cover
Contact Name
Verna A. Suoth
Contact Email
vernaalbert@gmail.com
Phone
+628124757878
Journal Mail Official
mipa.unsrat.online@gmail.com
Editorial Address
EDITOR IN CHIEF Gerald H. Tamuntuan, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia MANAGING EDITOR Verna A. Suoth, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Audy Wuntu, Fakultas MIPA Univesitas Sam Ratulangi BOARD OF EDITOR Nio Song Ai, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Nelson Naingolang, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal MIPA
ISSN : -     EISSN : 23023899     DOI : https://doi.org/10.35799/jmuo.10.2.2021.33592
Core Subject : Science, Education,
Jurnal MIPA menjadi sarana publikasi bagi akademisi dan peneliti. Jurnal MIPA mempublikasikan artikel hasil penelitian di bidang : Matematika Fisika Biologi Kimia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2023)" : 7 Documents clear
Identifikasi Karakteristik Bio-Fisik Habitat Peneluran Penyu di Pulau Bunaken – Taman Nasional Bunaken Kezia Melania Clara Tiwa; Sendy Beatrix Rondonuwu; Hanry Jefry Lengkong; Eko Wahyu Handoyo
Jurnal MIPA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.v12i1.43003

Abstract

Bunaken Island is one of the islands in Manado City, North Sulawesi Province which is one of the turtle nesting areas and has been designated as a Bunaken National Park Conservation Area. Turtles are protected animals based on Government Regulation No. 7 of 1999 concerning the preservation of plant and animal species and Government Regulation No. 8 of 1999 concerning the use of wild plant and animal species. Beach characteristics are an option for turtles in determining nesting locations. Research on the bio-physical characteristics of turtle nesting habitats on Bunaken Island for conservation efforts so that the conditions of turtle nesting habitats are maintained. The method used in this research is descriptive exploratory method. With bio-physical parameters consisting of measurements of beach width, temperature, humidity, sand texture, beach slope, coastal vegetation and the presence of predators. The results showed that stations 1 and 3 correspond to turtle nesting habitats with an evaluation value obtained of 100%. As for station 2 with an evaluation value of 73.33%, which means it is quite appropriate and the station has a limit that can be tolerated. 
Pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Untuk Meningkatkan Produksi Padi Gogo Dan Jagung Dalam Sistem Tumpang Sari Olivia Komansilan; Jeanne Martje Paulus; Johannes E.X Rogi
Jurnal MIPA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.v12i1.43186

Abstract

Pemanfaatan PGPR pada sistem tanam tumpang sari padi gogo dan jagung diharapkan mampu membantu tanaman menyerap usnsur hara dengan lebih efisien sehingga upaya peningkatan produksi  tanaman  yang lebih  ramah lingkungan  dapat tercapai. Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh pemberian PGPR bagi peningkatan produksi padi gogo dan jagung pada system tumpangsari serta mengetahui nilai kesetaraan lahan pada sistem tumpangsari padi gogo dan jagung setelah diberikan aplikasi PGPR dengan konsentrasi yang berbeda yaitu K1= 5 ml/liter, K2 = 10 ml/liter dan K3 = 15 ml/liter. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 9 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 27 petak percobaan. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah benih padi gogo, jagung hibrida, dan PGPR. Alat yang digunakan mencakup cultivator, cangkul, sabit, meteran, jangka sorong, hand sprayer, tali dan alat pendukung lainnya. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa perlakuan PGPR dengan konsentrasi 5 ml/liter, 10 ml/liter, 15 ml/liter pada tanaman padi gogo hanya berpengaruh nyata pada jumlah anakan produktif pada sistem tumpangsari namun tidak berbeda nyata pada variable yang lain pada tanaman padi gogo maupun jagung. Hasil terbaik terlihat pada pemberian konsentrasi PGPR 15 ml/liter. Nilai kesetaraan lahan didapati bahwa pada perlakuan PGPR konsentrasi 5 ml/liter NKL : 1,26, konsentrasi 10 ml/liter NKL: 1,16, sedangkan konsentrasi 15 ml/liter NKL : 1,21.
Determinasi Nilai SPF Gel Ekstrak Etanol Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Secara In Vitro dan Uji Iritasi secara In Vivo. Jainer Pasca Siampa; Weny Indayany Wiyono; Julianri Sari Lebang
Jurnal MIPA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.v12i1.43624

Abstract

Cinnamon extract gel has been shown to have strong antioxidant effectiveness making it a candidate for sunscreen. One of the parameters to determine the ability of sunscreen to protect the skin is through the calculation of the SPF value. This study aimed to determine the SPF value in vitro using the UV-Vis spectrophotometry method. The results showed that the cinnamon extract gel had an average SPF value of 5.301 ±0.080. Based on these results, it was concluded that the Gel had activity as sunscreen with moderate protection category.
Stabilitas Fisik Krim Ekstrak Kulit Buah Alpukat Dengan Variasi Perbandingan Asam Stearat dan Trietanolamin Karlah Lifie Riani Mansauda; Surya Sumantri Abdullah; Ryan Irwanto Tunggal
Jurnal MIPA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.v12i1.44221

