cover
Contact Name
Karel Karsten Himawan
Contact Email
karel.karsten@uph.edu
Phone
+62412950075
Journal Mail Official
jpu@k-pin.org
Editorial Address
Secretariat JPU Faculty of Psychology, Universitas Pelita Harapan Jl. M. H. Thamrin No. 1, Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, INDONESIA
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
ISSN : 20884230     EISSN : 25801228     DOI : https://doi.org/10.24854/jpuxxx
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology (JPU) is a peer-reviewed scientific journal that stands as a forum to facilitate communication, dissemination, and enhancement of ideas within scholars in the field of psychology and social sciences by showcasing high-quality works while acknowledging its relevance in the indigenous perspective. The journal is published in print (p-ISSN: 2088-4230) and electronic (e-ISSN: 2580-1228) formats. JPU is published bi-annually (every June and December) by Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara. We welcome submissions from scholars, including students, whose work shares relevance to our focus and scope. JPU adheres to the high standard of publication process by abiding to the double-blind peer review process to maintain fair and indiscriminatory submission process. Submissions are open at any time.
Articles 332 Documents
Pengembangan Skala Modal Sosial pada remaja Selviana Selviana
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu84

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, remaja memiliki lingkungan pergaulan yang menjadi modal sosialnya (social capital). Pada penelitian ini, modal sosial yang dimaksud mencakup orang-orang terdekat remaja, yaitu orang tua, guru, dan teman yang menjadi dasar bagi pengembangan alat ukur modal sosial remaja. Responden penelitian berjumlah 250 orang, di mana 46 persennya merupakan laki-laki. Berdasarkan hasil uji psikometri yang dilakukan, skala modal sosial bagi remaja diketahui memiliki validitas dan reliabilitas yang baik setelah diuji konsistensi internal dan validitas konstruknya. Skala ini dapat mengukur satu konstruk yang serupa dengan konstruk modal sosial, yaitu: Interaksi sosial (social interaction), kepercayaan (trust), dan visi bersama (shared vision). Dengan hasil uji psikometri yang cukup baik, maka skala ini dapat digunakan untuk mengukur modal sosial dalam konteks pada remaja.
Hubungan antara kesepian dan keterlibatan ayah pada remaja Sandra Handayani Sutanto; Christiany Suwartono
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu85

Abstract

Terlepas dari keramaian perkotaan, kesepian masih melanda para remaja. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa relasi dengan teman sebaya dan orang tua merupakan prediktor dari kesepian yang dialami remaja. Namun, belum ada penelitian yang secara khusus meneliti keterlibatan orang tua, terutama keterlibatan ayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi ayah dalam pengasuhan dan hubungannya terhadap kesepian remaja. Studi survei kuantitatif ini menggunakan UCLA Loneliness Scale dan Father Involvement Scale, pada 189 remaja. Hasil menunjukkan hampir sebagian besar remaja merasakan kesepian, namun tidak berhubungan dengan keterlibatan ayah dalam kehidupan mereka. Hasil analisa tambahan menunjukkan bahwa remaja perempuan cenderung mengalami kesepian dibandingkan remaja laki-laki. Diskusi penelitian mencoba mengelaborasi faktor lokasi pengambilan data, tahapan perkembangan, dan kebiasaan remaja yang memengaruhi hasil.
Hubungan antara wilayah kendali dan tanggung jawab personal dengan intensi pro lingkungan Ahsanul Akhsan Dasi; Mieke Miarsyah; Rusdi Rusdi
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu87

Abstract

Wilayah kendali merupakan sesuatu yang menuntun keinginan seseorang untuk bertindak melakukan sesuatu. Tanggung jawab pribadi adalah batasan yang dipilih sendiri oleh individu yang berkaitan dengan mengambil tindakan yang akan memengaruhi orang lain. Peran tanggung jawab pribadi sangat penting untuk mengubah intensi pro-lingkungan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara wilayah kendali dan tanggung jawab pribadi dengan intensi pro-lingkungan di SMAN 8 Kota Makassar. Jumlah responden terdiri dari 120 siswa dari kelas XI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif teknik korelasi berdasarkan data survei. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara wilayah kendali dan tanggung jawab personal dengan intensi pro-lingkungan.
Motif, dampak psikologis, dan dukungan pada korban perdagangan manusia di Nusa Tenggara Timur Indra Yohanes Kiling; Beatriks Novianti Kiling-Bunga
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu88

