cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : 24075302     DOI : -
Jurnal ini berisi tentang kajian-kajian hasil pemikiran ataupun hasil penelitian Pendidikan Sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH ATAS Kamaruzzaman Kamaruzzaman
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.367

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada guru-guru Bimbingan dan Konseling Sekolah Menengah Atas se-Kota Pontianak Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat kinerja guru Bimbingan dan Konseling. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian survei. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik komunikasi langsung dan teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data berupa panduan wawancara, dan daftar cek masalah. Subjek penelitian ini adalah 15 orang perwakilan Guru BK dari 41 Sekolah Menengah Atas yang ada di Kota Pontianak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hambatan internal dengan persentase 24,18 % dan hambatan eksternal yang dihadapi oleh Guru Bimbingan dan Konseling dalam melaksanakan kegiatan bimbingan dan konseling di Sekolah memperoleh persentase 15,78 %. Kata Kunci: faktor penghambat,  kinerja  guru Bimbingan dan Konseling.
ANALISIS KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA DINI DANIMPLEMENTASINYA DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING Martin Martin
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.368

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan kecerdasan interpersonal anak dan merancangbimbingan dan konseling untuk mengembangkan kecerdasan interpersonal anak PAUD Arrahman kabupaten Sambas. Metode penelitian adalah deskriptif dengan bentuk penelitian studi survei. Subjek penelitian 25 anak. Teknik pengumpul data menggunakan komunikasi langsung dengan alat panduan observasi. Analisis data meggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis interaktif model Miles and Huberman. Hasil penelitian:Kondisi kecerdasan interpersonal anak PAUD kabupaten Sambas “memadai”. Dari 10 indikator dan 28 sub indikator kecerdasan tergolong “memadai” dan “cukup memadai”. Terdapat 1 indikator dan 6  subindikator   tergolong  “kurang memadai”.Komponen bimbingan untuk mengembangkan kecerdasan interpersonal anak meliputi bidang: pribadi, sosial dan karier. Layanan bimbingan: orientasi, informasi, penguasaan konten, penempatan dan penyaluran, konseling individual, dan konsultasi. Komponen pendukung: aplikasi intrumentasi, himpunan data dan konferensi kasus. Saran: (1) Guru dalam merancang bimbingan hendaknya berdasarkan asesmen kebutuhan; (2) Guru dan Kepala Sekolah hendaknya memanfaatkan hasil penelitian ini dalam rangka mengembangkan kecerdasan interpersonal anak.   Kata Kunci: kecerdasan interpersonal anak usia dini, bimbingan dan konseling.
LESBIAN GAY BISEXUAL AND TRANSGENDER (LGBT): PANDANGAN ISLAM, FAKTOR PENYEBAB, DAN SOLUSINYA Musti'ah Musti'ah
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.369

Abstract

Belakangan ini banyak berita tentang tuntutan-tuntutan kaum LBGT, jumlah mereka semakin bertambah, dan mereka semakin merasa tidak berdosa bahkan meminta pemerintah untuk melegalkannya. Fenomena di atas peneliti tertarik untuk mengkaji secara mendalam tentang LGBT: Pandangan Islam, Faktor Penyebab, dan Solusinya. Kesetaraan gender menjadi alasan kaum LGBT  untuk dilegalkannya LGBT tersebut, mereka lupa jika LGBT legal apa yang akan terjadi. Urgensitas penerapan syariah Islam dalam bingkai Khilafah Islam dengan seperangkat aturan dan konsep dalam mengatur hubungan antara pria dan wanita. Aturan Islam akan senantiasa membentuk ketakwaan individu, memberi dorongan kepada masyarakat untuk saling menasihati dan menciptakan lingkungan Islami serta negara yang menindak tegas para pelaku LGBT sebagai fungsi pencegah dan penebus dosa. Faktor-faktor penyebab LGBT adalah kelalaian keluarga, pergaulan dan lingkungan, moral dan akhlak dan pengetahuan agama yang lemah. Solusi untuk menghindari pengaruh LGBT adalah berdo’a, bertaubat, sadar akan dosa besar, menjauhi segala sesuatu yang berkaitan dengan gay atau membuatnya menjadi kewanita-wanitaan atau menyerupai wanita,  jangan sering menyendiri, minta dukungan keluarga dan orang terdekat, tetap bergaul dengan masyarakat, serta menjauhi makanan yang haram. Kata Kunci: LGBT, pandangan Islam, faktor penyebab, solusi.
PELESTARIAN DAERAH ALIRAN SUNGAI BERBASIS KEARIFAN LOKAL LUBUK LARANGAN DESA LUBUK BERINGIN KECAMATAN BATHIN III ULU Norsidi Norsidi
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelestarian daerah aliran sungai (DAS) berbasis kearifan lokal lubuk larangan di Desa Lubuk Beringin Kecamatan Bathin III Ulu Kabupaten Bungo.  Metode yang digunakan dalam  penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif, untuk mendalami situasi sosial yang mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih dengan purposive sampling terhadap informan kunci yaitu Kepala Desa (Rio), Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Pengelola Lubuk Larangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan Lubuk Larangan memiliki aturan yang telah disepakati bersama adanya pelarangan mengambil ikan di kawasan daerah aliran sungai sepanjang pemukiman penduduk. Apabila ada lapisan masyarakat yang melanggar akan terkena sumpah dan dikenakan sangsi adat, pelanggar harus meminta maaf secara adat dan membayar denda berupa satu ekor kambing, beras 20 gantang dan kain 4 kayu. Kearifan lokal Lubuk larangan ini memiliki peran penting untuk mendukung bidang ekonomi, pembangunan dan lingkungan. Kata Kunci: pelestarian, Daerah Aliran Sungai (DAS), kearifan lokal.
PENGARUH MODEL INQUIRY TERHADAP BERPIKIR KRITIS MAHASISWA GEOGRAFI IKIP-PGRI PONTIANAK Rosanti, Dony Andrasmoro, Rina
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry terhadap berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah statistika di Program Studi Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak. Subjek dalam penelitian mahasiswa semester gasal tahun akademik 2016. Kelas A sore sebagai eksperimen dan B sore sebagai kontrol yang memiliki kemampuan setara berdasarkan hasil nilai penugasan dan UTS yang telah di uji menggunakan uji-t dengan hasil tidak signifikan. Penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Berdasarkan selisih nilai pretest dan posttest,rata-rata gain score kelas eksperimen lebih tinggi dengan skor 30,16 dibandingkan kelas kontrol dengan skor 12,15. Hasil perhitungan analisis uji-t menggunakan independen sample t-test diperoleh data p-level lebih kecil dari 0,05 (p0,05) yaitu dengan taraf sig 0,00. Hasil perhitungan membuktikan bahwa model pembelajaran inquiry berpengaruh terhadap berpikir kritis mahasiswa pendidikan geografi IKIP PGRI Pontianak. Kata Kunci: berpikir kritis, model Pembelajaran Inquiry.
PEMANFAATAN LABORATORIUM PENDIDIKAN SEJARAH IKIP-PGRI PONTIANAK Sahid Hidayat, Superman, Teguh Agustian, Fandri Minandar
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen dan pemanfaatan Laboratorium Pendidikan Sejarah IKIP-PGRI Pontianak.Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan strategi yang digunakan adalah studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan mengkaji dokumen. Analisis data yang dilakukan adalah model analisis interraktif.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: Manajemen atau pengelolaan Laboratorium Pendidikan Sejarah IKIP-PGRI Pontianak telah dilakukan dengan baik. Program yang dirancang dan dilaksanakan oleh pengurus lab. yang berupa kegiatan mata kuliah praktikum dan diskusi ilmiah sejalan dengan fungsi lab. tersebut yaitu sebagai sarana penunjang untuk memperdalam dan memantapkan pemahaman sejarah. Laboratorium Pendidikan Sejarah IKIP-PGRI Pontianak telah dimanfaatkan dengan baik oleh para mahasiswa maupun dosen prodi pendidikan sejarah. Dari hasil wawancara dan pengamatan dapat dikatakan bahwa laboratorium ini tidak hanya dimanfaatkan oleh kalangan prodi pendidikan sejarah saja namun juga telah dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah yang ada di Pontianak. Kata Kunci: pemanfaatan, laboratorium.
PENGGUNAAN MEDIA FILM TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR BAGI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI PONTIANAK Yoga Prasetya Adi Nugraha
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.373

Abstract

Tujuan penelitian adalah: (1) Mengetahui pengaruh penggunaan media film dalam pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa pada pelajaran Geografi di SMP Negeri Pontianak; dan (2) Mengetahui pengaruh penggunaan media film dalam pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran Geografi di SMP Negeri Pontianak. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan tehnik sampel bertujuan (Purposive Sample). Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-test post-test control group design dengan satu macam perlakuan yaitu eksperimen quasi (quasi experimental research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan pada penelitian ini berpengaruh signifikan pada peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa. Dimana t tabel = -7,673 signifikan pada taraf a=5% (Sig. 0,05). Kata Kunci: motivasi, prestasi, belajar.
DAYAK ASAL-USUL DAN PENYEBARANNYA DI BUMI BORNEO (1) Hamid Darmadi
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.376

Abstract

Kehadiran tulisan ini bertujuan mengungkapkan asal usul dan budaya Dayak sebagai salah satu suku “Asli” yang mendiami “Pulau Borneo” (Kalimantan). Borneo terbagi berdasarkan wilayah Administratif masing-masing terdiri dari: Kalimantan Timur ibu kotanya Samarinda, Kalimantan Selatan ibu kotanya Banjarmasin, Kalimantan Tengah ibu kotanya Palangka Raya, Kalimantan Barat ibu kotanya Pontianak, dan Kalimantan Utara Ibu kotanya Tanjung Selor. Suku Dayak, terbagi dalam 405 sub-sub suku (J.U.Lontaan, 1974). Masing-masing sub suku Dayak mempunyai adat istiadat dan budaya yang mirip, sesuai dengan sosial kemasyarakatannya, baik Dayak di Indonesia maupun Dayak di Sabah dan Sarawak Malaysia sebagai negara serumpun. Dayak berasal dari kata “Daya” yang artinya hulu, untuk menyebutkan masyarakat yang tinggal di pedalaman atau perhuluan. Suku Dayak memiliki kesamaan ciri-ciri budaya yang khas antara lain seperti; mandau, sumpit, beliong, rumah betang/rumah panjang (rumah radank) dan lain-lain. Ciri-ciri khas Dayak lainnya seperti;kepemilikamn senjata, dan seni budayanya.Agama asli suku Dayak Kaharingan, yang merupakan agama asli yang lahir dari budaya nenek moyang orang Dayak. Sebagian masyarakat Dayak masih memegang teguh kepercayaan akan adanya benda-benda gaib pada tempat-tempat tertentu seperti batu-batuan, pohon-pohonan besar, tanam-taman dihutan, danau, lubuk, dan lainnya yang menurut kepercayaan mereka memiliki “kekuatan gaib” dari Jubata dan Batara. Keseharian hidup orang Dayak secara umumnya berladang, bertani  dengan ritualnya.Ketika akan membuka lahan untuk berladang, bertani  mereka mengadakan ritual kepada Puyang Gana (penguasa tanah), Raja Juata (penguasa Air), Kama” Baba (penguasa Darat), Jobata, Apet Kuyangh dan lain-lain.  Disi lain Suku Dayak juga memiliki upacara “Tiwah” Tiwah adalah ritual yang dilaksanakan untuk mengantar tulang-belulang orang yang sudah meninggal ke Sandung. Kata Kunci: Keseharian, Dayak, Asal-Usul, Seni Budaya, Penyebarannya, Borneo.
PERGESERAN NILAI-NILAI BUDAYA DALAM UPACARA ADAT GAWAI DAYAK DITINJAU DARI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT KOTA PONTIANAK Emusti Rivasintha, Karel Juniardi
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v4i1.418

Abstract

Penelitian bertujuan untuk megetahui: (1) pelaksanaan Upacara Adat Gawai Dayak di Pontianak; (2) pergeseran nilai-nilai yang terjadi dalam Upacara adat Gawai Dayak di Pontianak; (3) dampak sosial yang terjadi pada masyarakat sekitar Pontianak; dan (4) dampak ekonomi yang terjadi pada masyarakat sekitar Pontianak. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan bentuk strategi studi kasus terpancang. Sumber data yang digunakan yaitu informan, tempat dan peristiwa, dan dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Validitas data menggunakan triangulasi dan teknik analisa data menggunakan teknik analisis interaktif. Upacara Adat Gawai Dayak bagi masyarakat Dayak di Kalimantan Barat mempunyai beberapa fungsi, yaitu fungsi spiritual, sosial, dan sebagai aset yang menunjang pariwisata. Upacara Adat Gawai Dayak juga bertujuan untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan gotong royong diantara sesama warga masyarakat yang ikut terlibat dalam pelaksanaan upacara adat tersebut.Kata Kunci: Upacara Adat Gawai Dayak, budaya lokal, kehidupan sosial ekonomi.
ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Fety Novianty
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v4i1.419

Abstract

Pembelajaran yang efektif harus dapat merangsang kemampuan komunikasi siswa, karena sejatinya kegiatan pembelajaran tidak akan pernah terlepas dari kegiatan berkomunikasi. Komunikasi edukatif dapat dilakukan dengan cara pendidik sebagai fasilitator dalam kegaiatan pembelajaran. Sehingga aktivitas yang diutamakan dalam pembelajaran adalah aktivitas yang dilakukan oleh siswa. Pengembangan pembe-lajaran yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pembelajaran yang bervariasi, diantaranya adalah melalui pembelajaran kooporatif. Pembelajaran kooperatif dapat membelajarkan siswa secara berkelompok dan dapat meningkatkan aktivitas siswa.  Pembelajaran dengan metode Course Review Horay juga melatih siswa untuk mencapai tujuan-tujuan hubungan sosial yang pada akhirnya mempengaruhi prestasi akademik siswa. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar melalui pembelajaran kooperatif tipe course review horay pada mata kuliah Ilmu Kewarganegaraan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dan skala sikap untuk mengukur aktivitas pembelajaran dengan sampel penelitian adalah mahasiswa IKIP PGRI Pontianak angkatan 2014/2015 yang berjumlah 30 orang. Hasil yang diperoleh dari pembelajaran melalui metode dicirikan oleh struktur tugas, tujuan, dan penghargaan kooperatif yang melahirkan sikap ketergantungan yang positif antara sesama siswa, penerimaan terhadap perbedaan individu, dan mengembangkan keterampilan bekerja sama antarkelompok.Kata Kunci: aktivitas belajar, Course Review Horay, Pendidikan Kewarganegaraan.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 3 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 2 (2024): Sosial Horizon ( Jurnal Pendidikan Sosial) Vol. 11 No. 1 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 3 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 2 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 10, No 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 9 No. 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 1 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 2 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 1 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 7, No 2 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL Vol 7, No 1 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL Vol 6, No 2 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 6, No 1 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 2 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial More Issue