged 4 MST, 8 MST, 10 MST. Amount of branches at age 8 MST and 10 MST, weight of fresh bulbs and production. The treatment of sloping planting with the weeding interval of 2 weeks gave the best result
Pemanfaatan Fentin Asetat di Tambak Sebagai Moluksida Trisipan (Telescopium telescopium) Haryasakti, Anshar; Kaharuddin, Kaharuddin
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fentin asetat 60% dengan bahan aktif fonten asetat merupakan senyawa kimia pemberantas komunitas moluska yang merupakan hama pada budidaya sistem tambak. Salah satu spesies dari komunitas moluska adalah Telescopium telescopium yang mampu berkembang dengan pesat pada media tambak yang tinggi bahan organik dan menjadi pesaing bagi organisme yang berfungsi sebagai pengurai dan penyedia pakan alami dalam kolom perairan.Melihat peruntukan dari fentin asetat untuk menekan perkembangan populasi trisipan, maka penelitian ini fokus untuk mengetahui konsentrasi yang terbaik dan melihat respon fisikologis pada tiap perlakuan. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan data dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam ANOVA Hasil analisis sidik ragam ANOVA menunjukkan ada hubungan signifikan antara Telescopium telescopium dengan dosis fentin asetat 60%. Berdasarkan perbandingan rata-rata lama waktu perendaman dengan dosis fentin asetat 4 ppm, 6 ppm, dan 8 ppm, disimpulkan bahwa dosis 8 ppm mampu mengontrol populasi hama Telescopium telescopium paling efisien.
Analisa Komparatif Sifat Fisikokimia Sari Buah dan Konsentrat Sari Buah Antara Hasil Olahan Nanas (Ananas comosus (L) Merr.) Varietas Queen Grade C dan Grade B Yustita Nuraeni; Susinggih Wijana; Bambang Susilo
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 1 Juni 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v7i1.166

Abstract

Pineapple plantations around Mount Kelud are pineapple producing centers in East Java. The most commonly planted is Queen, but 10-15% of the harvest is grade C which is smaller than other grades. This study aims to analyze the properties of the juice and juice concentrate of the pineapple Queen varieties grade C, and comparing it with those processed from grade B to determine whether or not there are differences in product properties. In the method, the products are first made, analyzed for their physicochemical properties, and compared using a comparative analysis t-test independent. Physicochemical analysis of juice made from grade C and grade B, results average value of TPT, water content, total sugar, total acid, viscosity, color La*b*, respectively: 15,90obrix and 15,97obrix; 83.27% and 83.73%; 14.98% and 13.96%; 1.01% and 1.08%; 5.00 cP and 2.33 cP; 23.63 and 23.73; 6.17 and 6.20; 9.53 and 9.03. The average of that properties in juice concentrate made from grade C and grade B, respectively: 63.40obrix and 63.57obrix; 31.80% and 33.53%; 57.95% and 61.39%; 2.63% and 2.50%; 293,00cP and 211,33cP; 25.93 and 25.27; 8.00 and 7.57; 13.33 and 12.57. The results of the t-test independent shows that all the tcount between (-) 4.604 to (+) 4.604 so that ho is accepted, which means there is no difference in the average physicochemical properties of pineapple juice Queen varieties grade C and grade B, and there is no difference in the average physicochemical properties of pineapple juice concentrate Queen varieties grade C and grade B
Faktor Faktor yang Mempengaruhi Preferensi Masyarakat dalam Mengkonsumsi Tempe Bungkus Daun di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Kusumawati, Nila
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.167

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi masyarakat dalam mengkonsumsi tempe bungkus daun. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Loa Kulu sejak bulan April 2014 sampai dengan bulan Juni 2014. Pengambilan data dilakukan di Pasar Loa Kulu melalui wawancara dan kuisioner yang diisi oleh responden pada daftar pertanyaan-pertanyaan yang telah disiapkan. Sampel yang diambil sebanyak 23 orang dari 300 populasi. Responden yang digunakan adalah konsumen yang sudah membeli tempe bungkus daun diambil secara sengaja. Faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam mengkonsumsi tempe bungkus daun menggunakan analisis secara deskriptif, diukur melalui 10 indikator yaitu harga, kehalalan, tambahan pengawet, informasi kadaluarsa, pilihan rasa, kemasan, ketersediaan, merek, tambahan nilai gizi, izin Departemen Kesehatan. Faktor-faktor yang mempengaruhi diukur melalui 10 indikator diantaranya 8 faktor termasuk mempengaruhi yaitu harga, kehalalan, tambahan pengawet, informasi kadaluarsa, pilihan rasa, kemasan, ketersediaan, tambahan nilai gizi sedangkan 2 faktor yang tidak mempengaruhi yaitu merek dan Izin Departemen Kesehatan.
Tingkat Pengetahuan Peternak Sapi Terhadap Limbah yang Dihasilkan Di Desa Sidorejo Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara Ismanto, Arif; Yetriani, Yetriani; Lesmana, Dina
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.168

Abstract

Usaha peternakan sapi di Indonesia sampai saat ini masih mementingkan produktivitas ternak dan belum mempertimbangkan aspek lingkungan dan dampak kegiatan terhadap lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak terhadap limbah peternakan sapi di Desa Sidorejo Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggambarkan tingkat pengetahuan peternak terhadap limbah peternakan sapi. Responden penelitian ini adalah peternak sapi di Desa Sidorejo tahun 2017 yang berjumlah 31 orang. Metode pengambilan sampel di lokasi penelitian dilakukan dengan proportional random sampling. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder, selanjutnya data yang telah didapatkan kemudian dianalisis menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian tingkat pengetahuan peternak terhadap limbah yang dihasilkan sapi masuk dalam kategori rendah 96,77% dan 3,23% masuk kedalam kategori sedang.
Desain Mesin Pemotong Rumput Tipe Rotari Dengan Mesin Penggerak Motor Listrik Kahar, Kahar
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.169

Abstract

Mesin pemotong rumput tipe rotari adalah pemotong rumput yang memotong berdasarkan benturan (impact) pisau terhadap rumput (free cutting) dengan kecepatan putaran tinggi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2017. Tujuan penelitian adalah membuat desain mesin pemotong rumput tipe rotari dengan motor penggerak motor listrik serta mengetahui efisiensi dan kebutuhan daya alat dengan metode eksperimen yaitu melakukan uji coba alat yang telah di desain sehubungan dengan rancangan structural dan rancangan funsional dan menganalisis data uji coba alat yang diperoleh untuk mengetahui efisiensi dan kebutuhan daya alat. Bagian alat mesin pemotong rumput tipe rotari yang dibuat terdiri dari rangka, deck, dudukan mata pisau, mata pisau, motor penggerak, dan baterai sebagai sumber arus tenaga penggerak. Kapasitas kerja lapang teoritis mesin pemotong rumput tipe rotari sebesar 0,0186 ha/jam, kapasitas kerja lapang efektif rata-rata mesin pemotong rumput tipe rotari sebesar 0,0131 ha/jam, Efisiensi kerja lapang rata-rata mesin pemotong rumput tipe rotari sebesar 70,4 %, dan daya yang dibutuhkan motor penggerak mesin pemotong rumput tipe rotari adalah sebesar 179,67 Watt.
Analisis Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Petani Terhadap Pengetahuan Budidaya Pertanian Organik Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kelurahan Makroman Kecamatan Sambutan Prabowo, Eko Setiawan; Wijayanti, Tetty; Saddaruddin, Saddaruddin
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.170

