cover
Contact Name
Hamzah
Contact Email
sainetin@unilak.ac.id
Phone
+6285274546000
Journal Mail Official
sainetin@unilak.ac.id
Editorial Address
Jl. Yos Sudarso km.8, Umban Sari, Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau 28265
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SainETIn
ISSN : 25489445     EISSN : 25486888     DOI : 10.31849/sainetin.v4i1
Jurnal SainETIn is a scientific journal published by the Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, as a medium for the publication of scientific papers / research in the fields of Science, Energy, Technology and Industry
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn" : 5 Documents clear
Penggunaan Energi Listrik Motor Induksi Satu Fasa Akibat Perubahan Besaran Kapasitor Zondra, Elvira; Atmam, Atmam; Yuvendius, Hazra
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.6190

Abstract

Konsumsi energi listrik didominasi oleh penggunaan motor listrik pada industri, transportasi, fasilitas publik dan juga pada rumah tangga. Motor listrik seperti motor induksi satu fasa dengan jenis motor kapasitor permanen atau disebut juga dengan motor kapasitor running banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga sebagai penggerak pada pompa air, kipas angin dan sebagainya. Motor induksi kapasitor permanen mempunyai kumparan bantu yang dihubungkan secara seri dengan sebuah kapasitor. Kapasitor ini selalu berada dalam rangkaian motor, baik pada waktu start maupun jalan. Apabila kapasitor yang digunakan, besaran kapasitornya tidak sesuai maka akan mengakibatkan arus tinggi sehingga akan berpengaruh terhadap penggunaan energi listrik. Dari hasil penelitian ini diperoleh saat motor induksi satu phasa jenis kapasitor permanen dengan tegangan input 220 Volt, menggunakan kapasitor sebesar 8 µF atau kondisi eksisting diperoleh arus 1,60 Amper, daya aktif 0,22 kW dan bila menggunakan kapasitor 60 µF diperoleh arus 4,17 Amper, daya aktif 0,90 kW, selanjutnya penggunaan energi listrik dari motor induksi satu phasa jenis kapasitor permanen selama satu jam, kondisi eksisting 0,22 kWh dengan biaya Rp. 297,44 dan saat menggunakan kapasitor 60 µF diperoleh energi listrik 0,90 kWh dengan biaya Rp. 1.216,8.
Kinerja Motor Induksi Tiga Phasa Sebagai Pompa Air Gedung Bertingkat Di Kantor Walikota Pekanbaru Riau Aditya, Bagus; Atmam, Atmam; Zondra, Elvira
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.4087

Abstract

Motor listrik merupakan mesin listrik yang merubah energi listrik menjadi energi gerak. Pemanfaatan energi gerak ini yang kemudian banyak digunakan oleh beberapa gedung bertingkat untuk mempermudah proses pendistribusian air. Kantor Walikota Pekanbaru memiliki motor listrik untuk pendistribusian air yang memiliki kapasitas daya 7,5 kW sebagai mesin penggerak pompa. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi tiga phasa di kantor Walikota Pekanbaru untuk mengetahui kinerja motor terhadap perubahan bukaan valve. Saat bukaan valve minimal diperoleh arus stator 6,215 Amper, arus rotor 4,180 Amper, putaran rotor 2979 rpm, torka induksi 8,044 N.m dan torka beban 7,987 N.m. Saat bukaan valve medium diperoleh arus stator 8,389 Amper, arus rotor 7,236 Amper, putaran rotor 2963 rpm, torka induksi 14,257 N.m dan torka beban 14,080 N.m. Saat bukaan valve maksimal diperoleh arus stator 10,006 Amper, arus rotor 9,319 Amper, putaran rotor 2950 rpm, torka induksi 18,080 N.m dan torka beban 17,798 N.m.
Perhitungan Potensi Energi Listrik Pada Sekam Padi Melalui Metode Gasifikasi Umar Faruq Al-afifi; Erdin Syam; Elvin Piter
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.4329

