cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
PENGARUH ENERGI PEMADATAN BENDA UJI TERHADAP BESARAN MARSHALL CAMPURAN BERASPAL PANAS BERGRADASI SENJANG Rumagit, Stevan Estevanus Rein; Kaseke, Oscar H.; Palenewen, Steve Ch. N.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian mutu campuran beraspal panas yang digunakan untuk lapis perkerasan sampai saat ini masih menggunakan metode Marshall. Proses pemadatan benda uji Marshall di laboratorium merupakan interpretasi dari kondisi di lapangan yang dibuatkan dalam skala kecil. Di lapangan pemadatan dilakukan dengan mesin gilas, di laboratorium dilakukan pemadatan dengan cara menumbuk benda uji dalam cetakan.Dalam spesifikasi Teknik Bina Marga telah ditetapkan batasan – batasan untuk kriteria Marshall pada pembuatan benda uji campuran bergradasi senjang. Pengaruh energi pemadatan benda uji terhadap kriteria Marshall yang akan diangkat dalam penelitian ini.  Benda uji yang akan dibuat bersumber dari desa Lolan Kabupaten Bolaang Mongondow   serta menggunakan Aspal penetrasi 60/70 ex. Pertamina yang menjadi campuran aspal panas. Setelah mendapatkan komposisi kadar aspal terbaik lalu akan dibuat benda uji untuk variasi jumlah tumbukan per bidang yaitu 25, 50, 75, 100, 150, 200, 300, 400 kemudian dianalisis hubungan antara variasi jumlah tumbukan terhadap besaran-besaran Marshall pada jenis campuran Hot Rolled Sheet (HRS). Jumlah tumbukan tersebut yang nantinya dikonversikan kedalam energi pemadatan dengan satuan kJ/m3. Untuk 1 ft-lb = 0,0013558 kilojoule, berat penumbuk yang dipakai 10 lb, tinggi jatuh 18 inch = 1,499 ft, diameter cetakan 4 inch = 0,333 ft serta tinggi benda uji 2,5 inch = 0,2083 ft setara volume 0,01817 ft3  dan untuk 1 ft3 = 0,028317 m3. Sehingga untuk 1 tumbukan per bidang didapat energi pemadatan 79,047 kJ/m3.Dari hasil pengujian menunjukan kadar aspal terbaik pada campuran HRS-WC 7 % dan campuran HRS-Base 6,75 %. Pengaruh energi pemadatan untuk campuran HRS-WC ditentukan dari batasan nilai VIM dengan rentang batasan tumbukan 30-120 kali setara 2371,434-9485,737 kJ/m3, serta untuk jenis campuran HRS-Base pengaruh energi pemadatan ditentukan dari nilai VIM dan VMA dengan rentang tumbukan 40-135 setara 3161,912-11066,69 kJ/m3. Didapatkan hasil pemadatan terbaik dari  campuran HRS-WC adalah 75 tumbukan dan campuran HRS-Base 87 tumbukan atau 5928,586 kJ/m3 untuk HRS-WC dan 6877,159 kJ/m3 untuk HRS-Base. Disarankan mestinya pada pemadatan   campuran HRS-Base yang nantinya dilakukan di lapangan jumlah lintasan pemadatan harus lebih banyak dibandingkan dengan campuran HRS-WC karena hasil energi pemadatan yang didapat dalam penelitian untuk campuran HRS-Base 16 % lebih besar dari campuran HRS-WC.  Kata Kunci : Energi Pemadatan, Besaran Marshall, HRS-WC, HRS-Base
PERENCANAAN PEMBANGUNAN BOX CULVERT PADA CITRA LAND BARU DENGAN APLIKASI STAAD PRO Putra, Hutomo; Turangan, Arens E.; Ticoh, Jack H.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaan pembangunan struktur diperlukan efisiensi waktu yang tepat dan hasil yang akurat dari sebuah perhitungan perencanaan struktur oleh karena itu pada penelitian ini penulis menggunakan sebuah aplikasi perhitungan struktur yaitu STAAD Pro. Box Culvert merupakan suatu saluran air tertutup yang dapat meminimalisir masuknya sampah didalam saluran tersebut sehingga aliran air tidak terganggu dan umumnya saluran ini berada di bawah tanah atau jalan raya. Pada perhitungan struktur Box Culvert digunakan teori tekanan tanah lateral dari Coulomb dan Rankine untuk menghitung tekanan tanah yang bekerja pada Box Culvert. Untuk struktur Box Culvert digunakan program STAAD Pro untuk menghitung gaya–gaya dalam yang bekerja pada struktur Box Culvert akibat dari beban tanah pada struktur tersebut. Pada penelitian ini penulis menggunakan SNI 03-2847-2002 Tata cara perencanaan struktur beton untuk bangunan gedung. Hasil dari perencanaan Box Culvert diperoleh yaitu dimensi Box Culvert sepanjang 20m dengan lebar 4 m dan tinggi 4m. Ukuran kolom yang digunakan 50cm x 50 cm dengan balok 40cm x 30 cm dan tebal plat 50cm. dengan menggunakan kuat tekan beton 17 Mpa dan tegangan leleh baja untuk tulangan lebih besar dari 12mm sebesar 320 Mpa dan untuk tulangan lebih kecil dari 12mm sebesar 240 Mpa. Sehingga Box Culvert yang direncanakan mampu menahan beban yang bekerja seperti beban Gempa Statik, beban perumahan, beban akibat tekanan tanah dan beban kendaraan berupa Truk yang akan melewati Box Culvert. Kata kunci : Beban lateral, STAAD Pro, Box Culvert
ANALISIS KESTABILAN LERENG SEBAGAI PERKUATAN DESAIN DINDING MSE PADA RUAS JALAN TOL 2 MANADO - BITUNG STA 9+745 MENGGUNAKAN SOFTWARE SLIDE V.6.005 Sampouw, Billy Graham; Mandagi, Agnes T.; Ticoh, Jack H.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada ruas jalan Tol 2 Manado - Bitung dibuat jalan diatas permukaan yang miring dan berlereng, sehingga perlu dilakukan penimbunan untuk mengatur elevasi tanah agar aman dan sesuai desain perencanaan agar lereng terhindari dari kelongsoran, untuk itu perlu dilakukan analisa faktor keamanan  lereng dan dibuat perkuatan pada lereng. Pada penelitian ini dianalisa kestabilan lereng dan didesain perkuatan pada lereng dengan metode Mechanically Stabilized Earth MSE, menggunakan software Slide V.6.005 dengan panjang perkuatan 0,7 He / 8,4 m tinggi dinding 12 m dan jarak vertikal antar perkuatan 0.6 m, material perkuatan yaitu geogrid UX 1100, UX 1400, UX 1500, UX 1600, UX 1700, UX 1800.Hasil penelitian menunjukan bahwa lereng eksisting pada ruas jalan tol 2 Manado - Bitung STA 9+745 aman karena memiliki faktor keamanan lebih dari 1. Dalam desain dinding MSE dengan jarak antara perkuatan 0,6 m dan menggunakan 20 lapis perkuatan, didapat nilai faktor keamanan untuk metode bishop simpilified 1.607, metode ordinary/fellenius 1.533, dan metode janbu simplified 1.507, Faktor keamanan desain yang direncanakan aman dan memenuhi syarat karena memiliki nilai diatas 1.3. Kata kunci : Lereng, Desain Dinding MSE, Software Slide V.6.005.
