cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel tentang hasil penelitian dan kajian mengenai Pendidikan Bahasa atau serumpunnya yang terbit setiap Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
ANALISIS RELASI MAKNA ADJEKTIVA DALAMBAHASA MELAYU DIALEK SELIMBAU KABUPATEN KAPUAS HULU Wiendi Wiranty, Lizawati
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.397

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan makna adjektiva dasar sinonim, antonim, hiponim, dan sinonim bahasa Melayu dialek Selimbau. Jenis penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, simak libat cakap, teknik catat, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode, penyidik, dan teori. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat relasi makna adjektiva dasar sinonim, antonim, hiponim, dan sinonim bahasa Melayu dialek Selimbau.Kata Kunci: relasi makna, adjektiva, bahasa Melayu, dialek Selimbau.
UNSUR-UNSUR BUDAYA DAYAK IBAN DALAM NOVEL KELING KUMANG KARYA RAY MASRI SAREB PUTRA Saptiana Sulastri
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.398

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan dimensi bahasa, religi, mitos, adat-istiadat, mata pencaharian,  pengetahuan, dan kesenian dalam novel Keling Kumang Karya R. Masri Sareb Putra. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan unsur-unsur budaya Dayak Iban di Kalimantan Barat dengan kajian antropologi sastra dalam novel Keling Kumang meliputi dimensi: (1) bahasa yang digunakan yaitu bahasa Iban; (2) religi masyarakat Dayak Iban menganut animisme dan dinamisme; (3) mitos mengenai suara burung, ajimat, hantu, komponan, pamali; (4) adat istiadat meliputi umbung, ngayap, adat miring, bebiau, gawai kelingkang, gawai kenyalang, dan kayau anak; (5) mata pencaharian meliputi menganyam, berburu, berladang, mengumpulkan hasil hutan; (6) kesenian meliputi sastra lisan, senjata tradisional, kerajinan tangan, dan alat musik tradisional; dan (7) sistem pengetahuan meliputi sistem pengetahuan mengenai konsep tempat tinggal, sistem pengobatan tradisional, dan sistem ladang berpindah.Kata Kunci: unsur-unsur budaya, antropologi sastra, Dayak Iban.
BENTUK NOMINA BAHASA DAYAK BANYADU Melia, Muhammad Thamimi
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.399

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengkaji Bentuk Nomina Bahasa Dayak Banyadu (BDB). Kajian tersebut dibatasi menjadi empat yaitu: (1) ciri nomina BDB; (2) bentuk nomina dasar BDB; (3) bentuk nomina turunan BDB; dan (4) subkategorisasi nomina BDB. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Data penelitian berbentuk nomina yang terdapat dalam BDB digunakan oleh masyarakat di Desa Untang Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak. Sumber data penelitian adalah tuturan atau bahasa lisan dari penutur asli BDB yang diwakili tiga orang informan. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian terdiri dari ciri nomina BDB yang merupakan ciri morfologis dan ciri sintaksis nomina BDB. Berikutnya bentuk nomina BDB terdiri atas nomina bentuk dasar dan nomina bentuk turunan (penambahan prefiks pan-, pany-, pang-, pam-, dan pa-), perulangan (perulangan utuh /perulangan seluruh saja), dan pemajemukan  hanya terdapat majemuk dasar saja, sedangkan nomina majemuk berafiks tidak terdapat dalam BDB. Nomina majemuk BDB berbeda dengan nomina majemuk dalam bahasa Indonesia bahwa dalam bahasa Indonesia nomina majemuk biasanya terdiri atas dua kata, namun dalam BDB bisa tiga kata.Kata Kunci: nomina, ciri, bentuk dasar, bentuk turunan, subkategorisasi.
THE EFFECTIVE TEACHING STRATEGIES TO ENCOURAGE YOUNG ADOLESCENT LEARNERS TO SPEAK ENGLISH Eka Fajar Rahmani
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.400

Abstract

This qualitative study focuses on the discussion of effective teaching strategies to encourage young adolescent learners to speak English during the classroom activity. The purpose of this study is to present the speaking strategies used by young adolescent English teachers in Pontianak to motivate their students to speak English in their lesson. The participants involved five teachers in different level of education: elementary and lower secondary level, who were selected randomly to minimalize subjectivity to the research. The data were gathered by using open – ended interview. The results of the interview were described and narrated. The results showed that group work and drilling were frequently implemented by the teachers in their classroom to encourage their learners to speak. They confirmed that group work and drilling were appropriate to the level of English speaking skills of their learners.Keywords: speaking, group work, drilling.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA MAHASISWA PROGRAM STUDI BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN TASK BASED LEARNING Sulaiman Sulaiman
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.401

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan mahasiswa Prodi Bahasa Inggris Semester 1 di IKIP PGRI Pontianak dengan menggunakan Task Based Learning. Adapun metode yang digunakan adalah Action Research. Bentuk penelitian  adalah  Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester I  Prodi  Bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak tahun  akademik 2015/2016. Penelitian dilaksanakan pada 6 Juli sampai dengan 3 Oktober 2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi langsung dan alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar observasi dan teknik komunikasi tidak langsung berupa angket. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh simpulan bahwa metode Task Based Learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar mahasiswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (65,63%) dan siklus II (87,50%).Kata Kunci: Task Based Learning, membaca, Penelitian Tindakan Kelas.
STRATEGI TUTUR DALAM PEMBELAJARAN A A Alimin
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.414

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan strategi tutur dalam pembelajaran di kelas rendah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 Sempalai. Sebuah penelitian lapangan menggunakan bentuk penelitian deskritif  kualitatif. Objek kajian adalah guru dan siswa sekolah dasar kelas rendah. Data berupa dokumen transkripsi pertuturan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data menggunakan observasi langsung dan wawancara mendalam, selanjutnya data dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Interpretasi data disajikan dengan mengggunakan metode informal (a natural language). Hasil penelitian menunjukkan strategi tutur yang digunakan guru dalam pembelajaran mengarah pada pendekatan kedwibahasaan. Pendekatan ini diterapkan guru dengan cara menggunakan Bahasa Melayu Dialek Sambas (BMDS) dan Bahasa Indonesia (BI) secara bergantian dalam pembelajaran di kelas. BI dengan kosakata sederhana digunakan ketika membahas topik-topik yang berkaitan dengan standar kompetensi dasar atau hal-hal yang berkaitan dengan buku teks pelajaran, sedangkan BMDS digunakan ketika guru dan siswa membahas topik tertentu dalam pelajaran yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari siswa.Kata Kunci: strategi tutur, pemakaian bahasa, BMDS.
PROFIL PENGUASAAN KOSAKATA MAHASISWA IKIP PGRI PONTIANAK PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Desi Sri Astuti, Dian Shinta Sari, Ageung Darajat
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.415

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penguasaan kosakata mahasiswa semester II Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah seluruh mahasiswa semester II Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2015-2016 yang berjumlah 126 orang. Sampel diambil dengan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran melalui tes. Hasil analisa data menunjukkan bahwa penguasaan kosakata mahasiswa semester II tergolong “Cukup” dengan nilai 70,15. Perolehan nilai tersebut disebabkan oleh kurangnya motivasi mahasiswa dalam belajar kosakata, mahasiswa juga kurang berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar, mahasiswa tidak mempunyai kamus bahasa Inggris yang layak. Dosen hanya menggunakan papan tulis dan spidol sebagai media dikarenakan LCD proyektor tidak bisa digunakan (rusak) sehingga pengajaran kosakata jadi monoton.Kata Kunci: penguasaan kosakata, motivasi, partisipasi.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM PANTUN MELAYU SAMBAS Muhammad Zikri Wiguna; Ramadhan Kusuma Yuda; Indriyana Uli
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.416

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan nilai budaya, moral, dan religi yang terdapat dalam kumpulan pantun Melayu Sambas. Metode penelitian yang  digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Hasil penelitian menyimpulakan bahwa: (1) nilai budaya dalam pantun Melayu Sambas adalah nilai yang mengandung adat atau kebiasaan orang-orang Melayu. Dalam pantun-pantun tersebut terdapat tanda-tanda kebahasaan yaitu simbol dan pantun tersebut mengandung nilai budaya; (2) nilai pendidikan moral yang terkandung dalam pantun Melayu Sambas memberikan ajaran mengenai perilaku yang positif dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pantun-pantun tersebut terdapat tanda-tanda kebahasaan yaitu simbol dan pantun tersebut mengandung nilai pendidikan; dan (3) nilai religius yang terkandung dalam kumpulan pantun Sambas berupa nilai-nilai yang berhubungan dengan Tuhan. Nilai-nilai tersebut diantaranya berupa nilai kepatuhan terhadap orang tua, tindakan poligami, dan menuntut ilmu dunia dan akhirat agar manusia mendapat rahmatNya sebagai bekal menjalani hidup di dunia maupun akhirat.Kata Kunci: nilai budaya, nilai moral, nilai religi, pantun Melayu Sambas.
ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS MAHASISWA DALAM MENULIS PARAGRAF MENGGUNAKAN BAHASA INGGRIS Citra Kusumaningsih, Diah Astriyanti, Yulia Ramadhiyanti
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.417

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam menulis sebuah paragraf bahasa Inggris dan untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan yang umumnya banyak dilakukan oleh mahasiswa tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan pengukuran dan alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes tertulis. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan-kesalahan yang ditemukan adalah: (1) kategori sintaksis dan strategi permukaan, berupa kesalahan pada noun phrase, verb phrase, transformation, dan miscellanous. Kemudian pada kategori permukaan, jenis-jenis kesalahan yang ditemukan adalah kesalahan penghilangan, penambahan, kesalahan bentuk, kesalahan urutan, dan pensubtitusian. Kesalahan sintaksis yang paling dominan pada tulisan mahasiswa adalah kesalahan pada noun phrase; dan (2) pada kategori taksonomi komunikatif, tidak terdapat kesalahan yang menyeluruh, hanya ditemukan sedikit kesalahan saja, artinya walaupun dalam frase atau kalimat tersebut terdapat kesalahan sintaksis, pesan yang disampaikan masih bisa dimengerti oleh pembaca.Kata Kunci: kesalahan sintaksis, menulis paragraf, bahasa Inggris. 
THE USE OF CONTEXT CLUES IN IMPROVING STUDENTS’ READING ABILITY Fariska Wulandari
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i2.618

Abstract

This research was aimed to find out whether context clues can improve the students’ reading ability and how significant’s context clues in improving students’ reading ability at third semester students of Agriculture Technology Polytechnic of Tonggak Equator Pontianak. This research was classroom action research which was set out in two cycles. The subjects involved included the third semester students of Agriculture Technology Department, Polytechnic of Tonggak Equator. In collecting the data, the researcher used field note and test. The data of the students’ pre-test and progress test score were analyzed by using mean score and the data of observation was analyzed descriptively. The finding of this research was the students’ reading ability was improved from pre-test and progress test from cycle to cycle. The mean score of the students’ pre-test was 51.8. Then, the mean score of the students’ progress test in the first cycle was 77.6. Finally, the mean score of the students’ progress test in the second cycle was 88.8. Then, the rocords from the field note supported the finding from pre-test and post-test was the students’ reading ability improved from the first cycle to the second cycle after implementation of the treatment by researcher.Keywords: improving, reading ability, context clues.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa More Issue