cover
Contact Name
Al Hibnu Abdillah
Contact Email
alhibnu_abdillah@stiperkutim.ac.id
Phone
+6282299815707
Journal Mail Official
jpt@stiperkutim.ac.id
Editorial Address
Jln. Soekarno-Hatta, No 1, Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur
Location
Kab. kutai timur,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pertanian Terpadu
ISSN : 23547251     EISSN : 25497383     DOI : https://doi.org/10.36084/jpt
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Terpadu merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil - hasil penelitian bidang pertanian dalam skala luas yang mencakup bidang agroteknologi, kehutanan, kelautan, perikanan, agribisnis serta peternakan.
Articles 268 Documents
Efektivitas Bakteri Fotosintetik Rhobac dalam Meningkatkan Kualitas Air pada Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Haryasakti, Anshar; Rudiyanto, Rudiyanto; Kaharuddin, Kaharuddin; Wahyudi, Muhammad Hirwan
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.610

Abstract

Budidaya ikan lele dalam kolam terpal menghadapi tantangan utama dalam pengelolaan kualitas air, terutama akibat akumulasi senyawa toksik seperti amonia, nitrit, dan limbah organik. Salah satu pendekatan ramah lingkungan yang potensial untuk mengatasi permasalahan ini adalah penggunaan bakteri fotosintetik (PSB). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas bakteri fotosintetik Rhobac dalam meningkatkan kualitas air pada sistem budidaya ikan lele di kolam terpal. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan dua perlakuan, yaitu kolam A yang diberi kultur bakteri PSB dan kolam B tanpa perlakuan bakteri. Parameter yang diamati mencakup amonia, nitrat, nitrit, oksigen terlarut, dan hidrogen sulfida, dengan pengukuran dilakukan di awal dan akhir masa budidaya selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolam dengan perlakuan PSB mengalami penurunan kadar amonia dari 0,05 mg/L menjadi 0,03 mg/L, sementara kadar nitrat meningkat sebagai indikasi proses nitrifikasi aktif. Kualitas air di kolam PSB tetap berada dalam batas aman dan mendukung pertumbuhan ikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan PSB efektif dalam memperbaiki kualitas air dan mendukung budidaya ikan lele secara lebih berkelanjutan.
Estimasi Energi Tenaga Kerja Manusia dalam Budidaya Tomat Servow dengan Sistem Irigasi Tetes di Nusa Tenggara Timur Fatin, Osias; Koehuan, Jonathan Ebet; Dethan, Jemmy Jonson Sula; Kette, Arlindo U. S.
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.612

Abstract

Budidaya tomat (Solanum lycopersicum) merupakan salah satu kegiatan pertanian yang bernilai ekonomi tinggi dan membutuhkan efisiensi sumber daya, khususnya di daerah dengan keterbatasan air dan tenaga kerja seperti Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi energi atau tenaga kerja manusia yang dikeluarkan pada setiap tahapan budidaya tomat Servow hingga fase vegetatif dengan menggunakan sistem irigasi tetes. Metode yang digunakan meliputi survei, wawancara, observasi lapangan, serta pengukuran denyut nadi sebelum dan sesudah aktivitas. Estimasi energi dihitung menggunakan rumus fisiologis berdasarkan perbedaan denyut nadi, durasi kerja, berat badan, dan umur tenaga kerja. Hasil menunjukkan bahwa tahap perawatan tanaman memerlukan energi tertinggi sebesar 360,49 kkal, diikuti oleh tahap persiapan lahan (229,35 kkal), pemasangan irigasi (148,52 kkal), pengairan (147,00 kkal), dan penanaman (46,04 kkal). Aktivitas berintensitas tinggi seperti pemasangan ajir dan pembersihan gulma menyebabkan peningkatan denyut nadi hingga 40 denyut/menit. Temuan ini menekankan pentingnya penerapan prinsip ergonomi dan manajemen beban kerja dalam sistem pertanian berkelanjutan, serta menunjukkan hubungan signifikan antara intensitas kerja fisik dan pengeluaran energi.
Analisis Kualitas Fisik dari Silase Chicory dan Onggok dalam Berbagai Rasio dengan Tambahan EM4 dan Tanin Sebagai Aditif Jauhari, Ahmad Naufal; Hidayat, Rahmat; Setiyatwan, Hendi; Mayasari, Novi; Mushawwir, Andi; Setiawan, Muhammad Ariana; Yanza, Yulianri Rizki
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.614

Abstract

Increased livestock products challenge farmers to make animal feed more efficient. The utilization of onggok as a by-product of tapioca processing that is rich in energy and chicory as a protein source forage that is ensiled with additional additives aims to improve each other's nutrient quality. This study was conducted to evaluate the results of the material mixture by observing its physical quality, including color, texture, aroma, presence of fungi, and pH value. A completely randomized design was conducted with 6 different treatments, consisting of different ratios of basic material mixtures and the addition of additives such as EM4 and tannin. The results showed that the ratio of chicory and onggok in silage had a significant effect on the color and texture of silage, but had no significant effect on the aroma and the presence of fungi. The addition of additives also significantly affects the color of silage due to the use of EM4, and has an insignificant effect on silage pH due to the addition of tannins which affect the activity of lactic acid bacteria.
Pengaruh Dosis Pupuk N terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sorgum Varietas Watar Hammu Miting Nggangga Pameling, Marselinus Teduh; Suprihati, Suprihati
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.616

Abstract

Sorghum (Sorghum bicolor L.) is one type of cereal plant that is widely planted in areas with hot and dry climates so that it has good adaptation. One type of local sorghum variety is Watar Hammu Miting Nggangga which comes from East Sumba, NTT which is adapted in Kopeng, Central Java. This study used an experimental method (RAK) and 5 N dose treatments (control; 2.44 g/plant; 3.69 g/plant; 4.89 g/plant; 6.08 g/plant) arranged in 4 groups. The parameters observed were plant height, number of leaves, stem diameter, dry stalk weight, panicle length, seed weight, 100 seed weight. The N dose of 3.69 g/plant gave the highest average results for plant height with an average value of 121.6 cm, seed weight per plant with an average value of 57.27 g, panicle weight with an average value of 543.16 g, leaf chlorophyll with an average value of 57.27 mg/cm2. With these results, the N fertilizer dose did not provide a significant difference for the Watar Hammu Miting Nggangga sorghum variety.
Profil Pemberitaan Pembangunan Perikanan Dan Kelautan Pada Surat Kabar Kaltim Post Periode 1 Januari – 31 Desember 2024 Larasati, Dwi; Erwiantono, Erwiantono; Almadi, Ismail Fahmy; Fitriyana, Fitriyana; Abdusysyahid, Said
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.617

Abstract

Surat kabar Kaltim Post memuat berita pembangunan perikanan dan kelautan untuk meningkatkan semangat untuk menghasilkan perubahan iklim yang lebih baik. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah metode sensus dengan mengambil seluruh pemberitaan yang terkait dengan berita pembangunan perikanan dan kelautan pada surat kabar Kaltim Post periode 1 Januari 2024 - 31 Desember 2024. Selanjutnya responden kunci terdiri dari 4 orang akademisi, 2 orang perwakilan birokrasi dan 1 orang perwakilan redaktur surat kabar Kaltim Post. Metode analisis yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan total frekuensi pemunculan berita adalah 748 artikel dan total volume berita sebanyak 364.749 cmk. Frekuensi pemunculan berita terbanyak pada Bulan Mei yaitu sebanyak 101 artikel dan volume pemunculan berita terbanyak adalah pada Bulan Mei dengan total volume 47.038 cmk. Berita pembangunan perikanan dan kelautan berdasarkan pendapat akademisi dan birokrat adalah dapat dipercaya. Hal ini dilihat dari bahasa yang mudah dipahami, konsep materi berita yang tidak menyimpang dari keilmuan, adanya relevansi dengan data pendukung, sumber berita jelas, tidak ada pencampuran fakta dan opini, keseimbangan penulisan berita, isu pemberitaan yang komprehensif, dan orientasi pemberitaan yang melihat konflik sebagai isu yang kompleks. Surat kabar Kaltim Post memiliki kebijakan pemberitaan tentang pembangunan perikanan dan kelautan yang tidak terfokus pada sektor tertentu untuk diberitakan.
Identifikasi Penyakit Antraks Pada Sampel Darah Hewan Ruminansia Di UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Di Tuban Setyawan, Sandi; Rahmawati, Annisa
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.619

