cover
Contact Name
Karel Karsten Himawan
Contact Email
karel.karsten@uph.edu
Phone
+62412950075
Journal Mail Official
jpu@k-pin.org
Editorial Address
Secretariat JPU Faculty of Psychology, Universitas Pelita Harapan Jl. M. H. Thamrin No. 1, Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, INDONESIA
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
ISSN : 20884230     EISSN : 25801228     DOI : https://doi.org/10.24854/jpuxxx
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology (JPU) is a peer-reviewed scientific journal that stands as a forum to facilitate communication, dissemination, and enhancement of ideas within scholars in the field of psychology and social sciences by showcasing high-quality works while acknowledging its relevance in the indigenous perspective. The journal is published in print (p-ISSN: 2088-4230) and electronic (e-ISSN: 2580-1228) formats. JPU is published bi-annually (every June and December) by Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara. We welcome submissions from scholars, including students, whose work shares relevance to our focus and scope. JPU adheres to the high standard of publication process by abiding to the double-blind peer review process to maintain fair and indiscriminatory submission process. Submissions are open at any time.
Articles 332 Documents
Pemaknaan orang tua yang kehilangan anak dalam peristiwa kekerasan politik: Studi fenomenologi Stefany Valentia; Winarini Wilman D. Mansoer
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman dan pemaknaan orang tua yang anaknya meninggal dalam peristiwa kekerasan politik pada tahun 1998. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Partisipan merupakan orang tua dari mahasiswa yang menjadi korban pada peristiwa tersebut (sering disebut sebagai Pahlawan Reformasi) dan partisipan dipilih berdasarkan ketersediaan sumber daya peneliti. Pengambilan data dilakukan melalui proses wawancara mendalam. Dari hasil wawancara dengan partisipan, ditemukan beberapa tema dalam pengalaman dan pemaknaan ayah maupun ibu, yaitu kesedihan mendalam; kemarahan yang besar; tidak menerima kematian anak; kehilangan kebahagiaan, kehangatan, semangat, dan harapan; menarik diri dari kehidupan sosial; bangkit karena dukungan sosial; memperjuangkan keadilan hukum; serta keimanan. Hasil analisa menunjukkan bahwa meskipun sudah 20 tahun lebih berlalu sejak peristiwa kematian anak, partisipan masih terus mengalami perasaan berduka yang kompleks. Kedua orang tua memaknai kematian anak mereka sebagai pengorbanan dan perjuangan yang belum selesai. Oleh karena itu, mereka berkomitmen untuk menyelesaikan perjuangan tersebut dengan menuntut keadilan hukum.
Keseimbangan kehidupan kerja pada pekerja blue collar: Peran keterlibatan karyawan dan burnout Laila Meiliyandrie Indah Wardani; Rahmat Firmansyah
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu96

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of employee engagement and burnout on the perception of work-life balance, particularly on blue-collar workers. The study sample comprised of 91 employees of the production section (blue-collar workers) in a multinational company in Jababeka-Cikarang. Sampling was carried out using a stratified technique of proportional approach. The instruments used in this study are The Utrecht Work Engagement Scale (UWES), Maslach Burnout Inventory (MBI-GS), and Work-Life Balance Scale. The study used primary data collection through survey method and secondary data from the company for analysis. Multiple regression analysis showed that employee engagement and burnout influence participants’ perceptions on work-life balance. The result indicates that employee engagement and burnout explained 17.6 percent on the variability of participants’ perceived work-life balance.
Gambaran perilaku yang berperan terhadap kondisi obesitas pada perempuan dewasa muda di Jakarta Teddy Kurniawan Kawi; Margaretha Purwanti; Wieka Dyah Pertasari
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu97

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku yang berperan terhadap obesitas pada perempuan dewasa muda, menurut Theory of Reasoned Action (Ajzen & Fishbein, 1975) dan teori Self-Efficacy (Bandura, 1986). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif terhadap tiga perempuan dewasa muda (27-31 tahun) yang berdomisili di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tiap partisipan memiliki latar belakang berbeda yang membentuk kondisi obesitas, terdapat kesamaan dalam aspek-aspek yang mendasari perilaku. Pada aspek attitude, partisipan menganggap makan sebagai cara menghadapi kondisi stres. Pada aspek subjective norms, partisipan merasakan dukungan dari orang terdekat, namun tidak ditunjukkan melalui tindakan nyata. Faktor mood yang negatif dan pengetahuan minimal akan perilaku sehat pada setiap partisipan juga memengaruhi keyakinan diri (self-efficacy) dalam berperilaku. Faktor biologis dan lingkungan cukup berperan terhadap pembentukan kondisi obesitas. Hasil studi ini merekomendasikan rancangan intervensi yang berfokus pada attitude, subjective norms, dan self-efficacy dari perilaku yang berperan terhadap kondisi obesitas.
Respons psikososial dan kesejahteraan psikologis pasien filariasis di Kota Ambon Melany S. Reasoa; Yulius Y. Ranimpi; R. Rr. Maria D. Kurniasari; Fiane de Fretes
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu98

Abstract

Filariasis (kaki gajah) merupakan penyakit tropis yang sangat umum terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Filariasis disebabkan oleh penularan mikroorganisme melalui gigitan nyamuk. Meskipun filariasis tidak mengakibatkan kematian, kecacatan yang ditimbulkan dapat berdampak pada tekanan psikologis penderita, seperti: depresi, kecemasan, demotivasi, serta melemahnya produktivitas dan minat sosial. Respons psikososial penderita dapat berupa pemikiran negatif dan positif. Pemikiran positif ini mampu mengarahkan penderita untuk mencapai kesejahteraan psikologis. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan respons psikososial dan kesejahteraan psikologis (well-being) pada pasien filariasis. Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam terhadap dua partisipan yang direkrut melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini terangkum dalam empat kategori, yaitu: 1). tidak dikucilkan, 2). optimis, 3). dampak negatif, dan 4). hubungan sosial. Dari studi ini, dapat disimpulkan bahwa kecacatan yang dialami partisipan akibat filariasis mengakibatkan dirinya bergantung terhadap orang lain serta mendapat perlakuan negatif dari lingkungannya. Meskipun demikian, kesejahteraan psikologis yang dicapai partisipan dipengaruhi oleh kondisi bahwa ia tidak dikucilkan oleh lingkungan keluarganya sehingga memunculkan rasa optimis dan minat sosial. Hal itu memotivasi partisipan untuk terus menjalin relasi sosial dengan lingkungan yang lebih luas.
Gambaran self-compassion perawat instalasi gawat darurat di Jakarta Puspa Triani Adinda; Christ Billy Aryanto; Laurensia Harini Tunjungsari
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi self-compassion perawat rumah sakit bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Jakarta. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa kurangnya self-compassion dapat meningkatkan rasa lelah secara mental, sehingga menurunkan kualitas pelayanan rumah sakit dan dapat berdampak pada kesejahteraan pasien. Desain mixed-methods digunakan dengan mengambil 77 sampel perawat dari berbagai tipe rumah sakit melalui teknik sampel convenient. Dua perawat dengan self-compassion tertinggi dan satu perawat dengan self-compassion terendah diwawancarai untuk analisa data kualitatif. Hasil deskriptif mengindikasikan bahwa self-compassion perawat IGD di Jakarta tergolong tinggi dan hanya satu perawat yang ditemukan memiliki self-compassion rendah. Terdapat perbedaan signifikan mengenai self-compassion perawat berdasarkan lama bekerja dan tipe rumah sakit. Hasil kualitatif mengindikasikan bahwa ketika stres, perawat dengan self-compassion tinggi cenderung melakukan aktivitas religius, sementara perawat dengan self-compassion rendah cenderung melakukan self-indulgence.
Kekuatan sikap positif: Peran perilaku prososial dan dukungan sosial dalam meningkatkan kebersyukuran Taufik Akbar Rizqi Yunanto
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu100

Abstract

Existing literature demonstrates that gratefulness is a critical determinant for individuals’ well-being and their quality of interpersonal relationships. A sense of gratefulness provides a perspective in which individuals could have a positive evaluation in life, including the way they view challenges. Positive appreciation of life’s challenges would allow individuals to increase their coping ability and would motivate them to do prosocial behavior. This study aims to determine the role of prosocial behavior and social support to individuals’ sense of gratefulness. Participants in this study consisted of 250 participants aged between 13–55 years old. The instruments used in this research were Gratitude Questionnaire, Philosophies of Human Nature Altruism Scale, and Social Support Scale. Multiple regression analysis was used to analyze the data. The result revealed a strong contribution between prosocial behavior and social support toward gratitude. Gratitude and prosocial behavior contribute in enabling individuals to have a positive evaluation oflife.
Dinamika dukungan suami pada kecemasan ibu nifas dalam Rumah Bulat Mernon Yerlinda Carlista Mage; Susana Prapunoto; A. Ign. Kristijanto
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu101

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan dinamika dukungan suami terhadap kecemasan istri pada masa nifas. Studi ini dilakukan di Rumah Bulat (sebuah rumah adat yang khusus dibangun untuk perawatan ibu dan bayi pada masa nifas) di Desa Putun, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dua pasangan suami-istri yang sudah atau sedang menjalani nifas dalam Rumah Bulat sebagai partisipan. Hasil analisis deskriptif menggunakan teknik analisis tematik menunjukkan bahwa terdapat empat bentuk dukungan suami yang diberikan selama ibu nifas berada dalam pengasingan, yaitu dukungan instrumental, dukungan psikososial, dukungan emosional, dan dukungan spiritual. Setiap dukungan disampaikan masing-masing partisipan dengan cara yang berbeda-beda dan berdampak dalam menurunkan kecemasan ibu nifas. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan, baik bagi pemerintah maupun komunitas setempat, mengenai bagaimana memberikan dukungan bagi ibu nifas yang masih belum banyak diteliti.
Dukungan orang tua, efikasi diri pengambilan keputusan karier, dan planned happenstance pada siswa Sekolah Menengah Pertama Dara Suci Amini; Rose Mini Agoes Salim
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu102

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang sangat penting dalam pengembangan karier. Dukungan orang tua dan juga keterampilan remaja dalam memanfaatkan peristiwa tak terduga sebagai peluang karier memengaruhi efikasi diri dalam membuat keputusan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran planned happenstance dalam memediasi hubungan career-related parent support dan efikasi diri pengambilan keputusan karier pada siswa SMP. Subjek penelitian ini terdiri dari 136 siswa SMP. Alat ukur yang digunakan adalah Career-Related Parent Support Scale, Career Decision Self-Efficacy-Short Form, dan Planned Happenstance Career Inventory yang diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa career-related parent support memengaruhi efikasi diri pengambilan keputusan karier secara langsung maupun melalui mediasi planned happenstance. Penelitian selanjutnya dapat menganalisis hubungan career-related parent support dan planned happenstance.
Pengaruh religiositas terhadap kepuasan penrikahan pada orang tua yang memiliki anak dengan Down Syndrome Christella Ruslan; Jessica Ariela; Sandra Handayani Sutanto
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh religiositas terhadap kepuasan pernikahan pada orangtua yang memiliki anak dengan Down syndrome di Jakarta dan Tangerang. Partisipan penelitian ini terdiri atas 54 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur religiositas adalah The Four Basic Dimensions of Religiousness Scale dan Relationship Assessment Scale (RAS) untuk mengukur kepuasan pernikahan. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat korelasi yang signifikan antara religiositas dan kepuasan pernikahan. Akan tetapi, penelitian ini menemukan bahwa dimensi believing memiliki pengaruh yang signifikan (10.7%) terhadap kepuasan pernikahan orangtua yang memiliki anak dengan Down syndrome.
Pelatihan ketangguhan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pengurus unit kegiatan mahasiswa (UKM) di Universitas Surabaya Jessica Christina Widhigdo; Joshua Michael Ahuluheluw; Lena Nessyana Pandjaitan
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu104

Abstract

Kegiatan berorganisasi dapat membawa dampak positif dan negatif terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa (psychological well being; PWB). Kepribadian tangguh yang terdiri dari komitmen, kontrol, dan terbuka terhadap tantangan dibutuhkan untuk menghadapi masalah dengan efektif, sehingga dapat memberi manfaat positif dalam keikutsertaan berorganisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan PWB mahasiswa setelah mengikuti pelatihan ketangguhan dan mengeksplorasi keterkaitan antara ketangguhan dan PWB. Partisipan ialah 20 mahasiswa (18-22 tahun) yang terlibat sebagai pengurus UKM. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan analisis non-parametrik Wilcoxon dan Spearman. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat peningkatan skor PWB pada pengurus UKM setelah mengikuti pelatihan ketangguhan, dan terdapat korelasi positif antara ketangguhan dan PWB.