cover
Contact Name
Sony Christian Sudarsono
Contact Email
sintesis@usd.ac.id
Phone
+6285642606679
Journal Mail Official
sintesis@usd.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra Unversitas Sanata Dharma Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Sintesis
ISSN : 1693749X     EISSN : 27229408     DOI : 10.24071/sin
SINTESIS adalah jurnal ilmiah bahasa, sastra, dan kebudayaan Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Sintesis terbit pertama kali bulan Oktober 2003 dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan Oktober. Sintesis is a scientific journal of Indonesian language, literature, and culture published by the Indonesian Letters Study Program, Faculty of Letters, Sanata Dharma University, Yogyakarta. Sintesis was first published in October 2003 with a frequency of publishing twice a year in March and October.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2019)" : 6 Documents clear
IMBUHAN PEMBENTUK KATA KERJA DALAM BAHASA DAYAK KENYAH BAKUNG Meri Tiana Yan; Praptomo Baryadi Isodarus; Maria Magdalena Sinta Wardani
Sintesis Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v13i2.2296

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan imbuhan pembentuk kata kerja dalam bahasa Dayak Kenyah Bakung. Imbuhan pembentuk kata kerja itu dianalisis bentuk, fungsi, dan maknanya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan metode cakap. Metode yang digunakan untuk analisis data adalah metode agih dan teknik baca markah. Metode yang digunakan untuk penyajian hasil analisis data adalah metode informal dan formal. Pertama, imbuhan kata kerja yang ditemukan adalah awalan {ke-}, {le-}, {m-}, {me-}, {n-}, {ne-}, {ng-}, {nge-}, {ngem-}, {ny-}, {p-}, {pe-}, {te-}, konfiks {nge-/-en}, dan sisipan {-em-}. Kedua, fungsi imbuhan kata kerja yang ditemukan dalam bahasa Dayak Kenyah Bakung ada dua jenis, yaitu berfungsi derivatif dan berfungsi inflektif. Ketiga, makna imbuhan kata kerja dalam bahasa Dayak Kenyah Bakung, yaitu setiap imbuhan bisa menyatakan bermacam-macam makna tergantung bentuk dasar yang dilekatinya, misalnya awalan {ke-}, {le-}, {m-}, {me-}, {n-}, {ng-}, {nge-}, {ngem-}, {p-}, {ny-}, {pe-}, sisipan {-em-} menyatakan makna melakukan. Awalan {le-}, {m-}, {nge-}, {ngem-}, {ny-}, {p-}, {pe-}, konfiks {nge-/-en} menyatakan makna membuat jadi. Awalan {m-} dan {n-} mengungkapkan makna melakukan kerja dengan alat. Awalan {me-} dan {nge-} mengandung makna mengeluarkan. Awalan {n-} dan {ny-} menimbulkan makna menggunakan. Awalan {ne-}, {nge-}, dan {ngem-} mengandung maknamembuat. Awalan {ng-} dan {ngem-} menyatakan makna menjadi. Awalan {ng-} menyatakan makna mengganti. Awalan {nge-} menyatakan makna menjadikan berada di. Awalan {p-} dan {pe-} menimbulkan makna sudah terjadi. Awalan {pe-} menyatakan makna saling berada di, menyebabkan. Awalan {pe-} dan {te-} menyatakan makna tidak sengaja.
STRATEGI DOMINASI DALAM NOVEL MARYAM KARYA OKKY MADASARI: PERSPEKTIF PIERRE BOURDIEU Maria Novenia; Yoseph Yapi Taum; Susilawati Endah Peni Adji
Sintesis Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v13i2.2298

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang jejaring sosial dan kajian alur menurut teori Franco Moretti serta analisis strategi dominasi menurut perspektif Pierre Bourdieu dalam novel Maryam karya Okky Madasari. Hasil analisis pendekatan objektif, yakni jejaring sosial dan kajian alur adalah sebagai berikut. Dalam novel Maryam, terdapat empat simpul yang memiliki relasi aktif dan intens, yakni Maryam, Pak Khairuddin, Umar, dan Zulkhair. Empat simpul tersebut membentuk jaringan sosial dan relasi (tepi) yang berbeda-beda. Alur dalam novel Maryam menggunakan alur campuran, karena cerita tidak berurutan dan sering menceritakan masa lampau. Hasil analisis pendekatan diskursif tentang strategi dominasi memperlihatkan lima kesimpulan sebagai berikut. 1) Perbedaan kelas dalam novel Maryam terbagi menjadi tiga, yakni kelas dominan, kelas borjuasi baru, dan kelas borjuasi kecil. 2) Modal ekonomi, sosial, dan simbolik kelompok Ahmadiyah lebih besar daripada kelompok Islam. Akan tetapi, modal budaya (agama) kelompok Islam lebih kuat. 3) Arena dalam novel Maryam adalah arena agama dan arena ekonomi. 4) Dominasi simbolik dilakukan kelompok Islam dalam bentuk poligami. 5) Kelompok Ahmadiyah yang termasuk kelas dominan justru mengalami dominasi karena dalam arena agama mereka termasuk dalam kelompok minoritas dan dianggap sesat.
DOMINASI MASKULIN DALAM NOVEL DUA IBU KARYA ARSWENDO ATMOWILOTO: PERSPEKTIF PIERRE BOURDIEU Brigitta Winasis Widodo; Susilawati Endah Peni Adji
Sintesis Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v13i2.2297