Abstract

The rising need for animal-derived protein has contributed to the extensive rearing of ruminant animals such as goats (Capra aegagrus hircus) and cattle (Bos spp.) across Indonesia. East Java Province is among the key regions that supply livestock products including meat, eggs, and various other animal-based commodities. However, with the growth of ruminant livestock farming comes an increased risk of infectious diseases, including anthrax. Anthrax is an illness caused by Bacillus anthracis, a zoonotic pathogen capable of infecting both domestic and wild animals especially herbivores like cattle, sheep, goats, and some bird species-and it can also pose a threat to humans. Hence, consistent efforts in disease prevention and control are vital to safeguard livestock from such infections. This research was conducted to assess whether anthrax infection was present in ruminant blood samples analyzed at the Veterinary Health Laboratory Unit (UPT) of the East Java Provincial Livestock Service located in Tuban, utilizing the blood smear testing method. Laboratory examination of ruminant blood samples submitted to the UPT Veterinary Health Laboratory in Tuban during November 2024 indicated that all samples tested negative for anthrax Keywords: Ruminants, Anthrax, Blood Smear Test
Pengaruh Penambahan Tebon Jagung, Ampas Tahu, dan EM4 Terhadap Karakteristik Fisik dan pH Silase Centrosema pubescens Triana, Rizky Aziz; Yanza, Yulianri Rizki; Khairani, Lizah; Setiawan, Muhammad Ariana
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.621

Abstract

This study aimed to evaluate the effect of adding EM4 starter, corn stover, and tofu dregs on the physical characteristics and pH of Centrosema pubescens (CP) silage. The study used a completely randomized design with three treatments and five replications: P1 (100% CP + starter), P2 (50% CP + 50% corn stover + starter), and P3 (50% CP + 50% tofu dregs + starter). The fermentation process was conducted for 35 days using vacuum-sealed plastic to create anaerobic conditions. Data on physical characteristics (mold presence, aroma, color, and texture) were analyzed using the Kruskal-Wallis test, followed by the Dunn Test for significant differences, while pH data were analyzed using ANOVA and Duncan Test for further analysis. The results showed that treatments significantly affected aroma, texture, and pH (p<0.05). The tofu dregs treatment produced the lowest pH, while the corn stover treatment resulted in the best texture, characterized by being dense and non-slimy. All treatments achieved the highest score for mold presence, indicating the absence of mold growth. However, the greenish-brown color produced by all treatments did not meet the optimal category. Adding EM4 starter with corn stover or tofu dregs proved effective in improving the quality of Centrosema pubescens silage by enhancing pH, texture, and the absence of mold growth, although all treatments produced a greenish-brown color that was not yet optimal.
Pengembangan Teknologi Pasca Panen Rumput Laut Berkelanjutan : Analisis Kinerja dan Kelayakan Ekonomi Mulyadi, Mulyadi; Pratiwi, Sulistya Rini; Romadona, Buyung
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.640

Abstract

Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam budidaya rumput laut, namun terkendala pada tahap pascapanen, khususnya proses pengeringan. Metode pengeringan konvensional yang mengandalkan sinar matahari secara langsung terbukti tidak efisien, bergantung pada cuaca, dan menghasilkan produk berkualitas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi teknologi pengering surya hibrida (Solar Dryer Hybrid) sebagai solusi tepat guna untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) rumput laut. Metodologi penelitian meliputi perancangan dan fabrikasi prototipe SDH tipe dome yang mengintegrasikan kolektor surya, sistem konveksi paksa dengan kipas DC, dan pemanas tambahan berbasis biomassa. Kinerja teknis SDH diuji secara komparatif dengan metode pengeringan konvensional (penjemuran terbuka) dan pengering surya aktif (tanpa pemanas tambahan). Parameter yang diukur meliputi laju pengeringan, efisiensi termal, dan kualitas produk akhir serta dilakukan analisis kelayakan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDH mampu mengurangi waktu pengeringan secara drastis menjadi kurang dari 24 jam, dengan efisiensi termal yang jauh lebih tinggi. Kualitas rumput laut kering yang dihasilkan SDH unggul secara signifikan dalam hal kebersihan, warna, dan konsistensi kadar air akhir yang memenuhi standar industri. SDH sangat layak secara finansial dengan NVP (Rp 38,723,458), IRR (176%), Net B/C (1,41) dan Payback Periode (2,6 tahun).

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025 Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 2 Desember 2024 Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 1 Juni 2024 Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XI Nomor 2 Desember 2023 Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XI Nomor 1 Juni 2023 Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid X Nomor 2 Desember 2022 Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid X Nomor 1 Juni 2022 Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 2 Desember 2021 Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 1 Juni 2021 Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VIII Nomor 2 Desember 2020 Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VIII Nomor 1 Juni 2020 Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 2 Desember 2019 Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 1 Juni 2019 Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018 Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 1 Juni 2018 Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017 Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V nomor 1 Juni 2017 Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016 Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016 Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015 Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015 Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014 Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014 Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013 Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013 More Issue