cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : 24075302     DOI : -
Jurnal ini berisi tentang kajian-kajian hasil pemikiran ataupun hasil penelitian Pendidikan Sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PENGEMBANGAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIOR UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI SISWA ETNIS DAYAK SMU PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Yenni Rizal, Uray Herlina
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v1i1.152

Abstract

Secara umum tujuan penelitian ini adalah Pengembangan konseling kelompok dengan teknik behavior  untuk meningkatkan konsep diri siswa etnis Dayak, dan pengembangan perangkat pendukung layanan bimbingan dan konseling meliputi: program, silabus, satuan layanan (satlan), lembar observasi, dan tes kemampuan konsep diri siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian dan pengembangan (research and development/RD). Jenis penelitian RD adalah jenis penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Berdasarkan temuan hasil penelitian dan pembahasan mengenai konsep diri siawa SMU Negeri 5 Pontianak. Maka dibuatlah kesimpulannya secara umum konsep diri siswa SMU Negeri 5 Pontianak sudah cukup baik namun masih perlu di tingkatkan melalui rancangan desain pengembangan teknik behavioral dalam konseling kelompok dalam meingkatkan konsep diri siswa pada SMU negri 5 Pontianak beserta prototype yang telah di susun dan terkonsep secara baik yang sasarannya meliputi aspek perceptual (physical self-concept), aspek konseptual (psychological self-concept), aspek attitudinal. Kata Kunci: Konseling kelompok, Teknik Behavior, konsep diri.
PERAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN EWARGANEGARAAN MEMBANGUN GENERASI CERDAS DAN BERKARAKTER Hadi Rianto
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v2i1.48

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membangun generasi cerdas dan berkarakter di Sekolah Menengah Atas melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan mengembangkan aspek kemampuan berpikir kritis serta mengembangkan kepribadian dengan mewujudkan nilai-nilai karakter dalam bersikap dan berperilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi.  Penelitian ini mengkaji mulai dari upaya, peran aktif, dan kendala-kendala dihadapi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam membangun generasi cerdas dan berkarakter. Dari penelitian ini ditemukan bahwa peserta didik mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis serta dan menampilkan perilaku berkarakter di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Generasi Cerdas, Membangun Karakter.
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG DEMOKRASI DI KALIMANTAN BARAT Hadi Rianto, Moad, Nurhadianto
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v2i2.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi mahasiswa tentang demokrasi di Kalimantan Barat. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan bentuk penelitian studi kasus melalui teknik pengumpulan data teknik obervasi berperanserta, wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian ini yaitu: (1) pelaksanaan demokrasi di berbagai aspek di masyarakat  Kalimantan Barat yaitu pelaksaaan aturan kebebasan sipil (civil liberty), terlaksanya hak-hak politik (political rights) bagi setiap masyarakat  dan berkembangya lembaga-lembaga demokrasi (institution democracy) di pemerintahan dan masyarakat sipil; (2) kondisi kebebasan masyarakat sipil di Kalimantan Barat terlihat dari tingkat kebebasan berserikat dan berkumpul dari organisasi masyarakat sipil yang relatif tinggi, organisasi masyarakat sipil yang muncul dalam setiap struktur sosial masyarakat; (3) faktor yang mempengaruhi demokrasi di Kalimantan Barat yakni terdiri dari Faktor kesejahteraan masyarakat, Faktor Sosial dan Politik,  serta Budaya Kewarganegaraan dan Akar Sejarah. Kata kunci: persepsi mahasiswa, demokrasi. 
ANALISIS PENDAPAT DOSEN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH IKIP-PGRI PONTIANAK TENTANG KURIKULUM 2013 Bohari, Karel Juniardi, Pujo Sukino
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang (1) Pendapat Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah terhadap Kurikulum 2013; (2) Kesesuaian materi ajar pada mata kuliah yang diajarkan oleh Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah dengan materi pelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Jenis penelitian ini mampu mengangkat berbagai informasi kualitatif secara lengkap dan mendalam untuk menjelaskan mengenai proses mengapa dan bagaimana sesuatu terjadi. Variabel dalam penelitian ini menggunakan variabel tunggal yaitu pendapat dosen terhadap Kurikulum 2013. Sampel penelitian ialah enam dosen yang aktif mengajar pada semester ganjil Tahun Akademik 2014/2015. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik komunikasi langsung dan studi dokumenter. Alat pengumpulan data menggunakan panduan wawancara dan analisis dokumen. Teknik validitas data menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Pendapat Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah terhadap Kurikulum 2013 memberi tanggapan positif adanya perubahan kurikulum dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan menjadi Kurikulum 2013 karena dengan Kurikulum 2013 mata pelajaran sejarah di sekolah lebih dihargai, penggalian sejarah lebih mendalam, serta proses pembelajaran berpusat pada siswasehingga siswa harus lebih aktif; (2) Terdapat kesesuaian materi ajar di perguruan tinggi dengan materi mata pelajaran Sejarah di tingkat SMA. Sebagai contoh adalah materi mata kuliah Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan yang sama dengan materi mata pelajaran Sejarah di Kelas XI Sekolah Menengah Atas  yang sudah menggunakan Kurikulum 2013.Kata Kunci: Pendidikan Sejarah, Kurikulum 2013.
KONSEP KERABAT DI DAERAH RANTAU BAGI MAHASISWA MIGRAN Dian Equanti, Galuh Bayuardi
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.263

