cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Pesisir dan Laut Tropis mewadahi kajian-kajian ilmiah dalam bidang bio-ekologi pesisir dan laut, hidro-oesanografi dan morfologi pesisir, toksikologi dan farmasitika, kajian substansi kimiawi biota dan perkembangan bioteknologi kelautan lainnya, di lingkup pesisir dan laut di daerah tropis. Kajian ilmiah dimaksud bisa berupa hasil penelitian maupun critical review. Jurnal ini terbit 3 (tiga) kali dalam satu tahun (Februari, Juni, September). Diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Kelautan FPIK-UNSRAT
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS" : 8 Documents clear
Pembentukan Lapisan Mutiara Blister Pteria Penguin dalam Sembilan Bulan Perkembangan Kaleb, Yanti; Mamangkey, N. Gustaf F.; Mantiri, Desy
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.3.2.2015.10021

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis tingkat perkembangan pada ketebalan lapisan mutiara jenis blister mabé dan perbandingan ketebalan lapisan cangkang dengan lapisan mutiara selama kurun waktu sembilan bulan. Penelitian dilakukan di perairan Arakan, Kabupaten Minahasa Selatan dan dilanjutkan dengan analisis di laboratorium. Kerang disisip inti plastik pada dinding bagian dalam. Sampling dilakukan pada bulan ke-3, 5 dan 9. Bagian yang terbentuk blister kemudian dipotong secara melintang untuk melihat perkembangan lapisan. Berdasarkan hasil penelitian ini maka didapatkan bahwa perkembangan ketebalan lapisan mutiara meningkat ukuran rata-rata lapisannya
Telaah Kandungan Arsen Pada Sedimen di Estuari Sungai Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo Kasan, Rapik; Rompas, Rizald Max; Rumampuk, Natalie D. C.
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.3.2.2015.10872

Abstract

Arsen (As) adalah suatu kimia bersifat racun yang dapat mematikan organisme perairan dan manusia, kimia ini bisa berasal dari buangan industri ataupun dapat juga berasal dari perut bumi. Telah dilakukan penelitian kandungan As di sedimen estuari Sungai Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Identifikasi kimia arsen menggunakan alat spektrofotometer (ICP-OES/ Inductively Coupled Plasma optical emission spectrometry). Hasil yang diperoleh, kandungan di sedimen sungai dekat Desa Hele (titik 1) adalah 4 mg/kg; di sungai terletak di Desa Batu Pasang (titik 2) sebesar 3 mg/kg; di sedimen sungai dekat Desa Buntulia (titik 3) adalah 3 mg/kg, sedang dititik 4, muara sungai (dekat pantai) hanya terdeteksi 2 mg/kg. apabila disandingkan dengan standar mutu logam di sedimen secara internasional, kandungan arsen disedimen Sungai Marisa masih dibawah ambang batas.
Identifikasi Mikroba yang Koeksis Dengan Ascidia Lissoclinum patella Menggunakan Sekuens Gen 16S rRNA Untu, Patricia; Rumengan, Inneke F. M.; Ginting, Elvy L.
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.3.2.2015.10110

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan jenis mikroba koeksis denganascidia Lissoclinum patella menggunakan sekuens gen 16S rRNA. Sampel yang digunakandalam penelitian ini diambil dari jaringan tissue pada ascidia L. patella yang diambil dariperairan Malalayang, Sulawesi Utara. Sampel mikroba diinokulasi dalam media Hirata dandikultur selama ± 1 minggu. Sampel mikroba tersebut diisolasi DNA, amplifikasi melalui PCR(Polymerase Chain Reaction), elektroforesis gel agarose dan dianalisis data DNAnyamenggunakan BLAST pada NCBI (National Center for Biotechnology Information). Identifikasiyang dilakukan menggunakan BLAST diperoleh hasil 15 mikroba yang memiliki tingkatkemiripan yang tinggi dengan sekuens gen 16S rRNA sampel mikroba yaitu cyanobacteriumenrichment culture CAWBG121 dan CAWBG120 clone, uncultured Symploca sp. clone DRTO-55, Leptolyngbya sp. PCC7376 complete genome, Leptolyngbya sp. PCC7376, unculturedbacterium clone PINFEBB02, uncultured bacterium clone 5M47, Synechococcus elongatusCCMP1630, uncultured bacterium clone reef H09, Synechococcus sp. PCC7002 completegenome, Synechococcus sp. 16S rRNA gene strain PCC7002, Synechococcus sp. DNA untuk16 ribosomal RNA, Synechoccous sp. L21-BG-1, Oscillatoria rosea IAM M-220 danSynechococcus sp. PCC 8807. Tingkat kemiripan mikroba dalam NCBI dengan sampel H1berkisar antara 98-99 %.
Uji Bioaktivitas Ekstrak Padina australis Dari Pesisir Pantai Molas Sulawesi Utara Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis Zen, Nur Alfan Muhammad; de Queljoe, Edwin; Singkoh, Marina
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.3.2.2015.10451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bioaktivitas ekstrak P. australis terhadap bakteri S. epidermidis. Metode yang digunakan dalam uji bioaktivitas adalah uji Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan uji Minimum Bactericidal Concentration (MBC). Pengujian bioaktivitas dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu seri konsentrasi ekstrak 30%, 60%, 90%, kontrol negatif (CMC 1%) dan kontrol positif (cotrimoksazole). Penentuan nilai MIC dengan analisis kekeruhan menggunakan spektrofotometer (ƛ630 nm) sedangkan nilai MBC dengan metode pour plate. Data hasil uji MBC dianalisis menggunakan ANOVA one way kemudian dilanjutkan dengan Uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai MIC (Kadar Hambat Minimal) adalah konsentrasi 90%. Hasil analisa statistika ANOVA one way data uji MBC menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara pemberian ekstrak dengan total koloni yang tumbuh pada media NA. Uji Tukey menunjukkan bahwa ekstrak P. australis yang menunjukkan bioaktivitas terbaik terhadap S. epidermidis adalah konsentrasi 90% dengan selisih 631 koloni dengan konsentrasi 60% dan 658 koloni dengan konsentrasi 30%.  Total koloni yang tumbuh pada media NA dengan perlakuan konsentrasi ekstrak 90% adalah 31 koloni. Ekstrak etanol Padina australis memiliki bioaktivitas dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. epidermidis. Nilai MIC ekstrak P. australis terhadap bakteri S. epidermidis adalah konsentrasi 90%. Nilai MBC tidak diketahui dikarenakan pada pengujian lanjut (MBC) konsentrasi yang menunjukkan nilai MIC merupakan konsentrasi tertinggi yaitu 90% masih ditemukan koloni bakteri yang tumbuh pada media NA
Karakteristik Fosfat, Nitrat dan Oksigen Terlarut di Perairan Selat Lembeh, Sulawesi Utara Patty, Simon I
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.3.2.2015.9581

Abstract

Penelitian tentang karakteristik fosfat, nitrat dan oksigen terlarut telah dilaksanakan di perairan Selat Lembeh, Sulawesi Utara Juli 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji karakteristik dan sebaran fosfat, nitrat dan oksigen terlarut di perairan Selat Lembeh. Fosfat dan nitrat dianalisa dengan menggunakan metode spektrofotometri, sedangkan oksigen terlarut ditentukan dengan metoda elektrokimia. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa kadar fosfat dan nitrat di lapisan permukaan dengan dekat dasar adalah berbeda nyata. Kadar oksigen terlarut tidak berbeda nyata antara lapisan permukaan dengan dekat dasar. Tinggi rendahnya kosentrasi fosfat, nitrat dan oksigen terlarut di perairan Selat Lembeh dipengaruhi oleh arus, pergerakan massa air, aktifitas plankton dan masukkan dari daratan. Kadar fosfat, nitrat dan oksigen terlarut di perairan Selat Lembeh masih tergolong normal dan baik untuk kehidupan biota laut.
Kondisi Ekologi Mangrove Di Pulau Mantehage Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara Lahabu, Yostan; Schaduw, Joshian N. W.; Windarto, Agung B.
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.3.2.2015.10851

Abstract

Mangrove adalah tumbuhan yang tumbuh diantara garis pasang surut. Hutan mangrove memiliki fungsi ekologis dan ekonomis yang sangat penting, tetapi sangat rentan terhadap kerusakan apabila kurang bijaksana dalam mempertahankan, melestarikan dan pengelolaannnya. Penelitian ini dilakukan di Pulau Mantehage Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis mangrove dan mengetahui kondisi ekologi vegetasi hutan mangrove yang terdapat di kawasan Pulau Mantehage. Metode yang digunakan yaitu metode line transek kuadran. Data yang didapatkan selanjutnya diolah dengan analisis struktur komunitas. Terdapat 8 jenis mangrove yang teridentifikasi di Pulau Mantehage, yaitu : Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera cylindrical, Ceriops tagal, Sonneratia alba, dan Lumnitzera littorea. Hasil analisis vegetasi mangrove menunjukkan ekosistem dalam keadaan belum stabil Hal ini didasarkan pada nilai indeks keanekaragaman yang masuk dalam kategori rendah (H’= 0,93, H’= 0,91, H’=1,07, H’=1,38). Nilai indeks keseragaman dari tingkat semai, pancang, tiang dan pohon dari empat stasiun menunjukkan nilai yang merata (tingkat Semai=0,95, Pancang=0,82, Tiang=64 dan Pohon=0,85). Sedangkan nilai indeks dominansi menunjukkan nilai yang tinggi (tingkat Semai=0,66, Pancang=1,00, Tiang=0,61 dan Pohon=0,37). Faktor lingkungan seperti suhu dan salinitas menunjukkan nilai kisaran 29-33 ppt untuk salinitas dan 27-30 0C untuk suhu. Nilai ini tergolong baik untuk pertumbuhan mangrove.
Kajian Awal Fitoremediasi Merkuri Pada Caulerpa serrulata dan Halimeda macroloba dari Perairan Teluk Totok Siahaan, Dedy Octavian; Mantiri, Desy M. H.; Rumengan, Antonius
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.3.2.2015.9582

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan alga spesies Caulerpa serrulata dan Halimeda macroloba sebagai agen fitoremediator merkuri di perairan laut. Analisis merkuri pada sedimen dan jaringan alga berdasarkan metode standar United State Environmental Protection Agency (USEPA) yang dilakukan di Water Laboratory Nusantara (WLN) dengan menggunakan Inductively Coupled Plasma Mass Spectroscopy (ICP-MS) instrument. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Caulerpa serrulata mampu mengabsorbsi merkuri sebanyak 0,20 ppm dan Halimeda macroloba mampu mengabsorbsi sebanyak 0,11 ppm dari perairan Teluk Totok. Selain itu kemampuan Caulerpa serrulata dan Halimeda macroloba mentoleransi kadar merkuri yang tinggi di sedimen tempat alga tersebut tumbuh bisa menjadi pertimbangan bahwa alga tersebut memiliki potensi untuk dapat digunakan sebagai salah satu organisme fitoremediaotor merkuri di perairan laut.
Jenis-Jenis Ikan Di Padang Lamun Pantai Tongkaina Assa, Jerly D.; Wagey, Billy Th.; Boneka, Farnis B.
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.3.2.2015.10852

Abstract

Padang lamun memilki berbagai peranan dalam kehidupan ikan dimana padang lamun dapat dijadikan daerah asuhan (nursery ground), sebagai tempat mencari makan (feeding ground), dan daerah untuk mencari perlindungan. Untuk spesies lamunnya sendiri dapat merupakan makanan langsung bagi ikan. Peranan lamun adalah sebagai daerah asuhan, dimana sebagian besar ikan penghuni padang lamun adalah ikan-ikan juvenil apabila telah dewasa akan menghabiskan hidupnya pada tempat lain.Jenis ikan yang yang di dapat pada padang lamun pantai Tongkaian dengan menggunakan survey jelajah dan alat tangkap gil net yaitu 10 jenis ikan. 10 jenis ikan yang di dapat pada saat penelitian di padang lamun pantai tongkaiana adalah umumnya penghuni daerah padang lamun dan ada juga ikan yang hanya mencari makan di daerah padang lamun atau ikan penghuni terumbu karang.Jenis lamun yang paling dominan di padang lamun pantai Tongkaina yaitu 2 jenis lamun. Kedua jenis lamun tersebut adalah lamun Enhalus acroides dan Thalassia hemprichii.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 13 No. 3 (2025): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 13 No. 2 (2025): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 3 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 2 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 1 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 11 No. 3 (2023): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 11 No. 2 (2023): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 11 No. 1 (2023): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 10 No. 3 (2022): JURNAL PESISiR DAN LAUT TROPIS Vol. 10 No. 2 (2022): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 10 No. 1 (2022): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 9 No. 3 (2021): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 9 No. 2 (2021): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 9 No. 1 (2021): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 8 No. 3 (2020): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 8 No. 2 (2020): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 8 No. 1 (2020): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 7 No. 3 (2019): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 7 No. 2 (2019): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 7 No. 1 (2019): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 6, No 2 (2018): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 6, No 1 (2018): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 5 No. 3 (2017): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 5, No 2 (2017): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 5, No 1 (2017): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 4, No 2 (2016): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 4, No 1 (2016): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 2, No 1 (2014): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 1, No 3 (2013): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 1, No 2 (2013): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 1, No 1 (2013): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS More Issue