cover
Contact Name
Astuti Salim
Contact Email
saintifika@unkhair.ac.id
Phone
+6282134577785
Journal Mail Official
saintifika@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Bandara Sultan Baabullah Kampus 1 FKIP Universitas Khairun, Kelurahan Akehuda Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
SAINTIFIK@ : Jurnal Pendidikan MIPA
Published by Universitas Khairun
ISSN : 20873816     EISSN : 25983822     DOI : https://doi.org/10.33387/sjk
Core Subject : Education, Social,
JURNAL ini memuat tentang topik-topik bidang ilmu MIPA dan pembelajarannya, bagi dosen yang akan diterbitkan sesuai kajian akademik. RUANG LINGKUP JURNAL INI ADALAH AKAN MENERBITKAN TOPIK SEBAGAi BERIKUT: 1. Bidan Matematika dan Pembelajarannya 2. Bidang Fisika dan Pembelajarannya 3. Bidang Biologi dan Pembelajarannya 4. Bidang Biologi dan pembelajarannya
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 8 Documents clear
STUDI POTENSI PENGEMBANGAN SELADA DI KOTA TERNATE Mardiyani Sidayat
SAINTIFIK@ Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.906 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v1i1.886

Abstract

Selada merupakan tanaman sayuran yang banyak digemari masyarakat sebagai sumber vitamin dan mineral. Selain sebagai sayuran konsumsi rumah tangga, selada juga banyak digunakan untuk pelengkap beberapa menu di rumah makan dan makanan cepat saji. Ditinjau dari aspek ekonomis dan bisnis, usaha tani selada layak diusahakan karena permintaan konsumen yang cukup tinggi. Kegiatan penelitian ini dilakukan di kelompok tani Timamo Kelurahan Loto yang merupakan daerah sentra produksi selada di Kota Ternate. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi eksisting yang ada dalam mendukung pengembangan tanaman selada di Kota Ternate dengan menggunakan data primer dan sekunder yang diolah secara deskriptif kualitatif, dan diikuti dengan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan kedepan. Hasil penelitian menujukkan bahwa jumlah petani selada berjumlah sedikit (hanya 11 orang), dengan luasan lahan berkisar antara 0,2 sampai 0,35 ha. Keseluruhan petani sudah menerapkan aplikasi agronomis yang berbasis organik. Potensi pasar yang ada cukup tinggi dengan tingkat permintaan yang stabil per hari. Sementara suplai petani tidak mampu memenuhi permintaan pasar karena terjadi penurunan produktivitas panen. Berdasarkan potensi eksisting yang meliputi zona agroekologi, aspek sosio kultural dan prospektif pasar maka tanaman selada ini potensial untuk dikembangkan hanya diperlukan beberapa intervensi aplikasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas,  strategi pendekatan seperti sosialisasi kepada petani lain agar mau mengadopsi, dan menjadikan pengembangan selada sebagai salah satu program prioritas oleh pemerintah daerah.   Kata Kunci: selada, potensi eksisting, berbasis organik
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, SOLVABILITAS, OPINI AUDIT DAN UKURAN KAP TERHADAP AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN LQ 45 DI BURSA EFEK INDONESIA Mila Fatmawati
SAINTIFIK@ Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.541 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v1i1.887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, solvabilitas, opini audit dan ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) berpengaruh terhadap audit delay pada perusahaan LQ 45 yang terdaftar pada BEI periode 2010-2014. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda (multiple linear regression) menggunakan SPSS 21. Hasil penelitian membuktikan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap audit delay karena tidak lepas dari kinerja KAP sebagai agen yang menghasilkan laporan audit, walaupun perusahaan memiliki aset yang besar atau kecil tetapi pihak KAP tetap menyelesaikan laporan audit secara profesional. Profitabilitas berpengaruh terhadap audit delay karena perusahaan dengan profitabilitas rendah atau tinggi akan cenderung mempercepat proses auditnya dikarenakan ketentuan BAPEPAM-LK yang mewajibkan setiap perusahaan yang terdaftar di BEI untuk melaporkan laporan keuangan tahunannya selambat-lambatnya 90 hari setelah tahun buku berakhir. Tidak berpengaruhnya solvabilitas terhadap audit delay karena sesuai dengan kualitas standar pekerjaan auditor seperti yang telah diatur dalam SPAP melaksanakan prosedur audit perusahaan baik yang memiliki total hutang besar dengan jumlah debtholder yang banyak atau perusahaan dengan hutang yang kecil dan jumlah debtholder yang sedikit tidak akan mempengaruhi proses penyelesaian audit laporan keuangan. Opini audit berpengaruh terhadap audit delay Perusahaan mengetahui akan dampak yang akan didapat dengan opini selain unqualified opinion dalam laporan keuangannya, karena tidak mungkin investor mau untuk menempatkan investasinya pada perusahaan yang kurang baik dalam penyajian laporan keuangannya. Sedangkan ukuran KAP tidak berpengaruh terhadap audit delay karena KAP non big four sudah meningkatkan jumlah SDM dan kinerjanya dalam melaksanakan perencanaan waktu penyelesaian audit. Sehingga tidak melewati batas waktu yang telah ditetapkan oleh BAPEPAM-LK. Kata Kunci: ukuran perusahaan, profitabilitas, solvabilitas, opini audit, ukuran KAP, audit delay
ANALISIS FAKTOR SKALA USAHA, HARGA JUAL DAN BIAYA PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN (Studi Pada Usaha Ternak Ayam Broiler SMK 3 Kota Tidore Kepulauan) Nurdiyanawati Djumadil
SAINTIFIK@ Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.603 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v1i1.888