Abstract

Penelitian ini akan menggambarkan jaringan sosial mahasiswa migran di daerah rantau, bagaimana bentuk interaksi mahasiswa sebagai pendatang dengan lingkungan sosial di daerah rantau, serta makna kerabat di daerah rantau. Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif kualitatif dengan bentuk studi terpancang. Subjek penelitian adalah 15 orang mahasiswa IKIP PGRI Pontianak semester IV T.A 2014-2015 yang berstatus migran. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mendalam yang selanjutnya dianalisis dengan metode analisis interaktif Huberman yang diperkuat dengan probing question untuk menggali keterangan yang lebih spesifik. Hasil penelitian menyatakan bahwa pertama jaringan sosial mahasiswa migran terbentuk di lingkungan kampus dan lingkungan tempat tinggal. Sebagian besar mahasiswa migran belum memiliki jaringan sosial yang luas karena pergaulan yang terbatas. Kedua, bentuk interaksi mahasiswa migran  dengan lingkungan sosial berupa kerja sama (cooperation), persaingan (competition), dan akomodasi. Ketiga, konsep kerabat bagi mahasiswa migran di daerah rantau adalah orang-orang yang dituju untuk memperoleh dukungan sosial selama tinggal di daerah rantau.Kata kunci: migran, jaringan sosial, kerabat.
ANALISIS KESIAPAN MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN DI PRODI PENDIDIKAN GEOGRAFI TAHUN 2015 Dony Andrasmoro, Endah Evy Nurekawati
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.264

Abstract

Tujuan peneliti ini adalah:  (1) Untuk memperoleh gambaran tentang langkah dan usaha yang ditempuh oleh para mahasiswa dalam  menyiapkan diri menghadapi Program Pengalaman Lapangan; dan (2) Untuk memperoleh gambaran kesiapan mahasiswa prodi Geografi dalam menghadapi PPL. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dosen pengampu mata kuliah micro teaching, dosen pembimbing micro teaching, dan mahasiswa prodi geografi IKIP PGRI Pontianak. Pengambilan sampel dalam penelitian ini, menggunakan teknik bola salju (snowball sampling). Teknik analisis data yang digunakan adalah mengikuti model analisis interaktif. Hasil penelitian menyatakan bahwa: (1) Langkah dan usaha yang ditempuh oleh para mahasiswa menyiapkan diri terhadap pelaksanaan PPL: berdasarkan banyaknya intensitas maju mempraktikkan keterampilan mengajar ditambah dengan evaluasi dari kesempurnaan mempraktikkan keterampilan tersebut, maka keterampilan dan kesiapan mengajar akan selalu bertambah baik. Ketuntasan mahasiswa menempuh Mata Kuliah Dasar Kependidikan juga sangat menunjang kemampuan mahasiswa mengajar. Ketuntasan yang dicapai adalah mendapatkan kemampuan dan nilai baik pada mata kuliah tersebut; dan (2) Gambaran kesiapan yang dilakukan mahasiswa Prodi Geografi dalam pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan: usia mahasiswa praktikan rata-rata pada umur 21 tahun. Intensitas banyaknya latihan maju untuk mempraktikkan  keterampilan mengajar sangat berpengaruh terhadap pencapaian mengajar mahasiswa praktikan, kendala yang dialami oleh mahasiswa peserta pengajaran Micro Teaching terjadi karena faktor internal dan faktor eksternal.Kata Kunci: Micro Teaching, PPL.
PROGRAM BIMBINGAN KARIR UNTUK MENINGKATKAN ORIENTASI KARIR REMAJA Eli Trisnowati
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.265

Abstract

Keberhasilan siswa dalam pemilihan karir yang tepat tidaklah semudah seperti apa yang dibayangkan dan tidaklah mungkin siswa dapat menentukan karir tanpa bantuan dan bimbingan dari guru pembimbing, karena disadari bahwa untuk memahami kemampuan diri bagi siswa tidaklah mudah dan tidak mungkin muncul dengan sendirinya, akan tetapi membutuh bimbingan dari guru pembimbing. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan tinggi rendahnya sikap siswa terhadap karir. Lokasi penelitian ialah SMP Negeri 12 Pontianak. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif dengan bentuk penelitian survei. Populasi berjumlah 244 orang yang terdiri dari 6 kelas dengan sampel 20% yaitu berjumlah 48 orang. Hasil angket dianalisis dengan menggunakan perhitungan persentase. Hasil penelitian didapatlah rumusan program bimbingan karir untuk meningkatan orientasi karir berdasarkan aspek-aspeknya, yakni sikap terhadap karir tergolong tinggi dengan persentase 89.29 %, keterampilan membuat keputusan karir tergolong tinggi dengan persentase 91.78 %, dan informasi dunia kerja tergolong tinggi dengan persentase 89.17 %. Kata Kunci: orientasi karir, program bimbingan karir.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH KARTOGRAFI IKIP PGRI PONTIANAK Eviliyanto Eviliyanto
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.266

Abstract

Tujuan penelitian mencakup tiga hal yaitu mengetahui: (1) Penerapan metode demonstrasi pada mata kuliah kartografi mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi semester V; (2) Aktivitas belajar mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi semester VI kelas B sore melalui penerapan metode demonstrasi; (3) Peningkatan aktivitas belajar mahasiswa pada mata kuliah kartografi Prodi Pendidikan Geografi semester VI kelas B sore. Metode dalam kajian penelitian adalah classroom action research  melalui kolaborasi. Subyek penelitian adalah kelas B. Sore semester VI Prodi Pendidikan Geografi. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi melalui panduan observasi dan dokumen. Analisis data yang digunakan dengan menggunakan teknik deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya: 1) Penerapan metode demonstrasi pada mata kuliah kartografi mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi semester VI yang sudah dilaksanakan termasuk kriteria baik, 2) Aktivitas belajar mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi semester VI kelas B sore termasuk kriteria cukup aktif, 3) Terdapat peningkatan aktivitas belajar mahasiswa pada mata kuliah kartografi Prodi Pendidikan Geografi semester VI kelas B sore 13.27%. Kata Kunci: demonstrasi, aktivitas belajar.
IMPLEMENTASI NILAI KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB DI LINGKUNGAN SEKOLAH Hadi Rianto
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.268

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran terhadap bentuk-bentuk nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, pengimplementasian nilai kemanusiaan yang adil dan beradab di lingkungan sekolah, dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengintegrasian nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bentuk-bentuk nilai kemanusiaan yang adil dan beradab tergambar dengan jelas bahwa siswa memiliki kepribadian mandiri, peduli kepada sesama, menjaga lingkungan, menjaga semangat kebersamaan, dan menjaga persatuan dan kesatuan organisasi. Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas yang terintegrasi dalam mata pelajaran kelompok pengembangan kepribadian, dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab adalah keteladanan guru dan pembina, tanggung jawab, dan kedisiplinan.Kata Kunci: Implementasi Nilai, Kemanusiaan, adil dan beradab.
INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT SUKU LAUT DI DESA CONCONG LUAR INDRAGIRI HILIR-RIAU Haryono, Supentri
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukan interaksi sesama Suku Laut telah mengalami kelonggaran setelah Suku Laut tinggal dirumah menetap, namun interaksi Suku Laut dengan Suku lainnya terlihat baik dimana setiap ada kegiatan Suku lain seperti menikah. Dengan metode kualitatif agar dapat menggambarkan interaksi sosial Suku laut dengan bentuk studi kasus. Teknik Dan Alat pengumpulan data berupa panduan observasi dan dokumen. Keberhasilan interaksi Suku Laut pada pemukiman menetap juga terlihat ketika datang bulan ramadhan Suku Laut ikut berpuasa bahkan sama-sama membangunkan disaat sahur, namun adanya juga yang tidak berpuasa karena diluar Suku Laut ada juga yang tidak berpuasa, walau terkesan negatif, tetapi informasi penelitian ini menunjukan Suku Laut telah berinteraksi dengan baik dilingkungan barunya mulai dari hal positif sampai kepada hal negative yang didapatnya dari lingkungan baru yaitu di pola pemukiman menetap dan tidak pernah terjadi selama Suku Laut tinggal di perahu. Kata Kunci: Suku Laut, Interaksi Sosial.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 3 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 2 (2024): Sosial Horizon ( Jurnal Pendidikan Sosial) Vol. 11 No. 1 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 3 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 2 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 10, No 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 9 No. 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 1 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 2 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 1 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 7, No 2 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL Vol 7, No 1 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL Vol 6, No 2 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 6, No 1 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 2 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial More Issue