cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
ANALISIS PERCEPATAN WAKTU DAN BIAYA PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE CRASHING (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN RUSUN IAIN MANADO) Malifa, Yusuf; Dundu, Ariestides K. T.; Malingkas, Grace Y.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tolak ukur suatu proyek konstruksi berhasil adalah waktu penyelesaian sesuai dengan jangka waktu yang sudah disediakan, biaya yang minimal dan tanpa mengesampingkan mutu dalam pembangunan. Keterlambatan adalah momok yang sering dijumpai dalam  penyelesaian proyek konstruksi oleh karena itu percepatan penting untuk dilakukan untuk mengatasi keterlambatan. Konsekuensi dari percepatan adalah penambahan biaya. Dalam melakukan analisis biaya akibat percepatan waktu digunakan metode Crashing. Analisis dilakukan dengan mempersingkat waktu pelaksanaan proyek dengan alternatif penambahan tenaga kerja pada kegiatan-kegiatan kritis. Pelaksanaan proyek pembangunan Rumah Susun IAIN Manado setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode Crashing dengan menambah pekerja pada kegiatan-kegiatan kritis dapat dipercepat menjadi 77 hari kalender dari perencanaan semula 91 hari kalender(3 bulan terakhir proyek). Dari crashing yang dilakukan dengan alternatif penambahan tenaga kerja pada proyek pembangunan Rumah Susun IAIN Manado diperoleh hasil bahwa terjadi percepatan durasi waktu sebesar 14 hari kalender dengan penambahan biaya langsung sebesar Rp2.800.000 dan penurunan biaya tidak langsung sebesar  Rp.48.347.484 . Kata kunci: proyek, konstruksi, keterlambatan, metode Crashing, percepatan proyek
PERENCANAAN BANGUNAN PENGAMAN PANTAI PADA DAERAH PANTAI BULO DESA RERER KECAMATAN KOMBI KABUPATEN MINAHASA Manuel, Afridolin; Jasin, M. Ihsan; Mamoto, Jeffry D.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Sulawesi Utara adalah salah satu provinsi yang memiliki beberapa kawasan  pantai, baik di bagian utara maupun bagian selatan. Wilayah pantai ini  merupakan  daerah yang dimanfaatkan untuk kegiatan manusia, sebagai kawasan pemukiman dan juga merupakan daerah nelayan. Gelombang merupakan faktor yang mengakibatkan kerusakan yang terjadi di daerah pantai Bulo. Tujuan penelitian ini Memilih tipe bangunan pengaman pantai yang sesuai dengan permasalahan yang terjadi di lokasi penelitian dan menghitung dimensi bangunan pengaman pantai di kawasan pantai BuloHal-hal yang diperlukan dalam perencanaan yaitu ketersedian data primer dan data sekunder. Data-data sekunder tersebut antara lain : data angin dengan periode ulang 10-100 tahun, dan data pasang surut. Kemudian data tersebut di analisis untuk mendapatkan gelombang rencana dan angkutan sedimen pantai. Berdasarkan hasil analisis, tugas akhir ini didapatkan perencanaan bangunan pengaman pantai yang digunakan adalah revetment dengan tinggi 4.42438 meter, lebar puncak 2.17 meter, kemiringan 1 : 2, dan fungsi bangunan untuk mencegah erosi. Kata kunci : Pantai Bulo, Gelombang, Pengaman Pantai.
