cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Edukasi: Jurnal Pendidikan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 18298702     EISSN : 24071803     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUKASI: Jurnal Pendidikan is a Research Scientific Journal published two times a year by LPPM IKIP PGRI Pontianak with p-ISSN 1829-8702 (print) and e-ISSN 2407-1803 (online). The article contains the results of research and other scientific literature related to education, learning, science, technology, socio-culture, and entrepreneurship, especially related to higher and basic Education in order to inspire and provide benefits for the wider community. it contains research results and basic scientific literature) according to the field of its scientific work.
Arjuna Subject : -
Articles 505 Documents
OPTIMIZING TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TO IMPROVE STUDENTS’ WRITING SKILL Sulaiman, Sulaiman
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.455 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v14i2.361

Abstract

This research is aimed to find out how the use of Team AssistedIndividualization (TAI) Instruction can improve students’ writing ability of personal recount text to the tenth grade students of SMA Santun Pontianakin the academic year of 2015/2016. The method of the research was conducted using Classroom Action Research (CAR). Then, there were totaled 22 students of the tenth grade students (XD) of SMA Santun Pontianak as the samples of research. The tools of collecting data were observation checklist, field note, and written test. TAI Instruction in teaching recount text was received well by the tenth grade students of SMA Santun Pontianak in the academic year of 2015/2016. TAI was very helpful in giving equal opportunity in learning. Implementing TAI Instruction could encourage and help one another because they wanted their team won. Based on the data, it was found that TAI instruction improved students’ behavior during CAR. They became more confident in writing a recount paragraph. Thus, it can be concluded that Team Assisted Individualization (TAI) Instruction improved students’ ability in writing personal recount text to the tenth grade students of SMA Santun Pontianak in the academic year of 2015/2016.  TAI instruction is considered one of alternative teaching instruction that can be implemented in teaching writing.TAI Instruction would be helpful to enhance students’ writing ability and involve students actively in teaching and learning activity. So it is suggested that TAI instruction can be used as one of the alternative way in learning writing in the classroom. Keywords: Team Assisted Individualization (TAI), Writing, student’s writing skill, Classroom Action Research (CAR).
MEMERANKAN TOKOH DALAM PEMENTASAN DRAMA DENGAN METODE ROLE PLAYING DAN MEDIA FILM Wiranty, Wiendi
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.813 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v15i1.413

Abstract

Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di SMA Negeri 1 Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu. Tujuan penelitian tindakan kelas adalah untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran memerankan tokoh dalam pementasan drama dan meningkatkan keterampilan memerankan tokoh dalam pementasan drama dengan metode Role Playing dan media film. Subjek penelitian siswa dan guru kelas XI SMA Negeri 1 Putussibau. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan penugasan. Uji validitas data penelitian menggunakan teknik triangulasi, yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Teknik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis.  Hasil penelitian penerapan metode Role Playing dan media film dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan keterampilan memerankan tokoh dalam pementasan drama siswa kelas XI SMA Negeri I Putussibau. Hasil dapat dilihat pada siklus I siswa yang memperoleh nilai di atas KKM meningkat yaitu 5 siswa (15,62%) terjadi kenaikan sebesar 12,49 dengan nilai rata-rata 69,5. Pada siklus II siswa yang memperoleh nilai di atas KKM meningkat menjadi 10 siswa (31,25%) terjadi kenaikan sebesar 15,63% dengan nilai rata-rata 71,37. Pada siklus III pencapaian ketuntasan klasikal sudah mencapai 75% dan kriteria ketuntasan minimal 80 yaitu rata-rata 80,46 (75%).Kata Kunci: memerankan tokoh pementasan drama, Role Playing, kualitas pembelajaran.
TUGAS, PERAN, KOMPETENSI, DAN TANGGUNG JAWAB MENJADI GURU PROFESIONAL Darmadi, Hamid
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.901 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v13i2.113

Abstract

Guru merupakan salah satu faktor utama bagi keberhasilan pendidikan. Karena itu tidak mengherankan jika setiap adanya inovasi pendidikan, khususnya dalam perubahan kurikulum dan peningkatan sumber daya manusia selalu bermuara pada faktor guru. Guru dalam upaya membelajarkan siswa dituntut memiliki multi peran, tugas, kompetensi dan tanggungjawab agar menciptakan kondisi pembelajaran yang Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM). Dalam hal pembelajaran, guru dituntut mampu meningkatkan kesempatan belajar bagi siswanya dan meningkatkan mutu mengajarnya secara signifikan. Guru professional adalah seseorang yang profesinya mengajar dan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi dalam bidang tugasnya sebagai pendidk-pengajar. Guru profesional  memiliki kemampuan melaksanakan tugas-tugas keprofesionalannya secara tepat guna dan berhasil guna dengan menjalankan tugas utamanya  sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih, penilai dan pengevalusi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan menengah. Guru profesional dituntut memiliki kompetensi guru seperti yang dituangkan dalam UUGD Nomor 14 Tahun 2005 yaitu kompetensi kepribadian, pedagogik, profesional dan kompetensi sosial. Sikap profesional guru terwujud dalam bentuk berperilaku, bertindak terpuji dan teruji dalam melaksanakan tugas keprofesiannya, serta mampu mengendalikan dirinya yang terekspresi melalui sikap mental spiritual, sehingga selalu berbuat berdasarkan nilai-nilai moral, prinsip-prinsip hidup, dan berperilaku religius sesuai agama dan kepecayaan yang dianutnya.  Guru dituntut mampu menjalankan tugas-tugas utamanya yaitu tugas profesi/professional, tugas kemanusiaan dan tugas kemasyarakatan. Guru harus dapat menjalankan peran utamanya sebagai pendidik pengajar, admimnistrator sekolah, pribadi, dan psikologis. Guru professional dituntut memiliki tanggungjawab intelektual, profesi, sosial, moral spiritual dan tanggung jawab pribadi. Kata Kunci: Peran, Tugas, Kompetensi dan Tanggungjawab Guru Profesional.
PEMBINAAN KARAKTER MAHASISWA MELALUI ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI STKIP-PGRI PONTIANAK Fety Novianty, Hemafitria, Rohani,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.028 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v12i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran faktual mengenai proses pembinaan karakter mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan yaitu HIMA PPKn dan Pramuka.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subyek dalam penelitian ini yaitu Ketua dan anggota dari HIMA PPKn dan Pramuka. Teknik pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, studi literature, dan studi dokumentasi.Hasil temuan dalam penelitian ini yaitu:  Pada umumnya karakter mahasiswa di STKIP-PGRI Pontianak sebelum dibina masih kurang hal ini dapat dilihat dari gaya mereka berpakaian, berbicara dengan dosen, membuang sampah sembarangan, kurang disiplin masuk perkuliahan, namun setelah dilakukannya kegiatan-kegiatan kemahsiswaan secara perlahan-lahan karakter mahasiswa menjadi lebih baik. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh HIMA PPKn maupun Pramuka dalam membina karakter mahasiswa terungkap bahwa secara sederhana pembinaan sudah dilakukan dengan baik. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh HIMA PPKn untuk menumbuhkan karakter mahasiswa seperti LDKO, PILAR, SILA, PKWI, PPWNS. Sedangkan kegiatan yang dilakukan oleh Pramuka untuk membina karakter mahasiswa yaitu: PRADIK, DIKSAR, PKSC dan latihan dalam pertemuan. Ada beberapa karakter yang tumbuh dari pembinaan yang dilakukan oleh organisasi kemahasiswaan baik HIMA PPKn maupun Pramuka, seperti disiplin, rasa percaya, kerja sama, rasa hormat, kepedulian, tanggung jawab, nasionalisme, bersahabat, kewarganegaraan dan sebagainya. Kata Kunci : Karakter, HIMA PPKn, Pramuka, Mahasiswa.
STUDI KASUS TENTANG KESULITAN BELAJAR MATA PELAJARAN BIOLOGI DI KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 15 PONTIANAK Rusgiarti, Rusgiarti
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.558 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v12i1.195

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengatasi kesulitan belajar matapelajaran biologi pada siswa di kelas VII Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Pontianak, dan mencari factor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar mata pelajaran biologi pada siswa di kelas VII Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian adalah studi kasus dengan teknik dan alat pengumpul datanya adalah pedoman observasi, panduan wawancara, kunjungan rumah dan, studi documenter. Hasil yang di dapat dari penelitian ini adalah karakteristik siswa yang mengalami kesulitan belajar mata pelajaran biologi pada siswa adalah kurang mampu mengingat dan menghapal nama-nama ilmiah dan bahasa latin serta siswa mengalami kesulitan dalam melakukan praktikum, sedangkan factor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar mata pelajaran biologi pada siswa adalah sebagai berikut: a). factor internal, misalnya kurangnya minat, perhatian, bakat, intelegensi dan emosi, b). factor eksternal, misalnya fasilitas belajar yang kurang mendukung di rumah, kurang kesadaranakan pendidikan di lingkungan rumah terutama di sekolah. Alternative upaya bantuan yang di berikan kepada subyek kasus melalui model konseling behavioral dengan teknik aversi, pengkondisian operan, dan terapi impulsive.Kata Kunci: Studi Kasus, Kesulitan Belajar, Mata Pelajaran Biologi
KORELASI KETERAMPILAN DASAR MATEMATIKA DAN AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA IKIP PGRI PONTIANAK Eka Trisianawati, Boisandi,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.342 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v14i1.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya hubungan antara keterampilan dasar matematis, aktivitas belajar, dan prestasi belajar mahasiswa. Variabel bebas pada penelitian ini adalah keterampilan matematika dan aktivitas belajar mahasiswa. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah indeks prestasi mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan fisika IKIP PGRI Pontianak yang terdiri atas 3 kelas angkatan tahun 2013, dan 3 kelas angkatan tahun 2014. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling, sehingga didapatkan 20 mahasiswa kelas B sore angkatan 2013 dan 20 mahasiswa kelas A sore angkatan 2014. Penelitian dilaksanakan di IKIP PGRI Pontianak. Variabel keterampilan dasar matematika diukur dengan soal tes essay, Variabel aktivitas mahasiswa diukur dengan menggunakan angket Aktivitas belajar mahasiswa. Korelasi antara keterampilan dasar matematika, aktivitas belajar dan prestasi belajar dianalisis menggunakan analisis korelasi product moment untuk dua variabel. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara keterampilan dasar matematika dan aktivitas belajar dengan hasil belajar mahasiswa.Kata Kunci: Korelasi, Keterampilan dasar Matematka, Aktivitas Belajar, Prestasi  Belajar.
PENERAPAN TEKNOLOGI KOMPUTER DI KALANGAN GURU SMP NEGERI DAN SMP SWASTA DI KECAMATAN PONTIANAK KOTA Vindo Feladi, Ferry Marlianto,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.813 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v14i2.356

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendapatkan informasi keragaman latar belakang  guru di kecamatan Pontianak Kota, hubungan latar belakang guru dengan tingkat keterampilan dan pemanfaatan komputer di kalangan guru, hubungan lingkungan guru dengan tingkat keterampilan dan pemanfaatan komputer, hubungan antara tingkat akses guru dengan tingkat keterampilan dan pemanfaatan komputer, hubungan antara kendala dan masalah yang dihadapi guru dengan tingkat keterampilan dan pemanfaatan komputer,  dan apakah ada perbedaan yang signifikan antara latar belakang guru dengan tingkat keterampilan dan penggunaan komputer. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survei dengan metode deskriptif, dan alat pengumpul datanya menggunakan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMP Negeri dan SMP Swasta di kecamatan Pontianak Kota Pontianak yang dibawah naungan Dinas Pendidikan. Sampel ini dipilih secara acak dengan menggunakan teknik Random Sampling. Hasil temuan dari temuan deskriptif menunjukkan lebih dari setengah guru-guru sampel penelitian berstatus PNS dan sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi dengan pendidikan terakhir S1. Rata-rata pengalaman mengajarnya 15 tahun, dan 95,92,1% (47 guru) dari sampel penelitian ketersediaan komputer di rumah, 85,71% (42 guru) adanya ketersediaan printer dirumah, dan 63,27% dari guru yang memiliki komputer yang tersambung dengan koneksi internet dan 36,73% belum memiliki sambungan internet, 69,39% dari sampel penelitian belum pernah mengikuti kursus / pelatihan komputer. Hasil temuan lainnya mengindikasikan bahwa guru-guru di Kecamatan Pontianak Kota belum siap menghadapi perubahan kurikulum yang menuntut seluruh mata pelajaran ditunjang oleh teknologi komputer, Ketidak-siapan ini lebih menonjol kalangan guru-guru senior. Kata Kunci: Keterampilan dan Pemanfaatan Komputer, Guru.
PEMANFAATAN NILAI DIDAKTIS DALAM NOVEL SUPERNOVA: PARTIKEL KARYA DEWI LESTARI SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN DI SMA Dini Hajafiani, Indriyana Uli, Elva Sulastriana,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.978 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v15i1.408

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan nilai didaktis dan relevansi nilai didaktis pada novel Supernova: Partikel karya Dewi Lestari sebagai materi pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Bentuk penelitian adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah sosiologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan: (1) nilai didaktis berupa aspek moral yakni mandiri, pantang menyerah, rasa ingin tahu, kerja keras, dan keberanian. Juga ditemukan aspek sosial yaitu berupa, setia kawan, kasih sayang, dan cinta lingkungan. Nilai didaktis selanjutnya yakni aspek religi, tergambar dari ketaatan beribadah yang dilakukan tokoh Abah dan tokoh Aisyah. Nilai didaktis dalam novel tersebut mengandung perilaku atau perbuatan-perbuatan yang baik dan dapat menjadi panutan manusia dalam bermasyarakat; dan (2) berdasarkan hasil wawancara terhadap guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA, novel Supernova: Partikel isinya bagus dan sesuai jika digunakan sebagai bahan ajar, karena novel tersebut banyak mengandung nilai didaktis, khususnya nilai pendidikan karakter berupa moral, sosial, dan agama.Kata Kunci: Nilai, Didaktis, Novel. 
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SQ3R (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, AND REVIEW) TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PRGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH IKIP PGRI PONTIANAK Suwarni, Susi Susanti, Yulita Dewi Purmintasari,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.771 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.23

Abstract

Masalah umum dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah pengaruh penerapan metode pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite and Review) terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak”, dengan sub-sub masalah penelitian yakni (1) Bagaimanakah rata-rata hasil belajar mahasiswa sebelum diterapkan metode pembelajaran SQ3R pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak?, (2) Bagaimanakah rata-rata hasil belajar mahasiswa setelah diterapkan metode pembelajaran SQ3R pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak? ,(3) Apakah terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak?. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat , variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran SQ3R dan variabel terikat adalah hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen, dengan bentuk penelitian Pre-Eksperimental Design dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design . Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan mahasiswa semester 3 pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak terdiri dari 4 kelas, sedangkan sampel yang terpilih adalah mahasiswa kelas A Sore sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 38 orang yang dipilih secara acak dengan teknik cluster sampling yang telah diuji homogenitas data pada keseluruhan populasi penelitian dengan menggunakan uji Bartlett. Alat pengumpul data berupa soal tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 butir soal pre-test dan post-test serta 20 butir pernyataan angket mahasiswa, SAP dan kisi-kisi soal yang keseluruhannya telah divalidasi oleh tiga orang validator. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, secara umum dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak. Sedangkan secara khusus dapat disimpulkan bahwa: (1) Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh rata-rata hasil belajar pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak sebelum diterapkan metode pembelajaran SQ3R tergolong kurang dengan rata-rata nilai sebesar 58, 61 dengan standar deviasi 10, 87. (2) Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh rata-rata hasil belajar pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak setelah diterapkan metode pembelajaran SQ3R  tergolong baik dengan rata-rata nilai 79,61 dengan standar deviasi 9,85. (3) Berdasarkan  hasil perhitungan mengunakan analisis regresi diperoleh persamaan garis regresi = ɑ + b X  = 30.34 + 0.78 X selanjutnya menghitung signifikansi dengan hasil Fhitung =9.20 dan Ftabel = 4.17 maka H0 ditolak pada taraf signifikansi 5%, artinya Ha diterima, yaitu terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran Sejarah Australia di Semester 3 Prodi Sejarah IKIP PGRI Pontianak. Kata Kunci: Metode SQ3R, Hasil Belajar.
ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM) PERBANKAN DI KOTA SURAKARTA Eviliyanto, Eviliyanto
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.448 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v12i1.190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi spasial anjungan tunaimandiri (ATM) di wilayah Kota Surakarta. Bentuk dari penelitian ini adalah penelitian kualitatif sedangkan strategi yang digunakan dalam penelitian dengan metode deskriptif. Subyek penelitian meliputi seluruh ATM perbankan yang terdapat di wilayah Kota Surakarta. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis peta dan analisis tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi/persebaran unit ATM secara umum berdasarkan status bank, jenis, letak (site) dan aksesibilitasnya tidak merata pada tiap-tiap bank yang terdapat diwilayah Kota Surakarta. Kata Kunci: Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

Page 3 of 51 | Total Record : 505


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21 No 2 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 1 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 2 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 1 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 2 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 7, No 1 (2010): Edukasi: Jurnal Pendidikan More Issue