cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2015): December" : 5 Documents clear
Pengaruh Penggunaan Media Dot Karambol terhadap Kemampuan Operasi Hitung Penjumlahan Peserta Didik Tunagrahita Qurrotul A’yunin; Wiwik Dwi Hastuti; Sihkabuden Sihkabuden
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 2, No 2 (2015): December
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.078 KB) | DOI: 10.17977/um029v2i22015p82-87

Abstract

The student with intellectual disability have difficulty in learning process, especially in arithmetic, which is abstract in nature. The purpose of this research are to describe the ability summation arithmetic counting student with intellectual disability in Grade II before and after intervention and to analysis the effect of dot karambol media usage toward the summation arithmetic counting student with intellectual disability in Grade II. The research used was Single Subject Research (SSR) with A-B-A design. Data collection techniques were a written test, interview sheet, and observation sheet. Data analysis was in and inter-condition analysis. The result showed that the effect of dot karambol media usage toward the summation arithmetic counting student with intellectual disability in Grade II.Individu tunagrahita mengalami problematika pada proses pembelajaran khususnya operasi hitung yang berkarakter abstrak. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan kemampuan operasi hitung penjumlahan peserta didik tunagrahita kelas II sebelum dan sesudah diberikan inetervensi dan menganalis adanya pengaruh penggunaan media dot karambol terhadap kemampuan operasi hitung penjumlahan peserta didik tunagrahita kelas II. Metode penelitian yang digunakan adalah Single Subject Reseach (SSR) dengan desain A-B-A. Teknik pengumpulan data dengan tes tulis, lembar wawancara, dan lembar observasi. Penguraian yang diterapkan adalah analisis data dalam situasi (kondisi) dan analisi data antar kondisi. Hasil riset menunjukkan ada pengaruh dari penggunaan media jika dilihat dari kemampuan peserta didik tunagrahita kelas II dalam operasi hitung penjumlahan..
Pengembangan Permainan Menemukan Harta Karun pada Peserta Didik Tunagrahita Vemilia Riza Meiliana; Sudarsini Sudarsini; Pramono Pramono
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 2, No 2 (2015): December
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.11 KB) | DOI: 10.17977/um029v2i22015p64-66

Abstract

From the observation, the current games which are given for the intellectual and development disabilities students have not yet improve their cognitive ability. The purpose of this research is to develop the treasure game to the intellectual and development disabilities students. Resulting in a production of a new game for the intellectual and development disabilities students.The research uses development research plan. The result of the treasure find game development to improve cognitive ability of the mentally disabled is valid to be used as adaptive physical education.Berdasarkan, permainan yang diperuntukkan peserta didik tunagrahit, belum semuanya meningkatkan kemampuan kognitif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan permainan menemukan harta karun hasil observasi bahwa untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik tunagrahita. Dengan menghasilkan suatu produk berupa permainan untuk anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan. Hasil pengembangan bahwa permainan menemukan harta karun dinyatakan valid untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik tunagrahita digunakan pada pembelajaran pendidikan jasmani adaptif.
Penggunaan Kartu Huruf untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Siswa Tunagrahita Yesi Oktavia Ayu Wulandari; Umi Safiul Ummah; Yudi Tri Harsono
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 2, No 2 (2015): December
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.104 KB) | DOI: 10.17977/um029v2i22015p67-70

Abstract

The research was aim at describing the students’ ability to write for starters in the second grade of intellectual disability before and after using a flashcard, as well as to analyze the effect of media use the letter cards toward students’ ability to write for starters. This research was usingQuasi Experiment with model One Group – Pre-test – Post-test Design. The results of data analysis wasthe use of flashcards, the ability to write for starters of students categorized as less. Results of the average value of pre-test amounting to 47.After using flashcard, they experiencedan increase of to write for starters ability. Results of the averange value of post-test amounting to 82. Conclusion from the research was the use of flashcard media can improvestudents to write for stater of intellectual disability.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan abilitas menulis permulaan siswa tunagrahita sebelum dan setelah menggunakan kartu huruf, serta menganalisis pengaruh penggunaan kartu huruf terhadap abilitas menulis permulaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, desain Quasi Experiment dengan model: One Group – Pre-test – Post-test Design. Hasil dari analisis data sebelum menggunakan kartu huruf, abilitas menulis permulaan siswa dikategorikan kurang. Hasil yang rata-rata nilai pre-test sebesar 47. Setelah menggunakan kartu huruf, terjadi peningkatan abilitas menulis permulaan. Hasil rata-rata nilai post-test sebesar 82. Penelitian ini menunjukkan bahwa abilitas menulis permulaan siswa tunagrahita dapat ditingkatkan dengan media kartu huruf.
Pengaruh Penggunaan Media Kartu Kata Bergambar terhadap Peningkatan Penguasaan Kosakata Siswa Tunarungu Rani Nirwanawati; Mohammad Efendi; Usep Kustiawan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 2, No 2 (2015): December
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.141 KB) | DOI: 10.17977/um029v2i22015p71-76

Abstract

Hearing impairment student has limited vocabulary mastery. It causes problems in their learning which make them difficult in understanding or comprehending teacher’s explanation. The objective of this study is to describe the student’s vocabulary mastery before and after using picture word card media and also to analyze the effect of the use of picture word card media on the student’s vocabulary mastery with hearing impairment in the fourth grade. This study is a Single Subject Research (SSR) with A-B-A design. The data collecting were spoken test, written test, observation, documentation, and then they were analyzed by descriptive-statistic analysis. The result of this study showed that the use of picture word card media gave effect toward the student’s vocabulary mastery with hearing impairment in the fourth grade.Siswa tunarungu seringkali sulit memahami materi pelajaran karena keterbatasan perbendaharaan kosakata yang dimiliki. Tujuan kegiatan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan penguasaan kosakata siswa sebelum dan setelah penggunaan media kartu-kata bergambar, serta menganalisis pengaruh dari penggunaan media terhadap penguasaan kosakata siswa tunarungu kelas 4 SDLB. Penelitian ini menerapkan rancangan penelitian subjek tunggal (SSR), desain A-B-A. Data dikumpulkan menggunakan tes lisan, tes tulis, observasi, dokumentasi dan diolah menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian membuktikan ada pengaruh penggunaan media kartu kata bergambar terhadap penguasaan kosakata subjek.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Tema “Indahnya Alam Negeriku” untuk Peserta Didik Tunagrahita Ridha Purwati; Abdul Huda; Henry Praherdhiono
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 2, No 2 (2015): December
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.631 KB) | DOI: 10.17977/um029v2i22015p77-81

Abstract

Teachers have obstacles in teaching about thematic because of no appropriate media teaching for the characteristics and needs of students. Characteristics of the students with an intellectual disability who are capable learners, to think concretely and hard thinking are not capable of difficult storing instructions. So, they need simple words, easy to understand, and then require the teachers to develop learning media that are innovative, creative, and interesting. The purpose of development of the thematic learning multimedia is to produce a learning multimedia which can overcome the problem in the thematic learning process for students with intellectual disability and increase their knowledge and motivation. This research method is the Research and Development (R & D). The result of this study indicated that the multimedia thematic learning for mental retardation was claimed appropriate by a multimedia expert by score 90,5, by material expert 83, and teacher by 84,5. The average was 86 and it indicated that the appropriateness of the multimedia. The field test of 6 intellectual disability claimed effective by 5 of 6 get score above standard minimum.Guru memiliki hambatan dalam mengajar materi tematik karena belum memiliki media pembelajaran yang cocok dengan kriteria dan keperluan siswa tunagrahita. Karakteristik peserta didik tunagrahita yang mampu didik, kemampuan berfikir kongkrit dan sukar berfikir, kurang bisa menanggapi perintah sulit, menggunakan kata sederhana dan bisa dimengerti, maka hal tersebut mengharuskan guru memperluas pengetahuan tentang media pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan menarik. Pengembangan multimedia pembelajaran tematik akan membuahkan produk multimedia pembelajaran yang dapat mengatasi hambatan pada saat kegiatan belajar mengajar tematik pada siswa tunagrahita serta menambah ilmu dan semangat belajar siswa tunagrahita”. Metode yang digunakan Research and Development (R&D). Hasil penelitian pengembangan multimedia pembelajaran tematik pada siswa tunagrahita dapat dikatakan layak oleh ahli multimedia dengan nilai 90.5, layak oleh ahli materi pada nilai 83, dan valid oleh praktisi pada nilai 84.5. Dari ketiga ahli didapatkan nilai 86 sehingga dapat dikatakan multimedia pembelajaran tematik ini layak. Tes percobaan pertama untuk siswa tunagrahita dalam kegiatan belajar mengajar ysng terdiri dari 6 siswa bisa dikatakan efektif dengan didapati sebanyak 5 orang siswa memenuhi nilai SKM yang telah ditentukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5