cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : 24075302     DOI : -
Jurnal ini berisi tentang kajian-kajian hasil pemikiran ataupun hasil penelitian Pendidikan Sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PPKN MELALUI PENGGUNAAN MODEL MAKE A MATCH PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Idham Azwar, Syarif Firmansyah, Erna Octavia
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.270

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan bernegara. Pendidikan merupakan proses pembentukan kemampuan dasar yang fundamental baik menyangkut daya pikir atau daya intelektual maupun daya emosional atau perasaan yang diarahkan kepada tabiat kepada manusia dan kepada sesama. Hal itu berbanding lurus dengan Undang-Undang  RI  No. 20  Tahun  2003 tentang  sistem  pendidikan  nasional BAB II, pasal 3 yaitu: Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Kata Kunci: meningkatkan, hasil belajar, model make a match, pendidikan multikultural.
KARAKTERISTIK SPASIAL URBAN SPRAWL KECAMATAN PONTIANAK UTARA Mustofa Mustofa
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.271

Abstract

Karakteristik Kota Pontianak yang mengarah kepada ribbon development mengalami pertumbuhan signifikan sebagai dampak geliat ekonomi dari sektor perdagangan dan jasa. Tujuan dari penelitian ini yakni: (1) Mengetahui bentuk transformasi penggunaan lahan;dan (2) Mengetahui pola perkembangan permukiman di Kecamatan Pontianak Utara pada tahun 2003, 2008 dan 2013. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif melalui analisis spasial terhadap dinamika sosial ekonomi dengan data yang diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasidata dari BPS dan kelurahan. Analisis data berupa:(1) Karakteristik masyarakat, (2) Karakteristik penggunaan lahan, dan (3) Karakteristik permukiman. Secara fisik, perkembangan area terbangun di Kecamatan Pontianak Utara mengarah kepada pertumbuhan secara horisontal sentrifugal.Sprawl di Kecamatan Pontianak Utara mengarah kepada tipe leapfrog development atau pertumbuhan secara melompat.Bentuk transformasi spasial berupa alih fungsi lahan dari areal non produktif menjadi berbagai bentuk budidaya manusia.Pola Spasial (spatial patterns) dipengaruhi oleh Jembatan Landak sebagai akses utama dari dan ke pusat Kota Pontianak. Pola pertumbuhan secara umum membentuk pola yang mengikuti segmen-segmen jaringan jalan. Kata Kunci: Karakteristik Spasial, Urban Sprawl.
PEMBELAJARAN LUAR KELAS (OUT DOOR STUDY) DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 SUNGAI KAKAP Suherdiyanto, Pitalis Mawardi, Rika Anggela
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengamati penerapan metode Pembelajaran Luar Kelas (Out Door Study); (2) Mendeskripsikan rata-rata hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi; dan  (3) Mengetahui pengaruh penerapan metode Pembelajaran Luar Kelas (Out Door Study) terhadap peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran Geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eksperimen dengan bentuk Kuasi Eksperimen. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode  Cluster Random Sampling. Alat pengumpul data berupa Lembar  Observasi, Tes Hasil Belajar, dan Dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji-T dua sampel. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan sebagai betikut: (1) Rata-rata hasil belajar siswa pada kelas Eksperimen yang diajarkan dengan model pembelajaran model Pembelajaran Luar Kelas (Out Door Study) tergolong baik; (2) Rata-rata hasil belajar siswa pada kelas kontrol yang tidak  diajarkan dengan model Pembelajaran Luar Kelas (Out Door Study)  tergolong cukup; dan (3) Terdapat pengaruh model Pembelajaran Luar Kelas (Out Door Study)  terhadap peningkatan  hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Kata Kunci: Out Door Study, Hasil Belajar, Mata Pelajaran Geografi.
AKTUALISASI PEMBINAAN KESADARAN BERKONSTITUSI PADA PEMBELAJARAN PKN DI SMP NEGERI 3 MEMPAWAH HILIR KABUPATEN MEMPAWAH Tajuddin Tajuddin
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.274

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Kreativitas guru PKn SMP Negeri 3 Mempawah Hilir dalam pembelajaran; dan (2) Aktualisasi pembinaan kesadaran berkonstitusi yang dilakukan guru PKn SMP Negeri 3 Mempawah Hilir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif yang memiliki tiga komponen analisis, yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Dalam mengelola pembelajaran guru tidak hanya dituntut untuk membuat perangkat pembelajaran tetapi juga harus mengembangkan kreativitasnya dalam melaksanakan pembelajaran di kelas yang tertuang dalam rencana pembelajaran. Guru PKn tentu harus bisa kreatif dalam mengelola pembelajaran terutama terkait dengan metode dan media pembelajaran; dan (2) Mata pelajaran PKn adalah mata pelajaran yang didalam kurikulumnya ada beberapa Standar Kompetensinya berisi tentang konstitusi, seperti pada materi di kelas VII dan  kelas VIII (pada kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Semakin tinggi kesadaran siswa memahami konstitusi, semakin sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta semakin tinggi prestasi belajar PKn. Kata kunci: guru, PKn, konstitusi.
PEMANFAATAN LABORATORIUM PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN CIVIC KNOWLEDGE MAHASISWA IKIP PGRI PONTIANAK Fety Novianty, M. Anwar Rube’i, Hana Mauludea
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.278

Abstract

Salah satu sumber belajar yang mempunyai peran penting adalah laboratorium. Tanpa laboratorium, maka pembelajaran akan sulit memahami pelajaran, terutama materi yang bersifat aplikasi. Laboratorium adalah tempat belajar mengajar melalui metode praktikum yang dapat menghasilkan pengalaman belajar dimana siswa berinteraksi dengan berbagai alat dan bahan untuk mengobservasi gejala-gejala yang dapat diamati secara langsung dan dapat membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari, untuk melatih dalam hal keterampilan melakukan praktik, demonstrasi, percobaan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Laboratorium merupakan sumber belajar yang efektif untuk mencapai kompetensi yang diharapkan bagi peserta didik banyak fungsi dan manfaat yang dapat diambil dari pengunaan laboratorium oleh karena itu untuk mengoptimalkan fungsi laboratorium perlu dikelola secara baik untuk kelancaran proses belajar mengajar. Kata Kunci: Laboratorium PPKn, Sumber Belajar, Pengetahuan Kewarganegaraan.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 10 PONTIANAK Rustam Rustam
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.279

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA Negeri 10 Pontianak Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa SMA Negeri 10 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi langsung dan teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data berupa pedoman observasi, dan angket. Subjek penelitian ini adalah semua 8 orang siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Pontianak  telah dilaksanakan dan berhasil dengan baik.Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Bimbingan Kelompok.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MAHASISWA SEMESTER V MELALUI PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN PROGRAM STUDI PPKN IKIP PGRI PONTIANAK Yuliananingsih M
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.280

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah Upaya Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa Semester V melalui pemanfaatan perpustakaan Program Studi PPKn IKIP PGRI Pontianak.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) dengan bentuk penelitian tindakan kelas (clasroom action research ). Teknik pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini maliputi teknik observasi langsung, Teknik komunikasi langsung, dan teknikstudi dokumenter. Alat pengumpulan data meliputi panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yakni dalam perencanaan proses penelitian yaitu pada siklus I 3,375, 4,25, siklus II 4,375, dan 4,75 dengan kategori baik. Pelaksanaan dalam upaya meningkatkan minat belajar mahasiswa terlaksana  meliputi Pada siklus I 4,14, 4,71, siklus II  4,76, dan 4,95 dengan kategori sangat baik. Upaya meningkatkan minat belajar mahasiswa melalui pemanfaatan perpustakaan terlaksana dengan baik dengan antusias mahasiswa dalam menggunakan perpustakaan secara maksimal dan adanya peningkatan minat belajar. Disimpulan terjadi peningkatan yang signifikan terhadap minat belajar mahasiswa Semester V melalui pemanfaatan perpustakaan Program Studi PPKn IKIP PGRI Pontianak.Kata Kunci: perpustakaan, minat, mahasiswa.
HUBUNGAN PENGELOLAAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DENGAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMA NEGERI 1 PEMANGKAT Agus Dediansyah
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.363

