cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
MODEL STRATEGI PERJANJIAN KONTRAK FIDIC DAN KONTRAK NASIONAL PADA KONTRAKTOR IJO DALAM PROYEK INFRASTRUKTUR JALAN TOL MANADO-BITUNG Sanaky, Amanda Triselya; Dundu, Ariestides K. T.; Lumeno, Shirly S.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan jalan Tol Manado-Bitung adalah kerja sama patungan yang melibatkan kontraktor domestik dan kontraktor asing untuk mengerjakan sebuah proyek bersama-sama dalam waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak, yang lebih dikenal dengan Internasional Joint Operation. Kerja sama ini memerlukan standar kontrak yang menjadi acuan untuk memulai rangkaian proyek. Penelitian ini mengevaluasi perjanjian kontrak FIDIC dan Kontrak Nasional pada Kontraktor IJO Proyek Infrastruktur Jalan Tol Manado-Bitung.Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif dimana hasil survey, kuisioner dan wawancara diolah dengan metode analisa SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:dalam kerja sama Internasional Joint Operation pada proyek Tol 1 bentuk kontrak adalah FIDIC, sedang pada proyek Tol 2 menggunakan kontrak Nasional, sehingga kualitas dokumen kontrak yang digunakan juga mempunyai kerangka masing-masing sebagai acuan kerja. Faktor yang paling dominan mempengaruhi salah satu kinerja proyek adalah adanya potensi sengketa; dan berdasarkan Analisa SWOT, model strategi penerapan perjanjian kontrak FIDIC pada Tol 1 dan Kontrak Nasional pada Tol 2 sudah tepat dengan mempertimbangkan jenis sengketa dan penyebab sengketa dalam pelaksanaan proyek.  Kata Kunci: Tol Manado-Bitung, kontrak, kerja sama, kontraktor domestic, kontraktor asing, IJO, FIDIC, SWOT
PENGARUH SALT LEACHING TERHADAP INDEKS PROPERTI TANAH Sumbiri, Gischa P. P.; Rondonuwu, Steeva G.; Ticoh, Jack H.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang Pengaruh Salt Leaching terhadap Indeks Properti Tanah, bertujuan untuk mendapatkan hubungan antara perubahan kadar garam terhadap kecepatan sedimentasi dan memahami karakteristik konsolidasi lempung lunak akibat perubahan kadar garam. Sedimentasi merupakan metode pemisahan antara padatan dengan cairan dengan penurunan akibat beban sendiri dari butiran (self weight consolidation). Mekanisme dari pengujian sedimentasi ini dilakukan dengan menggunakan silinder kaca di laboratorium. Pengujian sedimentasi dilakukan pada material kerukan, dengan variasi penambahan garam masing-masing 0%, 2%, dan 4%. Penelitian ini menggunakan pengujian konsolidasi akibat berat sendiri (sedimentasi) menggunakan silinder kaca berdiameter 5,5 cm dan tinggi 36,5 cm, dan pengujian konsolidasi menggunakan alat oedometer di laboratorium. Adapun sumber data yang digunakan adalah data-data primer. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa larutan garam dapat mempercepat pengendapan larutan padat. Hasil uji konsolidasi menunjukkan bahwa untuk tekanan 0,25-1 kg/cm2 semakin besar persentase penambahan garam nilai koefisien konsolidasi (Cv) semakin turun, sedangkan untuk tekanan 2-8 kg/cm2 semakin besar persentase penambahan garam nilai koefisien konsolidasi (Cv) semakin naik. Nilai Cv untuk tekanan 1 kg/cm2 pada tanah asli sebesar 3,69 cm2/menit, dan pada tanah campuran dengan presentase garam dapur 2% sebesar 3,64 cm2/menit dan pada 4% sebesar 3,63 cm2/menit. Sedangkan nilai Cv untuk tekanan 2 kg/cm2 pada tanah asli sebesar 3,39 cm2/menit, dan pada tanah campuran dengan presentase garam dapur 2% sebesar 3,62 cm2/menit dan pada 4% sebesar 3,62 cm2/menit. Kata kunci: Tanah Lempung, Sedimentasi, Garam, Konsolidasi
ANALISIS NERACA AIR DI TITIK BENDUNG TORAUT, DESA TORAUT UTARA, KECAMATAN DUMOGA BARAT, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Bella, Bryan Joelio; Wuisan, Eveline M.; Mananoma, Tiny
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendung Toraut memanfaatkan air dari Sungai Toraut untuk mengairi lahan irigasi yang sedang dikembangkan untuk mendukung program pemerintah daerah Kabupaten Bolaang Mongondow. Pertumbuhan penduduk dan pembangunan di berbagai sektor pada masa yang akan datang mengakibatkan bertambahnya kebutuhan akan air. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan studi mengenai analisis neraca air untuk melihat keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air di DAS Toraut.Analisis neraca air dilakukan dengan menganalisis ketersediaan air dan kebutuhan air di DAS Toraut. Ketersediaan air dihitung menggunakan data debit terukur yang tersedia, evapotranspirasi dan parameter DAS untuk mencari debit andalan Q80%. Kebutuhan air yang dihitung adalah kebutuhan air irigasi.Dari hasil analisis, neraca air untuk kebutuhan air irigasi fungsional terjadi defisit air pada bulan-bulan Januari, Februari II, Maret I, Agustus II September II hingga Oktober II.  Kata Kunci: Sungai Toraut, DAS Toraut, Metode NRECA, Neraca Air
FAKTOR–FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA PROYEK KONSTRUKSI DAN ALTERNATIF PENYELESAIANNYA (STUDI KASUS : DI MANADO TOWN SQUARE III) Hassan, Haekal; Mangare, Jantje B.; Pratasis, Pingkan A. K.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pekerjaan proyek konstruksi biasanya terjadi kendala pada pekerjaan proyek tersebut, baik kendala yang memang sudah diperhitungkan maupun kendala yang di luar perhitungan perencana. Kendala tersebut menjadi penyebab terlambatnya penyelesaian proyek, sehingga proyek tersebut tidak berlangsung sesuai dengan rencana, dalam hal ini pada proyek pembangunan Mall (Manado Town Square III) dimana sering terjadi keterlambatan baik dari segi teknis maupun non teknis. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan atau mengetahui faktor-faktor utama pendukung yang mempengaruhi keterlambatan, penelitian ini dilakukan dengan cara penyebaran kuisioner dengan responden pada proyek tersebut. Metode Rangking digunakan untuk menentukan Rangking para responden dan memberikan perioritas terhadap variable studi, setelah pengumpulan data dari responden, kemudian di analisis dengan nilai Mean, yang merupakan teknik penjelasan kelompok yang di dasarkan dari nilai rata-rata tersebut untuk mendapatkan nilai Mean pengolahan data kuisioner menggunakan program SPSS dengan metode analisis Descriptives. Dari hasil penelitian didapatkan urutan rangking-rangking tiap faktor yang menjadi penyebab keterlambatan penyelesaian proyek. Faktor-faktor yang menjadi penyebab utama yang mempengaruhi keterlambatan penyelesaian proyek pembangunan Mall (Manado Town Square III) yaitu Kekurangan bahan konstruksi, Perubahan material pada bentuk, fungsi, dan spesifikasi, Keterlambatan pengiriman bahan, Kerusakan peralatan, Ketersedian keuangan selama pelaksanaan, Keterlambatan proses pembayaran oleh owner, Kesalahan desain yang dibuat oleh perencana, Kekurangan tenaga kerja, Kemampuan tenaga kerja, Perbedaan jadwal sub kontraktor dalam penyelesaian proyek. Dari faktor-faktor keterlambatan yang telah didapat di sarankan beberapa alternatif penyelesaian. Kata Kunci: Faktor–faktor keterlambatan, Kuisioner, Manado Town Square, SPSS
ANALISA BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) ANGKUTAN UMUM (STUDI KASUS: TRAYEK MANADO–BITUNG) Warokka, Regita; Pandey, Sisca V.; Timboeleng, James A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi adalah usaha memindahkan, menggerakkan, mengangkut, atau mengalihkan suatu objek dari suatu tempat ke tempat yang lain, dimana tempat yang lain ini objek tersebut lebih bermanfaat atau dapat berguna untuk tujuan-tujuan tertentu. Angkutan umum merupakan moda transportasi publik atau transportasi massal yang merupakan layanan angkutan penumpang oleh sistem perjalanan kelompok yang tersedia untuk digunakan oleh masyarakat umum, dioperasikan pada rute yang ditetapkan, dan dikenakan biaya untuk setiap perjalanan. Angkutan umum dilaksanakan dengan sistem sewa atau bayar. Peranan utama angkutan umum adalah melayani kepentingan mobilitas masyarakat.Untuk menentukan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) angkutan umum trayek Manado – Bitung akan menggunakan metode Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) yang komponen – komponennya merupakan produksi jasa yang meliputi biaya langsung dan biaya tidak langsung.Pada penelitian ini untuk mencari hasil dari Biaya Operasional Kendaraan (BOK) pada setiap angkutan bus, angkutan taksi gelap dan angkutan taksi online pada trayek Manado – Bitung dengan menggunakan metode DLLAJ. Komponen pada metode DLLAJ dapat berupa biaya BBM, biaya retribusi, depresiasi kendaraan, biaya perijinan, biaya pelumas, biaya suku cadang, biaya upah service, biaya perawatan dan upah service.Dari perhitungan metode DLLAJ mendapatkan hasil BOK Total untuk angkutan bus sebesar Rp. 5514,44/Seat-Km, untuk taksi gelap sebesar Rp. 2928,93/Seat-Km dan untuk taksi online sebesar Rp. 4670,40/Seat-Km terdapat juga perhitungan tarif dengan menggunakan metode DLLAJ yaitu untuk angkutan bus sebesar Rp. 9006,92/Seat-Km, untuk taksi gelap sebesar Rp. 13956,31/Seat-Km dan untuk taksi online sebesar Rp. 55987,38/Seat-Km dengan Load factor untuk masing – masing moda transportasi memiliki rata – rata load factor yaitu untuk angkutan bus sebesar 0,963% untuk taksi gelap sebesar 0,961% dan untuk taksi online sebesar 0,364%. Kata Kunci: Angkutan umum, metode DLLAJ, Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Tarif metode DLLAJ, Load Factor( LF).
PENGARUH PENAMBAHAN ZEOLITE TERHADAP KUAT GESER PADA TANAH BERLEMPUNG Parapaga, Reki Thomas; Sarajar, Alva N.; Legrans, Roski I. R.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam pembangunan suatu konstruksi diantaranya kondisi tanah yang tidak mendukung. Diperlukan metode perbaikan tanah untuk mengatasi permasalahan seperti itu. Stabilisasi kimiawi merupakan salah satu alternatif untuk memperbaiki kondisi tanah tersebut. Penelitian ini menggunakan zeolite sebagai bahan stabilisasi, yaitu mencampur zeolite dengan tanah yang digunakan, dengan variasi campuran 5%, 10%, 15%  dan 20% zeolite terhadap berat contoh tanah. Tujuannnya untuk meningkatkan kuat geser pada tanah yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan zeolite memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kuat geser. Kuat geser mula-mula 0,128 kg/cm2 berubah menjadi 0,546 kg/cm2 dengan variasi campuran 20% zeolite. Variasi penambahan 20% zeolite memberikan hasil yang paling besar dibandingkan 5%, 10% dan 15% zeolite. Semakin besar jumlah zeolite yang digunakan semakin besar pula pengaruh yang diberikan. Kata kunci: Kuat Geser, Stabilisasi kimiawi, Zeolite
PERENCANAAN BANGUNAN PENGAMAN PANTAI DI PANTAI KALINAUNG KABUPATEN MINAHASA UTARA Sangari, Cristabella Pamfilia; Jansen, Tommy; Tawas, Hansje
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Kalinaung yang terletak pada daerah Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara merupakan kawasan yang digunakan oleh masyarakat setempat sebagai tempat mata pencaharian yang sebagian warga setempat adalah nelayan. Pada daerah Pantai Kalinaung juga menjadi kawasan wisata dengan adanya resort serta menjadi pemukiman sebagian masyarakat desa Kalinaung. Namun pantai Kalinaung mulai terancam erosi yang menyebabkan semakin mundurnya garis pantai memberikan dampak negatif pada warga sekitarnya yang bermukim dekat garis pantai. Hal ini dapat merugikan masyarakat setempat serta mengganggu aktivitas sehari-hari warga setempat. Oleh sebab itu, untuk mencegah terjadi kerusakan yang lebih parah maka dibangun bangunan pelindung pantai berupa groin sesuai dengan kondisi setempat.Hal – hal yang diperlukan dalam perencanaan groin sendiri yaitu data primer dan sekunder. Data – data tersebut berupa data angin, data pasang surut serta batimetri pantai Kalinaung. Dari data – data tersebut kemudian akan diolah untuk mendapatkan data gelombang dan angkutan sedimen pantai.Berdasarkan hasil analisa dari data-data yang ada, di dapat groin dengan dimensi: Panjang 50 meter, lebar bangunan 2 meter, kemiringan 1 : 2. Direncanakan terdapat 4 buah groin. Dengan fungsi bangunan untuk mengurangi transport sedimen dan menahan energi gelombang. Kata Kunci: Pantai Kalinaung, Erosi, Bangunan Pengaman Pantai, Groin
ANALISIS DEBIT DAN TINGGI MUKA AIR SUNGAI TONDANO DI JEMBATAN DESA KUWIL KECAMATAN KALAWAT Kamase, Malinda; Hendratta, Liany A.; Sumarauw, Jeffry S.F.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Tondano merupakan salah satu sungai terbesar di Kota Manado dan memiliki banyak anak sungai sebagai penyumbang debit. Salah satu daerah yang dilewati aliran dari Sungai Tondano yaitu Desa Kawangkoan Baru dan Desa Kuwil Kecamatan Kalawat. Sungai Tondano pernah mengalami banjir besar, yang mengakibatkan jembatan penghubung Desa Kawangkoan Baru dengan Desa Kuwil terputus alhasil beberapa desa di Kecamatan Kalawat dan Airmadidi terisolir. Permasalahan tersebut cukup serius dan memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak yang bertanggung jawab untuk segera dicarikan jalan keluar dan penyelesaiannya.Analisis curah hujan rencana dengan metode Log Pearson III digunakan untuk menghitung debit banjir dan tinggi muka air. Pada perhitungan debit banjir di sungai Tondano ini digunakan curah hujan di stasiun Winangun, Rumengkor, Paleloan dan Noongan dengan periode tahun 2003 s/d 2015. Perhitungan debit banjir juga menggunakan program HEC-HMS dan untuk perhitungan tinggi muka air digunakan program HEC-RAS.Hasil analisis untuk debit banjir rencana dengan program HEC-HMS memperoleh hasil yang beragam yaitu pada kala ulang 5 thn didapat debit 123,3 m3/dtk , 25 thn 139,5 m3/dtk, 50 thn 146,7 m3/dtk, 100 thn 154,4 m3/dtk, dan 200 thn 164,0 m3/dtk. Sedangkan pada program HEC-RAS didapat tinggi muka air pada sta 0 hingga pada sta 500 dengan debit banjir rencana kala ulang 5 thn, 25 thn, 50 thn, 100 thn, 200 thn tidak terjadi luapan. Kata kunci : Debit banjir rencana, tinggi muka air, HEC-HMS, HEC-RAS
IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB COST OVERRUN BIAYA PADA PROYEK TERMINAL ANTAR-KABUPATEN-PROPINSI TANGKOKO BITUNG Paparang, Terso; Walangitan, Deane R. O; Pratasis, Pingkan A. K.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan konstruksi gedung semakin pesat sejalan dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Proyek konstruksi gedung memiliki beberapa batasan, diantaranya adalah batasan biaya. Salah satu permasalahan yang timbul pada pelaksanaan konstruksi gedung adalah terjadinya pembengkakan biaya atau cost overrun. Penelitian ini adalah upaya untuk mendapatkan dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mengakibatkan terjadinya cost overrun yang berpengaruh terhadap peningkatan kinerja biaya akhir proyek. Penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada responden pada proyek Terminal Antar Kabupaten Propinsi Tangkoko Bitung, yang berlokasi di kota Bitung. Pengolahan data menggunakan alat bantu program SPSS dengan metode analisis Descriptives.Metode Ranking digunakan untuk menentukan ranking para responden dan memberikan prioritas terhadap variable studi, sehingga didapatkan ranking tiap faktor yang menjadi penyebab pembengkakan biaya pada penyelesaian proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya cost overrun adalah Waktu Pelaksanaan, Sosial-Budaya, Keuangan Proyek, Tenaga Kerja, Estimasi Biaya, Perencanaan dan Dokumen Proyek, Organisasi dan Personil Proyek, Pelaksanaan dan Hubungan Kerja, Pengaturan Lapangan, Material dan Keperluan Lapangan, serta Jadwal Proyek. Kata Kunci: Cost Overrun, Biaya, Kuisioner, SPSS
ANALISA BIAYA KEMACETAN KENDARAAN PRIBADI DI TITIK ZERO POINT MANADO Sanda, Santhy Aprilyani; Timboeleng, James A.; Rumayar, Audie L. E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan dapat diakibatkan ketika volume lalu lintas melebihi kapasitas jalan, yang juga menyebabkan tundaan, dan mengakibatkan kenaikan biaya transportasi. Ruas jalan pada empat lengan Zero Point Manado merupakan salah satu titik  terjadinya kemacetan karena banyak kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dengan terjadinya kemacetan mengakibatkan adanya tambahan waktu perjalanan dan juga bertambahnya biaya transportasi akibat kemacetan lalu lintas. Kemacetan dapat juga disebabkan karena adanya aktifitas gangguan samping pada jalan seperti pedagang kaki lima, para sopir angkutan umum yang menaikkan dan menurunkan penumpang pada sembarang tempat dan para pejalan kaki yang menyeberang jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemacetan, menghitung biaya transportasi akibat kemacetan yang terjadi dan biaya operasi pada ruas jalan Jl. Jendral Sudirman, Jl. Sam Ratulangi, Jl. Jendral Sudirman dan Jl. Suprapto Kota Manado. Dalam penelitian ini untuk menghitung biaya operasional kendaraan menggunakan metode HDM-VOC III. Biaya kemacetan dihitung berdasarkan biaya operasional kendaraan (BOK), arus lalu lintas, kecepatan kendaraan, nilai waktu yang dihitung sesuai dengan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kota Manado dan nilai waktu antrian. Dari penelitian ini didapatkan bahwa kemacetan yang terjadi menyebabkan kerugian bagi pengguna kendaraan. pada Jl. Jendral Sudirman (Samping Bank Sulut) diperoleh biaya operasi kendaraan Rp. 138.885,00 dan biaya kemacetan sebesar Rp. 9.548,808 pada Jl. Jendral Sam Ratulangi (depan Multimart) diperoleh biaya operasi kendaraan Rp. 136.244,00 dan biaya kemacetan sebesar Rp.3.492,796 pada Jl. Jendral Sudirman (samping Gedung Juang 45) diperoleh biaya operasi kendaraan  Rp.  124.442,00 dan biaya kemacetan sebesar Rp. 296,048 pada Jl. Suprapto (Arah Pasar 45) diperoleh biaya operasi kendaraan Rp. 129.533,00 dan biaya kemacetan sebesar Rp. 1.579,386.Kata Kunci: Biaya Operasi Kendaraan (BOK), HDM VOC, Biaya Kemacetan

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue