cover
Contact Name
Ali Mashuri
Contact Email
mediapsi@ub.ac.id
Phone
+628976322223
Journal Mail Official
mediapsi@ub.ac.id
Editorial Address
Department of Psychology Building A, 4th Floor Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Brawijaya Jalan Veteran, Malang, 65145, East Java - Indonesia Phone: +628976322223 Email: mediapsi@ub.ac.id
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
MEDIAPSI
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 24776459     EISSN : 25492004     DOI : http://dx.doi.org/10.21776/ub.mps
MEDIAPSI accepts original research papers covering all areas of psychology including: general and experimental, industrial and organizational, social, developmental, educational, and clinical. Unfortunately, we currently do not accept review articles to be published in MEDIAPSI.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2017): DECEMBER" : 7 Documents clear
Kepuasan Perkawinan Ditinjau dari Kebersyukuran dan Pemaafan pada Pasangan Bekerja Herawati, Icha; Farradinna, Syarifah
Mediapsi Vol 3 No 2 (2017): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2017.003.02.2

Abstract

This study aims to identify marital satisfaction among married, working individuals in relation with the aspect of gratitude and forgiveness. This study was conducted by using survey methods through questionnaires. The samples of this study were 226 married, working individuals (140 males and 86 females) and were working for Islamic University of Riau (UIR), Indonesia. The instruments for this study were the adaptation of The Gratitude Questionnaire-Six Item Form (GQ-6) for the aspect of gratitude, Marital Forgiveness Scale (dispositional) for the aspect of forgiveness and ENRICH Marital Satisfaction Scale for the aspect of marital satisfaction. The result showed a significant correlation between gratitude, forgiveness, and maritl satisfaction. The statistical regression also found that forgiveness is the key contributor of marital satisfaction for married, working individual. In general, this study suggest that gratitude and forgiveness is an important aspect that contributes to marital satisfaction of married, working individuals.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan perkawinan pada pekerja yang telah menikah yang dilihat dari aspek kebersyukuran dan pemaafan. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey menggunakan kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 226 orang yang telah menikah dan sedang bekerja (pria=140, wanita=86) di Universitas Islam Riau (UIR), Indonesia. Instrumen kajian adalah adaptasi dari The Gratitude Questionnaire-Six Item Form (GQ-6) untuk aspek kebersyukuran, Marital Forgiveness Scale (Dispositional) untuk aspek pemaafan, dan ENRICH Marital Satisfaction Scale untuk aspek kepuasan perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebersyukuran, pemaafan, dan kepuasan perkawinan. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa pengampunan merupakan aspek kunci pada pasangan suami istri yang memperoleh kepuasan perkawinan. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa kebersyukuran dan pemaafan merupakan aspek penting untuk memberi kontribusi pada kepuasan perkawinan terhadap individu bekerja yang telah menikah.
Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Hasmalawati, Nur; Hasanati, Nida
Mediapsi Vol 3 No 2 (2017): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2017.003.02.1

Abstract

This study aims to determine the effect of Quality of Work Life (QWL) and work motivation on employee performance. Subjects in this study were 50 TB-HIV Cadres, consisting of 36 women and 14 men whose ages ranged from 18 to 63 years old. This study applied multiple linear regression in analyzing data obtained from Likert-scale questionnaires. The results show that the QWL is significantly influential on performance, with R Square 0.313 and p-value 0.000, meaning that the QWL affects performance with 31% contribution. Meanwhile, the rest was influenced by other variables. However, work motivation seems to have no effect on performance (p>0.05). The practical implication of this study would be the more the manager is taking care of their employee’s QWL, the higher the performance of their employee will be. This subsequently may result in more productive employee in improving services to the society.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja atau Quality of Work Life (QWL) dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Subjek dalam penelitian ini adalah adalah Kader TB-HIV yang berjumlah 50 orang, terdiri dari 36 orang perempuan dan 14 orang laki-laki dengan rentang usia antara 18-63 tahun. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear ganda untuk menganalisis data yang diperoleh dari kuesioner-kuesioner berbentuk skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas kehidupan kerja secara signifikan berpengaruh terhadap kinerja. Hal ini dapat dilihat dari nilai R Square sebesar 0.313 dan nilai p sebesar 0.000 yang bermakna bahwa kualitas kehidupan kerja sebagai variabel bebas mempengaruhi variabel terikat yaitu kinerja sebesar 31%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Sementara itu, motivasi kerja tidak memiliki efek terhadap kinerja (p>0,05). Implikasi praktis dari penelitian ini adalah semakin tinggi kehidupan kerja karyawan, maka semakin tinggi pula kinerja karyawan. Hal ini selanjutnya dapat membuat karyawan lebih produktif dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Perilaku Berkendara Agresif Para Pengguna Kendaraan Bermotor di Kota Malang Herani, Ika; Jauhari, Anya Khaleda
Mediapsi Vol 3 No 2 (2017): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2017.003.02.4