Abstract

Wanita dewasa di Nusa Tenggara Timur (NTT) rentan terhadap kejahatan perdagangan manusia, baik dalam skala nasional maupun internasional. Penelitian ini mendeskripsikan tentang motif, dampak psikologis, dan dukungan yang dipersepsi oleh wanita dewasa dari NTT yang berhasil bertahan hidup dari pengalaman menjadi korban perdagangan manusia. Pendekatan kualitatif diaplikasikan dalam penelitian ini, dengan analisis tematik sebagai teknik analisis. Partisipan adalah lima orang wanita berusia antara 21–37 tahun yang dijadikan pekerja ilegal di luar NTT dan telah kembali ke NTT. Ditemukan bahwa motif yang mendorong partisipan untuk bekerja di luar NTT adalah motif ekonomi, keluarga, sosial, dan paksaan. Dampak psikologis yang dialami adalah perilaku maladaptif, rasa sedih yang mendalam dan tak berdaya, serta rasa malu oleh stigma. Dukungan yang dimaknai secara positif adalah kesempatan untuk berbagi semangat dengan sesama korban dan sesi konseling dengan praktisi kesehatan mental. Inisiatif untuk meningkatkan pelayanan kesehatan mental sangat dibutuhkan sebagai dasar untuk melawan perdagangan manusia dan untuk mendukung korban.
Keberhargaan diri dan resiliensi sebagai prediktor successful aging pada lansia di panti wreda Dewi Agrianti Ralampi; Christiana Hari Soetjiningsih
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan self-esteem (keberhargaan diri) dan resiliensi sebagai prediktor successful agingpada lansia di panti wreda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah partisipan sebanyak 127 lansia yang tinggal di panti wreda di lima kota di Jawa Tengah (Salatiga, Semarang, Surakarta, Magelang, dan Pekalongan) (Musia= 74.57; SD = 7.49). Penelitian ini menggunakan skala The Connor-Davidson Resillience Scale (untuk mengukur tingkat resiliensi) dan Rosenberg Self-esteem Scale (untuk mengukur keberhargaan diri) yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Skala Successful Aging dibuat oleh penulis berdasarkan teori successful aging dari Rowe dan Kahn (1987). Hasil menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan dari keberhargaan diri dan resiliensi secara simultan (F = 10.975; p = .000) terhadap successful aging, mengindikasikan bahwa keberhargaan diri dan resiliensi merupakan prediktor successful aging. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi salah satu acuan bagi pemerintah dan pengelola panti wreda untuk meningkatkan successful aging lansia yang tinggal di panti wreda.
Hubungan antara academic self-concept dan academic self-efficacy dengan flow pada mahasiswa Universitas X Teguh Lesmana
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu90

Abstract

Perasaan tertekan dan tidak fokus saat kuliah dapat dialami oleh mahasiswa dan mengindikasikan kurangnya flow dalam diri mahasiswa. Academic self-concept dan academic self-efficacy merupakan variabel yang diduga dapat berhubungan dengan flow pada mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara academic self-concept dan academic self-efficacyterhadap flow. Studi kuantitatif ini menggunakan kuesioner untuk pengambilan data, dengan jumlah partisipan sebanyak 108 mahasiswa universitas X. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara academic self-concept dan academic self-efficacy terhadap flow pada mahasiswa. Terdapat juga hubungan yang signifikan antara academic self-concept dan academic self-efficacy dengan IPK mahasiswa, sedangkan flow tidak terbukti berhubungan dengan IPK.
Efek mediasi makna hidup pada hubungan antara GRIT dan kepuasan hidup pada mahasiswa Krisna Wardhana Djaling; Debora Eflina Purba
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu91

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui peran mediasi makna hidup pada hubungan antara grit dengan kepuasan hidup. Data diambil menggunakan survei online pada mahasiswa perguruan tinggi di Kota Depok (N = 505). Pengukuran variabel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan The Grit Scale, Meaning in Life Questionnaire (MLQ), dan Satisfaction With Life Scale (SWLS). Analisis data dilakukan menggunakan model mediasi pada makro PROCESS dari Hayes. Temuan pada penelitian ini menunjukan bahwa grit berpengaruh secara positif pada kepuasan hidup dan makna hidup, kemudian makna hidup berpengaruh secara positif pada kepuasan hidup. Terakhir, makna hidup secara parsial memediasi hubungan grit dan kepuasan hidup.
Pengaruh religiositas dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku prososial mahasiswa yang mengikuti persekutuan Chiquitita Agnita; Selviana Selviana
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiositas dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku prososial. Responden penelitian adalah mahasiswa-mahasiswi yang mengikuti persekutuan rohani Kristen Perkantas berjumlah 72 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan skala perilaku prososial, skala religiositas, dan skala konformitas teman sebaya yang dikembangkan peneliti. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh secara parsial maupun pengaruh secara simultan religiositas dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku prososial. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa religiositas dan konformitas teman sebaya berperan penting dalam membentuk perilaku prososial dalam kehidupan sehari-hari.
Pengujian validitas dan reliabilitas Skala Dukungan Iman Christiany Suwartono; Junianawaty Suhendra; Sylvia Soeherman; Aileen P. Mamahit
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu93

Abstract

Pembentukan iman pada remaja dan kaum muda merupakan hasil interaksi mereka dengan orang tua, baik ayah maupun ibu, juga teman. Masa remaja dan kaum muda merupakan masa pencarian keyakinan (iman) di berbagai aspek kehidupan. Namun, belum ada pengukuran mengenai sejauh mana remaja dan kaum muda menganggap orang tua dan teman sebagai teladan iman dirinya. Studi ini bertujuan untuk mengadaptasi skala Perceived Faith Support – Parents and Friends menjadi Skala Dukungan Iman. Penelitian dilakukan dengan teknik convenience sampling dan melibatkan 1,390 partisipan dari tiga pulau besar di Indonesia. Hasil adaptasi ini terbukti reliabel dengan metode konsistensi internal, khususnya Cronbach’s Alpha dan valid dengan metode faktor analisis. Validasi dengan kriteria usia terbukti pada dukungan iman dari ayah dan ibu, namun tidak dengan teman. Skala Dukungan Iman ini siap digunakan dalam konteks penelitian maupun praktis. Pengembangan dan aplikasi skala ini dibahas lebih lanjut.
Dukungan sosial bagi perempuan pra-sejahtera melalui program keuangan mikro: Studi kasus pada Koperasi Mitra Dhuafa Cabang Cikalongkulon William Cahyawan; Sari Viciawati Machdum
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu94

Abstract

Keuangan mikro adalah salah satu strategi populer dalam upaya pengentasan kemiskinan dan mencapai kesetaraan gender. Dalam praktiknya, keuangan mikro tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi, namun juga aspek sosial. Untuk itu, peneliti berupaya mengkaji bentuk-bentuk dukungan yang sebaiknya dilakukan oleh keuangan mikro dalam upaya mencapai misinya. Teori utama dalam penelitian ini adalah teori dukungan sosial dari Lord dan Hutchison (1993), meliputi dukungan praktikal, mentoring, dan moral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Studi dilakukan pada Koperasi Mitra Dhuafa Cabang Cikalongkulon. Partisipan dalam penelitian berjumlah enam orang. Hasil riset menunjukkan bahwa dukungan praktikal dalam bentuk pelatihan dan tersedianya layanan simpanan, serta pinjaman yang beragam. Sementara itu, dukungan mentoring berupa analisis kemampuan pengembalian pinjaman, serta monitoring terhadap kegunaan pinjaman. Terakhir, dukungan moral berupa kegiatan kunjungan kepada anggota bermasalah dan tidak bermasalah. Dukungan moral menjadi salah satu elemen penting yang membedakan dari Lembaga Keuangan Mikro yang lainnya.