cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Orientasi Baru
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
Orientasi Baru adalah Jurnal ilmiah yang bertujuan menyampaikan pemikiran-pemikiran kritis yang dapat memberi inspirasi dan arah baru bagi kehidupan Gereja dan masyarakat Indonesia di tengah kemajemukan budaya dan agama dalam diskusi bidang filsafat, teologi ataupun ilmu-ilmu terkait dalam bentuk karya tulis, laporan penelitian dan resensi buku. Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian Teologi Kontekstual, Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma. Jurnal terbit 2 kali dalam setahun (April dan Oktober).
Arjuna Subject : -
Articles 564 Documents
Mewartakan Dan Merayakan Iman. Teologi Dan Liturgi Di Indonesia Aloysius Sutrisnaatmaka
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 08, TAHUN 1994
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

----
Aku Datang Bukanlah Membawa Damai, Melainkan Pertentangan (Luk 12:51). Sebuah Usaha Melihat Sejarah Gereja Dari Sudut Perutusan Yesus Floribertus Hasto Rosariyanto
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 13, TAHUN 2000
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah kehadiran Gereja Katolik di wilayah Republik Indonesiamemperlihatkan: Gereja mulai hidup di kawasan Nusantara, bukan karena kebetutan, juga bukan bagaikan hasil samping kolonisasi: jemaat-jemaat kristiani mulai tumbuh, karena orang kristiani bermaksud dan berusaha untuk memberikan kesaksian akan Injil. Maka, pertumbuhan Gereja Katolik di Indonesia ini harus dinilai dari sudut perutusan Yesus: sejauh mana kesaksian hidup gereja membuat injil Yesus berarti dalam lingkungan hidup Manusia?Selama seratus lima puluh tahun Gereja Katolik hadir di kawasan Indonesia, usaha pendidikan mewujudkan keprihatinan injili itu; apakah situasi baru menuntut perwujudan yang diperbaharui? Bagaimana, kalau kini umat Katolik makin tampil dalam sosok para awam, kalau gereja makin menemukan diri sebagai kelompok kesil di antara banyak agama lain yang besar, di tengah-tengah masyarakat mobil, denganbanyak pengungsi dan dengan kemiskinan yang makin menonjol? manakah kesaksian yang membuat kabar gembira plausibel bagi manusia dewasa ini? Kesaksian yang diperbaharui menuntut keberanian untuk bertentangan.
Meditasi Buddhis: Sarana untuk Mencapai Kedamaian dan Pencerahan Batin Hastho Bramantyo
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 24, NOMOR 01, APRIL 2015
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buddhist meditation is a means to self-examination and spiritual practices which mostly misunderstood both by Buddhist and non-Buddhist alike! Meditation is a thought of as a form of self-denial and escape from the harsh reality of life. It is not difficult to understand as people tend to associate the word of meditation to a man/women sitting cross legged, doing nothing, which suggest laziness and indifference toward lifes affairs. Contrary to the above misconception, Buddhist meditation is actually a way to attain spiritual prosperity and wisdom. The original term for Buddhist meditation is Bhavana, which means mental development. It consists of two modes of meditation, namely samatha/Samadhi, to attain mental quiescence, and vipassana/vipasyana, to achieve penetrative insight. Buddhist meditation is a powerful spiritual exercise to attain mental transformation and peace of mind. By utilizing the faculty of will power, concentration and sharp awareness, Buddhist meditation enabled the practitioners to realized tranquility, happiness and wisdom to the real nature of everything.
Misi dan Kristologi Tom Jacobs
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 05, TAHUN 1991
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

----
Adakah Filsafat yang Mengubah Dunia? Agustinus Purnama
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 12, TAHUN 1999
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

----
Koinonia sebagai Kunci Eklesiologi Paulus Tom Jacobs
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 02, TAHUN 1988
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

----
Kebebasan Agama. Bapa-Bapa Gereja Memperjuangkan Kebebasannya Matheus Purwatma
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 09, TAHUN 1995
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

---
Suicide and Christian Hope Rachel Joyce Marie O. Sanchez
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 23, NOMOR 01, APRIL 2014
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus bunuh diri di antara kaum muda yang bertambah jumlahnya misalnya di Filipina, Korea, Jepang dan China merupakan masalah kemanusiaan yang sekaligus menantang kaum beriman. Apakah pengalaman keputusasaan itu nyata? Manakah pesan kristiani yang layak disampaikan kepada keluarga yang ditinggalkan dan kepada masyarakat yang dibayang-bayangi kasus bunuh diri? Bagaimanakah memahami dan mewartakan iman kristiani yang berdimensi pengharapan? Struktur pengharapan kristiani berdiri pada Yesus Kristus yang dibangkitkan Allah dengan jiwa dan raganya. Hal ini mendorong kita untuk meyakini kebaikan intrinsik dan integral dari setiap ciptaan, serta untuk tidak mnutup mata terhadap kekuatan kejahatan yang dapat menggerogotinya.
Berteologi Ala Imam Diosesan E.P.D. Martasudjita
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 14, TAHUN 2001
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambarannya adalah tugas pokok iman praja untuk melayani umat dengan merayakan misa dan menghadiri perkawinan di paroki; dan juga terlibat dalam kehidupan sosial sebagai pastor di desa terpencil, melayani umat peziarah seperti di Sendang Sono, menemani kaum muda di gedung pertemuan dan (kalau rela) membimbing kelompok Kitab Suci. Kalau hanya mengajar teologi, orang merasa kurang menjadi imam! Padahal bukankah tugas istimewa imam praja untuk menemani umat di tempatnya supaya beriman dengan jujur? Bukankah tugas imam praja untuk - bersama umatnya - mencari bagaimana kabar gembira mentransformasi hidup bersama? Bukankah tugas imam diosis untuk membuat jembatan ekumene - artinya yang menghubungkan semua. Lihatlah teladan dua imam praja yang menjadi teolog.
Salib Kristus, Derita Manusia Dan Kehendak Allah Georg Kirchberger
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 07, TAHUN 1993
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

----