STUDI PERBANDINGAN ANALISIS FLAT SLAB DAN FLAT PLATE Constantine, Fransisca Nikita; Sumajouw, Marthin D. J.; Pandaleke, Ronny E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flat slab dan flat plate merupakan elemen struktur yang  tidak mempuyai balok, dimana seluruh beban yang ada disalurkan oleh pelat  menuju ke kolom. Hal yang penting untuk diperhatikan dalam suatu analisis pelat adalah kekuatan pelat dan ketahanan untuk menahan gaya geser (punching shear) pada daerah sekitar kolom. Perhitungan momen  dapat menjadi acuan untuk merencanakan tulangan sehingga perlu adanya analisis dari kedua sistem pelat ini untuk mengetahui kekuatan dari sistem pelat. Elemen pelat yang akan dianalisis merupakan bangunan dengan 5 lantai dan hanya meninjau elemen pelat pada lantai 3 yang letak bangunannya berada di  Jalan Ring Road 2. Analisis dilakukan dengan menggunakan Metode Rangka Ekivalen dan Metode Desain Langsung dengan mengikuti persyaratan dari SNI 2847-2013 dan SNI 1727-2013 untuk pembebanan. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan, flat slab dan flat plate dinyatakan mampu untuk menahan momen lentur dan gaya geser yang terjadi. Momen lapangan yang terjadi pada flat plate lebih besar dari flat slab dikarenakan tidak adanya tambahan drop panel atau kepala kolom pada flat plate. Untuk perbandingan analisis dari flat plate dan flat slab terletak pada penambahan drop panel dan kepala kolom pada sistem flat slab yang mempengaruhi perhitungan tebal pelat, kekakuan pelat-balok, kekakuan kolom dan ketahanan geser. Kata kunci : flat slab, flat plate, punching shear, analisis
PERENCANAAN HIDROLIS EMBUNG DESA ONGKAW KECAMATAN SINONSAYANG MINAHASA SELATAN SULAWESI UTARA Mongilala, Bella Gloria; Halim, Fuad; Binilang, Alex
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kekurangan air diwilayah kabupaten Minahasa Selatan Kecamatan Sinonsayang khususnya di Desa Ongkaw terjadi pada musim kemarau ainya sangat berkurang. Kondisi ini membuat masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diperlukan suatu upaya penanggulan antara lain dengan cara pembuatan embung. Analisis perencanaan embung tersebut didasari pada perhitungan hidrologi. Untuk debit aliran masuk dihitung dengan menggunakan metode mock. Volume tampungan didapat dengan membandingkan volume tampungan yang diperlukan (Va), volume yang tersedia selama musim hujan (Vh), daya tampung topografi (Vp) dan debit banjir. Untuk debit banjir diambil debit maksimum dari hasil perhitungan dengan metode mock. Dari hasil perhitungan diperoleh debit aliran masuk embung rata-rata berdasarkan metode mock probabilitas 80% yaitu 166320 m³/bulan dan besarnya volume tampungan yang dibutuhkan adalah 3610833 m³. Debit banjir diambil dari perhitungan metode mock dengan nilai maksimum yaitu 1166400 m³/bulan. Berdasarkan hasil perhitungan secara teknis maka diperoleh dimensi embung (184 x131 x 7,5)m dan volume 361560 m³. Kata kunci: Desa Ongkaw, Hidrologi, Embung, Metode Mock
PENATAAN SISTEM DRAINASE DI KOMPLEKS PERUMAHAN MARCO DUTA KELURAHAN RANOMUUT KEC. PAAL DUA KOTA MANADO Hutabarat, Urgent Valensky; Sumarauw, Jeffry S. F.; Mananoma, Tiny
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleks Perumahan Marco Duta Kelurahan Ranomuut Kecamatan Paal 2 memiliki permasalahan yang disebabkan oleh kurangnya kemampuan saluran drainase dalam menampung debit air yang ada. Saluran yang ada juga tidak tersambung/terputus dengan saluran lainnya. Di beberapa tempat tidak memiliki saluran drainase sehingga mengakibatkan terjadinya genangan pada ruas jalan.Dalam penelitian ini analisis yang digunakan meliputi analisis hidrologi dengan menggunakan distribusi Log-Pearson III untuk menentukan besaran variabel hidrologi pada periode ulang tertentu dan perhitungan intensitas hujan menggunakan rumus Mononobe. Debit rencana menggunakan metode rasional. Analisis hidraulika untuk menghitung kapasitas debit saluran eksisting dan saluran rencana menggunakan rumus Manning. Kedua hasil ini dibandingkan ( ) untuk melihat daya tampung dari setiap ruas saluran.Berdasarkan hasil analisis diperoleh 36 ruas saluran eksisting dari 124 ruas saluran eksisting tidak mampu menampung debit air hujan dengan kala ulang 10 tahun, diperlukan perubahan dimensi saluran. Perlu penambahan 6 ruas saluran baru pada daerah yang belum memiliki saluran drainase. Kata kunci: Marco Duta, Sistem Drainase, Analisis Hidrologi, Debit Rencana 
PENGARUH BEBAN GANDAR KUMULATIF TERHADAP PENURUNAN KINERJA JALAN (STUDI KASUS: RUAS JALAN MANADO-BITUNG & RUAS JALAN BETHESDA) Emor, Enjelina K. M.; Lalamentik, Lucia G. J.; Waani, Joice E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergerakan barang di Indonesia yang menggunakan moda angkutan darat (jalan) berpengaruh terhadap beban lalu lintas di jalan raya sehingga mempercepat tingkat kerusakan jalan. Ruas Jalan Manado-Bitung banyak dilewati berbagai jenis kendaraan, bukan hanya kendaraan berdimensi kecil tetapi juga kendaraan berdimensi besar. Ruas Jalan Bethesda memiliki volume kendaraan yang cukup besar namun sebagian besar kendaraan yang melewati ruas jalan ini adalah kendaraan berdimensi kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar beban lalu lintas, besar penurunan kinerja jalan, serta membandingkan tingkat kerusakan kedua ruas jalan tersebut dengan menghubungkan besarnya beban lalu lintas masing-masing jalan.Dalam penelitian ini data yang diambil dari lokasi penelitian adalah volume lalu lintas, data lendutan Benkelman Beam, serta data International Roughness Index (IRI) jalan. Analisis data dimulai dengan menghitung Cumulative Equivalent Single Axle Load (CESA) berdasarkan Bina Marga 2013, kemudian menghitung lendutan balik dari hasil pengujian dengan alat Benkelman Beam (BB) menggunakan metode Pd T-05-2005-B, serta menetukan Indeks Permukaan berdasarkan nilai IRI dengan menggunakan grafik hubungan Indeks Permukaan (IP) dan IRI yang bersumber dari National Cooperative Highway Research Program (NCHRP).Penurunan kinerja untuk ruas jalan Manado-Bitung dan ruas jalan Bethesda hampir sama dilihat dari besarnya lendutan dan Indeks Permukaan kedua ruas jalan tersebut, walaupun ruas jalan Manado-Bitung memiliki lalu lintas yang lebih besar dengan persentase 19,2% kendaraan berat yang melintas dan sudah 2 tahun di overlay dibandingkan dengan Ruas Jalan Bethesda yang lalu lintasnya lebih kecil dengan persentase 3,7 % kendaraan berat yang melintas dan baru tahun pertama di overlay. Hal ini membuktikan bahwa kerusakan jalan tidak hanya dipengaruhi besar beban lalu lintas, melainkan juga kualitas struktur perkerasan jalan. Kata Kunci: Beban Lalu Lintas, Lendutan, IRI, Indeks Permukaan
TINJAUAN TERHADAP DESAIN REKLAMASI KOTA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT Tallane, Wilson Fredik; Jansen, Tommy; Jasin, M. Ihsan
