cover
Contact Name
Benny Rahmawan Noviadji, S.Sn., M.Sn
Contact Email
-
Phone
(031) 7346375
Journal Mail Official
p3m@ikado.ac.id
Editorial Address
Jl. Pattimura No. 3 Surabaya 60189
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Artika
ISSN : 23558121     EISSN : 25497251     DOI : -
Core Subject : Art,
Jurnal Artika adalah jurnal ilmiah yang berisi tulisan seputar seni dan desain yang berasal dari hasil penelitian empiris atau artikel konseptual.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024" : 6 Documents clear
Perancangan Karakter Weed-O Sebagai Superhero Alternatif Untuk Remaja Syahmahendra, Bernado Udayana
Artika Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v8i2.829

Abstract

Fiksi Superhero berkaitan dengan para remaja, kedekatan tokoh fiksi dengan remaja tidak terlepas dari isu kekerasan karena tontonan tersebut memiliki unsur agresivitas dari karakter yang disajikan. Tumbuhan gulma dirancang sebagai tokoh fiksi baru atau alternatif untuk remaja dalam bentuk karakter bernama “Weed-O”. Gulma adalah tumbuhan liar yang biasa tumbuh di sembarang tempat. Meskipun keberadaan gulma dianggap merugikan, namun gulma memiliki sisi positif yang mendatangkan berbagai manfaat dan menjadi inspirasi. Karakteristik gulma yang dapat beradaptasi di manapun, serta semangat tumbuh tanpa dirawat secara khusus menjadi inspirasi untuk diangkat. Selain nilai filosofinya, tumbuhan gulma yang beragam memiliki sisi artistik yang mampu mendatangkan transformasi bentuk ke dalam bentuk ilustrasi karakter “Weed-O”. Konsep hero di sini sebagai penolong yang disamakan dengan simbiosis mutualisme, pergeseran konsep ini diharapkan menjadi solusi dari isu kekerasan yang terjadi karena meniru adegan atau tontonan kekerasan adu fisik dari cerita superhero yang berkonsep hero sebagai pembasmi kejahatan. Seperti halnya ide tentang superhero tumbuhan gulma ini, nantinya akan dituangkan ke dalam bentuk ilustrasi.
Bunga Dan Perempuan Dalam Scanography dan Mix Media Embroidery Almoest, Julie Febiola
Artika Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v8i2.832

Abstract

Perempuan merupakan makhluk yang cenderung memiliki sifat lebih perasa dan sensitif, perempuan lebih sering mengalami perubahan suasana hati dengan cepat. Namun perempuan juga kerap kali susah untuk mengungkapkan apa yang tengah dirasakannya. Tujuan penciptaan karya ini adalah untuk mengeksplorasi berbagai perasaan perempuan melalui simbolisme bunga dan menggambarkan kompleksitas dan keragaman emosi perempuan yang seringkali diungkapkan lewat kata-kata. Penggunaan objek bunga pada karya ini adalah untuk merepresentasikan sebuah perasaan perempuan, imajinasi terhadap sebuah bunga yang kemudian akan direpresentasikan sebagai sebuah perasaan perempuan menggunakan jenis bunga yang sama yaitu bunga gerbera karena warnanya yang beragam, dimana masing-masing warna pada bunga tersebut mempunyai arti atau makna tentang sebuah perasaan. Pada karya ini, penggunaan potret diri sendiri sebagai objek penciptaannya atau biasa disebut dengan self-portrait, penggunaan self-portrait sendiri adalah karena untuk menggambarkan sebuah perasaan yang telah dialami pencipta karya sebagai seorang perempuan. Dalam penciptaan karya ini, scanography dan embroidery digunakan sebagai medium penampung berekspresi. Visual yang dihasilkan dari teknik scanography adalah memperlihatkan keindahan dari bunga-bunga yang akan mempresentasikan sebagai sebuah perasaan seorang perempuan. Dan penambahan teknik embroidery adalah untuk menambah tampilan atau media pada fotografi mix media untuk menghadirkan efek timbul pada karya tersebut. Fotografi bukan hanya menangkap peristiwa melalui kamera, tetapi juga bisa menggunakan alternatif lainnya. Memotret tanpa menggunakan kamera, yakni melalui teknik scanography, digunakan untuk membentuk sebuah imajinasi melalui sebuah bunga.
Eksplorasi Motif Kontemporer Berbasis Arsitektur Rumah Perkampungan Tua Bitombang Yuwono, Andra Rizky; R, Amanda
Artika Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v8i2.841

Abstract

Perkampungan Tua Bitombang merupakan salah satu daerah potensi pariwisata yang ada di kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Keunikan Perkampungan Tua Bitombang terletak pada arsitektur rumah penduduknya yang dibangun di atas bebatuan dengan pilar rumah bagian depan setinggi 10-15meter menggunakan kayu bitti dan usia bangunan rumah yang mencapai ratusan tahun. Meskipun sudah dikenal baik secara nasional maupun internasional, pengelolaan potensi wisata di Perkampungan Tua Bitombang masih belum optimal. Dalam Rencana Strategi Dinas Pariwisata Budaya Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2021-2026, perlunya pengadaan cinderamata dan tempat pemusatan aktivitas penjualan untuk memudahkan wisatawan dalam mencari cinderamata. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang motif Kontemporer Berbasis Arsitektur Rumah Perkampungan Tua Bitombang yang dapat diaplikasikan para pengrajin berbagai macam cinderamata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penciptaan karya seni dari yang terdiri dari tahap eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Hasil penelitian ini adalah atap rumah, jendela, tangga, bukit, gerbang dan alam sekitar Perkampungan Tua Bitombang menjadi elemen desain yang diaplikasikan menjadi 3 motif kontemporer dengan memperhatikan prinsip-prinsip desain, motif yang di repetisi membentuk sebuah pola kemudian diterapkan pada media cinderamata berupa tumbler, totebag dan sarung bantal
Analisis Simbol Thumb-Up: Pendekatan Semiotika Charles Sanders Peirce Pada Segmen ‘14’ Dalam Film Omnibus Seven Something Nelsa, Alhadi; P, Anintya Wanda
Artika Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v8i2.1086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap interpretasi individu terhadap simbol thumb-up dalam film 14 dari Omnibus Seven Something. Permasalahan utama adalah bagaimana simbol thumb-up muncul dalam elemen mise-en-scène film tersebut merepresentasikan keberadaanya dalam fenomena kecanduan media sosial di masyarakat modern terutama remaja. Penelitian ini dilakukan dengan asumsi bahwa simbol thumb-up memiliki fungsi melampaui sekadar simbol; memvisualisasikan dinamika ketergantungan sosial terhadap validasi dari media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis semiotika kualitatif, dengan pendekatan triadik Charles Sanders Peirce, yang mencakup representamen, objek, dan interpretant. Data dikumpulkan melalui observasi mendalam terhadap cuplikan-cuplikan film yang menampilkan simbol thumb-up pada berbagai elemen, seperti miniatur patung, banner, dan casing handphone. Analisis mengklasifikasi simbol-simbol yang muncul dan menginterpretasikan pengaruh visualnya dalam narasi dan konteks sosial film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol thumb-up menjadi representasi eksistensi media sosial dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam memengaruhi hubungan dan emosi individu. Pemunculan simbol ini menyoroti kecenderungan masyarakat untuk mengejar validasi digital, yang sering berujung pada ketergantungan dan perubahan perilaku sosial. Penelitian diharapkan memiliki prospek dalam memperluas pemahaman tentang penggunaan simbol-simbol dalam media populer sebagai alat refleksi dan kritik sosial.
Penciptaan Ready To Wear Duluxe Hijab Chic Style Inspirasi Motif Batik Cirebon Singabarong Bergaya Flatdesign Kurniawan, Hadi; Djuniwarti; Putri, Syilvi K
Artika Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v8i2.1119

Abstract

Baju hijab chic memiliki desain yang modern dan sesuai dengan tren terkini dalam dunia fashion. Trend busana hijab chic style banyak digemari berbagai kalangan muslimah di Indonesia sehingga memiliki peluang pasar yang baik bagi masyarakat khususnya generasi millenial. Motif batik Cirebon Singabarong bergaya flat design  merupakan salah satu ragam hias kain hasil dari inovasi karya batik tradisional khas keraton Cirebon yang terdiri dari tiga motif yaitu motif Sinagbarong Raja, Singabarong Resi dan Singabrong Rama. Motif motif tersebut bisa diterapkan pada busana ready to wear duluxe hijab chic style sebagai upaya pelestarian budaya pada generasi muda Indonesia. Penelitian ini bertujuan menciptakan busana ready to wear duluxe hijab chic style inspirasi Motif batik Cirebon Singabarong bergaya flatdesign. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menghasilkan data yang bersifat deskriptif serta penciptaan karya seni melalui tahap eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Metode tersebut digunakan agar dapat menghasilkan data yang bisa mendeskripsikan terkait motif Singabarong serta hasil karya desain alternatifnya. Luaran dari penelitian ini merupakan 6 karya busana.
Perancangan Produk Fesyen Koper Kabin Untuk Bepergian Wahyutiar, Rossyta; Adiwena, Briantito; Bentri, Swesti Anjampiana; Sie, Russel Silvanus
Artika Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v8i2.1150

Abstract

Pada tahun 2022, sektor pariwisata dan aktivitas bepergian kembali mengalami peningkatan seiring dengan menurunnya kasus COVID-19 di Indonesia serta pelonggaran aturan bepergian oleh pemerintah. Aktivitas ini menjadi tren di kalangan usia 21 hingga 35 tahun. Dalam melakukan perjalanan, kebutuhan utama yang harus dibawa oleh setiap individu sangat penting untuk dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah produk yang memudahkan pengguna, khususnya pada rentang usia tersebut, dalam membawa barang-barang utama selama bepergian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yang meliputi wawancara daring dan studi literatur sebagai dasar perancangan. Proses perancangan produk ini mengikuti tahap pembuatan desain yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan penelitian.        Hasil dari perancangan ini adalah desain produk fesyen berupa tas yang didesain khusus untuk kebutuhan bepergian, dengan tujuan untuk mempermudah pengguna dalam membawa barang-barang utama. Produk ini diberi nama “Rs Luggage”, yang direalisasikan dalam bentuk fisik dengan menggunakan teknik gambar manual dan gambar teknik. Bahan yang digunakan dalam pembuatan tas ini adalah kain, dan dilengkapi dengan media pendukung seperti X-Banner, topi, kaos, gantungan kunci, gantungan nama, buku catatan, bolpoin, botol minum, tote bag, dan brosur. Diharapkan, desain ini dapat memberikan manfaat bagi pengguna berusia 21 hingga 35 tahun dan menjadi inspirasi bagi desainer produk lainnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6