cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
JURNAL ENGGANO
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 26155958     EISSN : 25275186     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Enggano is published twice a year, in April and September, and contains a mixture of academic articles and reviews on all aspects of marine science and fisheries.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2021)" : 14 Documents clear
KAJIAN FENOMENA MASCARENE HIGH TERHADAP KEJADIAN GELOMBANG TINGGI DI PERAIRAN SELATAN JAWA SELAMA PERIODE MONSUN TIMURAN Maulydia Andis Andini
JURNAL ENGGANO Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.6.1.147-164

Abstract

Indonesia merupakan benua maritim yang memiliki panjang garis pantai lebih dari 100.000 km. Pada daerah sepanjang pesisir pantainya berpeluang mengalami ancaman bencana alam seperti gelombang tinggi dan tsunami. Gelombang tinggi yang disertai tiupan angin kencang adalah suatu ancaman paling dominan yang terjadi di selatan Indonesia khususnya di perairan selatan Jawa. Adanya fenomena Mascarene High atau yang didefinisikan sebagai daerah bertekanan tinggi di wilayah Pulau Mascarene sedangkan di wilayah lain bertekanan cukup rendah merupakan pembangkit angin kencang yang terjadi. Pada periode monsun timuran (Juni, Juli, dan Agustus) tahun 2016 – 2018 terjadi puncaknya fenomena tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui mekanisme perambatan gelombang serta mengetahui perubahan gelombang di wilayah perairan selatan Jawa yang disebabkan oleh Mascarene High. Penelitian ini menggunakan data berupa data reanalisis dengan parameter kelautan yang terdiri dari data rata-rata harian tinggi gelombang signifikan (SWH), tinggi swell signifikan serta anomali tinggi muka laut (SLA) dari CMEMS dan parameter cuaca yang terdiri dari rata-rata harian data angin permukaan serta mean sea level pressure (MSLP) dari ECMWF. Model penelitian yang digunakan yakni secara kualitatif dengan melakukan pendekatan analisis spasial dan analisis deret waktu untuk melihat visualisasi sebaran parameter kelautan dan cuaca pada saat terjadinya fenomena Mascarene High. Hasil penelitian menunjukkan anomali posisi spasial Mascarene High yang berpindah ke bagian timur Samudera Hindia. Hal tersebut menimbulkan adanya perpindahan angin permukaan berkecepatan tinggi yang persisten dan membangkitkan gelombang tinggi yang menjalar dan mengarah ke selatan Indonesia. Perubahan gelombang di wilayah perairan selatan Jawa mengalami kenaikan tinggi muka laut signifikan melebihi normalnya hingga dua kali lipat menjadi 3 – 5 meter. Waktu proses penjalaran, puncak kejadian, hingga proses punahnya gelombang tinggi masing-masing terjadi selama 1 – 2 hari.
KONDISI PARAMETER FISIKA DAN KIMIA PERAIRAN TELUK BENOA, BALI Ni Made Ernawati; I Wayan Restu
JURNAL ENGGANO Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.6.1.25-36

Abstract

Teluk Benoa merupakan tempat bermuaranya beberapa sungai dan terdapat berbagai kegiatan seperti kegiatan industri, perdagangan, dan pariwisata yang berpotensi menyebabkan terjadinya pencemaran di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi parameter fisika dan kimia perairan Teluk Benoa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 2 kali pada 5 titik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa parameter yang melebihi baku mutu yaitu kekeruhan, TSS, fospat, dan nitrat.
IDENTIFIKASI MOLEKULER SIRIP IKAN HIU MENGGUNAKAN GEN MITOKONDRIA CYTOCHROME C OXYDASE SUBUNIT I (COI) YANG DIDARATKAN DI PESISIR KABUPATEN BANGKA SELATAN Okto Supratman; Siti Aisyah; Thania Thania; Okto Supratman; Ahmad Fahrul Syarif; Anggraeni Anggraeni
JURNAL ENGGANO Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.6.1.99-109

Abstract

Usaha perikanan hiu yang menjanjikan di negara Indonesia ini menjadikan nilai produksi hiu terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurut catatan FAO, Indonesia berada diposisi teratas yang banyak memproduksi hiu setiap tahunnya. Tingginya aktivitas penangkapan hiu berpengaruh besar terhadap populasi yang memengaruhi keseimbangan ekosistem laut, khususnyadi perairan Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi sirip ikan hiu secara molekuler dengan menggunakan gen mitokondria cytochrome c oxydase subunit I (COI) yang didaratkan di pesisir Kabupaten Bangka Selatan. Metode penelitian terdiri dari tiga tahap: pengumpulan sampel sirip ikan hiu, identifikasi molekuler (mtDNA gen Cytochrome Oxidase Subunit 1/COI), analisis filogenetik dan status konservasi ikan hiu. Hasil pencocokan karakter nukleotida gen COI dilakukan dengan menggunakan program BLAST yang terintegrasi pada laman GenBank dan menunjukkan bahwa kode sampel MSPUBB_HC_01 memiliki tingkat kemiripan 100% dengan spesies Chiloscyllium punctatum, MSPUBB_HK_02 dan MSPUBB_HS_03 masing-masing memiliki tingkat kemiripan 99.80% dan 99.69% dengan spesies Carcharhinus sealei.Jika ditinjau dari data IUCN Red List, spesies Chiloscyllium punctatumdan Carcharhinus sealeimasuk dalam kategori Near threatened(Hampir Terancam).
HUBUNGAN INDIAN SUMMER MONSOON INDEX DENGAN OCEAN HEAT CONTENT DAN INDIAN SUMMER MOONSON RAINFALL DI ARABIAN SEA MINI WARM POOL Mukti Dono Wilopo
JURNAL ENGGANO Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.6.1.%p

Abstract

            Wilayah Arabian Sea Mini Warm Pool (ASMWP) merupakan wilayah yang terletak di tenggara Laut Arab dimana pada pre-summer monsoon SPL sangat hangat melebihi 30oC. ASMWP diketahui memiliki pengaruh terhadap Indian summer monsoon di Asia namun pengaruhnya terhadap parameter lain perlu diinvestigasi. Pada studi ini akan dibahas pengaruh Indian Summer Monsoon terhadap Ocean Heat Content(OHC) di ASMWP dan Indian Summer Monsoon Rainfall (ISMR) di India serta hubungan OHC dan Net Heat Flux (NHF) terhadap ISMR pada periode 1955-2006. Indian Summer Monsoon Index (ISMI) diperoleh dari selisih antara anomaly kecepatan angin zonal pada tekanan 850 mb (U850) di 40-80o BT, 5-15o LU dengan 70-90o BT, 20-30o LU. Untuk menghitung OHC digunakan integrasi vertikal suhu dari kedalaman 0 – 700 meter. Awal periode didominasi nilai ISMI positif dan pada akhir 2000an hingga 2010an pola ISMI berubah menjadi negatif. Hubungan antara ISMI dengan ISMR menunjukkan adanya korelasi positif pada semua periode pengamatan, namun hubungan ini melemah pada periode 1995-2004. Pada periode 1995-2004 selain ISMI, OHC700 dan NHF, ada faktor lain yang lebih berpengaruh terhadap ISMR. Hubungan antara OHC700 di ASMWP dengan ISMR menunjukkan bahwa penurunan OHC700 pada periode pengamatan akan terjadi penurunan ISMR. Penguatan konveksi di ASMWP mengakibatkan pergeseran konveksi dari daratan India ke selatan yang mengakibatkan pelemahan jet stream timuran tropis sehingga ISMR menurun.a 

Page 2 of 2 | Total Record : 14