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Sorong merupakan kota industri, perdagangan dan jasa, karena Kota Sorong dikelilingi oleh kabupaten lain yang mempunyai sumber daya alam yang sangat potensial sehingga membuka peluang bagi investor dalam maupun luar negeri untuk menanamkan modalnya. Dengan meningkatnya perekonomian, dilakukan reklamasi pada kota sorong adalah suatu usaha memanfaatkan kawasan yang relatif tidak berguna atau masih kosong dan berair menjadi lahan berguna. Reklamasi pantai juga memberikan keuntungan dan dapat membantu kota dalam rangka penyediaan lahan untuk berbagai keperluan (pemekaran kota), penataan daerah pantai, pengembangan wisata bahari, dan lain-lain. Dalam penelitian ini dilakukan analisis dengan metode hindcasting gelombang dengan menggunakan data angin 10 tahun terakhir dari BMKG sorong untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang serta perhitungan, run-up, overtopping gelombang, dan kontrol stabilitas terhadap desain reklamasi. Berdasarkan hasil penelitian terhadap tinjauan desain reklamasi dikatakan tidak aman terhadap gelombang yang mengakibatkan overtopping dan dari perhitungan terhadap stabilitas batu pelindung terdapat perbedaan dari jumlah lapisan pada hasil yang di desain dan yang sudah ada (existing). Kata kunci : Kota Sorong, Reklamasi, Run-Up, Overtopping, Stabilitas Batu Pelindung
ANALISA KAPASITAS BERDASARKAN PEMODELAN GREENSHIELD, GREENBERG DAN UNDERWOOD DAN ANALISA KINERJA JALAN PADA RUAS JALAN SAM RATULANGI MANADO Rumayar, Audie L. E.; Timpal, Greyti S. J.; Sendow, Theo K.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahun pertambahan penduduk dan jumlah kendaraan di kota Manado terus meningkat, sehingga menimbulkan persoalan terhadap pergerakan lalu lintas. Selain itu, pola-pola pergerakan dari lalu lintas yang ada juga dapat terjadi akibat aktifitas yang ada di pinggir jalan yang menyebabkan menurunnya kecepatan arus lalulintas dan kinerja jalan. Hal ini akan menimbulkan dampak negatif terhadap pergerakan lalulintas. Demikian pula yang terjadi di ruas jalan Sam Ratulangi, Tanjung Batu sebagai daerah studi. Untuk mengatasi masalah tersebut maka diperlukan manajemen lalulintas yang terencana dan terarah dengan terlebih dahulu mengetahui karakteristik lalulintas seperti volume dan kecepatan, dengan melakukan penelitian pada ruas jalan tersebut.Studi dalam penelitian ini dilakukan di Ruas Jalan Sam Ratulangi, Tanjung Batu selama 7 hari dimulai dari jam 06.00-21.00 WITA dengan interval waktu 5 menit, yang bertujuan untuk mengetahui kapasitas yang ada diruas jalan tersebut, dengan model yang digunakan adalah model Greenshield, Greenberg dan Underwood dan untuk mengetahui kinerja ruas jalan tersebut. Dari hasil pemodelan, didapat untuk model Greenshield koefisien determinasi tertinggi adalah hari Sabtu dengan R2 = 0,7718 dengan persamaan matematis S = 38,1162217 - 0,188718014.D dan Kapasitas (VM) = 1924,62 skr/jam. Untuk model Greenberg koefisien determinasi tertinggi adalah hari Sabtu dengan R2 = 0,7226 dengan persamaan matematis S = 51,51820934 - 5,85036347Ln D dan Kapasitas (VM) = 14364,11 skr/jam. Untuk model Underwood koefisien determinasi tertinggi adalah hari Sabtu dengan R2 = 0,7582 dengan persamaan matematis S = 38.97195607 e(-0.006264442 D) dan Kapasitas (VM) = 2288,62 skr/jam. Untuk perhitungan dengan menggunakan PKJI didapat kapasitas (VM) = 2648 skr/jam dengan dengan nilai LOS D (DS = 0,75 ? 0,84) yang artinya bahwa volume lalulintas pada ruas Jalan Sam Ratulangi Tanjung Batu mendekati arus tidak stabil tetapi kecepatan masih dapat ditolerir. Kata kunci: Kapasitas, Greenshield, Greenberg, Underwood, Kinerja Ruas Jalan
ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI (STUDI KASUS: PLTU AREA GORONTALO) Tandaju, Caver Allen Vallery; Manoppo, Fabian J.; Ticoh, Jack H.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi adalah salah satu bencana sangat merusak dengan skala yang besar juga mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit, gempa bumi juga sulit untuk diprediksi kapan dan dimana gempa akan terjadi. Sebagai akibat dari dampak terjadinya gempa bumi, muncul masalah lain akibat dari gempa bumi yaitu salah satunya terjadinya fenomena likuifaksi.Likuifaksi yaitu perubahan kondisi tanah yang awalnya solid menjadi cair sebagai akibat dari hilangnya tegangan geser tanah akibat kenaikan tegangan air pori yang disebabkan oleh beban cyclic atau beban berulang dalam hal ini beban gempa. Likuifaksi biasanya terjadi pada kondisi tanah yang  berbutir kasar (granular Soil) tanah bertipe seperti ini mencakup kerikil, pasir, atau lanau dengan sedikit atau tidak ada kandungan lempung. Tanah berjenis seperti ini tidak memiliki nilai kohesi yang berarti, melihat potensi likuifaksi yang sangat merusak dampaknya terhadap sutau bangunan konstruksi. Dalam hal ini PLTU Area Gorontalo menjadi lokasi penelitian potensi likuifaksi dengan menggunakan data dari Standart Penetration Test (SPT).Berdasarkan data dari Standart Penetration Test (SPT), kemudian dihitung parameter – parameter nilai yang akan dihitung dalam mengevaluasi potensi likuifaksi. Parameter – parameter tersebut yaitu nilai Cyclic Stress Ratio (CSR) yaitu nilai ratio dari tegangan tanah akibat beban gempa dan nilai Cyclic Resistance Ratio) yaitu nilai ratio ketahanan tanah terhadap beban siklik atau beban gempa. Pada lokasi penelitian ada dua titik yang ditinjau yaitu titik BH-1 dan titik BH-3, dari hasil perhitungan potensi kedua titik, pada titik BH-1 terjadi potensi likuifaksi pada kedalaman 1.5 m dan kedalaman 3 m untuk semua variasi gempa yang dipakai. Pada titik BH-3 potensi likuifaksi terjadi pada kedalaman 1.5 m untuk gempa bermagnitude 7.0 dan 7.4 dan untuk gema 7.8 dan 8.0 magnitude potensi likuifaksinya terjadi pada kedalaman 1.5 m sampai 3 m. Faktor meningkatnya magnitude gempa juga mempengaruhi nilai CRR dan FS. Kata Kunci : Gempa Bumi, Likuifaksi, Cyclic Stress Ratio (CSR), Cyclic Resistance Ratio (CRR), Standard Penetration Test (SPT).
ANALISIS STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH (STUDI KASUS: SEKITAR AREAL PT. TRAKINDO, DESA MAUMBI, KABUPATEN MINAHASA UTARA) Kalalo, Melania; Ticoh, Jack H.; Mandagi, Agnes T.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kestabilan suatu konstruksi bangunan merupakan hal yang paling penting dalam perencanaannya. Seperti halnya konstruksi dinding penahan tanah yang ada di areal PT.Trakindo, desa Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara yang telah mengalami pergeseran, menunjukkan ketidakstabilan konstruksi dinding penahan tanah tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai faktor keamanan dinding penahan tanah tersebut, dengan fluktuasi muka air tanah dan beban gempa sebagai variabel. Penelitian tentang Analisis stabilitas dinding penahan tanah ini, akan dianalisis secara manual dan dengan program bantu PLAXIS V.8.2 sebagai pembandingnya. Dari analisis stabilitas dinding penahan tanah akibat pengaruh m.a.t. pada puncak pondasi untuk kondisi 2 yaitu kondisi 1, kondisi rencana awal dinding penahan tanah yang ada di lokasi (kondisi normal), dan kondisi 2, (kondisi eksisting) menunjukkan bahwa dinding penahan tanah pada kondisi 2 sudah tidak stabil dengan angka faktor keamanan daya dukung tanah 1.848 dan 1.031. Dari hasil analisis stabilitas dinding penahan tanah dengan pengaruh beban gempa (zona 5) untuk kondisi 2 menunjukkan kondisi sudah tidak stabil. Dan dengan program bantu PLAXIS untuk m.a.t. pada puncak  pondasi, menunjukkan dinding penahan tanah yang tidak stabil dengan angka faktor keamanan 1.0 Kata Kunci : Stabilitas Dinding Penahan Tanah, Muka Air Tanah, Gempa Pseudostatik, Faktor Keamanan

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue