Articles
182 Documents
Pemahaman Konseptual Dan Pengetahuan Prosedural Siswa Kelas VIII Dalam Penyelesaian Soal Matematika Pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel
Luluk Khamidah
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.194 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konseptual dan pengetahuan prosedural siswa dalam penyelesaian soal matematika pada materi sistem persamaan linier dua variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif eksplorasi. Teknik pengambilan sampel adalah dengan purposive sample. Subjek penelitian dipilih 2 siswa kelas VIII-H di SMPN 7 Kediri yang memiliki kemampuan sedang. Pengambilan data dilakukan dua kali dengan instrumen berupa soal tes dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konseptual dan pengetahuan prosedural siswa yang memiliki kemampuan sedang masih rendah.
Internalisasi Nilai-nilai Islami dalam Pembelajaran Matematika dengan Strategi Analogi
Abdussakir Abdussakir
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.774 KB)
Internalisasi nilai-nilai positif dalam pembelajaran matematika bukanlah sesuatu yang baru. Domain afektif pembelajaran matematika menuntut adanya internalisasi nilai-nilai kepada peserta didik. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam pembelajaran matematika adalah strategi analogi. Fakta, konsep, dan prinsip dalam matematika dapat dijadikan bahan analogi untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan kebaikan. Dalam makalah ini dijelaskan beberapa contoh penerapan strategi analogi untuk internalisasi nilai-nilai Islami.
Pembelajaran Matematika Qur’ani
Abdur Rahman As’ari
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (691.446 KB)
Al Qur’an adalah petunjuk bagi semua manusia, termasuk petunjuk bagi guru matematika tentang bagaimana membelajarkan matematika. Di dalam artikel ini, penulis mencoba mengkaji tuntunan ALLAH di dalam Al Qur’an dalam membelajarkan manusia. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran matematika yang qur’ani itu adalah pembelajaran yang mengembangkan daya pikir siswa. Mengingat tantangan di era global pada abad ke-21 ini kemampuan berpikir yang dituntut adalah 4Cs, maka pembelajaran matematika Qur’ani adalah pembelajaran matematika yang tidak hanya sekedar memahamkan konsep, tetapi juga membekali siswa untuk menguasai 4Cs. Sehubungan dengan itu, di dalam melaksanakan pembelajaran matematika, guru bisa saja membelajarkan 4Cs melalui infusing, immersing, atau mixed di antara keduanya.
Implementasi Kriptografi pada Teks Menggunakan Metode Block Chiper
Mif'atul Mahmudah;
Aris Fanani;
Moh Hafiyusholeh
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 2 No 1 (2018): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1063.44 KB)
Berkembangnya teknologi dan komunikasi memudahkan kriptanalis untuk melakukan penyadapan, untuk menghindari hal tersebut perlu dilakukan pengamanan terhadap informasi yang dikirim, salah satu ilmu yang digunakan dalam mengamankan data adalah kriptografi dengan metode block chipper, dimana algoritma block chipper yang digunakan dalam penelitian iniadlah algoritma tanam padi dan bajak sawah, algoritma tersebut dipilih karena memiliki kecepatan enkripsi dan dekripsi lebih cepat dibandingkan dengan metode AES (Advanced Encryption Standard). Proses pembangkitan kunci dimulai dengan merubah kunci yang telah ditentukan yaitu “muslimah” kedalam bentuk biner, selanjutnya pemasukan dan pengambilan bit dengan pola bajak sawah. Proses enkripsi dimulai dengan merubah plainteks “mahmudah” kedalam bentuk biner, selanjutnya pemasukan dan pengambilan bit dilakukan dengan pola tanam padi, hasil dari pengambilan plainteks dan pembangkitan kunci kemudian di XoRkan, diproses sampai delapan putaran, sehingga dihasilkan enkripsi“EOTZb”. Proses dekripsi yaitu chipperteks di XoR kan dengan kunci yang telah dibangkitkan. Hasil XoR dimasukan kedalam bit menggunakan pola pengambilan plainteks dan diambil dengan pola pemasukan plainteks, setelah itu hasilnya di XoR kan dengan kunci yang telah dibangkitkan. Proses tersebut diulang sampai delapan kali putaran, menghasilkan dekripsi yaitu “mahmudah”.
Analisis Model Dinamik Wabah HIV/AIDS di Kabupaten Bojonegoro
M Ivan Ariful Fathoni;
Ismanto Ismanto
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 2 No 1 (2018): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (643.136 KB)
HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang dapat menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) dengan cara merusak sistem kekebalan tubuh. WHO (World Health Organization) memperkirakan AIDS telah membunuh lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Indonesia sendiri masih memiliki angka penderita HIV yang relatif tinggi. Penderita HIV di Indonesia sekarang sudah merata, tidak lagi di kota-kota besar, namun juga penduduk di kota-kota kecil sudah banyak yang terjangkit HIV. Bojonegoro merupakan kota kecil yang ada di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah penduduk sekitar 1.408.089 jiwa manusia. Pada saat ini Bojonegoro menjadi salah satu pusat tambang minyak yang ada di Indonesia. Meningkatnya proyek migas di Blok-Cepu serta pesatnya pembangunan menimbulkan dampak sosial yang negatif di tengah masyarakat. Terutama banyaknya tempat-tempat prostitusi yang memicu penularan penyakit HIV/AIDS di Bojonegoro. Jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Bojonegoro semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini perlu mendapatkan perhatian yang serius karena HIV/AIDS akan memberikan dampak yang sangat besar jika tidak ditanggulangi. Model matematika seringkali digunakan untuk menjelaskan fenomena dalam bidang biologi, seperti model penyebaran penyakit menular. Fenomena tersebut dimodelkan oleh persamaan diferensial dengan representasi proses waktu kontinu. Populasi penduduk bojonegoro yang sehat, terinfeksi HIV, dan pengidap AIDS, serta populasi serupa di kota lain yang warganya melakukan perpindahan penduduk ke bojonegoro dimodelkan dalam bentuk sistem persamaan diferensial. Analisis terhadap sistem diperoleh titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik. Bilangan reproduksi dasar menentukan kestabilan dari titik kesetimbangan dan parameter-parameter yang dapat dikendalikan dalam upaya pencegahan endemi HIV/AIDS di Kab.Bojonegoro
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika dengan Power Point VBA pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Umy Zahroh;
Muhammad Ulil Mubarok
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 2 No 1 (2018): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (725.168 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan media pembelajaran matematika menggunakan Visual Basic Application for Power point (Power point VBA) materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel. Selain itu juga untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran matematika dengan Power point VBA yang layak diterapkan sebagai media pembelajaran matematika materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan. Penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Tahap pengembangan media pembelajaran terdiri dari: Penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf produk awal, uji coba lapangan awal, merevisi hasil uji coba, uji coba lapangan, penyempurnaan produk hasil uji coba lapangan. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar validasi untuk ahli media dan materi, angket respon guru, respon peserta didik dan tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa media pembelajaran matematika telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai media dalam pembelajaran. Kevalidan didasarkan pada validasi ahli media dengan skor 4.27 (sangat baik) dan validasi ahli materi yang mendapatkan skor 4.07 (baik). Kepraktisan media dilihat dari penilaian angket respon guru dengan persentase rata-rata 86.4% dengan kategori baik. Keefektifannnya dapat dilihat dari respon peserta didik dan hasil belajar peserta didik. Persentase respon peserta didik sebesar 79.83% dan hasil ketuntasan belajar peserta didik sebesar 96.88%.
Penerapan Model FTS-Markov Chain untuk Peramalan Cuaca di Jalur Penyeberangan Gresik-Bawean
Binar Rahmawati Dwi Prihatni Aliek;
Moh Hafiyusholeh;
Nurissaidah Ulinnuha;
Fajar Setiawan
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 2 No 1 (2018): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (930.293 KB)
Cuaca merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh bagi sebagian besar masyarakat. Cuaca buruk tentunya akan menghambat sebagian besar kegiatan dalam kehidupan masyarakat. Untuk mengetahui perkiraan keadaan cuaca yang akan datang, maka dapat dilakukan dengan peramalan terhadap parameter cuaca. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode FTS-Markov Chain. Metode FTS-Markov Chain ini dapat menyelesaikan nilai penyimpangan dari suatu nilai hasil prediksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil dari suatu peramalan atau prediksi cuaca di jalur penyeberangan Gresik-Bawean. Setelah itu, akan dilakukan perhitungan error dengan menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk mengetahui tingkat keakuratan dari model prediksi yang telah dibuat. Parameter cuaca yang digunakan dalam penelitian ini adalah data angin dan gelombang di tiga titik lokasi pada daerah penyeberangan Gresik-Bawean. Hasil penelitian ini dari data angin, gelombang 1, gelombang 2, dan gelombang 3 memiliki nilai MAPE yaitu 0,018 %, 0,001 %, 0,003 %, dan 0,001 % . Nilai MAPE dari masing-masing data kurang dari yang artinya model yang telah dibangun dari penelitian ini memenuhi kriteria yang sangat baik. Sehingga metode FTS-Markov Chain ini sangat baik untuk diterapkan dalam peramalan cuaca di jalur penyeberangan Gresik-Bawean. Peramalan menggunakan FTS-Markov Chain menghasilkan peramalan selama dua hari ke depan.
Penerapan Model ARMA(1,1) GARCH(0,1) padaTinggi Muka Air Sungai Bengawan Solo di Pos Pemantauan Jurug
Vulandari, Retno Tri;
Parwitasari, Tika Andarasni
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 2 No 1 (2018): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (693.882 KB)
Intensitas hujan tahunan di daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo mengakibatkan debit aliran sungai besar di beberapa anak sungai. Debit aliran sungai yang besar mengakibatkan tinggi muka air di beberapa pos pemantauan meningkat. Pada bulan Juli 2016, luapan sungai Bengawan Solo mengakibatkan banjir di kawasan Solo timur. Hal ini disebabkan karena tinggi muka air pada pos pemantauan Jurug menembus level 10. Oleh karena itu prediksi nilai tinggi muka air diperlukan sebagai upaya peringatan dini banjir. Pengukuran tinggi muka air sungai Bengawan Solo pada setiap pos pemantauan dilakukan setiap hari. Data tinggi muka air merupakan data runtun waktu. Salah satu metode peramalan data runtun waktu adalah Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA), model ini memiliki asumsi homoskedastisitas atau variansi eror tetap. Tetapi apabila variansi eror berubah-ubah maka model yang digunakan adalah model ARIMA. Penelitian ini menggunakan 60 data dari bulan Januari – Februari 2017. Data tersebut terbukti stasioner berdasarkan nilai ADF 0,0036, oleh karena itu model ARIMA dapat digunakan. Berdasarkan pola correlogram, ACF dan PACF terpotong setelah lag pertama, hal ini menunjukan tinggi muka air sungai periode tersebut dapat dimodelkan dengan Autoregressive Moving Average dengan orde p = 1 dan q = 1 (ARMA(1,1)) berikut dan GARCH (0,1) , dengan nilai mean absolute percentage error (MAPE) 0,186946 artinya 18,6946 % rata-rata presentase kesalahan terhadap penerapan model ini.
Konstruksi Extreme Point Deterministic Algorithm Melalui Algoritma Kruskal dan Algoritma Prim pada Masalah Multi-Criteria Minimum Spanning Tree
Alisah, Evawati;
Ulum, Moh. Miftakhul
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 2 No 1 (2018): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1008.016 KB)
Kajian MCMST merupakan pengembangan dari masalah optimasi MST dengan memuat duakriteria atau lebih. Salah satu algoritma yang mampu untuk menyelesaikan masalah MCMST adalah EPDA.EPDA memiliki tiga tahapan. Sebagai fondasi awal, pada tahap pertama dibangun dari Algoritma Kruskalatau Algoritma Prim dengan memperhatikan kriteria yang bersesuaian satu per satu. Kemudian padatahap kedua dan ketiga dilakukan proses mutasi sampai akhirnya didapatkan pohon merentang baru yangmenjadi solusi efisien atau Pareto Front. Dengan perbedaan karakteristik yang dimiliki Algoritma Kruskaldan Algoritma Prim, penulis ingin menjelaskan perbandingan antara EPDA yang dibangun dari AlgoritmaKruskal dan EPDA yang dibangun dari Algoritma Prim.Secara umum, baik EPDA dengan Algoritma Kruskal maupun EPDA dengan Algoritma Primmenghasilkan solusi yang sama. Adapun perbedaan yang dihasilkan terdapat ada indeks yang digunakan.Kemudian untuk memperkecil banyaknya kemungkinan solusi yang diberikan, maka pada saat pemilihansisi baik untuk Algoritma Kruskal maupun Algoritma Prim tidak hanya memperhatikan kriteria yangdikerjakan, namun sekaligus memperhatikan pertimbangan solusi yang termuat dalam tabel Edge List.Oleh karena itu, dengan diperoleh banyaknya kemungkinan solusi yang lebih sedikit, maka prosespenyelesaian yang dilakukan menjadi lebih singkat.
PENGGUNAAN MEDIA CCTV DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGUKUR BESAR SUDUT PADA SISWA KELAS 5 SDN DINOYO 1 MALANG
Istiqomah Aminin
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 2 No 1 (2018): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.457 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media CCTV (Cube Campur Televisi) dalam meningkatkan hasil belajar mengukur besar sudut pada siswa kelas 5 SDN Dinoyo 1. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Dinoyo 1 tahun pelajaran 2017/2018. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, anecdotal record, dokumentasi serta tes tulis. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada akhir tindakan hasil belajar mengukur besar sudut termasuk kategori tinggi. Hasil belajar mengalami kenaikan secara signifikan yaitu 77%.