Jurnal Pendidikan Olah Raga
Jurnal Pendidikan Olah Raga (JPO) is a scientific journal published by LPPM IKIP PGRI Pontianak. This journal aims to accommodate the publication of scientific work for academics, researchers, and practitioners covering educational, performance, and recreational sports. This journal is published twice a year, in June and December. In the end, this Journal can provide a description of the development of science and technology in the field of sports, and with p-ISSN: 2089-2829 and e-ISSN: 2407-1528. (https://journal.ikippgriptk.ac.id/index.php/olahraga/about/editorialPolicies#focusAndScope)
Articles
440 Documents
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MASSED PRACTICE, DISTRIBUTED PRACTICE, DAN KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP KEMAMPUAN PASSING MENDATAR
Dwi Hartanto, Ramdani Amrullah, Abdillah, Putra Sastaman, Agusniwati
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i1.308
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh pendekatan latihan massed practice dan distributed practice terhadap kemampuan passing mendatar dalam permainan sepak bola pada mahasiswa Penjaskesrek IKIP-PGRI Pontianak. (2) pengaruh kemampuan koordinasi mata-kaki tinggi dan kemampaun koordinasi mata-kaki rendah terhadap kemampuan passing mendatar dalam permainan sepak bola. (3) Interaksi antara pendekatan latihan massed practice, distributed practice dan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan passing mendatar dalam permainan sepak bola. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah sejumlah 40 anak ini kemudian dikelompokkan sesuai rancangan faktorial 2 x 2 yaitu menjadi 4 kelompok yang dipilih dengan teknik random. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes dan pengukuran. koordinasi mata-kaki diukur menggunakan soccer wall voley test dan tes menendang bola untuk mengukur kemampuan passing mendatar. Hasil penelitian: Hasil penelitian diperoleh nilai nilai peningkatan massed practice yaitu 3,30 sedang distributed practice hanya 1,00, dari angka-angka yang dihasilkan dalam analisis data menunjukan bahwa perbandingan rata-rata peningkatan hasil kemampuan tendangan mendatar pada mahasiswa yang memiliki koordinasi tinggi lebih baik 1,5 dari pada kelompok yang memiliki kelincahan rendah.Berdasarkan teknik analisis data (1)Ada perbedaan pengaruh yang meyakinkan antara latihan massed practice dengan latihan distributed practice terhadap peningkatan kemampuan tendangan mendatar dalam sepak bola pada mahasiswa IKIP-PGRI Pontianak. (2) Ada perbedaan pengaruh yang meyakinkan antara koordinasi tinggi dan koordinasi rendah terhadap peningkatan kemampuan tendangan mendatar dalam permainan sepak bola pada mahasiswa IKIP-PGRI Pontianak. (3) Tidak ada interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata-kaki dalam peningkatan kemampuan tendangan mendatar dalam permainan sepak bola.Kata Kunci: Massed Practice, Distributed Practice, Koordinasi Mata-Kaki, Passing Mendatar.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SMASH PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI PEMBELAJARAN GAYA KOMANDO
Ilham Surya Fallo, Hendri
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i1.309
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar smash permainan bola voli melalui pembelajaran gaya komando pada siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 7 Kota Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 7 Kota Pontianak. Alat pengumpul data yang digunakan lembar observasi dan tes. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis berdasarkan nilai rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan smash dalam permainan bola voli dengan menggunakan gaya komando pada siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 7 Kota Pontianak yaitu rata-rata sebesar 73,94, dan peningkatan sebesar 5,48% pada siklus I, serta rata-rata 84,13 dan peningkatan sebesar 20,02% pada siklus II.Kata Kunci: Smash, Permainan Bola Voli, Gaya Komando.
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT DENGAN SERVIS ATAS BOLA VOLI MAHASISWA PUTRA PENJASKES IKIP-PGRI PONTIANAK
Iskandar Iskandar
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i1.310
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dengan keterampilan servis atas bola voli. Penelitian dilakukan di STKIP PGRI Pontianak Kalimantan Barat pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa penjaskes STKIP PGRI Pontianak semester dua. Sampel penelitian 50 orang yang diambil secara acak sederhana. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan instrumen (1) tes kekuatan otot lengan, (2) tes Keterampilan Servis Atas Bola Voli. Analisis data menggunakan statistik korelasional dengan taraf signifikan α= 0,05.Penelitian memberikan hasil sebagai berikut: terdapat hubungan positif yang signifikan antara kekuatan otot lengan dan keterampilan servis atas bola voli dengan koefisien korelasi ry1 = 0,414. Implikasi studi ini adalah keterampilan servis atas bola voli pada mahasiswa penjaskes STKIP PGRI Pontianak Kalimantan Barat.Kata Kunci: kekuatan otot, servis atas bola voli.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SERVICE ATAS BOLAVOLI MELALUI METODE BERMAIN
Rajidin Rajidin
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i1.311
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan service atas permainan bolavoli melalui metode bermain mahasiswa semester IV Penjasjesrek IKIP PGRI Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas B Pagi IKIP PGRI Pontianak yang berjumlah 23 Mahasiswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes keterampilan service atas bolavoli. Hasil penelitian terjadi peningkatan keterampilan service atas bolavoli. Kesimpulan penelitian iniadalah: Metode bermaindapat meningkatkan keterampilan service atas bolavoli. Kata Kunci: Bolavoli, Service Atas, Metode Bermain.
SURVEI KEBUGARAN JASMANI ATLET RENANG USIA 10-12 TAHUN
Rusdi, Zainal Arifin, Asmutiar
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i1.312
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang tingkat kebugaran jasmani atlet renang usia 10-12 tahun melalui tes dan pengukuran pada atlet renang putra. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan bentuk penelitian yang digunakan adalah survei. Sampel dalam penelitian ini adalah 24 orang atlet. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia dan teknik analisis data menggunakan Norma Analisis Presentasi (%). Hasil penelitian mengatakan bahwa sebanyak 5 orang atlet memiliki tingkat kesegaran jasmani baik sekali (bs) yaitu berada pada interval (22-25), 11 atlet memiliki tingkat kesegaran jasmani dengan klasifikasi baik (b) yaitu berada pada interval (18-21), 7 orang atlet dengan klasifikasi sedang (s) berada pada interval (14-17) dan 1 orang dengan klasifikasi kurang (k) berada pada interval (10-13).Kata Kunci: kebugaran Jasmani, Atlet renang, Usia 10-12 tahun.
PENINGKATKAN PEMBELAJARAN PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI METODE LEARNING TOGETHER
Stephani Yane, Amalia Pratami
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i1.313
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan pembelajaran Passing Bawah bola voli melalui metode Learning Together. Adapun variabel masalah adalah passing bawah bola voli dan variabel tindakan adalah metode learning together. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VIII A Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kubu Kabupaten Kubu Raya sebanyak 31 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung dengan alat pengumpul data lembar observasi dan instrumen proses. Diperoleh bahwa peningkatan pembelajaran terjadi di pra siklus hanya 38,71% atau 12 siswa yang tuntas dengan rata-rata 63,06, pada siklus I sebesar 58,06% atau 18 siswa dengan rata-rata 70,70 dan di siklus II meningkat menjadi 93,55% atau 29 siswa dengan rata-rata 78,54. Berdasarkan pengolahan data dapat disimpulkan adanya peningkatan pembelajaran passing bawah bola voli setelah diberikan penerapan metode learning together.Kata Kunci: Passing Bawah, Bola Voli, Metode Learning Together.
PEMBELAJARAN PASSING BAWAH MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PADA PERMAINAN BOLA VOLI SISWA SD KELAS V
Sumbara Hambali
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i1.314
Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatan hasil belajar passing bawah pada permainan bola voli dengan menggunakan metode bermain. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan (Action Research). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sukasirna Kec. Paseh Kab. Sumedang.Penelitian ini dilakukan dengan enam kali pertemuan terdiri dari dua siklus, setiap siklus 3 kali pertemuan. Siklus pertama yang direalisasikan melalui tindakansesuai rencana dan metode pembelajaran, hasilnya nilai rata-rata siswa dalam pembelajaran passing bawah adalah sebesar71,48 atau 74,07% siswa lulus, dan 25,93% siswa belum lulus. Pada siklus ke dua yang direalisasikan melalui tindakan hasil refleksi dari siklus 1, hasilnya nilai rata-rata siswa dalam pembelajaran passing bawah meningkat menjadi 78,52 atau 92,59% siswa lulus dan sisanya 7,41% siswa belum lulus. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran passing bawah menggunakan metode bermain dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sukasirna Kec. Paseh Kab. Sumedang.Kata Kunci: Metode Bermain, Hasil Belajar, Passing Bawah.
PENGARUH LATIHAN DISTRIBUTE PRACTICE DAN MASSED PRACTICE TERHADAP KEMAMPUAN PUKULAN FOREHAND TENIS MEJA PADA MAHASISWA PUTRA
Zusyah Porja Daryanto, Heri Rustanto, Awang Roni Effendi, Mira Fuzita
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i1.315
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) pengaruh metode latihan distributed practice terhadap kemampuan pukulan forehand pada mahasiswa putra semester III penjaskesrek FPOK IKIP-PGRI Pontianak. (2pengaruh metode latihan massed practice terhadap kemampuan pukulan forehand pada mahasiswa putra semester III penjaskesrek FPOK IKIP-PGRI Pontianak. (3) perbedaan pengaruh metode latihan distributed practice dan massed practice terhadap kemampuan pukulan forehand pada mahasiswa putra semester III penjaskesrek FPOK IKIP-PGRI Pontianak.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah Mahasiswa Semester III tahun 2015 penjaskesrek FPOK IKIP-PGRI Pontianak yang berjumlah 24 orang mahasiwa. Teknik pengumpulan data dengan teskemampuan Pukulan Forehand Tenis Meja.(1) Metode latihan distributed practice memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pukulan forehand pada mahasiswa putra semester III penjaskesrek FPOK-IKIP PGRI Pontianak. (2) Metode latihan massed practice memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pukulan forehand pada mahasiswa semester III penjaskesrek FPOK IKIP-PGRI Pontianak. (3) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan distributed practice dan massed practice. Metode latihan massed practice lebih baik dibandingkan metode latihan distributed practice dalam meningkatkan kemampuan pukulan forehand pada mahasiswa putra semester III penjaskesrek FPOK IKIP-PGRI Pontianak. Kata Kunci: Distribute Practice, Massed Practice, Forehand.
UJI TINGKAT KEBAKUAN TES KETERAMPILAN TENDANGAN PADA CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT
Ramdani Amrullah
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v1i1.316
Advancement of science and technology in various fields of sports experts create incentives for each sport to develop the sport through a planned and orderly development in order to achieve a high achievement. One of the obtacles that have in sports coaching is a way or method for determining a potential athlete. Various ways have been carried out to select athletes based on the observation of elections, so can not give a clear picture of the right or the ability af martial arts athletes. Formulation of gauge for the ability to kick in sport martial arts are important and urgent in a range of sports coaching martial arts itself. This relates to the data retrieval process of coaching and training as a cornerstone in the evaluation results of the exercise.Based on the results of data processing and analysis, the conclusions from the results of this study are as follows: The test of skills in the sport of martial arts kicks distance of 70 cm with a time of 5 seconds has a level of significant validitas and reliability. This is indicated by a value of 0.78 for test validity and reliability tests of 0.96. Significance tests of the validity of test results showed t count = 41.50 and reliability test showed t count = 1.78 is greater than t-table with a significance level = 1.77 = 0.05 and df = 13. The conclusion is the second test showed significant results.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP SIKAP SPORTIVITAS SISWA DALAM PENDIDIKAN JASMANI
Akhmad Sobarna
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i2.377
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament terhadap sikap sportivitas siswa dalam Pendidikan Jasmani; (2) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran konvensional terhadap sikap sportivitas siswa dalam Pendidikan Jasmani; dan (3) Untuk mengetahui manakah yang paling berpengaruh antara model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dengan pembelajaran konvensional terhadap sikap sportivitas siswa dalam Pendidikan Jasmani. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan desain penelitian pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI SMK Bhakti Kencana Cimahi sebanyak 234 orang, sampelnya adalah 43 orang. Instrumen penelitian yaitu angket. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament terhadap sikap sportivitas siswa dalam Pendidikan Jasmani; (2) Tidak terdapat pengaruh model pembelajaran konvensional terhadap sikap sportivitas siswa dalam Pendidikan Jasmani; dan (3) Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament paling berpengaruh terhadap sikap sportivitas siswa dalam Pendidikan Jasmani dibanding dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci: Teams Games Tournament, sikap sportivitas, Pendidikan Jasmani.