cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Pesisir dan Laut Tropis mewadahi kajian-kajian ilmiah dalam bidang bio-ekologi pesisir dan laut, hidro-oesanografi dan morfologi pesisir, toksikologi dan farmasitika, kajian substansi kimiawi biota dan perkembangan bioteknologi kelautan lainnya, di lingkup pesisir dan laut di daerah tropis. Kajian ilmiah dimaksud bisa berupa hasil penelitian maupun critical review. Jurnal ini terbit 3 (tiga) kali dalam satu tahun (Februari, Juni, September). Diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Kelautan FPIK-UNSRAT
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 3 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS" : 6 Documents clear
KOMPOSISI DAN DISTRIBUSI GRANULOMETRI SEDIMEN DI PADANG LAMUN DESA MOKUPA KECAMATAN TOMBARIRI KABUPATEN MINAHASA Melisa Lahimade; Royke Rampengan; Calvyn Sondak; Inneke Rumengan; Joice Rimper; Rignolda Djamaluddin
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 3 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.12.3.2024.57842

Abstract

Informasi menyangkut kondisi substrat di padang lamun merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam pengelolaan ekosistem lamun. Pantai Desa Mokupa memiliki kawasan padang lamun yang infomasi menyangkut ukuran butir sedimennya belum pernah dihadirkan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan komposisi dan menganalisis distribusi granulometri sedimen di padang lamun Desa Mokupa Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Pengambilan sedimen dilakukan menggunakan metode sistematis di mana sedimen yang diambil pada kawasan padang lamun adalah pada area berkategori tutupan lamun jarang, sedang, padat dan sangat padat. Hasil yang diperoleh adalah komposisi sedimen   padang lamun sekitar Desa Mokupa terdiri dari sedimen berukuran debu sampai kerakal.  Pada kawasan dengan kategori tutupan lamun padat dan sangat padat, sedimen pasir halus berada pada proporsi yang terbesar. Sebaliknya sedimen kerakal proporsinya mengecil dibandingkan dengan yang terdapat pada kawasan dengan kategori tutupan sedang dan jarang. Berdasarkan nilai rataan empirik, granulometri sedimen pada kawasan berkategori tutupan sangat padat adalah yang paling halus.  Nilai penyortiran menunjukkan hampir keseluruhan sampel sedimen kawasan padang lamun berada pada kriteria buruk sampai buruk sekali.  Kemencengan umumnya berada pada kriteria asimetris kuat ke ukuran besar.  Kriteria peruncingan pada kawasan berkategori tutupan padat adalah leptokurtik, sedangkan pada kategori tutupan sangat padat adalah sangat leptokurtik. Kata kunci: Padang lamun, Komposisi sedimen, Distribusi granulometri, Mokupa
PREDIKSI PASANG SURUT PERAIRAN SEKITAR KOTA BITUNG DENGAN PENAMBAHAN KONSTANTA HARMONIK PERAIRAN DANGKAL Citra Tambunan; Royke Rampengan; Wilmy Pelle; Ping Angmalisang; Sandra Tilaar; Robert Bara
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 3 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.12.3.2024.58042

