cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel tentang hasil penelitian dan kajian mengenai Pendidikan Bahasa atau serumpunnya yang terbit setiap Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
LECTURER’S WRITTEN CORRECTION IN WRITING CLASS A Case Study at Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo in Academic Year 2013/2014 Dayat, Dayat
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.933 KB)

Abstract

Written correction is the important part of FL writing instruction. The aims of this research are to find: (1) how the lecturer gives written correction to student’s writing; (2) how the students respond to the lecturer’s written correction (LWC); and (3) how far LWC affects the students’ improvement in writing accuracy. This study is a case study where the participants are one writing lecturer and eight students at a private University in Central Java. Interviews, direct observation and documentary analysis were used in this study. The findings show that the lecturer used direct/indirect correction; metalinguistics (error code); focused/unfocused; and reformulation by underlining, crossing, and striking through to the incorrect forms. The correction was provided after the students submitted their final draft to the lecturer. All students preferred direct correction to other types and they made use of the correction for their learning through revising it. Finally, LWC affected the students’ improvement on writing accuracy. Keyword: Written Correction, Types of Written Correction, The Students’ Responses, Case  Study.
NOVEL BANGKITLAH TAMBAN SALAI KARYA YAS WIWO DAN EDDY AMRAN (Tinjauan Sosiologi Sastra Dan Nilai Pendidikan) Wulansari, Fitri
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.142 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan latar belakang sosial pengarang, faktor sosial budaya masyarakat, tanggapan pembaca dan nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Bangkitlah Tamban Salai Karya Yas Wiwo dan Eddy Amran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Subjek penelitian yang digunakan yakni dokumen novel, identitas pengarang dan tanggapan pembaca. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) latar belakang sosial pengarang dalam novel ini berasal dari cerita masa lalu seorang kenalan Yas Wiwo yang berasal dari Dabo Singkep bernama Eddy Amran; (2) faktor sosial budaya dalam novel ini mencakup banyak sisi seperti agama, pengetahuan, pekerjaan, bahasa dan kesukuan; (3) tanggapan pembaca terhadap novel ini dinilai bervariasi, namun sebagian besar menilai positif terhadap isi kandungan di dalam novel tersebut; (4) nilai pendidikan yang terkandung dalam novel ini mencakup nilai agama yang berisi ajaran untuk senantiasa bersedekah, ikhlas dan bersyukur; nilai moral yang berisi ajaran untuk senantiasa bertanggung jawab dan nilai sosial yang berisi ajaran untuk senantiasa saling membantu sesama. Kata Kunci : novel, sosiologi satra, nilai pendidikan
THE USE OF TALK-SHOW VIDEO AS A REFLECTIVE PRACTICE TO IMPROVE STUDENTS’ VOCABULARY IN ENGLISH SPEAKING SKILL Syahadati, Elly
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.174 KB) | DOI: 10.31571/bahasa.v5i1.299

Abstract

This research is aimed to: (1) identity whether and to what extent talk show video as a reflective practice improved students’ vocabulary in speaking skill and (2) describe classroom climate when talk show video as a reflective practice was applied in the speaking class. The method used in this research was classroom action research. The research findings showed that talk show video in teaching and learning English could improve the students’ vocabulary in speaking skill and the classroom climate. Video could stimulate and motivate students’ interesting in improving their vocabulary in speaking class. As a result, talk show video is suitable for supporting and improving students’ speaking skill, it has important role in teaching and learning process. Keywords: talk show video, , speaking skill.
TINDAK TUTUR BAHASA MELAYU DIALEK SAMBAS DI KABUPATEN SAMBAS Wiguna, Muhammad Zikri
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.031 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis tindak tutur bahasa Melayu dialek Sambas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunakan teknik interaktif. Hasil penelitian menunjukkan ada tuturan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam bentuk kalimat tuturan menyatakan, melaporkan, membanggakan, dan mengeluh. Bentuk data tindak tutur perlokusi ini memiliki efek atau pengaruh bagi mitra tuturnya. Kata Kunci: tindak tutur, bahasa Melayu, dialek Sambas.
GAYA BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Anita, Finny
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.315 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi gaya belajar mahasiswa tahun pertama Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak tahun ajaran 2014/2015. Bentuk penelitian ini adalah studi kasus deskriptif. Data yang dianalisis pada penelitian ini bersumber dari jawaban mahasiswa pada kuesioner index of learning styles yang didesain oleh Felder dan Soloman. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dari 84 orang mahasiswa secara keseluruhan terdistribusi dengan jumlah yang berbeda menurut dimensi belajarnya; active/reflective, sensing/intuitive, visual/verbal, dan sequential/global. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan mahasiswa terdistribusi lumayan seimbang untuk ketiga pasang dimensi gaya belajar (active/reflective, sensing/intuitive, dan sequential/global); namun tidak sama halnya dengan dimensi visual/verbal, dimanat terdapat rentang yang sangat besar antara jumlah kedua dimensi. Mahasiswa sebagian besar termasuk ke dalam kelompok dimensi visual learners. Kata Kunci: Gaya Belajar, Active/Reflective Learners, Sensing/Intuitive Learners, Visual/Verbal Learners, Sequential/Global Learners.
VARIASI ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM MASYARAKAT DWIBAHASA KAJIAN SOSIOLINGUISTIK PADA MASYARAKAT MADURA DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Arni, Arni
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.231 KB) | DOI: 10.31571/bahasa.v3i1.174

Abstract

Sasaran perhatian penelitian pada peristiwa alih kode dan campur kode adalah pada bahasa-bahasa yang digunakan oleh dwibahasawan secara berselang-seling. Beberapa ahli bahasa membedakan antara alih kode dan campur kode, namun beberapa ahli bahasa yang lain hanya mengenal satu istilah saja untuk menyebut dua gejala kebahasaan tersebut, yaitu alih kode. Kedua istilah tersebut sama-sama merujuk pada hal yang sama, yakni masuknya unsur-unsur bahasa lain pada tuturan seorang dwibahasawan. Walaupun merujuk pada hal yang sama, namun sebenarnya terdapat perbedaan yang jelas antara alih kode dan campur kode. Objek penutur dalam penelitian ini adalah penutur yang merupakan pendatang dari pulau Madura dan menggunakan bahasa Madura yang tinggal di kota Pontianak provinsi Kalimantan Barat dan berusia antara 20-60 tahun. Pembatasan penutur dari luar daerah Kalimantan Barat didasarkan pada alasan bahwa bahasa ibu/bahasa pertama (B1) yang mereka miliki bukanlah bahasa lokal yang ada di kota Pontianak. Ketika para pendatang dari pulau Madura tersebut datang ke kota Pontianak, maka terjadilah kontak bahasa yang memungkinkan munculnya alih kode dan campur kode. Kata Kunci: Alih kode, campur kode, masyarakat bahasa, bahasa Madura, sosiolinguistik 
PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR OLEH MAHASISWA Sulaiman, Tri Kurniawati, Finny Anita,
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.886 KB) | DOI: 10.31571/bahasa.v2i2.247

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap mahasiswa dalam menggunakan internet sebagai sumber belajar oleh mahasiswa semester II Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris tahun akademik 2012/2013.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah descriptive quantitative. Jumlah total mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling adalah berjumlah 65 orang mahasiswa. Dari hasil penghitungan statistic didapatkan bahwa 71.55% (n=46) memiliki sikap positif terhadap penggunaan internet sebagai sumber belajar. Sedangkan 28.45% (n=19) memiliki sikap negative. Dari data, didapatkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang suka belajar dengan internet adalah 63 orang=97%. Sehingga disarankan pada mahasiswa agar terus menggunakan internet sebagai salah satu sumber belajar sebagai pengayaan materi yang sudah diterima dari dosen di kelas.Kemudian bagi dosen dapat terus mendukung, memotivasi dan memfasilitas kepada mahasiswa dalam rangka pemanfaatan internet sebagai sumber belajar.untuk penelitian berikutnya diharapkan dapat mengkover gender, motivasi, dan hubungannya dengan prestasi mahasiswa.Kata Kunci: Internet, Sumber Belajar, Sikap
THE CAPACITY OF MICROTEACHING LESSON STUDY IN PROMOTING TEACHING PRACTICE AND PEDAGOGICAL DEVELOPMENT Asman, Hamid
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.997 KB) | DOI: 10.31571/bahasa.v5i2.325

Abstract

The purposes of this research are to investigate the implementation of Microteaching lesson study in promoting teaching practice and pedagogical development of the pre-service teachers in English Education Study Program. Method used in this research was case study. This case study involved 9 students of English Education Study Program who take Microteaching class. Data of this research was taken from interview. The finding of this research revealed that microteaching lesson study allowed participative discussion about learning and teaching and opportunities for a collaborative approach in which both lecturer and student-teachers focused on the improvement of pedagogy and teaching practice. It is found that microteaching lesson study leads to the pedagogical development as well as collaborative opportunity to explore the complex system of classroom-oriented processes. Seeing teacher development in relation to an emergent holistic concept of pedagogic development implies a comprehensive dynamic vision of how teaching quality develops.Keywords: microteaching lesson study, pre-service teachers, teaching practice and pedagogical development.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA MAHASISWA PROGRAM STUDI BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN TASK BASED LEARNING Sulaiman, Sulaiman
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.569 KB) | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.401

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan mahasiswa Prodi Bahasa Inggris Semester 1 di IKIP PGRI Pontianak dengan menggunakan Task Based Learning. Adapun metode yang digunakan adalah Action Research. Bentuk penelitian  adalah  Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester I  Prodi  Bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak tahun  akademik 2015/2016. Penelitian dilaksanakan pada 6 Juli sampai dengan 3 Oktober 2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi langsung dan alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar observasi dan teknik komunikasi tidak langsung berupa angket. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh simpulan bahwa metode Task Based Learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar mahasiswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (65,63%) dan siklus II (87,50%).Kata Kunci: Task Based Learning, membaca, Penelitian Tindakan Kelas.
ANALISA KESALAHAN GRAMATIKAL DALAM MEMBUAT KALIMAT-KALIMAT SEDERHANA MENGGUNAKAN BAHASA INGGRIS Kusumaningsih, Citra
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.098 KB) | DOI: 10.31571/bahasa.v4i1.36

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan dari peneliatian ini adalah untuk mengetahui: (1) pemahaman mahasiswa dalam membuat kalimat sederhana berpola simple present tense, (2) jenis-jenis kesalahan gramatikal yang dilakukan oleh mahasiswa dalam membuat kalimat sederhana berpola simple present tense, (3) kesalahan gramatikal yang umumnya terjadi dalam membuat kalimat sederhana berpola simple present tense. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester pertama, kelas B sore, program studi matematika. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis dan interview. Pengumpulan data dilakukan tiga bagian. Pada bagian pertama, mahasiswa diminta untuk menjawab test tertulis, pada bagian kedua, mahasiswa diminta mengarang tentang kegiatan sehari-hari mereka menggunakan bahasa Inggris. Kemudian pada bagian ketiga, mahasiswa diminta menceritakan secara lisan tentang kegiatan sehari-hari mereka menggunakan bahasa Inggris. Berdasakan penelitian tersebut ditemukan bahwa: setelah mahasiswa diberi penjelasan lagi tentang kalimat berpola simple present tense, maka diperoleh 32 mahasiswa dari 42 mahasiswa (65%) yang dapat membuat membuat kalimat-kalimat sederhana berpola simple present tense secara tepat. Kesalahan gramatikal yang umumnya dilakukan oleh mahasiswa yaitu overgeneralization dan incomplete application of rules. Kata Kunci: Kesalahan Gramatikal, Kalimat Sederhana.

Page 8 of 52 | Total Record : 514


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa More Issue