Abstract

Tingkat pengetahuan petani terhadap budidaya pertanian organik padi sawah dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran faktor sosial ekonomi petani terhadap pengetahuan budidaya pertanian organik padi sawah, mengetahui tingkat pengetahuan petani terhadap budidaya pertanian organik dan mengetahui apakah terdapat hubungan antara faktor sosial ekonomi petani terhadap pengetahuan budidaya pertanian organik padi sawah di Kelurahan Makroman Kecamatan Sambutan. Pengambilan sample menggunakan metode Proportionate Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 38 jiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi petani terhadap budidaya pertanian organik padi sawah dalam kategori kurang berperan dengan skor rata-rata 56,28 dan tingkat pengetahuan petani terhadap budidaya pertanian organik padi sawah dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 60,10. Dengan uji signifikan rank spearman menunjukkan bahwa hubungan antara faktor sosial ekonomi petani terhadap budidaya pertanian organik padi sawah adalah signifikan dengan nilai 0,892. Hasil uji signifikan menunjukkan nilai t hitung 11,819 > t tabel 0,219. Faktor sosial ekonomi petani terhadap budidaya pertanian organik padi sawah dalam kategori kurang berperan. Tingkat pengetahuan petani terhadap budidaya pertanian organik padi sawah dalam kategori tinggi. Terdapat hubungan antara faktor sosial ekonomi petani terhadap budidaya pertanian organik padi sawah.
Pengaruh Tepung Daun Singkong (Manihot utilissima) terhadap Sensori dan Aktivitas Antioksidan Beras Analog Marfu’atul Jannah, Marfu’atul; Saragih, Bernatal
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.171

Abstract

Pengembangan produk-produk baru dari berbagai tepung untuk mendukung ketahanan pangan sangat penting dilakukan. Salah satu yang perlu dikembangkan adalah daun singkong yang dibuat menjadi tepung dapat digunakan sebagai diversifikasi makanan dengan upaya pengembangan makanan alternatif. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun singkong terhadap sifat sensoris dan antioksidan beras analog. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, perbandingan mocaf dan tepung jagung (80 g dan 20 g) dengan total berat 100 g bahan tambahan dengan 5 perlakuan konsentrasi tepung daun singkong 0, 2, 4, 6 dan 8 g. Data organoleptik diolah menggunakan MSI (Method of Successive Interval) sebelum dianalisis dengan ANOVA dan diuji lanjut dengan uji BNT(Beda Nyata Terkecil) pada taraf 5%. Penambahan tepung daun singkong meningkatkan sensorik dan antioksidan. Nasi analog tepung singkong memiliki aktivitas antioksidan yang kuat (50-100 ppm) dengan nilai IC50 53,424 ppm. Perlakuan terbaik adalah dengan penambahan 2 g dengan warna yang agak hijau, agak beraroma tepung daun singkong, agak berasa tepung daun singkong dan agak kenyal.
Analisis Status Kerusakan Tanah Pada Lahan Kering di Kampung Jawa Dusun Kabo Jaya, Sangatta Putra, Mufti Perwira; Edwin, Muli
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status kerusakan tanah di Kampung Jawa Dusun Kabo Jaya Kecamatan Sangatta Utara. Penelitian dilaksanakan selama kurang lebih 3 bulan dari bulan Juli sampai September 2016. Penelitian ini berdasarkan metode survei tanah, pengambilan sampel tanah dan pengamatan lapangan. Kemudian penetapan status kerusakan tanah mengacu pada peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Tahun 2006 Tentang Tata Cara Pengukuran Kriteria Baku Kerusakan Tanah Untuk Produksi Biomassa. Kedua lokasi penelitian merupakan lahan budidaya, pertama adalah lahan tanaman Jati yang berumur 15 tahun, kedua adalah lahan semak bekas kebun. Kedua lahan tersebut memiliki karakteristik yang hampir sama, terutama topografi. Tanah di kedua lokasi merupakan jenis tanah masam. Dari 10 parameter yang digunakan untuk menilai status kerusakan tanah, terdapat 2 parameter yang melebihi ambang kritis, yaitu pH dan DHL, sehingga kedua lokasi merupakan lahan yang telah mengalami penurunan kualitas, terutama dalam produksi biomassa. Oleh karena itu perlu ada upaya konservasi atau perbaikan lahan terutama untuk mengurangi tingkat keasaman tanah.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025 Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 2 Desember 2024 Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 1 Juni 2024 Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XI Nomor 2 Desember 2023 Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XI Nomor 1 Juni 2023 Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid X Nomor 2 Desember 2022 Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid X Nomor 1 Juni 2022 Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 2 Desember 2021 Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 1 Juni 2021 Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VIII Nomor 2 Desember 2020 Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VIII Nomor 1 Juni 2020 Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 2 Desember 2019 Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 1 Juni 2019 Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018 Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 1 Juni 2018 Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017 Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V nomor 1 Juni 2017 Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016 Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016 Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015 Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015 Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014 Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014 Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013 Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013 More Issue