cover
Contact Name
Muhammad `Ainul Yaqin
Contact Email
ayaqin28@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalalqodiri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
ISSN : 22524371     EISSN : 25988735     DOI : -
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qodiri Jember. Jurnal ini memuat kajian-kajian pendidikan, Sosial dan Keagamaan. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Agustus. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya yang belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Naskah diketik dengan spasi 1,5 cm pada kertas ukuran A4 dengan panjang tulisan antara 20-25 halaman, 7000-9000 kata. Naskah yang masuk dievaluasi oleh dewan redaksi dan mitra bestari.
Arjuna Subject : -
Articles 516 Documents
Managemen Pembelajaran PAKEM di Lembaga TANOKER Kecamatan Ledokombo Qiptiyah, Titin Mariatul
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PAKEM learning originates from the concept of student-centered learning and learning is fun, so that students have the motivation to always learn without instructions and they don't have feelings of heaviness and fear. Thus, the aspect of fun is learning and motivating the students should do exploration, active creation and experiment continuously in the learning process is a significant aspect of the PAKEM learning process. The results showed that: 1) PAKEM Lesson Planning in Tanoker Kec. Ledokombo is not the same as the existing planning in schools that uses a syllabus or lesson plan. However, the planning is in the form of an agenda designed in an institutional meeting and implemented within the next month. This plan puts forward the goals and results of planning. Planning made not only with the ideas of the mentors, but the assisted students also have the opportunity to give ideas and wishes about the implementation planning they want to carry out. 2) Implementation of PAKEM Learning at the Tanoker Kec. Ledokombo is very clear from the various activities carried out, each activity is never separated from a game and the assistants stimulate the participants to be hyper active, creative and make all activities fun so that they can participate in activities from beginning to end, therefore the participants The assistant also pays attention to the learning strategies and methods that will be used. 3) Evaluation of PAKEM Learning at the Tanoker Kec. Ledokombo is carried out at the end of each activity, conducting an evaluation in which there is an evaluation of the process when the activity takes place, an evaluation of the activity when the activity is over and an evaluation of the overall results of the activity when an institutional meeting is held to discuss activities that have been running for one month. Keywords: Learning Management, PAKEM
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dalam Meningkatkan Toleransi Beragama Siswa pada Jenjang Pendidikan Dasar Rizal, Syaiful
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract God sent down and created various religions on earth with the aim of saving people and their lives from damage. This diversity is not a barrier and a barrier for humans to do good, get to know and help, but as a treasure and a blessing so that human life is dynamic and not monotonous. The purpose of the Islamic Cultural History Subject is to develop education optimally through history, create and build young generations who emulate the struggles and achievements of Islamic heroes in defending and spreading Islam, and students take lessons from history and make history as a record in individuals for life. everyday life and use it in the present. Teachers who are actually at the forefront of teaching learning, especially religion teachers or teachers of Islamic cultural history, need to focus on the value of religious tolerance. Because in this world there is no single religion that teaches enmity between other religions, blames other religions and even judges other religions. everything teaches mutual respect and respect for each other's beliefs. Keywords: Islamic Cultural History, Religion, Tolerance
Tinjauan Yuridis Penerbitan Sertipikat Hak Atas Tanah Di Sempadan Sungai Serinjing Desa Jambu Kabupaten Kediri Kansil, Goenawan Jeheskiel
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki arti dan peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia terutama untuk pembangunan nasional. Kebutuhan atas tanah tersebut dapat menimbulkan beberapa permasalahan dalam pertanahan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pemerintah mewajibkan masayarakat untuk mendaftarkan tanahnya yang dilaksanakan dengan PP No. 24 Tahun 1997. Dimana dibagi menjadi 2 sistem pendaftaran tanah. Di desa Jambu pada tahun 2008 dilaksanakan PRONA. Cukup banyak masyarakat yang mendaftarkan tanahnya, termasuk warga yang menempati tanah disekitar Sungai Serinjing. Dari luas tanah yang tertera dalam sertipikat di sekitaran sungai seriniing hanya menyisakan jarak 3 meter saja dari tepi sungai sebagai garis sempadan. Seharusnya sungai Serinjing memiliki garis sempadan sungai dengan jarak 15 meter dari palung sungai. Selain itu semapadan sungai merupakan tanah yang hanya dapat dikuasai oleh Negara dan tidak dapat didaftarakan hak apapun. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah penerbitan sertipikat hak milik atas tanah di sempadan sungai Serinjing telah sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerbitan sertipikat hak milik atas tanah di sempadan sungai Serinjing. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerbitan sertipikat hak milik atas tanah di sempadan sungai Serinjing tidak sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan. Kesimpulannya pendaftaran tanah di Desa Jambu yang bertepatan di sempadan sungai Serinjing tidak sesuai dengan Peraturan Perundangan-undangan dimana sempadan sungai merupakan kawasan konservasi, Kata Kunci: Pendafataran Tanah, Sempadan Sungai.
Analisis Yuridis Pencantuman Klausula Baku Pada Perjanjian Kredit Pembiayaan Konsumen Bca Finance Terkait Perubahan Besarnya Suku Bunga Dan Cara Perhitungan Secara Sepihak Oleh Pelaku Usaha Mardalena, Uswatul Hanifah
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan Pasal 1313 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), perjanjian adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau lebih. Terdapat berbagai jenis perjanjian salah satu jenis perjanjian yang sering ditemui yaitu perjanjian yang dibuat secara tertulis dalam bentuk baku. Dalam kenyataannya kedudukan perjanjian baku ini dapat memberatkan salah satu pihak yaitu konsumen. Seperti yang terjadi dalam perjanjian kredit pembiayaan konsumen pada BCA Finance dimana dalam isi perjanjian tersebut terdapat satu klausula yang memberatkan pihak konsumen yang menyatakan bahwa tunduknya konsumen kepada peraturan yang berupa aturan baru, lanjutan dan/atau pengubahan lanjutan yang dibuat sepihak oleh pelaku usaha dalam masa konsumen memanfaatkan jasa yang dibelinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konflik norma yang terdapat pada Pasal 3 angka 3 perjanjian kredit pembiayaan konsumen BCA Finance dengan ketentuan pencantuman klausula baku yang terdapat dalam Pasal 18 ayat (1) Huruf g Undang-Undang Perlindungan Konsumen serta Pasal 22 ayat (3) Huruf f Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 1/POJK.07/2013 Tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan serta menganalisis bagaimana bentuk upaya hukum yang dapat ditempuh oleh konsumen selaku debitur terkait pencantuman klausula baku tentang perubahan secara sepihak oleh pelaku usaha pada perjanjian baku kredit pembiayaan konsumen BCA Finance berdasarkan hukum positif di Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pasal 3 angka 3 perjanjian kredit pembiayaan konsumen BCA Finance tidak sesuai dengan Pasal 18 ayat (1) Huruf g Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Pasal 22 ayat (3) Huruf f Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 1/POJK.07/2013 Tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan karena dalam perjanjian kredit pembiayaan konsumen tersebut telah mencantumkan klausula berupa perubahan secara sepihak oleh pelaku usaha, dan upaya hukum yang dapat ditempuh oleh konsumen yaitu melalui jalur litigasi maupun non litigasi. Kata Kunci : perjanjian, perjanjian baku, konsumen, pelaku usaha
Perkawinan Beda Agama Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia Setiarini, Laily Dwi
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan merupakan ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita untuk membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Setiap manusia memiliki hak untuk hidup berkeluarga dengan cara melangsungkan perkawinan sesuai dengan Pasal 28B ayat (1) Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945. Dalam perspektif hak asasi manusia, membentuk keluarga melalui perkawinan merupakan hak prerogatif pasangan calon suami dan istri yang sudah dewasa. Namun sayangnya, realitas ini menjadi dilematis jika dilakukan oleh pasangan beda agama. Polemik tentang Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang menjadi sorotan adalah Pasal 2 ayat 1. Dari Pasal 2 ayat (1) dapat disimpulkan bahwa undang-undang perkawinan menyerahkan sahnya suatu perkawinan dari sudut agama, jika suatu agama memperbolehkan perkawinan beda agama maka perkawinan agama boleh dilakukan tetapi jika suatu agama melarang perkawinan beda agama maka melakukan tidak boleh melakukan perkawinan beda agama. Oleh karena itu, perkawinan beda agama adalah perkawinan yang tidak sah menurut Undang-Undang Perkawinan. Kata Kunci: Perkawinan Beda Agama, Hak Asasi Manusia
Analisis Kesulitan Belajar Peserta Didik Membaca Al-Qur’an Pada Mata Pelajaran PAI Kelas X Sman 1 Pinrang Supriandi, Supriandi
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesulitan belajar membaca al-Quran yang dialami peserta didik dalam mata pelajaran PAI pada kelas X SMAN 1 Pinrang. Kemudian mendeskripsikan Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan peserta didik membaca al-Qur’an pada mata pelajaran PAI kelas X SMAN 1 Pinrang Penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis sebagai pendekatan utama dan dibantu dengan pendekatan keilmuan yaitu pendekatan pedagogis dan psikologis. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PAI dan peserta didik sebagai sumber data primer dan dokumen-dokumen sebagai sumber data sekunder. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data tersebut diolah dan dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data tersebut diuji keabsahannya dengan melakukan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kesulitan membaca al-Qur’an peserta didik bervariasi, ada yang kesulitan dalam pengucapan huruf sesuai makhraj, adapula yang mengalami kesulitan membaca ketika menyambungkan huruf dengan huruf hijaiyah yang lain. Serta sulit membaca al-Qur’an sesuai tajwid. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan peserta didik membaca al-Qur’an kelas X SMAN 1 Pinrang ada 2 yakni: faktor internal diantaranya rendahnya minat dan motivasi peserta didik dalam membaca al-Qur’an , tidak menyukai pembelajaran pendidikan agama islam. Sedangkan faktor eksternal diantaranya kurangnya perhatian keluarga, faktor sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai, latar belakang peserta didik yang berbeda, kemudian lingkungan yang kurang baik dalam hal ini pergaulan. Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Membaca Al-Qur’an, Pelajaran PAI.
Pertanggung Jawaban Pidana Pelaku Penangkapan Ikan Tanpa Surat Izin Usaha Perikanan Ditinjau Dari Undang-Undang Perikanan Priyono, Affrik
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak–Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pertanggungjawaban kapal atas ketiadaan surat ijin usaha perikanan berdasarkan Undang-Undang Perikanan. Terdakwa S telah melakukan tindak pidana “perikanan” berupa illegal fishing (pengkapan ikan dengan cara illegal) karena Surisman menggunakan alat penangkap ikan pukat harimau (trawl) yang merupakan jenis alat tangkapan yang dapat merusak keberlanjutan sumberdaya ikan dan dilarang untuk digunakan menangkap ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Mr. A yang merupakan pemiliki dari kapal penangkap ikan KM JHF 1336 T memberikan sarana yaitu kapal penangkap lengkap dengan alat-alat penangkap ikan yang melanggar Undang-Undang kepada Terdakwa Surisman untuk melakukan praktek illegal fishing. Kata Kunci: Surat Ijin Usaha Perikanan, Undang-Undang Perikanan, Illegal Fishing, Pukat Harimau.
Jaminan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Terhadap Sales Promotion Girls (SPG) Deadora, Gladys
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract There has been a change in the position of women who were originally only in the domestic sector, now turning to the public sector. Conditions in cities that are relatively more heterogeneous open opportunities for women to work in various fields, one of which being Sales Promotion Girls (SPG). In this study, the author explores how the SPG profile and exploitation experienced. This study uses a qualitative approach with observation, interview, and documentation techniques in taking data. Beautiful and attractive appearance is the main capital of this work. SPG in the cigarette industry or drinks are around 21-30 years old with working hours of around 5-7 hours per day. The reason for working in this field is that this field is light work and does not require high education, although on the other hand they only get low wages. Women in this work often experience physical exploitation in the form of sexual harassment and economic exploitation in the form of working hours until evening and the fulfillment of the rights of women workers such as safety factors and the right to leave. With conditions like this, the protection of women working in general and SPG in particular is very important to consider. Occupational Safety and Health (K3) is an effort to prevent accidents and occupational diseases. The goal is to provide occupational safety and health protection to create a safe, healthy workplace so as to minimize the possibility of the risk of accidents and illnesses at work, whether regulated in work agreements or in other regulations in the company. The formulation of the problem is (1) How is the Legal Protection for Occupational Health and Safety Guarantees for Sales Promotions Girls (SPG) reviewed from Law No. 13 of 2003 concerning Labor? The method used in this study is Normative. Keywords: Legal protection, occupational safety and health.
Tindakan AT Yang Membawa Senjata Tajam Berupa Pisau Badik Dalam Penerbangan Ditinjau Menurut Undang Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan Mulyono, Yonathan Dwiko
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Jaminan keselamatan merupakan salah satu tujuan utama, karenanya setiap orang dilarang melakukan tindakan melawan hukum (acts of unlawful interference) yang membahayakan keselamatan penerbangan dan angkutan udara menurut Pasal 344 huruf d UU No. 1 Tahun 2009 berupa: membawa senjata, barang dan peralatan berbahaya, atau bom ke dalam pesawat udara atau bandar udara tanpa izin yang membahayakan keselamatan penerbangan. Larangan tersebut disertai dengan suatu sanksi sebagaimana Pasal 436 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2009, yang menentukan: “Setiap orang yang membawa senjata, barang dan peralatan berbahaya, atau bom ke dalam pesawat udara atau bandar udara tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344 huruf d, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun”, Keamanan dan keselamatan penerbangan terancam oleh salah satu penumpang yang membawa senjata tajam tanpa izin, didasarkan atas informasi yang diterima oleh anggota Polisi Republik Indonesia (selanjutnya disingkat Polri), pada tanggal 3 April 2012, OT dan JD seorang anggota Polri yang bertugas di Bandara Pattimura mendapat informasi terdapat penumpang Pesawat Lion Air dari Jakarta ke Ambon membawa senjata tajam berupa badik. Setelah penumpang pesawat Lion Air turun menuju ke dalam Bandara Pattimura, OT dan JD mengamati setiap penumpang yang masuk ke dalam Bandara. OT dan JD mencurigai seorang penumpang, yang diketahui bahwa penumpang tersebut bernama AT dan kemudian membawa AT ke ruangan polisi Bandara Pattimura. Berdasarkan pembahasan dalam penelitian ini, mengenai tindakan AT yang membawa badik dalam penerbangan dapat dimintakan pertanggtungjawaban berdasarkan UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan karena tindakan tersebut memenuhi unsur-unsur ketentuan Pasal 436 UU No. 1 Tahun 2009 perbuatan AT membawa senjata penikam berbentuk badik tanpa izin merupakan suatu perbuatan melawan hukum, pelaku mengetahui bahwa badik tanpa izin dilarang oleh hukum, sehingga unsur mampu bertanggungjawab telah terpenuhi. AT mengetahui bahwa membawa badil merupakan suatu perbuatan terlarang, namun tetap membawanya sehingga unsur dengan sengaja terpenuhi. Perbuatan AT tetap bersifat melawan hukum jadi tetap merupakan perbuatan pidana, sehingga unsur tidak adanya alasan pemaaf telah terpenuhi, sehingga pelaku memenuhi unsur pertanggungjawaban pidana. Kata Kunci: Senjata Tajam, Penerbangan
Analisis Yuridis Putusan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya No.474/Pdt.G/2017/Pn.Sby Tentang Perjanjian Jual Beli Tanah Dengan Klausul Kuasa Menjual Amalia, Nur
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sengketa terkait jual beli tanah yang masih menggunakan akta ikatan jual beli yang dibuat di hadapan Notaris terjadi di dalam Putusan Pengadilan No.474/Pdt.G/2017/PN.SBY. Kasus tersebut terjadi karena pembeli ingin membalik namakan sertifikat yang semula atas nama penjual sehingga dapat menjadi atas nama pembeli, namun ketika hendak melakukan tanda tangan di hadapan PPAT penjual tidak pernah datang menghadap sehingga pembeli tidak dapat melakukan proses tanda tangan untuk membalik namakan sertifikat. Akta ikatan jual beli yang dibuat para pihak terdapat juga kuasa menjual, kuasa menjual tersebut berisikan memberi izin kepada pembeli untuk bertindak sebagai 2 kapasitas yaitu penjual dan pembeli untuk melakukan perbuatan hukum. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui dan memahami pertimbangan hakim dalam memutus perkara terkait proses peralihan dan pendaftaran hak atas tanah menggunakan klausul kuasa penjual kepada pembeli dan juga untuk mengetahui akibat hukum bagi para pihak terkait dengan putusan tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif, yang mengkaji terkait pertimbangan hakim dalam memutus perkara No. 474/Pdt.G/2017/PN.SBY tentang perjanjian jual beli tanah menggunakan klausul kuasa menjual. Dalam penelitian ini penulis menggunakan tiga macam pendekatan yaitu pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Hasil dari penelitian ini, pertimbangan hakim dalam putusan hakim no 474/Pdt.G/2017/PN.SBY adalah kabur, karena di dalam kuasa menjual yang terdapat di dalam akta ikatan jual beli telah jelas memberi izin kepada pembeli bertindak sebagai penjual maupun pembeli untuk melakukan suatu perbuatan hukum yaitu salah satunya proses pembuatan akta jual beli yang dilakukan di hadapan PPAT. Kata Kunci : sengketa, jual beli, dan akta ikatan jual beli.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 3 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan (In Progress) Vol. 23 No. 3 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan (In Progress) Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 1 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 3 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 2 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 1 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 3 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 1 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 2 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 1 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 3 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 3 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 2 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 1 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 15 No. 2 (2018): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 14 No. 1 (2018): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 13 No. 2 (2017): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol 12 No 1 (2017): April Vol. 12 No. 1 (2017): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 11 No. 2 (2016): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2016): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2015): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 8 No. 1 (2015): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 7 No. 2 (2014): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2014): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 5 No. 2 (2013): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2013): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 3 No. 2 (2012): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2012): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 1 No. 1 (2011): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan More Issue