cover
Contact Name
Astri Siti Fatimah
Contact Email
astrisitifatimah36@gmail.com
Phone
+6285220601621
Journal Mail Official
stia.tasikmalaya@yahoo.co.id
Editorial Address
Jalan Raya Palka Km 3, Sindangsari, Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten 42163, Indonesia. Telepon: Telp: (0254) 280330 ext. 228, Email: jap@untirta.ac.id
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik (JAP)
ISSN : 20878923     EISSN : 25499319     DOI : http://dx.doi.org/10.31506/jap.v4i1
Core Subject : Social,
Industri kecil memiliki peranan strategis dalam perdagangan nasional hal ini karena proporsi usaha skala kecil mempunyai daya serap tenaga kerja yang sangat besar. Kota Tasikmalaya memiliki banyak sumber daya yang dapat dikembangkan, baik industri bordir, makanan atau kerajinan. Industri Kecil Menengah telah terbukti mampu menghasilkan berbagai komoditas, lokal maupun pasar internasional, tetapi daya saing dari produk yang dihasilkan pengusaha tersebut belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh koordinasi dengan pengembangan industri kecil produk usaha kerajinan tangan dan bordir di Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh koordinasi terhadap pengembangan industri kecil produk usaha kerajinan tangan dan bordir sebesar 29,7 % sedangkan 70,3 % disebabkan oleh faktor lain.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK" : 7 Documents clear
PENGEMBANGAN KAPASITAS KELEMBAGAAN PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT MANDIRI, BERDAYA SAING DAN INOVATIF (GEMA MADANI) DI KOTA TASIKMALAYA Astri Siti Fatimah
Jurnal Administrasi Publik Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.865 KB) | DOI: 10.31506/jap.v9i2.4761

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah pengembangan kapasitas kelembagaan Program Gerakan Masyarakat Mandiri, Berdaya Saing Dan Inovatif (Gema Madani) yang merupakan salah satu program unggulan sesuai dengan visi Pemerintah Kota Tasikmalaya, kenyataannya masih terdapat beberapa kelemahan dalam tata kelola lembaga yang belum sesuai dengan aturan, perubahan regulasi yang menunjukkan perubahan tugas, pokok dan fungsi pemberdayaan masyarakat dimana leading sector Program Gema Madani saat ini bukan lagi pada bidang tetapi pada sub bagian. Hal yang ingin diteliti lebih mendalam adalah bagaimanakah pengembangan kapasitas kelembagaan Program Gema Madani di Kota Tasikmalaya agar efektif dan efisien. Penelitian ini berangkat dari proposisi pengembangan kapasitas kelembagaan pada dasarnya mengelola suatu tim kerja dalam mencapai tujuan organisasi yang efektif dan efisien. Adapun dimensi-dimensi pengembangan kapasitas kelembagaan Program Gema Madani di Kota Tasikmalaya berdasarkan pada pengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi dan reformasi kelembagaan. Informan yang dilibatkan dalam penelitian ini meliputi: unsur pemerintah daerah dan unsur masyarakat. Sedangkan metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI KABUPATEN SUBANG Zaenal Hirawan; Entang Adhy Muhtar; Asep Sumaryana; Josy Adiwisastra
Jurnal Administrasi Publik Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.841 KB) | DOI: 10.31506/jap.v9i2.4762

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah pembangunan perumahan yang tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah sehingga menggerus lahan pertanian ditambah dengan daya beli masyarakat atas perumahan masih minim. Adapun tujuan penelitian yaitu mengekplorasi tentang pembangunan perumahan di Kabupaten Subang dilihat dari berbagai aspek yang berkaitan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kabupaten Subang merupakan daerah yang secara geografis terbagi kedalam 3 bagian wilayah, yakni wilayah selatan, wilayah tengah dan wilayah utara. Pembagian wilayah diarahkan sebagai bentuk pengembang berdasarkan potensi yang tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2011-2031. Diindikasikan dalam pelaksanaanya masih belum sesuai dengan aturan yang diamanatkan. Metode yang digunakan adalah deskriprtif kualitatif, dengan sumber data primer dan sekunder. Sementara itu, analisis data menggunakan analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan pembangunan perumahan di Kabupaten Subang belum dapat dijalankan disebabkan RTRW belum dapat merefleksikan fungsi lahan dimasa yang akan datang. Ditambah belum adanya derivate kebijakan dari RTRW. Namun dari sisi lain, akses infrastruktur sebagian masyarakat menjadi lebih terbuka. Pelaksanaan pengawasan, pengendalian pemberian rekomendasi kepada SKPD yang diberikan wewenang dalam pemberian izin belum dilakukan dengan baik oleh pemerintah daerah, kemampuan daya beli masyarakat masih rendah untuk memenuhi kebutuhan primer. Pendidikan, lapangan usaha dan budaya masyarakat Subang, masih jauh dari akses dan daya tarik untuk mendapatkan hunian layak yang dikembangkan oleh pihak pengembang. Namun ada beberapa masyarakat yang terserap dalam dunia usaha baik itu industri pengolahan dan industri jasa. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa implementasi kebijakan pembangunan perumahan di Kabupaten Subang tidak sesuai dengan RTRW 2011-2031 hal ini disebabkan masih adanya persoalan yang terkait dengan pelaksanaan dilapangan, bahwa implementasi kebijakan tidak sesuai dengan peraturan daerah dan tidak didukung dengan RDTR dan peraturan zoning, masih terdapat kelemahan-kelemahan yang berasal dari penyelenggara dan pelaksana kebijakan.Kata kunci : Implementasi kebijakan, Pembangunan Perumahan, Rencana Tata Ruang Wilayah
KUALITAS PELAYANAN BPJS di RSU. SILOAM KUPANG Hendrik Toda; Ira Irawati; Oekan Obdoellah; Tachjan Tachjan
Jurnal Administrasi Publik Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.677 KB) | DOI: 10.31506/jap.v9i2.4763

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan fenomena sosial terkait kualitas pelayanan bagi pasien rawat inap peseta BPJS di RSU. Siloam Kupang. Hasil penelitian menunjukan Dimensi tangible terkait penampilan dokter dan perawat, tampilan fasilitas fisik, fasilitas penunjang lainnya sudah baik hanya saja suasana di ruangan dan sekitar halaman ruangan rawat inap yang sangat nyaman bagi pasien. Dimensi reliability sudah cukup baik di buktikan dengan kemampuan tenaga medis memberikan pelayanan dengan cepat pada saat pasien membutuhkan hanya saja ada beberapa keluhan dari pasien kepada dokteer spesialis yang seringkali datang pada siang hari. Dimensi Responsivennes dimana kemampuan tenaga kesehatan sanggup merespon keluhan pasien pada saat penanganan pertama sampai tindakan di ruang rawat inap. Dimensi assurance jaminan pelayanan berkaitan dengan ketersedian tenaga medis yang cukup banyak tetapi tidak sebanding dengan jumlah pasien. Mengingat jumlah pasien yang menggunakan jasa di RSU. Siloam cukup banyak bukan saja pasien BPJS tetapi ada juga pasien umum dan pasien yang menggunakan asuransi lainnya. Dimensi empaty dimana pelayanan yang diberikan melalui nilai-nilai rumah sakit dengan tidak membeda-bedakan status sosial pasien.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Pasien Rawat Inap, Peserta BPJS. RSU. Siloam
ANALISIS PEMBENTUKAN DAN PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA ROTI GULACIR DI DESA SUKABARES KECAMATAN WARINGIN KURUNG KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN Rahmawati Rahmawati; Maulana Yusuf
Jurnal Administrasi Publik Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.58 KB) | DOI: 10.31506/jap.v9i2.4758

Abstract

Badan Usaha Milik Desa merupakan amanat yang tertuang dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Sejalan kewenangan ekonomi yang dimiliki oleh desa, pemerintah desa dapat mendirikan dan mengelola BUMDesa dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat desa sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan dan pengembangan BUMDesa di Desa Sukabares. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informan penelitian antara lain perangkat desa, tokoh masyarakat, pelopor usaha roti gulacir. Desa Sukabares memiliki pangan local khas kampung gulacir yaitu roti gulacir. Produk panganan tersebut masih bersifat usaha rumah tangga dengan pemasaran di sekitar wilayah Serang dan Cilegon. Permintaan panganan roti gulacir tersebut cukup tinggi terutama pada saat menjelang hari raya idulfitri. Pengemasan yang masih sederhana dan pekerja berasal dari kerabat dekat membuat usaha roti gulacir tertutup untuk dikembangkan lebih besar lagi. hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa sudah melakukan kesepakatan melalui rembug desa dengan memngundang perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, pelaku usaha dan anggota PKK untuk mendirikan BUMDesa tiga tahun ke depan yaitu 2021, sehingga belum adanya surat keputusan yang mengatur mengenai anggaran dasar, aturan kerjasama dengan pihak lain dan rencana pengembangan desa. Pengembangan dan pengelolaan BUMDes roti gulacir baru bisa dilaksanakan pada tahun 2021 karena desa masih memproritaskan pembangunan fisik (infrastruktur) terlebih dahulu. Dari sisi pengusaha roti gulacir juga masih ada keengganan untuk mengembangkan lebih besar lagi usahanya dengan alasan menjaga rahasia usaha keluarga. Rekomendasi penelitian adalah desa dapat membentuk usaha berbentuk koperasi yang lebih menekankan pada pemasaran dan pelabelan produk panganan khas desa dan mewajibkan roti gulacir sebagai konsumsi dalam rapat-rapat di pemerintahan desa.Kata kunci : Badan Usaha Milik Desa, Roti Gulacir, Panganan khas local desa
REKRUTMEN TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA BANDUNG Mia Rosmiati; Asep Sumaryana; AD. Saefullah; Ahmad Buchari
Jurnal Administrasi Publik Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.119 KB) | DOI: 10.31506/jap.v9i2.4764

Abstract

This article is the result from dissertation research about open recruitment. Indonesia has been running several methods in employee‟s selection . According to UU No. 5 Year 2014 on State Civil Apparatus (ASN), in order to get a competent employee based on merit system, all district should held the open recruitment system. The purpose of this study is to determine the implementation of open recruitment for Leader Position (JPT) Pratama in BKD Bandung. Open recruitment conducted by the government of Bandung with BKD as an organizer institution, is part of a merit system where the aim is to obtain candidate who will headed an institution with competence, based on the existing rules in merit system.. But the fact showed there are still many things that have not been as expected. The method used is qualitative research design where in this study the author seeks to observe and reveal in depth what is happening in the field and will be more observed and explored the behavior of the object under investigation which includes examining the process undertaken by the Agency Bandung Regional Personnel who have implemented an open recruitment system. The results of this study indicate that some problems appeared as the findings of this research. The conclusion of this research is the implementation of open recruitment in Bandung city has been running well but there are some inputs that the author suggest as a recommendation to the government of Bandung in order to forwards the implementation of this open recruitment system can do more better.Keywords: Open Recruitment, Competent, Merit System
MANAJEMEN INOVASI OPEN DATA DALAM LAYANAN INFORMASI PUBLIK PADA PEMERINTAH KOTA BANDUNG Anne Friday Safaria; Entang Adhy Muhtar; Ira Irawati; Ida Widianingsih
Jurnal Administrasi Publik Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1782.728 KB) | DOI: 10.31506/jap.v9i2.4759

Abstract

Artikel ini merupakan hasil riset pelaksanaan inovasi open data dalam layanan informasi publik pada Pemerintah Kota Bandung, sebagai satu-satunya kota percontohan Open Data di Indonesia. Manajemen inovasi ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan Manajemen Perubahan model three steps Lewin yang dimodifikasi oleh Pugh dalam konteks pelayanan informasi. Riset ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengapa pelaksanaan inovasi Open Data belum efektif di pemerintah Kota Bandung, dan untuk menemukan konsep baru bagi pengembangan manajemen perubahan dan inovasi, khususnya di sektor publik.Kata kunci: Open Data, Inovasi, Informasi Publik, Manajemen Perubahan
IDENTIFIKASI POTENSI DAN MANAJEMEN PENCEGAHAN BENCANA INDUSTRI DI KOTA CILEGON PROVINSI BANTEN Pramudi Harsono; Suflani Suflani
Jurnal Administrasi Publik Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.378 KB) | DOI: 10.31506/jap.v9i2.4760

Abstract

Industrialisasi memiliki potensi yang besar dalam penerimaan PAD dan penyerapan tenaga kerja. Namun disatu sisi industri menyimpan potensi bencana, yang dapat mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat dan kerusakan lingkungan atau ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bencana yang ditimbulkan oleh industri di Kota Cilegon dan menganalisis dan mendeskripsikan pelaksanaan manajemen pencegahan bencana industri di Kota Cilegon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif . Data diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bencana industri berbeda-beda berdasarkan bidang usaha industri. Industri terbesar di Kota Cilegon adalah industri kimia (36%), sehingga potensi bencana industri terbesar adalah berasal dari industri kimia. Potensi bencana industri kimia dapat disebabkan oleh kegagalan industri seperti kebocoran zat kimia, infra struktur industri, meledaknya tabung reaktor, kebocoran gas, kebakaran, keracunan, radiasi, dan epidemi. Selain itu bencana industri disebabkan oleh bencana alam, seperti tsunami, gempa bumi, gunung meletus. Manajemen bencana untuk mencegah bencana industri di Kota Cilegon dilakukan secara terpadu oleh Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan pihak perusahaan pemilik industri. Manajemen bencana di Kota Cilegon meliputi mitigasi bencana, kesiapsiagaan, respon/daya tanggap dan pemulihan/recovery.Kata Kunci : Bencana , Industri, Manajemen

Page 1 of 1 | Total Record : 7