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan yang diperoleh usaha peternakan ayam broiler, mengetahui pengaruh faktor skala usaha, harga jual ayam broiler dan biaya produksi terhadap pendapatan usaha ayam broiler pada peternak ayam broiler di SMK Negeri 3 Tidore Kota Tidore Kepulauan dari Bulan Januari sampai Februari 2012. Variabel yang diamati pada penelitian ini meliputi wawancara langsung kepada peternak ayam broiler dengan menggunakan kuisioner atau daftar pertanyaan yang telah disusun sebagai penuntun dalam wawancara pengumpulan data penelitian dan kuisioner ini disusun sesuai dengan kebutuhan penelitian. Penilaian pada penelitian ini meliputi: biaya sarana produksi, penerimaan usaha peternak ayam broiler, harga sarana produksi peternakan, jumlah produksi, harga jual dan lain sebagainya. Metode pengumpulan data dilakukan secara observasi yaitu pengumpulan data melalui pengamatan secara langsung terhadap lokasi usaha peternakan ayam broiler yang meliputi aktivitas produksi dan pemasaran ayam broiler dan wawancara secara dengan pengelola usaha peternakan ayam broiler yang selanjutnyaJenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksplanasi yaitu suatu jenis penelitian yang bertujuan melihat atau mengetahui pengaruh atau hubungan suatu variabel dengan variabel lainnya. Adapun variabel tersebut yaitu terdiri dari pendapatan sebagai variabel dependent (Y) dan skala usaha, harga jual dan biaya produksi sebagai variabel independen (X). Metode yang digunakan yaitu metode studi kasus yaitu dengan mempelajari kasus yang terjadi pada usaha ternak ayam broiler di SMK Negeri 3 Tidore Kepulauan. Data yang digunakan adalah data selama 2 tahun yaitu Juni 2010 sampai dengan Mei 2012 dalam hal ini selama 24 bulan. Hasil penelitian menunjukkan secara bersama-sama faktor skala usaha, harga jual dan biaya produksi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha peternakan ayam broiler SMK Negeri 3 Tidore Kepulauan. Besarnya pengaruh tersebut sebesar 95,20%.  Nilai tersebut menunjukkan bahwa faktor skala usaha, harga jual dan biaya produksi memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pendapatan usaha ternak ayam broiler. Secara parsial faktor skala usaha dan dan biaya produksi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha peternakan ayam broiler SMK Negeri 3 Tidore Kepulauan yaitu masing-masing sebesar 30,91% untuk skala usaha dan 27,04% untuk biaya produksi. Sedangkan faktor harga jual tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha peternakan ayam broiler SMK Negeri 3 Tidore Kepulauan yaitu hanya sebesar 0,18%. Tidak signifikannya pengaruh harga jual terhadap pendapatan pada usaha ternak ayam broiler di SMK Negeri 3 Tidore Kepulauan disebabkan karena kenaikan harga jual relatif tidak terlalu besar. Kata kunci: Skala usaha, harga jual, biaya produksi, variabel independen, variabel dependen
PENGARUH INVESTMENT OPPORTUNITY SET (IOS), FREE CASH FLOW (FCF), DAN PROFITABILITAS (ROA) TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO (DPR) PADA PERUSAHAAN LQ 45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010-2013 Mila Fatmawati
SAINTIFIK@ Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.454 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v1i1.883

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh investment opportunity set (IOS), free cash flow (FCF), dan profitabilitas (ROA) terhadap dividend payout ratio (DPR) pada perusahaan LQ 45 yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2010-2013. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel 19 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IOS tidak berpengaruh terhadap Dividend Payout Ratio. Kondisi seperti ini dapat terjadi karena pemegang saham pengendali memiliki kontrol terhadap perusahaan melebihi hak aliran kasnya melalui mekanisme kepemilikan piramida atau lintas kepemilikan yang sering ditemui di Indonesia. Free Cash Flow (FCF) tidak berpengaruh terhadap Dividend Payout Ratio. Kondisi FCF yang tinggi, perusahaan bisa saja menahan pembagian dividen. Kemungkinan yang terjadi yaitu perusahaan LQ 45 memanfaatkan free cash flow yang tinggi untuk menjaga kecukupan modal (capital adequacy) sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga tidak membagikan dividen. Profitabilitas (ROA) berpengaruh positif terhadap Dividend Payout Ratio. Perusahaan yang mampu mengelola asetnya secara efektif dan efisien cenderung menghasilkan kinerja keuangan yang baik. Hal ini direalisasikan dengan adanya laba yang tinggi. Dengan demikian, perusahaan tersebut dianggap mampu untuk membayar sebagian porsi labanya dalam bentuk dividen. Semakin tinggi laba yang mampu dihasilkan, semakin besar pula probabilitas perusahaan untuk membagikan dividen.Kata Kunci: IOS, Free cash flow, ROA, dividend payout ratio
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PADA INDUSTRI TEMPE SIDO MAKMUR DI KELURAHAN COBODOE KEC. TIDORE TIMUR KOTA TIDORE KEPULAUAN Nurdiyanawati Djumadil
SAINTIFIK@ Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.791 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v1i1.889

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui sistem manajemen produksi tempe dan kelayakan secara teknis dan ekonomis tempe yang diproduksi pada usaha Sido Makmur di Kelurahan CoboDoe Kecamatan Tidore Timur Kota Tidore Kepulauan. Penelitian berlangsung pada bulan Juli hingga September 2013. Metode yang digunakan yaitu metode studi kasus yakni dengan mempelajari kasus yang terjadi pada usaha tempe. Data yang digunakan adalah data selama 1 periode yaitu Januari 2010 hingga Januari 2012 (selama 36 bulan). Analisa data menggunakan analisis deskriptif dengan mengidentifikasi adanya permasalahan yang signifikan untuk dipecahkan. Analisis kelayakan untuk melihat layak tidaknya suatu usaha, perlu dilakukan studi kelayakan usaha dengan melihat kelayakan secara teknis, fisik, dan ekonomis. Analisis pendapatan menggunakan rumus I = TR – TC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara teknis, kegiatan yang dilakukan di usaha Sido Makmur telah diterapkan secara baik pada proses perencanan, pengorganisasian, pengarahan, koordinasi sampai pada kontroling di usaha industri tempe Sido Makmur. Secara fisik, proses produksi tempe pada usaha Sido Makmur mulai dari pencucian, perendaman, penggilingan, pengkukusan, pendinginan, pencampuran ragi, pembungkusan, pelubangan, meletakkan pada rak agar terjadinya fermentasi, setelah itu siap di pasarkan. Secara ekonomis, pendapatan yang diperoleh selama 1 periode (Januari 2010 sampai dengan Januari 2012) pada usaha industri tempe Sido Makmur dengan penerimaan sebesar Rp. 1.407.080.000 dan rata-rata penerimaan tiap bulannya sebesar Rp.390.855.556, biaya produksi sebesar Rp. 629.512.500 dan rata-rata biaya produksi tiap bulanyanya sebesar Rp. 17.486.458, sehingga Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp.780.075.000 dan rata-rata keuntungan tiap bulannya sebesar Rp. 21.668.750. Usaha industri produksi tempe Sido Makmur telah layak secara teknis, fisik, serta ekonomis untuk terus dikembangkan. Kata Kunci: Manajemen produksi, kelayakan teknis, kelayakan ekonomi
PRODUKTIVITAS TERNAK SAPI BALI PADA SISTEM PENGGEMBALAAN DI KABUPATEN HALMAHERA TIMUR (Productivity of Bali Cattle on Grazing Systems in East Halmahera District) Gunawan Gunawan
SAINTIFIK@ Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.998 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v1i1.884

Abstract

Sapi Bali merupakan jenis sapi lokal yang banyak dipelihara di Indonesia. Sebagian besar Sapi Bali dipelihara masih secara tradisonal dengan memanfaatkan lahan-lahan yang memiliki sumber hijauan atau padang penggembalaan yang berkualitas. Salah satu sumber pakan hijauan yang penting adalah padang penggembalaan alami. Penelitian ini bertujuan untuk pendugaan produktivitas ternak Sapi Bali jantan dan betina yang dipelihara di padang penggembalaan di Kabupaten Halmahera Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternak sapi jantan dan betina yang ada di Kecamatan Wasile memiliki ukuran tubuh seperti panjang badan sebesar 126.2 + 1.30-115.8 + 130 cm, tinggi badan 122.8 + 1.10-111.2 + 6.26 cm, lingkar dada 180.4 + 0.894-143.8 + 1.64 cm dan bobot badan 280.65 + 2.343-184.76+ 4.305 kg berbeda nyata (P<0.05) lebih kecil daripada yang ada di Kecamatan Wasile Timur memiliki ukuran badan seperti panjang badan 143.6 + 2.61 - 120 + 1.58 cm, tinggi badan 127.2 + 1.64-116.4 + 1.95 cm, lingkar dada 187.2 + 1.92-156.6 + 4.72 cm, dan bobot badan sebesar 336.86 + 90.014-218.29+ 12.372 kg. Kata Kunci:  produktivitas, peternakan, sapi bali, halmahera timur, morfologi
PENGAMATAN PENYAKIT KERING CENGKEH DI KOTA TERNATE Sarni Sarni
SAINTIFIK@ Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.607 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v1i1.890

Abstract

Cengkih merupakan salah satu komoditi penting Indonesia dan memiliki banyak manfaat. Kejadian El-Nino di Dunia, turut memberikan pengaruh terhadap siklus reproduksi, serta pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, termasuk tumbuhan komoditi cengkih yang menjadi unggulan di Indonesia bagian timur. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi serangan penyakit mati pucuk di lapangan dan mengetahui pengaruh praktek-praktek budidaya serta kemungkinan penyebab penyakit mati pucuk pada tanaman cengkih. Penelitian dilakukan secara deskripsif kuantitatif, menggunakan metode survey. Pengamatan dilakukan pada lahan cengkih milik warga yang terserang gejala. Setiap lahan cengkih, diamati 50 Tanaman yang berada di lahan tersebut, juga diamati sistem budidaya, keadaan tanaman, dan lingkungan tempat tumbuhnya. Dihitung juga tingkat serangan penyakit pada cengkih. Hasil pengamatan menunjukkan, Serangan penyakit mati pucuk pada kategori kondisi serangan sedang di Togafo (14%) dibandingkan di Gambesi (20%), sedangkan paling rendah di daerah Marikurubu. Persentase serangan penyakit mati pucuk pada kondisi serangan terbanyak terlihat di lokasi tanpa naungan dan terkena sinar matahari langsung, sedangkan untuk kondisi lingkungan yang ternaungi dan banyak terdapat tanaman lain, pohon yang menunjukkan gejala hanya sedikit. Kata Kunci: cengkih, penyakit kering, kota ternate, komoditi, zanzibar
IDENTIFIKASI TINGKAT PENGETAHUAN DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK PETANI SAYUR DI KOTA TERNATE Mardiyani Sidayat
SAINTIFIK@ Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.862 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v1i1.885

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian mandiri, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan aplikasi pupuk organik petani sayur (sawi, bayam dan kangkung) dimana, diharapkan informasi yang diperoleh akan dapat membantu pengembangan  kedepan menyangkut kegiatan pertanian organik pada komoditas sayuran dalam menunjang program pertanian organik yang dicanangkan kementerian pertanian dalam mendukung ketersediaan pangan yang sehat, dan aman dikonsumsi sekaligus menjaga keberlangsungan daya dukung ekologis lahan. Penelitian ini dilaksanakan di 5 Kelurahan dalam 3 Kecamatan di Kota Ternate yang merupakan daerah sentra produksi sayuran ini dengan jumlah responden sebanyak 62 orang. Pengambilan Data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara dengan kuesioner berstruktur pada responden yang dipilih secara purposif.  Data ini kemudian dikuantifikasikan untuk pembagian kategori tinggi, sedang dan rendah serta tidak mengetahui dan/atau menerapkan sama sekali. Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwa terdapat petani sayur laki-laki  (67,74%) dan petani sayur wanita (32,26%) dengan berada pada kategori umur produktif antara 25-55 tahun (90,32%) yang mayoritas memiliki tingkat pendidikan akhir adalah SMA (87,10%). Kegiatan usahatani sayur dilakukan pada lahan sempit antara 0,1 sampai 0,2 ha (91,93%) dimana lahan usahataninya berlokasi di pekarangan dan/atau dekat dengan rumah tinggal (<500 meter) dengan sistem monokultur dan sebagian besar dikelola pada lahan dengan status pinjaman (82,83%). Tingkat pengetahuan dan aplikasi responden terhadap pupuk organik termasuk dalam kategori sedang (69,35%), dimana; (1) petani memperoleh pengetahuan pupuk organik (jenis pupuk, penggunaan, waktu penggunaan dan komposisi serta manfaat pupuk) dari rekan sesama petani, PPL pertanian dan suplier lokal; (2) Petani sudah menggunakan pupuk organik bokashi (kotoran unggas) dan pupuk hijau secara reguler per musim tanam sejak tahun 2008; (3) Petani menggunakan pupuk organik cair secara periodik disesuaikan dengan kebutuhan; (4)Petani responden yang tidak memiliki pengetahuan dan tidak menggunakan pupuk adalah kelompok petani yang baru mengelola usahataninya dibawah satu tahun, lahannya terpisah dan/atau tidak bekerja secara kelompok (dalam hamparan yang sama dengan petani lainnya). Kata Kunci: Petani sayur, pupuk organik

Page 1 of 1 | Total Record : 8