Abstract

Sejak pertama kali ditemukannya Minyak bumi, Pemakaian Minyak bumi sebagai bahan bakar terus menunjukan peningkatan yang luar biasa dari waktu ke waktu, Sebagai subsidi untuk transportasi atau untuk tujuan lainnya, riset membuktikan bahwa dikhawatirkan energi minyak bumi yang berasal dari fosil akan habis dalam waktu dekat, hal ini memunculkan berbagai inovasi baru terutama dalam menciptakan bahan bakar baru yang berfungsi sama selayaknya energi fosil, dalam hal ini diperkenalkanlah Biomassa yaitu energi yang berasal dari limbah nabati, yang menjadikan energi ini tidak hanya sebagai alternatif dan hemat tetapi juga membantu membersihkan limbah di Bumi. Biomassa dapat dipergunakan sebagai Bahan Konversi Energi dalam Pembangkit Listrik yang berbahan dasar Biomassa melalui berbagai teknologi. Pada jurnal ini teknologi PLTBM yang digunakan adalah Gasifikasi pada sekam padi. Dalam perancangan gasifikasi ini divisualkan dengan berbasis simulasi dan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di PLTD Biomassa Indramayu. Berdasarkan produksi padi di kab.Maros tahun 2016 yaitu 202.000 ton, akan menghasilkan sekitar 40.000 ton sekam padi yang setelah dimanfaatkan akan didapatkan sekitar 17.466,22 MW. Pada penelitian ini energi listrik dihasilkan dari nilai kalor dari padi setelah proses Gasifikasi yang berbentuk Msyngas. Dengan Msyngas inilah yang memberikan Energi Mekanik kepada turbin dalam memberikan stimulus kepada generator untuk menghasilkan listrik.
Analisis Pengujian Kualitas Isolasi Transformator Daya di PT. Indah Kiat Pulp and Paper Perawang Ondrialdi, Rifky; Situmeang, Usaha; Zulfahri
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.6288

Abstract

Degradasi isolasi/penuaan merupakan salah satu penyebab utama kerusakan transformator. Bagian terlemah dari sistem isolasi adalah kerentanan terhadap kadar air, oksigen, terhadap panas berlebih dan tekanan mekanis. Pemburukan atau kegagalan isolasi dapat menyebabkan kegagalan operasi atau bahkan kerusakan transformator. Salah satu metode untuk mengetahui kondisi isolasi adalah dengan melakukan pengujian pengujian power factor (PF) atau Dissipation factor (DF) isolasi dan pengujian rasio belitan. Pengujian ini dilakukan berdasarkan standart IEEE C57.152-2013 dimana nilai standar pengujian 0,5 % dalam keadaan baik, apabila melebihi dari 0,5 % dianggap mengalami pemburukan. Nilai pengujian PF/DF untuk transformator IP954-T01 adalah 0,243 % masih kecil dari standart 0,5 % yang mengidentifikasi kondisi isolasi masih bagus. Sedangkan untuk pengujian PF/DF transformator IP254-T02 adalah 0,655 % lebih besar dari 0,5 % yang mengidentifikasi terjadinya penurunan kualitas isolasi. Pengujian PF/DF isolasi minyak untuk transformator IP954-T01 hasil uji dari tegangan 10 kV adalah 0,054 % dan IP254-T02 hasil uji dari tegangan 10 kV adalah 0,144 % masih kecil dari 0,5 % yang mengidentifikasi kualitas isolasi minyak masih bagus. Untuk hasil pengujian ratio belitan/tegangan untuk transformator IP954-T01 nilai persen deviasi belitan pada posisi Tap changer 3 bernilai 0,288 %, persen devisiasi masih kecil dari 0,5%. Sedangkan transformator IP254-T02 nilai pada posisi Tap changer 3 bernilai 1,440 % besar dari 0,5 % mengindikasikan adanya masalah pada belitan.
Studi Pemasangan Express Feeder Jaringan Distribusi 20 kV Untuk Mengatasi Drop Tegangan Pada Feeder Sorek PT PLN (Persero) Rayon Pangkalan Kerinci: Distribusi Anugrah, Andri Van; Eteruddin, Hamzah; Arlenny, Arlenny
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.6338

Abstract

Penyaluran energi listrik oleh PT PLN (Persero) Area Pekanbaru, Rayon Pangkalan Kerinci untuk daerah Sorek dan sekitarnya, disuplai oleh saluran distribusi 20 kV feeder Sorek melalui Gardu Hubung Kerinci. Panjang total jaringan feeder Sorek 194 kms dengan luas penampang jaringan utama 240 mm2 dan percabangan umumnya menggunakan 150 mm2. Jumlah pelanggan yang tersambung ke feeder Sorek sebanyak 20.606 dengan beban penyulang 218,2 ampere melalui 152 unit trafo distribusi. Feeder Sorek menggunakan sistim distribusi Radial, hanya ada satu sumber melalui dari Gardu Hubung Kerinci, tidak terdapat sumber lain yang dekat dengan feeder tersebut. Panjangnya feeder Sorek ini menyebabkan terjadinya drop tegangan dan rugi-rugi daya yang sangat besar, dengan tegangan terendah pada ujung saluran mencapai 11,5 kV, kondisi tegangan yang disalurkan telah melampaui batas standar drop tegangan yaitu 10% (18 kV). Dengan dilakukannya pemasangan Express Feeder sepanjang 46 kms dari GH kerinci sampai ke GH Sorek, maka tegangan yang diterima seluruh trafo mengalami peningkatan diantaranya trafo BM 006 yang berada pada ujung saluran menjadi 17,155 kV. Rugi-rugi daya pada sistem PLN dapat ditekan hingga 1.407 kW sehingga memberikan dampak langsung pada peningkatkan kualitas layanan penyaluran tenaga listrik pada feeder Sorek.

Page 1 of 1 | Total Record : 5