Abstract

Karakteristik emulsi krim dipengaruhi oleh suhu, kecepatan agitasi, waktu, tekanan dan surfaktan. Variasi emulgator seperti asam stearat dan trietanolamin (TEA) dapat mempengaruhi stabilitas krim. Tujuan penelitian yaitu menguji kestabilan fisik krim M/A ekstrak kulit alpukat dengan variasi kombinasi asam stearat dan TEA sebagai emulgator. Kulit buah alpukat diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut aseton 70%, kemudian diformulasikan menjadi sediaan krim m/a dan diuji stabilitas fisiknya pada penyimpanan selama 4 minggu dalam suhu rendah (4±2ºC), suhu kamar (25±2ºC), dan suhu tinggi (40±2ºC) juga uji stabilitas sentrifugasi. Hasil penelitian menunjukkan sediaan F3 dan F4 tidak menunjukkan adanya perubahan pada uji organoleptik dan homogen setelah 4 minggu, memenuhi syarat uji pH, daya sebar dan daya lekat serta tidak ada pemisahan fase setelah uji sentrifugasi sedangkan F1 dan F2 mengalami perubahan pada uji organoleptik dan tidak memenuhi syarat pH. Berdasarkan hasil penelitian sediaan krim, F3 dan F4 merupakan krim yang stabil secara fisik.
Aplikasi Sistem Irigasi Tetes Berbasis Mikrokontroler Arduino dalam Budidaya Tanaman Pakcoy (Brassica rapa l.) Rijuniansi Grishella Rishelbi Silitonga; Daniel Peter Mantilen Ludong; Meicsy Eldad Israel Najoan
Jurnal MIPA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.v12i1.43642

Abstract

The purpose of this study was to examine the application of a drip irrigation system based on an Arduino microcontroller in the cultivation of pakcoy (Brassica rapa l.) and the development of pakcoy plant growth, which included plant height and mass/weight of pakcoy plants. The data or information gathered during the study was classified based on the research objectives, observed using experimental methods, and processed using quantitative descriptive analysis. In this study, the microcontroller has passed the testing stages, including soil moisture sensor V1.2, ultrasonic sensor, DHT11 sensor, and GY-49 lux light sensor, which are working well so they can be implemented. The application of the Arduino microcontroller-based drip irrigation system using a soil moisture sensor works to detect based on the determined soil moisture limit value, namely the 60% setting point limit. Plant growth using a drip irrigation system based on a microcontroller resulted in plant height with an average value of 19.60 cm/plant and a mass weight of pakcoy plant yielding a total average harvest of 48.2 g/plant.
Efek Pemberian Ekstrak Buah Salak (Salacca zalacca) dalam menurunkan kadar glukosa darah pada tikus model Diabetes melitus Olvie Syenni Datu; Julianri Sari Lebang; Elly Juliana Suoth
Jurnal MIPA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.v12i1.44267

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic disease characterized by elevated blood glucose levels. Diabetes Mellitus is a global disease that affects 536.6 million people in the world and is predicted to increase to 643 million people in 2030 and 783.2 million people in 2045. Snake fruit is one of the fruits in North Sulawesi that has the potential to be developed. be an alternative to treatment. The aims of this study is was to examine the effect of snake fruit extract in rats with diabetes mellitus model. The study used 5 groups, negative control group was given NaCMC solution, the positive control group was given metformin and the treatment group was given snake fruit extract with concentrations of 10%, 20% and 40%. The parameters observed in this study were body weight and blood glucose profile. The study showed that the administration of snake fruit extract had a significant effect on blood glucose profiles and body weight with p < 0.05 and there were significant differences between each treatment group both in the glucose profile parameters and body weight of rats.
Sebaran Akuifer di Kelurahan Watudambo Provinsi Sulawesi Utara dengan Menggunakan Metode Eksplorasi Geolistrik Resistivitas As'ari As'ari; Meidy Rosalie Pulu; Handy Indra Regain Mosey; Seni Herlina Juita Tongkukut; Verna Albert Suoth
Jurnal MIPA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.v12i1.44939

Abstract

Penelitian potensi sebaran air tanah dilakukan di Kelurahan Watudambo Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara dengan menggunakan analisis pengukuran metode geolistrik resistivitas  konfigurasi dipol-dipol. Akuisisi data dilakukan pada 2 lintasan pengukuran. Panjang tiap lintasan 480 meter dan jarak spasi tiap elektroda adalah 10 meter. Data diolah menggunakan sofware Res2dinv. Berdasarkan pemodelan 2D nilai resistivitas yang didapat dominan sebesar ≤ 292 pada kedua lintasan sepanjang 480 m yang diinterpretasikan sebagai batuan pasi, lempung dan alluvium. Sebaran akuifer diidentifikasi dengan nilai resistivitas sebesar ≤ 57 Ωm pada kedua lintasan. Pada lintasan 1 terdapat 5 titik akuifer yang berada pada kedalaman 3-70 meter dari permukaan tanah dan diestimasi akuifer yang memiliki cadangan volume air tanah terbesar pada akuifer 3. Pada lintasan 2 terdapat 4 titik akuifer pada kedalaman 5 – 70 meter dari permukaan tanah dan akuifer 3 diestimasi memiliki cadangan volume air terbesar.

Page 1 of 1 | Total Record : 7