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS AKIBAT ADANYA TRANSMART CARREFOUR BAHU MALL Jinata, Bill Christian; Timboeleng, James A.; Pandey, Sisca V.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transmart Carrefour Bahu Mall merupakan mall yang dibangun di kawasan Bahu Mall Manado dimana memiliki luas ± 5.593 m². Sesuai dengan Pedoman Teknis Analisis Dampak Lalu Lintas Pembangunan Pusat Kegiatan pada Ruas Jalan Nasional di Wilayah Perkotaan (2009) yang menyatakan bahwa pusat pertokoan dengan luas minimal 500 m² wajib dilakukan andalalin. Analisis dampak lalu lintas (Andalalin) adalah kajian yang menilai efek–efek yang ditimbulkan akibat pengembangan tata guna lahan terhadap system pergerakan lalu lintas pada suatu ruas jalan terhadap jaringan transportasi di sekitarnya.Hasil Andalalin menunjukkan bahwa V/C ratio ruas jalan arah pasar 45 mengalami peningkatan akibat adanya tundaan yang disebabkan oleh kendaraan yang keluar masuk ke area bahu mall, yakni dari tingkat pelayanan C (Pra Konstruksi) menjadi D (Pasca Konstruksi) dengan nilai V/C ratio masing-masing 0,7324 menjadi 0,7954. Demikian pula dengan ruas jalan arah malalayang yang mengalami kenaikan V/C ratio meskipun belum melewati batas tingkat pelayanan yang ditentukan oleh MKJI 1997, dengan nilai masing-masing 0,6825 (Pra Konstruksi) menjadi 0,7326 (Pasca Konstruksi) dengan tingkat pelayanan C.Hasil perhitungan akumulasi parkir dan indeks parkir menunjukkan bahwa kapasitas parkir di Transmart Carrefour Bahu Mall jarang terisi penuh dengan angka maksimum pada saat penelitian yaitu 45% untuk sepeda motor dan 39% untuk kendaraan ringan, ini disebabkan oleh karena toko-toko yang berada di dalam Transmart Carrefour Bahu Mall belum sepenuhnya beroperasi.Berdasarkan analisis perhitungan kondisi eksisting, maka Transmart Carrefour Bahu Mall diperlukan beberapa tindakan penanganan pada lalu lintas sekitar mall dengan menyedikan tempat pemberhentian (lay-bys) angkutan umum dan fasilitas penyeberangan jalan berupa jembatan penyeberangan agar dapat mengurangi kemacetan. Kata Kunci :     Andalalin, V/C Ratio, Kebutuhan Parkir, Indeks Parkir.
ANALISIS DEBIT BANJIR DAN TINGGI MUKA AIR SUNGAI SOSOAN SAPA KELURAHAN TUMATANGTANG KECAMATAN TOMOHON SELATAN KOTA TOMOHON Salaki, Perchy R. C.; Sumarauw, Jeffry S. F.; Mananoma, Tiny
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2015, Sungai Sosoan Sapa meluap dan membanjiri daerah di sekitar sungai. Banjir yang terjadi menyebabkan kerugian besar bagi warga yang terkena dampak banjir. Oleh karena itu dalam mengantisipasi banjir yang kemungkinan akan terjadi kelak, maka dibutuhkan data debit banjir maksimum dan tinggi muka air maksimum yang dapat terjadi di sungai Sosoan Sapa.Analisis curah hujan rencana dengan metode Log Pearson III akan digunakan untuk menghitung debit banjir dan tinggi muka air. Data hujan yang digunakan berasal dari pos hujan Malalyang-Kakaskasen. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum dari 2008 s/d 2017,Dari data yang ada kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan program HEC-HMS untuk mendapatkan debit puncak dan HEC-RAS untuk simulasi tinggi muka air. Hasil Simulasi menunjukan bahwa mulai kala ulang 5 Tahun semua penampang yang diukur sudah tidak bisa lagi menampung debit sungai. Kata kunci: Debit Banjir Rencana, Tinggi Muka Air, HEC-HMS, HEC-RAS
PENGARUH VARIASI LUAS PIPA PADA ELEMEN BALOK BETON BERTULANG TERHADAP KUAT LENTUR Tandiono, Million; Manalip, H.; Wallah, Steenie E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balok beton bertulang sebagai elemen struktur yang cukup besar perannya dalam memikul beban, terutama untuk memikul beban lentur. Dimensi penampang balok beton bertulang akan mempengaruhi balok tersebut dalam peranannya memikul beban lentur. Terkadang dijumpai ada-nya pemasangan pipa pada elemen balok yang mempengaruhi balok tersebut dalam peranannya memikul beban lentur.Pada skripsi ini akan membahas pengaruh variasi luas penampang pipa pada elemen balok dan batas maksimum besar dimensi luas penampang pipa yang dapat dipasang pada elemen balok.Untuk pengkajian kuat lentur, dimensi benda uji balok beton bertulang yang digunakan berukuran (150x150x600) mm tanpa pipa, (150 x 150 x 600) mm dengan diameter pipa 1/2”, (150 x 150 x 600) mm dengan diameter pipa 1” dan (150 x 150 x 600) mm dengan diameter pipa 1 1/2”, dengan diameter tulangan utama yang digunakan adalah Ø8. Untuk pengujian kuat tekan menggunakan benda uji kubus berukuran (150x150x150) mm dengan kuat tekan rencana 20 MPa. Dari hasil penelitian diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 25,594 MPa. Kuat lentur rata-rata diperoleh adalah pada benda uji A (150 x 150 x 600) mm tanpa pipa = 6,367 MPa, B (150 x 150 x 600) mm dengan pipa ½” = 5,192 MPa,  C (150 x 150 x 600) mm dengan pipa 1” = 3,798 MPa, D (150 x 150 x 600) mm dengan pipa 1½” = 1,972 MPa. Dari hasil hubungan antara kuat lentur dengan variasi luas penampang pipa  pada dimensi benda uji menunjukan bahwa semakin besar dimensi pipa pada benda uji, maka kuat lentur yang dihasilkan akan semakin kecil. Kata Kunci : Balok beton Bertulang, Variasi Luas Penampang Pipa, Kuat Lentur, Lubang pada balok
ANALISIS KINERJA JALUR PEDESTRIAN KAWASAN PERTOKOAN PASAR 45 (STUDI KASUS: JL. WALANDA MARAMIS DAN JL. DOTULOLONG LASUT) Wenas, Jesica K. P. L.; Timboeleng, James A.; Lefrandt, Lucia R.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedestrian adalah seluruh bangunan lengkap yang disediakan untuk pejalan kaki guna memberikan pelayanan demi kelancaran, keamanan dan kenyamanan, serta keselamatan bagi pejalan kaki. Untuk mengetahui tingkat kenyamanan pejalan kaki terhadap jalur pedestrian perlu adanya perbandingan antara kondisi eksisting jalur pedestrian dengan harapan dan keinginan pejalan kaki pedestrian. Jl. Walanda Maramis khususnya ruas segmen Toko Golden sampai Toko Cahaya Indah Mas dan ruas segmen Toko Glory sampai toko sepatu Bata, dan Jl. Dotulolong Lasut khususnya dari ruas segmen Toko Sepatu  Bata sampai Toko Sinar Wenang dan ruas segmen Toko Murni Abadi sampai Toko Metro Elektro terbilang tidak kondusif. Karena banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang menempati trotoar untuk berjualan disepanjang ruas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelayanan  (Level Of Service) jalur pedestrian serta tingkat kepuasan pejalan kaki terhadap fasilitas jalur pedestrian.Penelitian ini menggunakan metode HCM (Highway Capacity Manual )2000 untuk mengetahui tingkat pelayanan (Level Of Service) pedestrian dengan 5 titik lokasi pengamatan. Kemudian menggunakan metode kuadran IPA (Importance Performance Analysis) dengan mengambil data pada pejalan kaki menggunakan kuisioner.Hasil penelitian dan analisa di lokasi selama 7 hari, berdasarkan kondisi eksisting lokasi mempunyai rata-rata tingkat pelayanan A berdasarkan arus. Tingkat Pelayanan berdasarkan ruang L1, L2, dan L5 mempunyai tingkat pelayanan A, L3 dan L4 mempunyai tingkat pelayanan B. Berdasarkan ratio tingkat pelayanan rata-rata B, Sedangkan berdasarkan kecepatan rata-rata tingkat pelayanan di trotoar tersebut mempunyai rata-rata di bawah tingkat pelayan yaitu E dan tinglat pelayanan C berdasarkan efek platoon.Untuk tingkat kepuasan pejalan kaki terhadap tingkat pelayanan (Level Of Service) pedestrian yang masih menjadi prioritas utama adalah larangan bagi pedagang kaki lima, tersedianya jalur penyandang cacat dan larangan parkir ditrotoar untuk Jl. Dotulolong Lasut.  Kata Kunci: Pedestrian, Tingkat Pelayanan LOS, Tingkat Kepuasan Pejalan Kaki
STUDI KOMPARASI DISAIN STRUKTUR BANGUNAN BERTINGKAT AKIBAT GEMPA PADA 5 KOTA DI INDONESIA Prins, Muhammad Immalombassi; Dapas, Servie O.; Wallah, Steenie E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan yang semakin terbatas menyebabkan pembangunan gedung bertingkat dipilih sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan manusia yang meningkat. Perencanaan bangunan harus dilakukan secara teliti dan seksama menggunakan peraturan terbaru yaitu SNI 2847:2013 dan SNI 1726:2012.Perencanaan struktur terdiri dari 20 lantai yang berfungsi sebagai perhotelan dengan konstruksi beton bertulang menggunakan SRPMK. Ditinjau dari balok, kolom, HBK dan pelat pada lima kota di Indonesia yaitu Pontianak, Balikpapan, Batam, Yogyakarta dan Palu. Bangunan direncanakan diatas tanah sedang dan berada pada KDS A sampai KDS E. Pembebanan terdiri dari beban mati, beban hidup dan beban gempa. Perencanaan elemen struktur menggunakan SNI 2847:2013 dengan mutu beton, fc’ 30 MPa, mutu tulangan baja,  fy 240 MPa untuk diameter tulangan lebih kecil atau sama dengan 10 mm, fy 400 MPa untuk diameter tulangan lebih besar dari 10 mm. Analisis beban gempa menggunakan SNI 1726:2012. Analisis struktur menggunakan bantuan program ETABS.Hasil perencanaan struktur berupa perhitungan dimensi penampang serta tulangan lentur dan geser balok arah memanjang maupun melintang, tulangan memanjang dan geser kolom, hubungan balok-kolom (HBK) dan tulangan pokok dan susut pelat lantai dan atap.  Kata Kunci : SRPMK, ETABS, Beton Bertulang, HBK, Gempa
EVALUASI KUAT TEKAN BETON PADA BANGUNAN RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNSRAT DENGAN MENGGUNAKAN HAMMER TEST DAN CORE DRILL Sumanti, Fitzgerald F. A. E.; Windah, Reky S.; Pandaleke, Ronny E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa sekarang, beton merupakan material yang dibuat atas dasar perencanaan yang teliti, sehingga dapat dioptimalkan kekuatannya. Karena berbagai variasi telah diberikan untuk pembangunan suatu bangunan maka harus dilakukan percobaan untuk melihat apakah kekuatan beton pada elemen-elemen gedung sudah layak, atau dapat dilakukan jika ada penelitian lanjutan pada bangunan tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton dengan menggunakan metode Schmidt Hammer Test pada balok, kolom dan plat serta Core Drilled Test hanya pada plat lantai. Benda uji hasil coring kemudian diuji kuat tekan beton di laboratorium Konstruksi dan Material Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi.Hasil Pengujian kuat tekan rata-rata sampel Core Drilled Test pada plat lantai sebesar 25.65 MPa, sedangkan Schmidt Hammer Test pada kolom 45.95 MPa, balok 36.40 MPa dan plat 31.16 MPa dengan koefisien variasi pada kolom 18.52 %, balok 19.84 % dan plat 16.93 %.Perhitungan 85% dari kuat tekan rata-rata benda uji adalah 21.80 MPa dan memenuhi persyaratan beton struktural. Koefisien variasi hasil pengujian Schmidt Hammer Test > 6% yang menunjukkan tingkat keseragaman yang kurang baik. Hasil pengujian ini dapat dievaluasi berdasarkan peraturan yang ada dan bisa dijadikan data awal untuk evaluasi struktur selanjutnya. Kata Kunci : Kuat Tekan, Schmidt Hammer Test, Core Drilled Test.
ANALISIS PERGERAKAN ANGKUTAN BARANG DARI KOTA BITUNG Aruperes, Gledis Patricia; Pandey, Sisca V.; Lalamentik, Lucia G. J.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bitung merupakan kota yang terletak di provinsi Sulawesi Utara dengan luas wilayah 330,2 km2 dan memiliki perkembangan yang pesat karena terdapat pelabuhan laut sehingga mendorong percepatan pembangunan dalam berbagai bidang. Hal tersebut diiringi juga dengan peningkatan penumpang, barang dan jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume pergerakan angkutan barang dari kota Bitung ke daerah tujuan di masa sekarang dan meramalkan pergerakan angkutan barang 5 tahun dan 10 tahun mendatang.Dalam penelitian ini dilakukan survei wawancara kuestioner seperti salah satu tahap wawancara yang digunakan dalam survei Asal Tujuan Transportasi Nasional (ATTN) 2016. Tahap wawancara yang dilakukan mengidentifikasi perusahaan calon responden, mengirim surat resmi ke perusahaan calon responden, menghubungi perusahaan calon responden untuk menanyakan identitas contact person, menghubungi contact person untuk mengatur jadwal kunjungan surveyor dan menanyakan identitas wakil perusahaan yang ditunjuk sebagai wakil responden, surveyor datang ke tempat calon responden sesuai jadwal, surveyor menjelaskan survei, dan melakukan wawancara. Data yang diambil dari survei wawancara adalah jenis barang, lokasi distribusi barang, rute pergerakan, jumlah rata-rata bongkar muat per hari, berat barang dan moda transportasi yang digunakan. Analisis data dimulai dengan meresume data volume pergerakan angkutan barang dari kota Bitung tahun 1996 – 2005 kemudian dilakukan analisis untuk mendapatkan laju pertumbuhan pergerakan angkutan barang. Nilai laju pertumbuhan kita gunakan untuk menghitung besar volume pergerakan angkutan barang dari kota Bitung ke daerah tujuan 5 tahun dan 10 tahun mendatang dengan menggunakan metode Statistik.Berdasarkan hasil survei yang telah di lakukan di gudang-gudang yang ada di  Kota Bitung volume pergerakan angkutan barang yang ada di kota Bitung ke daerah tujuan pada tahun 2016 sebesar 630.636 ton yang terdiri dari Manado 208.092 ton, Minahasa Utara 50.196 ton, Minahasa Selatan 85.608 ton, Minahasa 113.004 ton, Minahasa Tenggara 18.564 ton, Kotamobagu 92.034 ton, Tanjung Priuk 14.460 ton, Gorontalo 28.440 ton, Palu sebanyak 9.984 ton, dan Luwuk 9.984 ton. Dari data volume pergerakan angkutan barang tahun 1996 – tahun 2005 didapatkan laju pertumbuhan sebesar 9.923 %. Data tersebut digunakan untuk meramalkan pergerakan angkutan barang tahun 2021 dan tahun 2026. Peramalan pergerakan angkutan barang tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 49,615 % dan tahun 2026 mengalami kenaikan  99,23 %. Kata Kunci : Angkutan Barang, Metode Statistik, Kota Bitung, survey asal tujuan.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue