Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

IMPLEMENTASI DIRECT CORRECTION DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS MAHASISWA IKIP-PGRI PONTIANAK Dayat, Dayat
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.834 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v15i1.403

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) implementasi koreksi tertulis tipe direct correction dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa; dan (2) peningkatan kemampuan menulis mahasiswa setelah diterapkannya koreksi tertulis tipe direct correction. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan jumlah mahasiswa sebanyak 36 orang, semester II kelas A Pagi IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2015/2016. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan pengukuran. Analisis kritis dan analisis komparatif digunakan untuk menganalisis data. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, kemampuan menulis mahasiswa masih dikatakan kurang dari apa yang diharapkan peneliti, yaitu hanya ada 17 orang atau 47,2% mencapai nilai 70 atau ke atas. Selanjutnya, pada siklus kedua diperoleh 70% atau 25 mahasiswa mencapai nilai 70 atau keatas, dengan rata-rata kelas sebesar 71 lebih besar dari sebelumnya (siklus I) sebesar 67.Kata Kunci: direct correction, kemampuan menulis.
PREFERENSI MAHASISWA TERHADAP KOREKSI TERTULIS DOSEN DALAM MENINGKATKAN KETELITIAN MENULIS Dayat, Dayat
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.852 KB) | DOI: 10.31571/bahasa.v4i1.37

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk (me)investigasi tentang(hilangkan): (1) bagaimana persepsi mahasiswa terhadap KT dari dosen, (2) tipe KT yang mana yang mereka inginkan (sukai), (3) kesalahan-kesalahan menulis apa saja yang perlu di koreksi, dan (4) kapan sebaiknya KT dari dosen diberikan kepada mahasiswa. Penelitian dekriptif dengan menggunakan metode survei, dengan populasi 152 mahasiswa semester tiga IKIP-PGRI Pontianak. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2007. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa pertama, semua mahasiswa mengatakan koreksi tertulis penting dilakukan oleh dosen dalam upaya meningkatkan kemampuan mereka dalam menulis. Kedua, mereka menyukai berbagai tipe KT, yang meliputi direct correction (Ya= 100%; Tidak= 0%), indirect correction (Ya= 19,1%; Tidak= 80,9%), metalinguistics pada error codes (Ya= 32,9%; Tidak= 67.1%), metalinguistics pada explanation (Ya= 65,8%; Tidak= 34,2%), dan reformulation (Ya= 57,9%; Tidak= 42,1%). Ketiga, kesalahan dalam menulis yang perlu koreksi adalah semua mahasiswa menjawab semua aspek dalam menulis perlu dikoreksi, yaitu content (Ya=98,7%; Tidak 1,3%), organization (Ya= 78,9%; Tidak=21,1%),  Vocabulary (Ya= 97,4%; Tidak= 2,6%), grammatical structure (Ya= 100%; Tidak= 0%), dan  mechanics (Ya= 93,4%; Tidak= 6,6%). Keempat, sebagian besar mahasiswa menginginkan karya tulis mereka dikoreksi pada saat menyerahkan draft akhir (86,8%) dan pada draft awal 13,2%. Kata Kunci: koreksi tertulis, penelitian dekriptif, survei, tipe koreksi tertulis, draft.
EFEKTIVITAS DIRECT CORRECTION DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS MAHASISWA IKIP PGRI PONTIANAK Elly Syahadati, Dayat, Dian Shinta,
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.09 KB) | DOI: 10.31571/bahasa.v4i2.89

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektifitas penggunaan teknik direct correction dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa semester dua IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2015. Untuk memperoleh data, metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan bentuk kuasi-eksperimen. Sampel diambil dengan cluster random sampling, yang terdiri dari dua kelompok, eksperimen dan kontrol. Sedangkan, teknik untuk mengumpulkan data menggunakan pengukuran dengan instrumen berupa tes tulis. Data dianalisa dengan menggunakan uji-t. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t, diketahui bahwa t hitung 6,276, dan kemudian dikonsultasikan dengan t tabel sebesar 2, 021dengan taraf signifkansi 0,005, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan yang mengatakan direct correction efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa (Ha) diterima. Dengan diterimanya Ha, maka dapat dikatakan bahwa penggunaan direct correction efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa.Kata kunci: efektivitas, direct correction, kemampuan menulis, kuasi-eksperimen.
STUDI KORELASI ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN MENULIS PADA MAHASISWA BARU IKIP PGRI PONTIANAK TAHUN AKADEMIK 2015/2016 Sulaiman, Dayat,
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.214 KB) | DOI: 10.31571/bahasa.v5i1.296

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menemukan korelasi antara motivasi belajar dan kemampuan menulis mahasiswa baru IKIP-PGRI Pontianak tahun akademik 2015/2016, dan seberapa erat korelasi antara motivasi belajar dan kemampuan menulis mahasiswa baru IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2015/2016. Untuk memperoleh data, metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan bentuk studi korelasi. Sampel diambil dengan cluster random sampling, yang terdiri dari 30 mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris semester 1 kelas A Pagi. Sedangkan, teknik untuk mengumpulkan data menggunakan pengukuran dengan instrumen berupa tes tulis dan kuesioner. Data dianalisa dengan menggunakan correlational product moment. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan product moment, diketahui bahwa rhitung 0.941, dan kemudian dikonsultasikan dengan r tabel sebesar 0,361 dengan taraf signifkansi 0,005, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan ada korelasi antara motivasi belajar dengan kemampuan menulis pada mahasiswa baru IKIP PGRI Pontianak tahun akedemik 2015/2016  (Ha) diterima dengan tingkat korelasi yang kuat.Kata kunci: korelasi, motivasi, kemampuan menulis, mahasiswa baru.
LECTURER’S WRITTEN CORRECTION IN WRITING CLASS A Case Study at Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo in Academic Year 2013/2014 Dayat, Dayat
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.933 KB)

Abstract

Written correction is the important part of FL writing instruction. The aims of this research are to find: (1) how the lecturer gives written correction to student’s writing; (2) how the students respond to the lecturer’s written correction (LWC); and (3) how far LWC affects the students’ improvement in writing accuracy. This study is a case study where the participants are one writing lecturer and eight students at a private University in Central Java. Interviews, direct observation and documentary analysis were used in this study. The findings show that the lecturer used direct/indirect correction; metalinguistics (error code); focused/unfocused; and reformulation by underlining, crossing, and striking through to the incorrect forms. The correction was provided after the students submitted their final draft to the lecturer. All students preferred direct correction to other types and they made use of the correction for their learning through revising it. Finally, LWC affected the students’ improvement on writing accuracy. Keyword: Written Correction, Types of Written Correction, The Students’ Responses, Case  Study.
Implementasi Direct Correction dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Mahasiswa IKIP-PGRI Pontianak Dayat Dayat
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v15i1.403

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) implementasi koreksi tertulis tipe direct correction dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa; dan (2) peningkatan kemampuan menulis mahasiswa setelah diterapkannya koreksi tertulis tipe direct correction. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan jumlah mahasiswa sebanyak 36 orang, semester II kelas A Pagi IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2015/2016. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan pengukuran. Analisis kritis dan analisis komparatif digunakan untuk menganalisis data. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, kemampuan menulis mahasiswa masih dikatakan kurang dari apa yang diharapkan peneliti, yaitu hanya ada 17 orang atau 47,2% mencapai nilai 70 atau ke atas. Selanjutnya, pada siklus kedua diperoleh 70% atau 25 mahasiswa mencapai nilai 70 atau keatas, dengan rata-rata kelas sebesar 71 lebih besar dari sebelumnya (siklus I) sebesar 67.
Written Corrective Feedback in Academic Writing Class: How Does Experienced Teacher Lead the Effective Practice? Dayat Dayat
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 1 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v19i1.2315

Abstract

AbstractThe research aimed to investigate an Indonesian academic writing teacher’s practice on written corrective feedback (WCF) in academic writing class. A case study involving an experienced Indonesian academic writing teacher and teacher students were employed. To gather data, a semi-structured interview was conducted. The data were then analyzed using the content analysis method. The findings indicated that the teacher’s practice on WCF was mediated by her language learning experience. Thus, the teacher provided WCF on her students’ writing drafts by considering the students’ personalities and their level of writing ability. In correcting student writing errors, the teacher used several types of WCF; direct and indirect correction; metalinguistic clues to the errors; and the reformulation of the wrong words. The relevant pedagogical implications for teachers in conceptualizing WCF and in learning and practicing it on their daily instruction based on their knowledge, experience, and reflection-on-practice. AbstrakPenelitian bertujuan untuk mendeskripsikan praktik dosen Indonesia dalam penulisan akademik tentang umpan balik korektif tertulis (WCF) di kelas penulisan akademik. Penelitian termasuk studi kasus yang melibatkan seorang dosen Indonesia dalam menulis akademik yang berpengalaman dan mahasiswa. Untuk mengumpulkan data, dilakukan wawancara semi-terstruktur. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis isi. Temuan menunjukkan bahwa praktik dosen pada WCF dimediasi oleh pengalaman belajar bahasanya. Dosen memberikan WCF pada draf tulisan mahasiswanya dengan mempertimbangkan kepribadian mahasiswa dan tingkat kemampuan menulisnya. Dalam mengoreksi kesalahan menulis mahasiswa, dosen menggunakan beberapa jenis WCF; koreksi langsung dan tidak langsung; petunjuk kesalahan metalinguistik; dan perumusan ulang kata yang salah. Implikasi pedagogis yang relevan bagi dosen dalam membuat konsep WCF dan dalam mempelajari serta mempraktikkannya pada instruksi harian berdasarkan pada pengetahuan, pengalaman, dan refleksi pada praktik yang dilaksanakan.
PREFERENSI MAHASISWA TERHADAP KOREKSI TERTULIS DOSEN DALAM MENINGKATKAN KETELITIAN MENULIS Dayat Dayat
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i1.37

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk (me)investigasi tentang(hilangkan): (1) bagaimana persepsi mahasiswa terhadap KT dari dosen, (2) tipe KT yang mana yang mereka inginkan (sukai), (3) kesalahan-kesalahan menulis apa saja yang perlu di koreksi, dan (4) kapan sebaiknya KT dari dosen diberikan kepada mahasiswa. Penelitian dekriptif dengan menggunakan metode survei, dengan populasi 152 mahasiswa semester tiga IKIP-PGRI Pontianak. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2007. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa pertama, semua mahasiswa mengatakan koreksi tertulis penting dilakukan oleh dosen dalam upaya meningkatkan kemampuan mereka dalam menulis. Kedua, mereka menyukai berbagai tipe KT, yang meliputi direct correction (Ya= 100%; Tidak= 0%), indirect correction (Ya= 19,1%; Tidak= 80,9%), metalinguistics pada error codes (Ya= 32,9%; Tidak= 67.1%), metalinguistics pada explanation (Ya= 65,8%; Tidak= 34,2%), dan reformulation (Ya= 57,9%; Tidak= 42,1%). Ketiga, kesalahan dalam menulis yang perlu koreksi adalah semua mahasiswa menjawab semua aspek dalam menulis perlu dikoreksi, yaitu content (Ya=98,7%; Tidak 1,3%), organization (Ya= 78,9%; Tidak=21,1%),  Vocabulary (Ya= 97,4%; Tidak= 2,6%), grammatical structure (Ya= 100%; Tidak= 0%), dan  mechanics (Ya= 93,4%; Tidak= 6,6%). Keempat, sebagian besar mahasiswa menginginkan karya tulis mereka dikoreksi pada saat menyerahkan draft akhir (86,8%) dan pada draft awal 13,2%. Kata Kunci: koreksi tertulis, penelitian dekriptif, survei, tipe koreksi tertulis, draft.
EFEKTIVITAS DIRECT CORRECTION DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS MAHASISWA IKIP PGRI PONTIANAK Dayat, Dian Shinta, Elly Syahadati
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i2.89

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektifitas penggunaan teknik direct correction dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa semester dua IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2015. Untuk memperoleh data, metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan bentuk kuasi-eksperimen. Sampel diambil dengan cluster random sampling, yang terdiri dari dua kelompok, eksperimen dan kontrol. Sedangkan, teknik untuk mengumpulkan data menggunakan pengukuran dengan instrumen berupa tes tulis. Data dianalisa dengan menggunakan uji-t. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t, diketahui bahwa t hitung 6,276, dan kemudian dikonsultasikan dengan t tabel sebesar 2, 021dengan taraf signifkansi 0,005, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan yang mengatakan direct correction efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa (Ha) diterima. Dengan diterimanya Ha, maka dapat dikatakan bahwa penggunaan direct correction efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa.Kata kunci: efektivitas, direct correction, kemampuan menulis, kuasi-eksperimen.
STUDI KORELASI ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN MENULIS PADA MAHASISWA BARU IKIP PGRI PONTIANAK TAHUN AKADEMIK 2015/2016 Dayat, Sulaiman
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v5i1.296

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menemukan korelasi antara motivasi belajar dan kemampuan menulis mahasiswa baru IKIP-PGRI Pontianak tahun akademik 2015/2016, dan seberapa erat korelasi antara motivasi belajar dan kemampuan menulis mahasiswa baru IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2015/2016. Untuk memperoleh data, metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan bentuk studi korelasi. Sampel diambil dengan cluster random sampling, yang terdiri dari 30 mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris semester 1 kelas A Pagi. Sedangkan, teknik untuk mengumpulkan data menggunakan pengukuran dengan instrumen berupa tes tulis dan kuesioner. Data dianalisa dengan menggunakan correlational product moment. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan product moment, diketahui bahwa rhitung 0.941, dan kemudian dikonsultasikan dengan r tabel sebesar 0,361 dengan taraf signifkansi 0,005, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan ada korelasi antara motivasi belajar dengan kemampuan menulis pada mahasiswa baru IKIP PGRI Pontianak tahun akedemik 2015/2016  (Ha) diterima dengan tingkat korelasi yang kuat.Kata kunci: korelasi, motivasi, kemampuan menulis, mahasiswa baru.