Abstract

Bitung is a city with the most intensive marine space utilization activities in North Sulawesi Province. Therefore, information regarding oceanographic conditions is very important in relation to development in this city. One of the important information regarding oceanographic conditions is tides. This study was conducted with the aim of assessing the accuracy of tidal prediction with the addition of shallow water harmonic constituents and examining the amplitude fluctuations of the main harmonic component due to the addition of the shallow water constituents. The least squares method was used to calculate the amplitude and phase of tidal harmonic constituents, followed by data prediction. The data used is the measurement data of BMKG Bitung City tidal station in January, February and March 2024. The results obtained are the addition of shallow water harmonic constituents to the tidal analysis around Bitung City increases the accuracy of the prediction data. The best RMSE value for January data is 3.8323 cm; February 4.1902 cm; and March 4.2558 cm. The correlation coefficient increases and the percentage of predicted data with differences < 3 cm and < 6 cm with the observation data becomes larger. It is also found that when processing with few harmonic constituents, the amplitudes of constants M2, S2, K1, and O1 fluctuate. The addition of harmonic constituents in the analysis results in more constant amplitudes of constituents M2, S2, K1, and O1.
KONDISI PADANG LAMUN DI PERAIRAN SEKITAR DESA BULO KECAMATAN WORI KABUPATEN MINAHASA UTARA Rezykita Tulung; Calvyn F.A. Sondak; Veibe Warouw; Deislie R.H Kumampung; Billy T. Wagey; Agung B. Windarto
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 3 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.12.3.2024.58285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi padang lamun yang berada di Perairan Sekitar Desa Bulo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Lamun (Seagrass) adalah salah satu tumbuhan ada di ekosistem atau lingkungan laut. Lamun merupakan tumbuhan tingkat tinggi (Anthophyta) yang hidup dan berkembang di lingkungan laut serta berkembang biak secara generatif dan vegetatif. Lamun adalah tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang hidup dan berkembang di kolom perairan yang dangkal. Tumbuhan lamun ini memiliki akar, batang yang menjalar yang disebut (Rhizome), daun, bunga, dan buah. Padang lamun yaitu tumbuhan  yang menutupi suatu areal pesisir laut dangkal pada pasang surut intertidal maupun subtidal yang dapat terbentuk oleh satu spesies lamun atau lebih dengan kerapatan jarang atau padat. Metode yang dilakukan dalam pengambilan data menggunakan metode line transek kuadrat yang terdiri dari transek dan frame yang berbentuk kuadrat. Hasi dari penelitian ini menemukan kondisi atau tutupan lamun di stasiun I dengan rata-rata 10%, pada stasiun II 10,34%, dan pada stasiun III 11,25, dengan rata-rata persentase tutupan dari ketiga stasiun yaitu 10,53% dapat di simpulkan lamun di Perairan Desa Bulo dalam dikategorikan dalam kondisi miskin/jarang. jenis lamun yang di temukan Enhalus acoroides. Kata kunci: Desa Bulo, Kondisi, Lamun  
KESESUAIAN EKOWISATA MANGROVE DI WILAYAH PESISIR DESA SONSILO KECAMATAN LIKUPANG BARAT KABUPATEN MINAHASA UTARA Renaldy Alexander Marpaung; Desy M. H. Mantiri; Antonius P. Rumengan; Deislie R. H. Kumampung; Rignolda Djamaluddin; Suria Darwisito
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 3 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.12.3.2024.59329

Abstract

Mangrove adalah pepohonan atau komunitas tumbuhan tingkat tinggi yang tumbuh di garis pantai yang mempengaruhi pasang surut air laut. Kawasan mangrove menjadi sumber daya alam dan dapat dikembangkan dengan kegiatan ekowisata yang bertanggung jawab terhadap kelestarian alam dan memberikan manfaat ekonomi serta kebutuhan budaya bagi masyarakat dalam menjaga kelestarian mangrove. Tujuan Penelitian ini mengetahui nilai indeks kesesuaian parameter di Desa Sonsilo. Penelitian ini dilakukan melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer dan sekunder diperoleh di lapangan, meliputi kerapatan mangrove, ketebalan mangrove, jenis mangrove, objek biota, dan data sekunder pengambilan data pasang surut. Teknik pengumpulan kerapatan mangrove menggunakan line transect pada setiap transek yang diamati tarik terlebih dahulu garis transek dengan panjang 100 m dan setiap transek akan diberikan jarak 50 m, pada setiap garis diberikan sebanyak 5 plot, kemudian dalam setiap plot diberikan ukuran 10x10 m. Hasil nilai rata-rata paramaeter kesesuaian ekowisata pada ketebalan mangrove rata-rata di Desa Sonsilo 535,25 m. jumlah pada individu mangrove yaitu 8 spesies Avicennia marina, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriops tagal, Nypa fruticans, Rhizopora apiculata, Rhizopora sp., Sonneratia alba, Xylocarpus sp. pada objek biota asosiasi terdapat ikan, udang, kepiting, moluska dan burung, dan nilai rata-rata pasang surut 0 - 1 m. Kata Kunci: Desa Sonsilo, Ekowisata, Mangrove, Kepadatan, Ketebalan
KESESUAIAN SUMBER DAYA PANTAI PULISAN UNTUK WISATA REKREASI PANTAI BERKELANJUTAN Tommy M. Kontu; Oktavianus Lintong; Vesty L. Sambeka; Dannie R. S. Oroh; Efendy Rasjid
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 3 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.12.3.2024.59390

Abstract

Pantai Pulisan terletak di region paling ujung utara semenanjung Minahasa dan telah lama dikenal memiliki sumber daya alam yang dikelola untuk sektor perikanan, jasa lingkungan, terutama pariwisata. Namun dalam beberapa dekade terakhir telah berubah menjadi objek wisata masal. Termasuk dalam kawasan destinasi pariwisata super prioritas dan menjadi objek wisata rekreasi pantai yang ramai dikunjungi. Penelitian ini bertujuan mengukur indeks kesesuaian sumber daya pesisir di pantai Pulisan dalam peruntukannya sebagai objek wisata rekreasi pantai berdasarkan penilaian terhadap beberapa parameter sumber daya. Pengukuran indeks kesesuaian sumber daya pantai Pulisan bermanfaat untuk menilai apakah sumber daya yang ada sekarang masih sesuai bagi peruntukan pantai Pulisan sebagai objek wisata rekreasi pantai. Apalagi pantai Pulisan telah menjadi objek yang ramai dikunjungi sehingga diasumsikan mengalami banyak tekanan dan berpengaruh terhadap keberlanjutan. Indeks kesesuaian wisata diukur dengan cara melakukan penilaian terhadap sepuluh parameter kesesuaian (Yulianda, 2019). Hasil penelitian menunjukkan indeks kesesuaian wisata (IKW) sumber daya pantai Pulisan berada pada nilai 2,395 dan dikategorikan ‘sesuai’. Tipe pantai, kecepatan arus, keberadaan biota berbahaya, ketersediaan air tawar, terutama penutupan lahan pantai, merupakan komponen-komponen yang menurunkan indeks kesesuaian pantai Pulisan sebagai objek wisata rekreasi pantai, sehingga perlu penanganan untuk keberlanjutan. Kata kunci: pantai pulisan, indeks kesesuaian wisata, rekreasi, pantai
ESTIMASI BIOMASSA DAN SIMPANAN KARBON PADA AKAR MANGROVE DI DESA RATATOTOK MUARA KECAMATAN RATATOTOK KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PROVINSI SULAWESI UTARA Vildo Kasenda; Antonius P. Rumengan; Medy Ompi; Rignolda Djamaludin; Gustaf N. Mamangkey; Sandra Tilaar
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 3 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.12.3.2024.59883

Abstract

Mangrove merupakan tumbuhan tingkat tinggi yang berhasil tumbuh dan berkembang pada habitat intertidal yang berada di antara daratan dan laut di daerah tropis dan sub tropis. Hutan mangrove merupakan suatu ekosistem yang hidup di daerah pesisir pantai dan memiliki substrat berlumpur, muara sungai yang dipengaruhi oleh air laut serta dapat hidup di daerah dengan rentan salinitas yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengidentifikasi jenis mangrove, serta mengetahui nilai biomassa dan juga simpanan karbon pada akar mangrove di Desa Ratatotok Muara, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode line transek kuadrat yang meneliti jenis mangrove, jumlah biomassa pada mangrove,dan simpanan karbon pada akar mangrove. Penelitian ini dilakukan dengan total 3 transek, dan setiap transek memiliki jarak 50 m. Garis transek ditarik dari laut ke darat sepanjang 100 m, kemudian dibuat kuadran berukuran 10x10 m. Setiap kuadran diletakkan pada garis transek di titik 0-10 sampai 90-100 m. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan jenis mangrove yaitu Rhizophora sp, Rhizophora apiculata, Ceriops tagal, dan Sonneratia alba. Hasil analisis nilai biomassa dan simpanan karbon pada akar mangrove cukup tinggi jumlah biomassa berkisar antara 34.15 -107.62 ton/ha.sedangkan jumlah simpanan karbon pada akar mangrove berkisar antara 16.04 – 54.58 ton/ha. Kata kunci: Mangrove, Estimasi , Biomassa,Karbon ,Ratatotok Muara

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 13 No. 2 (2025): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 3 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 2 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 12 No. 1 (2024): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 11 No. 3 (2023): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 11 No. 2 (2023): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 11 No. 1 (2023): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 10 No. 3 (2022): JURNAL PESISiR DAN LAUT TROPIS Vol. 10 No. 2 (2022): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 10 No. 1 (2022): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 9 No. 3 (2021): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 9 No. 2 (2021): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 9 No. 1 (2021): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 8 No. 3 (2020): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 8 No. 2 (2020): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 8 No. 1 (2020): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 7 No. 3 (2019): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 7 No. 2 (2019): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 7 No. 1 (2019): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 6, No 2 (2018): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 6, No 1 (2018): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol. 5 No. 3 (2017): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 5, No 2 (2017): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 5, No 1 (2017): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 4, No 2 (2016): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 4, No 1 (2016): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 3, No 1 (2015): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 2, No 1 (2014): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 1, No 3 (2013): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 1, No 2 (2013): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 1, No 1 (2013): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS More Issue