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan: (1) Pengelolaan kegiatan belajar mengajar dalam pembelajaran Sejarah di kelas XI SMA N 1 Pemangkat; (2) Aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran Sejarah di kelas XI SMA N 1 Pemangkat; dan (3) Hubungan pengelolaan kegiatan belajar mengajar dengan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran sejarah di kelas XI SMA N 1 Pemangkat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi hubungan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Pemangkat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pemangkat dengan jumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung dan teknik komunikasi tidak langsung. Teknik analisis data yang digunakan yakni teknik analisis persentase dan product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengelolaan kegiatan belajar mengajar dalam proses pembelajaraan sejarah di kelas XI SMA N 1 Pemangkat tergolong “Baik” dengan persentase sebesar 80,84%; (2) Aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran Sejarah di kelas XI SMA N 1 Pemangkat tergolong “Baik” dengan persentase 75,65%; dan (3) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengelolaan kegiatan belajar mengajar dengan aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran Sejarah di kelas XI SMA N 1 Pemangkat sebesar 0,5646 dengan kategori “Sedang”.Kata Kunci: kegiatan belajar mengajar, aktivitas belajar.
PROGRAM PELATIHAN KETERAMPILAN KONSELING BAGI KONSELOR DI SMP/MTS NEGERI SE-KOTA PONTIANAK Eli Trisnowati
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.364

Abstract

Penelitian ini merupakan studi deskriptif untuk memberikan gambaran atas keterampilan konseling yang dimiliki oleh konselor di sekolah.Tujuan penelitian adalah terumuskannya program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan konseling bagi konselor dalam pelaksanaan tugas kesehariannya. Sampel penelitian ini adalah seluruh konselor SMP/MTs Negeri se-kota Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterampilan konseling pada konselor pada umumnya berada kategori sangat menguasai; (2) keterampilan konseling pada konselor berdasarkan latar belakang pendidikan bimbingan dan konseling dan masa kerja 1-5 tahun pada umumnya berada pada posisi sangat menguasai; (3) keterampilan konseling pada konselor berdasarkan latar belakang pendidikan bimbingan dan konseling dan masa kerja 11-15 tahun berada pada posisi sangat menguasai; (4) keterampilan konseling pada konselor berdasarkan latar belakang pendidikan non bimbingan dan konseling dengan masa kerja 1-15 tahun pada umumnya sangat menguasai; dan (5) program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan konseling pada konselor dirumuskan berdasarkan temuan hasil penelitian. Program yang dikembangkan adalah program pelatihan keterampilan konseling.Kata Kunci: program pelatihan, keterampilan konseling.
PENERAPAN ETIKA KAMPUS DALAM MEMBINA KEDISIPLINAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Hemafitria, Rohani, Fety Novianty, Erna Octavia
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i2.366

Abstract

Pendidikan merupakan sarana yang sangat strategis untuk membentuk kepribadian warga negara. Melalui pendidikan diharapkan terjadi proses pendewasaan, baik dewasa dalam pola pikir maupun dewasa dalam perilaku. Upaya untuk menciptakan suasana kehidupan kampus yang mendukung terselenggaranya proses perkuliahan secara terarah dan sesuai dengan sasaran, guna mencapai pendidikan yang dicita-citakan, maka perlu adanya kesadaran dan tanggung jawab mahasiswa selaku obyek dalam kegiatan pendidikan untuk memelihara ketertiban dan kedisiplinan. Untuk itu maka diperlukan etika kampus karena dengan aturan tersebut dapat mengatur, mendisiplinkan dan mendidik mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pedoman observasi dan panduan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan dipahaminya etika kampus mahasiswa dapat bersosialisasi di lingkungan kampus dengan baik. Etika kampus mempunyai makna positif apabila seluruh mahasiswa menanggapi dengan positif pula. Segala ketentuan kampus bukannya menjadi batasan-batasan dalam sikapnya tetapi menjadi petunjuk yang mampu merubah kehidupan yang menjadi insan yang lebih baik. Kata Kunci: etika, kedisiplinan, Pendidikan Kewarganegaraan.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 3 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 2 (2024): Sosial Horizon ( Jurnal Pendidikan Sosial) Vol. 11 No. 1 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 3 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 2 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 10, No 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 9 No. 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 1 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 2 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 1 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 7, No 2 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL Vol 7, No 1 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL Vol 6, No 2 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 6, No 1 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 2 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial More Issue