cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel tentang hasil penelitian dan kajian mengenai Pendidikan Bahasa atau serumpunnya yang terbit setiap Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL SURAT KECIL UNTUK TUHAN KARYA AGNES DAVONAR (KAJIAN SEMIOTIK) Lizawati Lizawati
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v5i2.327

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan peneliti untuk menemukan tanda-tanda yang terdapat dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar. Masalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kajian semiotik dan nilai pendidikan karakter novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar?. Dari masalah umum peneliti menguraikan masalah khusus yaitu bagaimana: (1) ikon dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar; (2) indeks dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar; (3) simbol dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar; dan (4) Nilaipendidikankarakterdalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kajian  semiotik dan nilai pendidikan karakter novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar. Kata Kunci: kajian semiotik, nilai pendidikan karakter, novel.
THE IMPLEMENTATION OF TEAM BASED LEARNING TO ENHANCE STUDENTS’ LEARNING MOTIVATION Maliqul Hafis
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v5i2.328

Abstract

Team Based Learning (TBL) is a teaching strategy where students work together in small groups on a structured activity and it is presumably able to enhance students’ learning motivation and learning outcome. The data of this study were collected by using questionnaire, observation, interview and diary which used successively. Descriptive statistic and constant comparative method were used to analyze the data.The data analysis revealed that (1) TBL can enhance students’ learning motivation (2) Difficulties of TBL when it was applied in enhancing students’ learning motivation.The results of this study implies that TBL is strongly eligible to be implemented to enhance students learning motivation at class 9D Junior High School at Sragen, Central Java. As some difficulties are found in implementing TBL to improve students’ learning motivation, it is important for the teachers to be able to identify the problems that they are facing while implementing TBL by referring to previous study, discussing with the other teachers asking directly to students what they are feeling when TBL was implementing.Keywords:Team Based Learning, Students’ Learning Motivation.
STUDENTS’ ATTITUDES CONCERNING LECTURER’S CORRECTIVE FEEDBACK IN TEACHING WRITING Muhammad Iqbal Ripo Putra, Sulaiman
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v5i2.329

Abstract

This research aims to explore and describe whether there is an inexpediency of the students’ perception against the feedback which can affect the teaching pedagogy in implementing it. In accord to this, this research explores more about the students’ attitudes in different levels of proficiency in writing. This research was conducted at IKIP PGRI Pontianak. A qualitative case study approach was employed and the data were taken through close questionnaire, in-depth interview, observation, and document. In analyzing the data, the interactive model of data analysis proposed by Miles and Huberman was used. Based on the synergistic findings demonstrate that: (1) the different levels of proficiency in writing do not affect the attitudes of the students as the informants. Most of the informants (the students) have positive attitudes towards teachers’ corrective feedback; (2) the attitudes of the students affect their achievement in writing English. The major recommendations are that lecturers should carefully scrutinize target language features; practice a variety of suitable corrective feedback; and cater for individual students’ specific needs.  Keywords:  students’ attitudes, corrective feedback, teaching writing.
TINDAK TUTUR BAHASA MELAYU DIALEK SAMBAS DI KABUPATEN SAMBAS Muhammad Zikri Wiguna
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v5i2.330

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis tindak tutur bahasa Melayu dialek Sambas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunakan teknik interaktif. Hasil penelitian menunjukkan ada tuturan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam bentuk kalimat tuturan menyatakan, melaporkan, membanggakan, dan mengeluh. Bentuk data tindak tutur perlokusi ini memiliki efek atau pengaruh bagi mitra tuturnya. Kata Kunci: tindak tutur, bahasa Melayu, dialek Sambas.
THE ANALYSIS OF MAJOR GRAMMATICAL ERRORS IN STUDENTS’ WRITING Paulina Erawati Paramita
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v5i2.331

Abstract

This study investigates and classifies grammatical errors in writing made by year nine students at SMP Gembala Baik Bilingual Class. The samples of this research were 30 students randomly selected from 61 students. Descriptive qualitative was used to describe the errors made by the 30 students. They were asked to write about their holidays, and then the analysis was conducted to see the errors found in their writings. The results show that There were three errors in  noun endings,  two errors in subject-verb agreement, four errors in  verb tense,  four errors in  verb form, eight errors in  capitalization,  six errors in  sentence fragment, and  two errors in  comma errors.  The information of the types of students’ errors can be used as a guidance to evaluate the weakness or progress of students’ ability in learning English, particularly in writing.Keywords: grammatical errors, error analysis, contrastive analysis, English  learning.
A TOUCH OF LOCAL WISDOM: THE STUDENTS’ VOICE Tri Mulyati, Dhalia Soetopo
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v5i2.332

Abstract

This research aims at designing local culture based digital comics for eighth year students of SMP Negeri 1 Kalipuro, Banyuwangi, East Java, Indonesia.  These are designed based on the English syllabus of reading skill and are developed in order to improve the students’ reading comprehension skill, especially in comprehending narrative texts. Also, it aims at preserving local wisdoms of Banyuwangi through English language teaching. The research and development steps comprise some steps adapted from the pattern developed by Borg and Gall. The researchers administered need analysis to 35 students in class VIII.1 in order to gather information dealing with the materials and media in English language teaching and the need on local culture based digital comics. The data was taken from questionnaire, interview, and document analysis. The results of need analysis reveal that the students need to be taught narrative texts with local culture content and a suitable interesting media in the form of digital comics.Keywords: local wisdom, need analysis, comics, reading.
TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA MELAYU DIALEK SELIMBAU KABUPATEN KAPUAS HULU (KAJIAN PRAGMATIK) Wiendi Wiranty
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v5i2.333

Abstract

 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan umum yaitu bagaimana tindak tutur direktif bahasa Melayu dialek Selimbau Kabupaten Kapuas Hulu. Alasan khusus penelitian ini adalah tindak tutur direktif perintah, tindak tutur direktif permintaan, dan tindak tutur  direktif pertanyaan bahasa Melayu dialek Selimbau kabupaten Kapuas Hulu.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindak tutur direktif bahasa Melayu dialek Selimbau. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan etnografi, dengan bentuk penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah warga masyarakat Selimbau, tokoh masyarakat serta tokoh agama sedangkan informan dalam penelitian ini 3 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik komunikasi langsung dan studi dokumenter. Alat pengumpul data berupa panduan wawancara dan dokumen. Teknik analisis data (interactive model) dalam penelitian kualitatif interaktif. Hasil dari penelitian ini secara umum yaitu bentuk tuturan direktif perintah yang terdapat di Kecamatan Selimbau Kabupaten Kapuas Hulu ialah bentuk kalimat perintah atau menyuruh. Pada penelitian ini peneliti menemukan dua puluh satu (21) tuturan yang termasuk tindak tutur direktif permintaan,  dua puluh empat (24) data tindak tutur direktif pertanyaan bahasa melayu Kapuas Hulu, tujuh belas (17) data tindak tutur direktif pemberian saran bahasa melayu Kapuas Hulu, dan terdapat satu (1) tindak tutur bentuk direktif pemberian saran. Kata Kunci: tindak tutur, direktif, kajian pragmatik.
AFIKSASI BAHASA MELAYU DIALEK SINTANG (KAJIAN MORFOLOGI) Eti Ramaniyar
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v5i2.335

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk dan makna afiksasi bahasa Melayu dialek Sintang: kajian morfologi. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Objek penelitian berupa pertuturan masyarakat Bahasa Melayu Dialek Sintang dengan data dan sumber data berupa pertuturan atau dialog percakapan yang telah ditranskip dalam bentuk teks. Pengumpulan data menggunakan metode simak atau penyimakan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan afiksasi yang terdapat dalam pertuturan mencakup tiga macam yaitu: bǝ-,(ber), tǝ-(ter), dǝ-(di-). Sufiks dalam dialek Melayu Sintang memiliki 2 macam yaitu: am-(i-) dan lok-(kan-) sedangkan konfiks pada dialek Melayu Sintang ada 2  macam yaitu: kǝ-an-(ke-an-), pǝ-an-(pe-an-). Kata Kunci: afiksasi, bahasa Melayu, dialek Sintang.
KETERAMPILAN BERBICARA MENJADI SEBUAH PROFESI Mai Yuliastri Simarmata, Qoriyanti
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.395

Abstract

Berbicara merupakan kegiatan komunikasi untuk menyampaikan informasi baik berupa ide, gagasan, maupun pendapat kepada orang lain. Keterampilan berbicara haruslah dilatih agar dapat berbicara dengan baik. Banyak orang bisa berbicara, tetapi tidak semuanya berani berbicara di depan umum dan dapat berkomunikasi atau menyampaikan ide, gagasan, maupun pendapat dengan baik. Banyak orang tidak percaya diri berbicara di depan umum. Orang yang kesehariannya cerewet luar biasa dan berbicara hampir tidak bisa dihentikan, ternyata dalam banyak kasus tidak mampu berbicara depan umum. Dengan berbicara juga diharapkan mampu memberikan manfaat kepada diri sendiri maupun orang lain seperti mengajak untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat, memberikan motivasi, bahkan menjadi sebuah profesi bagi diri sendiri. Berdasarkan pernyataan tersebut, ketakutan berbicara menduduki tingkat yang lebih tinggi. Pada dasarnya pembicara handal adalah orang yang ketika berbicara baik formal maupun informal memiliki daya tarik dengan isi pembicaraan yang efektif. Oleh karena itu, keterampilan berbicara haruslah dilatih secara terus-menerus agar dapat berbicara dengan baik. Satu diantara contoh berbicara adalah Master of Ceremony (MC), moderator, presenter, host.Kata Kunci: berbicara, master of ceremony, moderator, presenter, host.
THE ROLE OF METACOGNITION IN READING COMPREHENSION Mita Nur Aflah
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.396

Abstract

The purpose of this paper is neither to conduct such a study nor to assess students’ metacognitive awareness in reading comprehension. In particular, this paper tends to explore the theory on metacognition and the important of metacognitive strategy in enhancing ELF students’ reading comprehension. It includes a short discussion of some of the basic concepts of metacognition and review of various studies on the development of metacognition in reading comprehension. Moreover, hopefully the paper could provide teacher, educators and instructors some suggestions and to lead further studies for helping the students to increase their metacognitive awareness of reading strategies. To this end, this paper can also serve as a research reference in the field of students’ metacognitive knowledge of reading skill, particularly in reading comprehension strategies.Keywords: metacognitive reading strategy, reading comprehension.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa More Issue