Abstract

This study aims to identify the types of aggressive driving behavior and their causative factors. Survey method was employed in this study. The population of this study was motorized vehicle users (drivers and riders) in the city of Malang, from which we drew 400 drivers and riders as our sample by using purposive sampling technique. Data obtained from this study was then analyzed by applying descriptive and frequency analysis technique. The results showed that the most frequent type of aggressive driving behavior was tailgating in order to prevent others from occupying the space. Furthermore, contributing factors of aggressive driving behavior were traffic density, rushing behavior, some burdersome traffic signs, and other motorized vehicle users who try to occupy their driving territory.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku berkendara agresif beserta faktor yang menjadi pemicunya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi penelitian ini adalah para pengguna kendaraan bermotor (pengendara mobil dan sepeda motor) di Kota Malang, dengan jumlah sampel 400 orang. Metode pengambilan data pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis frekuensi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku berkendara agresif yang dominan terjadi adalah memperkecil jarak kedekatan dengan kendaraan di depannya untuk menghalangi pengendara lain yang akan mengambil jalan. Sementara itu, faktor yang menjadi pemicu terjadinya perilaku berkendara agresif adalah kepadatan lalu lintas, terburu-buru, rambu lalu lintas yang dirasa memberatkan pengendara, dan adanya pengendara lain yang melanggar daerah teritori pengendara tersebut.
Pengaruh Kepribadian Openness dan Agreeableness Terhadap Intensi Berbagi Pengetahuan pada Karyawan Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) Cabang Madya Surabaya Widyasari, Selly Dian; Prasetyo, Ridwan Aji Budi; Pusponegoro, Rahadijaya Arman
Mediapsi Vol 3 No 2 (2017): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2017.003.02.5

Abstract

This study aims to investigate the effect of openness and agreeableness personalities to the intention of knowledge sharing. This study applied quantitative approach using multiple regression technique for hypothesis testing. Eighty-five employees of Perum LPPNPI Surabaya Branch (total sampling), particularly those who serve as air traffic controllers, participated in this study. Data necessary for this study was collected using Big-Five Inventory Scale that has been adapted to Bahasa Indonesia by Ramdhani (2012) and Knowledge Sharing Scale by Al Qeisi and Al Zagheer (2015). Simultaneous multiple regression analysis showed the significant effect of both types of personalities to the knowledge sharing intention. Meanwhile, partial regression analysis showed the significant effect only for openness personality, and not for agreeableness personality. Analysis on the psychological dynamic regarding the results was also discussed.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tipe kepribadian openness dan agreeableness terhadap intensi berbagi pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik regresi linier berganda untuk pengujian hipotesisnya. Sampel penelitian ini sebanyak 85 orang karyawan Perum LPPNPI Cabang Madya Surabaya (total sampling), khususnya yang bekerja sebagai pemandu lalu lintas udara (PLLU). Data yang diperlukan pada penelitian ini dikumpulkan menggunakan Skala Big-Five Inventory yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Ramdhani (2012) dan Skala Berbagi Pengetahuan dari Al Qeisi dan Al Zagheer (2015). Analisis regresi berganda secara simultan menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara openness dan agreeableness terhadap intensi berbagi pengetahuan. Analisis regresi secara parsial menunjukkan hasil bahwa antara openness dan intensi berbagi pengetahuan terdapat pengaruh yang signifikan, sedangkan antara agreeableness dan intensi berbagi pengetahuan tidak terdapat pengaruh. Analisis mengenai kemungkinan dinamika psikologis terkait hasil tersebut juga didiskusikan.
Hubungan Antara Self-Compassion dan Efikasi Diri pada Mahasiswa yang Sedang Menyelesaikan Tugas Akhir Siswati, Siswati; Hadiyati, Frieda Nuzulia Ratna
Mediapsi Vol 3 No 2 (2017): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2017.003.02.3

Abstract

Students as late adolescents often experience unstable physical and emotional conditions due to suffering they endure. It then affects his efficacy. Self-acceptance is necessary when facing suffering and difficult situations in life. This research aims to determine empirically the relationship between self-compassion and self-efficacy among students who are completing their final project. This research employed a quantitative method with correlational design. The measuring tool used in this research was The Self-Compassion Scale consisting of 22 items (α=0.858) and Self-Efficacy Scale with 22 items (α=0.850). The subjects of this research were 110 third-year students on Faculty of Psychology University Y, obtained by simple random sampling technique. Data obtained from this research was then analyzed by using simple regression analysis technique. The result showed the correlation coefficient of 0.741 with p=0.000 (p<0.05), meaning that alternative hypothesis proposed by the researcher was accepted. Determinant coefficient value of self-compassion gave an effective contribution of 54.9% for self-efficacy variable, while the remaining 45.1% is affected by other unrevealed factors.Mahasiswa sebagai remaja akhir sering kali mengalami kondisi fisik dan emosi yang tidak stabil dikarenakan penderitaan yang dialaminya. Hal tersebut selanjutnya berdampak pada efikasi dirinya. Penerimaan diri diperlukan ketika menghadapi penderitaan dan situasi sulit dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara self-compassion dan efikasi diri pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Self-Compassion yang berjumlah 22 butir (α=0.858) dan Skala Efikasi Diri yang berjumlah 22 butir (α=0.850). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 6 Fakultas Psikologi Universitas Y berjumlah 110 orang yang diperoleh melalui teknik simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diperoleh koefisien korelasi sebesar 0.741 dengan p=0.000 (p<0.05). Artinya, hipotesis alternatif yang diajukan peneliti dapat diterima. Nilai koefisien determinan self-compassion memberikan sumbangan efektif sebesar 54.9% untuk variabel efikasi diri, sedangkan 45.1% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian.
Front Matters Vol. 3 No. 2 Mediapsi, Mediapsi
Mediapsi Vol 3 No 2 (2017): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2017.003.02.6

Abstract

Front Matters Vol. 3 No. 2
Back Matters Vol. 3 No. 2 Mediapsi, Mediapsi
Mediapsi Vol 3 No 2 (2017): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2017.003.02.7

Abstract

Back Matters Vol. 3 No. 2

Page 1 of 1 | Total Record : 7