Abstract

Artikel ini membahas bentuk dominasi maskulin yang terdapat dalam novel Dua Ibu karya Arswendo Atmowiloto. Penelitian ini menggunakan paradigma Abrams, yaitu pendekatan mimetik serta pendekatan diskursif. Kerangka berpikir yang digunakan adalah perspektif Pierre Bourdieu mengenai dominasi maskulin. Bentuk dominasi maskulin yang ditemukan paling banyak dalam ranah domestik, yaitu dalam hal (1) pernikahan, yaitu dalam bentuk perselingkuhan suami terhadap istri, perkawinan untuk meningkatkan modal simbolik perempuan, pengabdian istri; (2) pengutamaan pendidikan anak laki-laki; (3) pembagian kerja secara seksual; dan di luar ranah domestik yaitu (4) aktualisasi diri perempuan yang menegaskan feminitasnya dan subordinasinya terhadap laki-laki.
STRATEGI PENERJEMAHAN SYAIR LAGU (DENGAN PEMBAHASAN SINGKAT TERJEMAHAN SYAIR LAGU I HAVE DECIDED TO FOLLOW JESUS KE DALAM MENGIKUT YESUS KEPUTUSANKU) Adventina Putranti
Sintesis Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v13i2.2293

Abstract

Menerjemahkan syair lagu, seperti halnya menerjemahkan puisi dari suatu bahasa sumber ke dalam bahasa lain, memerlukan strategi khusus yang mempertimbangkan bukan saja aspek makna, tetapi juga aspek-aspek yang berkaitan dengan bentuk, seperti jumlah suku kata dalam setiap baris, maupun rimanya. Tulisan ini mengulas strategi penerjemahan syair lagu dengan menggunakan syair lagu rohani I Have Decided to Follow Jesus sebagai bahan pembahasannya. Dari hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa berbagai strategi penerjemahan puisi diterapkan dalam penerjemahan syair lagu tersebut, khususnya strategi metris, literal, dan interpretasi.
PERBANDINGAN VARIASI BAHASA JAWA DI KECAMATAN TANJUNG BREBES DENGAN KECAMATAN LOSARI KABUPATEN CIREBON Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Faidatun Mujawanah
Sintesis Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v13i2.2282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan variasi bahasa Jawa di Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes dengan Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diterapkan dengan cara wawancara kepada informan yang memenuhi syarat. Data yang sudah terkumpul dan dikelompokkan sesuai dengan tipe-tipenya, kemudian disajikan dengan deskripsi narasi disertai tabel perbandinganvariasi bahasa Jawa di Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes dengan Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 variasi fonologis, 1 variasi morfologis, dan11 variasi leksikal bahasa Jawa di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, serta 7 variasi fonologis, 1 variasi morfologis, dan 19 variasi leksikal di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Hasil analisis data juga menunjukkan adanya 4 persamaan variasi fonologis dari kedua daerah tersebut, yaitu /n/ menjadi /?/, /i/ menjadi /I/, /u/ menjadi /U/, dan penambahan glotal /?/. Variasi leksikal cenderung lebih banyak terjadi di Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon, sedangkan variasi fonologis cenderung lebih banyak terjadi di Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Di sisi lain, variasi morfologis di kedua daerah tersebut ada, tetapi tidak terlalu signifikan.
NAMA-NAMA BAKSO DALAM BAHASA INDONESIA Sinungharjo, F.X.
Sintesis Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v13i2.2294

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pembentukan nama-nama bakso dalam bahasa Indonesia menggunakan sudut pandang semiotik. Nama-nama tersebut dianalisis melalui hubungan makna kata dan referennya dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap. Tahap pertama adalah pengumpulan data. Pengumpulan data dilaksanakan melalui studi pustaka pada mesin pencari Google menggunakan metode simak teknik sadap dibantu dengan teknik catat. Tahap kedua, tahap analisis dilaksanakan dengan menggunakan metode padan referensial. Tahap ketiga, penyajian dilakukan dengan menggunakan metode formal dan informal.Referen bakso pada bahasa Indonesia mengacu pada bahan, bahan pelengkap sajian, asal, ukuran, bentuk, warna, isian, pengolahan, dan penyajian bakso pada masyarakat Indonesia. Hal tersebut dipengaruhi oleh selera, kebutuhan, dan pengalaman penikmat dalam menyantap bakso. Penamaan bakso pada masyarakat Indonesia memanfaatkan nama-nama bahan (utama, isian, maupun tambahan), cara pengolahan, nama daerah, cara penyajian, dan ciri-ciri benda sekitar (ukuran dan bentuk benda) maupun pengalaman saat menyantap. Penamaan tersebut dilatarbelakangi oleh upaya penggambaran yang jelas mengenai bakso yang dituju dan upaya menarik perhatian bahasawan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6