cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 182 Documents
Implementasi Model Pembelajaran Savi dengan Mengoptimalkan Program Math Expert dalam Pembelajaran Integral Fitria Khasanah; Cynthia Tri Octavianti
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.858 KB)

Abstract

Materi integral secara umum diperlukan sebagai dasar untuk mempelajari materi matematika di tingkat yang lebih tinggi seperti menghitung luas bidang datar tak beraturan dan volume dari bangun ruang yang memiliki bidang datar tak beraturan. Nilai rata-rata kalkulus 2 tahun 2015/2016 yaitu 2.73. Salah satu penyebabnya yaitu motivasi mahasiswa dalam mempelajari kalkulus 2 masih rendah. Untuk meningkatkan motivasi mahasiswa, maka diimplementasikan model pembelajaran SAVI dengan mengoptimalkan program math expert dalam pembelajaran integral. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan offering A pada matakuliah kalkulus 2 tahun ajaran 2016/2017 di Universitas Wisnuwardhana Malang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik (a) tes, (b) dokumentasi, dan (c) angket. Pada penelitian tindakan kelas ini, data dianalisis sejak tindakan pembelajaran dilakukan dan dikembangkan, selama proses refleksi, sampai proses penyusunan laporan. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis interaktif, teknik analisis data mencakup (a) pengumpulan data, (b) reduksi data, dan (c) penarikan kesimpulan. Penerapan model pembelajaran SAVI dengan mengoptimalkan program math expert dalam pembelajaran integral dapat meningkatkan motivasi belajar matematika mahasiswa. Sebelum penerapan pembelajaran berbantuan MATH EXPERT rata-rata motivasi 65,12%, setelah penerapan pembelajaran SAVI dengan mengoptimalkan MATH EXPERT pada sesi 1 meningkat menjadi 70,70% dan pada sesi 2 meningkat menjadi 76,46 %.
Suatu Ukuran Bernilai C[a,b] Ubaidillah, Firdaus
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.125 KB)

Abstract

Dalam paper ini dikonstruksi suatu ukuran bernilai , dimana adalah koleksi semua fungsi kontinu bernilai real yang terdefinisi pada selang tertutup dan terbatas . Dalam mengkonstruksi ukuran bernilai tersebut, terlebih dahulu dikonstruksi ukuran luar bernilai . Kemudian membangkitkan ukuran melalui ukuran luar tersebut. Beberapa sifat sederhana yang berkaitan dengan ukuran bernilai juga akan dibahas dalam paper ini.
Berpikir Kreatif Siswa Impulsif Anis Nur Khamida; Edy Bambang Irawan; Hery Susanto
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.708 KB)

Abstract

Berpikir kreatif adalah kemampuan untuk menghasilkan beragam jawaban dan ide baru dalam memandang suatu masalah. Berpikir kreatif siswa dipengaruhi oleh gaya kognitif. Salah satu gaya kognitif siswa adalah gaya kognitif impulsif. Siswa dengan gaya kognitif impulsif memiliki karakteristik cepat dalam merespon tetapi cenderung kurang cermat dalam memroses suatu informasi. Dalam makalah ini akan dideskripsikan berpikir kreatif siswa impulsif pada materi luas daerah bangun datar. Subyek dalam penelitian ini adalah satu orang siswa impulsif yang sudah mempelajari materi luas daerah bangun datar. Selanjutnya, siswa impulsif diminta mengerjakan tes berpikir kreatif. Dari tes tersebut, diperoleh hasil bahwa berpikir kreatif siswa impulsif masih kurang. Hal ini dapat dilihat dari empat aspek berpikir kreatif yaitu kelancaran, keluwesan, keaslian, dan keterincian. Kelancaran siswa impulsif sudah terlihat dari 5 bangun datar yang telah dibuat dengan benar. Keluwesa juga sudah muncul pada adanya tiga bentuk bangun datar berbeda yang dibuat. Aspek keaslian masih belum terlihat karena belum ada bangun datar yang tidak umum yang dibuat. Pada aspek keterincian, masih terdapat rincian yang belum ditambahkan pada bangun datar yang dibuat.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Rohmad - Wulyono
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.536 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap kepercayaan diri siswa. Populasi penelitan ini adalah siswa kelas XI MIA 1 SMA Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo tahun pelajaran 2016-2017. Metode dari penelitian ini adalah penelitian eksprimen dengan desain One-Shot Case Study. Pengumpulan data dengan memberikan angket kepada siswa, analisis data menggunakan uji r. Simpulan Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif model pembelajaran STAD terhadap kepercayaan diri siswa.
Deskripsi Intuisi Siswa Berdasarkan Tingkat IQ Dalam Penyelesaian Masalah Matematika Pada Materi Geometri Kelas VII SMPN 6 Kediri Anjayani, Vinansia Yulian
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.479 KB)

Abstract

Intuition is one way of thinking in math problems. Conscious or not every person often uses the intuition they have in solving a problem. One of them is solving mathematical problems in geometry material. In solving math problems can also be influenced by the level of IQ that students have. The purpose of this study was to describe Student Intuition with different IQ level of Class VII on Geometry Material. This research is a descriptive qualitative research type. A total of 3 Grade VII students were selected as samples at different IQ levels. Then classified into 3 groups of high, medium and low. After that the three samples will be given a geometry test whose indicators are adjusted with intuition. Then Through the in-depth interview will be obtained a description of student intuition in solving geometry problems. Along with the interview the researcher will observe the student activity. Then the data obtained will be analyzed. So the instruments in this study are IQ tests, questions and interview sheets.
Generalisasi Matematis Global dan Terbatas pada Siswa SMP ENY - SURYOWATI
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.588 KB)

Abstract

Salah satu aktivitas yang penting dalam belajar matematika adalah melakukan generalisasi. Generalisasi matematis merupakan suatu pernyataan bahwa beberapa sifat atau aturan yang berlaku untuk suatu himpunan objek matematis atau kondisi yang lebih luas. Pada saat siswa di sekolah menengah pertama akan ada transisi belajar dari yang sebelumnya di sekolah dasar lebih banyak ke numeric menjadi ke aljabar. Bagaimana siswa melakukan generalisasi matematis pada masa transisi merupakan hal yang penting untuk diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan generalisasi matematis global dan terbatas pada siswa sekolah menengah pertama.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan penugasan dan wawancara. Sedangkan instrumen penelitiannya adalah peneliti, soal tentang generalisasi dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generalisasi matematis siswa sekolah menengah pertama dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu generalisasi global dan terbatas. Pada generalisasi global, siswa melakukan extending global (menemukan rumus umum) dari tugaas yang diberikan.Sedangkan generalisasi terbatas, siswa melakukan extending terbatas (menerapkan pola yang diperoleh untuk bilangan yang besar).
Skema Berpikir Mahasiswa Ketika Mengostruksi Bukti Matematis Netti, Syukma Netti Syukma; Sutawdjaja, Akbar; Subanji, Subanji; Mulyati, Sri
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.857 KB)

Abstract

Kemampuan konstruksi bukti merupakan kemampuan yang sangat penting dan harus dimiliki oleh siapa saja yang terlibat dengan matematika dan pendidikan matematika, seperti mahasiswa pendidikan matematika. Walaupun kemampuan mengonstruksi bukti sangat penting banyak hasil penelitian yang menyatakan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengonstruksi Untuk itu perlu ditelusuri proses berpikir mahasiswa ketika mengonstruksi bukti matematis. Bagaimana struktur skema mahasiswa ketika berupaya menyelesaikan masalah pembuktian. Gambaran struktur skema mahasiswa diperoleh dengan mnggunakan metode penelitian kualitatif, dengan memberikan masalah pembuktian kepada mahasiswa. Mereka diminta mengerjakan konstruksi bukti dengan metoda think aloud. Jika masih ada hal yang belum terungkap dari proses berpikir mahasiswa dilanjutkan dengan wawancara. Berdasarkan hasil temuan dan analisis data diperoleh 5 model struktur skema mahasiswa ketika mengonstruksi bukti matematis, yaitu (1) kelengkapan skema, (2) ketidaklengkapan skema, (3) ketidakterhubungan skema, (4) ketidaksesuaian skema dan (5) ketidakmatangan skema.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe NHT Terhadap Kecerdasan Interpersonal Siswa Rohmad - Wulyono
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.051 KB)

Abstract

Kecerdasan intelektual yang dimiliki siswa sangat penting, tetapi kecerdasan intelektual yang di sertai dengan kecerdasan intepersonal jauh lebih penting karena dengan hal itu siswa mampu memiliki sosial dan keterampilan komunikasi. Untuk mencapai hal tersebut, tugas dan peranan guru sangatlah penting. Dalam pembelajaran, guru diharapkan mampu memilih dan menentukan model pembelajaran yang tepat sehingga dapat memperoleh hasil yang baik. Model pembelajaran kooperatif tipe NHT merupakan model pembelajaran yang memungkinkan berkerja sama secara kelompok dengan berdiskusi yang melibatkan semua anggota kelompoknya dengan menyampaikan pendapat dan mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap kecerdasan interpersonal siswa pada topik vektor. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dengan menguji perbedaan rata-rata hasil pretest dengan hasil postest. Rata-rata nilai postest lebih besar dibandingkan rata-rata pretest, dengn menggunakan uji t maka hipotesis ( ) diterima dan ( ) ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dapat digunakan untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa pada topik vektor.
Masalah Sturm-Liouville Singular Fraksional Nurul Qomariyah
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.723 KB)

Abstract

Masalah Sturm-Liouville dibagi menjadi tiga jenis yaitu reguler, periodik, dan singular. Masalah Sturm-Liouville fraksional merupakan perluasan masalah Sturm-Liouville biasa, yaitu dengan memperluas order derivatif bulat menjadi fraksional (tidak bulat). Masalah Sturm-Liouville fraksional dapat dibangun dengan mengganti turunan fraksonal pada operator Sturm-Liouville biasa. Pada penelitian ini diselidiki masalah Sturm-Liouville singular fraksional. Penyelidikan difokuskan pada sifat-sifat self-adjoint, nilai eigen, fungsi eigen, dan kesederhanaan dari masalah Sturm-Liouville singular fraksional. Terakhir, diperoleh sifat-sifat masalah Sturm-Liouville singular fraksional yaitu memuat operator self-adjoint, mempunyai nilai eigen real, fungsi eigen dari nilai eigen yang berbeda ortogonal terhadap fungsi bobot, dan nilai eigennya sederhana (simple).
Analysis of Problem Solving Skill in Linear Equation System of Two Variables Based on Logical Mathematical Intelligent Ang Gender Difference Ike Putri Evitasari
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.359 KB)

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan tujuan dari pembelajaran matematika dan sebagai alat utama untuk mempelajari matematika. Dengan melibatkan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika, dapat melatih keterampilan siswa yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah matematika. Salah satu cara pemecahan masalah yang bisa digunakan dalam menyelesaikan masalah adalah langkah penyelesaian berdasarkan Polya. Empat langkah pokok yang harus dilakukan secara berurutan yaitu : (1) memahami masalah, (2) menyusun rencana penyelesaian, (3) melaksanakan rencana penyelesaian), dan (4) memeriksa kembali solusi yang telah diperoleh. Langkah-langkah pemecahan masalah setiap peserta didik tentunya memiliki perbedaan. Hal ini karena peserta didik memiliki tingkat kecerdasan logis-matematis yang berbeda. Seseorang yang memiliki kecerdasan logis-matematis akan mampu membuat strategi untuk memecahkan masalah dengan tepat, mengolah bilangan-bilangan dan menggunakan pemikiran yang berkembang dengan baik. Selain itu ada kemungkinan bahwa tingkat kemampuan pemecahan masalah tiap siswa terutama siswa laki-laki dan siswa perempuan akan berbeda, tergantung dengan keterampilan dan tingkat intelegensi yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) pada siswa yang memiliki kecerdasan logis matematis tinggi, sedang dan rendah ditinjau dari gender. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang akan dilaksanakan di SMP Negeri 3 Nganjuk. Pemilihan subjek penelitian berdasarkan teknik pengambilan purposive sampling, subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII-F yang terdiri dari enam subjek yaitu siswa laki-laki dengan kecerdasan logis-matematis tinggi,sedang dan rendah dan siswa perempuan dengan kecerdasan logis matematis tinggi,sedang dan rendah. Kategori tingkat kecerdasan logis matematis dilihat dari hasil tes kecerdasan logis matematis yang diberikan kepada 32 siswa calon subjek. Subjek kemudian diberikan tes kemampuan pemecahan masalah SPLDV disertai wawancara.

Page 9 of 19 | Total Record : 182