cover
Contact Name
Hamzah
Contact Email
sainetin@unilak.ac.id
Phone
+6285274546000
Journal Mail Official
sainetin@unilak.ac.id
Editorial Address
Jl. Yos Sudarso km.8, Umban Sari, Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau 28265
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SainETIn
ISSN : 25489445     EISSN : 25486888     DOI : 10.31849/sainetin.v4i1
Jurnal SainETIn is a scientific journal published by the Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, as a medium for the publication of scientific papers / research in the fields of Science, Energy, Technology and Industry
Articles 94 Documents
Analisis Pengaruh Perubahan Besaran Kapasitor Terhadap Arus Start Motor Induksi Satu Phasa Atmam .; Zulfahri .; Usaha Situmeang
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 1 No. 1 (2016): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v1i1.164

Abstract

Penggunaan motor induksi jika dilihat dari sumber tegangannya, salah satunya adalah jenis motor induksi satu phasa. Motor induksi satu phasa dengan jenis motor kapasitor permanen atau disebut juga dengan motor kapasitor running banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga sebagai penggerak pada pompa air, kipas angin dan lain sebagainya. Motor induksi satu phasa tidak dapat start sendiri untuk start awal. Untuk itu motor induksi satu phasa dilengkapi dengan sebuah kumparan bantu yang terhubung seri dengan kapasitor yang besaran kapasitornya sesuai untuk starting motor induksi satu phasa. Apabila kapasitor yang digunakan, besaran kapasitornya tidak sesuai atau kapasitor mengalami kerusakan maka akan mengakibatkan arus start tinggi dan motor akan mengalami gangguan bahkan kerusakan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menganalisa perubahan besaran kapasitor terhadap arus start motor induksi satu phasa kondisi tanpa beban atau beban nol. Dari penelitian ini diperoleh arus start motor induksi satu phasa dengan kapasitor 8 µF sebesar 3,83 Amper, kapasitor 20 µF sebesar 3,71 Amper dan kapasitor 100 µF sebesar 6,06 Amper. Arus nominal dari motor induksi satu phasa, untuk kapasitor 8 µF adalah 1,06 Amper, kapasitor 20 µF, arus nominalnya sebesar 1,98 Amper dan kapasitor 100 µF, arus nominal sebesar 5,6 Amper, maka perubahan besaran kapasitor akan mengakibatkan arus nominal semakin besar, sehingga besaran kapasitor yang tepat adalah sebesar kapasitor 8 µF untuk motor induksi satu phasa.
Analisis Potensi Sampah Sebagai Bahan Baku Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Pekanbaru Monice; Perinov
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 1 No. 1 (2016): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v1i1.166

Abstract

Energi terbarukan merupakan sumber energi alam yang dapat langsung dimanfaatkan dengan bebas. Selain itu, ketersediaan energi terbarukan ini tak terbatas dan bisa dimanfaatkan secara terus menerus. Salah satunya adalah dengan pemanfaatan sampah yang berpotensi dapat dikonversi menjadi energi listrik. Fakta menunjukkan bahwa potensi pemanfaatan sampah kota untuk pembangkit listrik sangatlah besar, baik dengan metode Thermal atau metode Landfill. Di kota Pekanbaru yang beriklim tropis, sampah yang dihasilkan sangat berpotensi sebagai bahan bakar pembangkit karena curah hujan yang sedikit. Selama ini sampah belum dimanfaatkan, hanya di tumpuk di TPA sampah Muara Fajar, Pekanbararu. Mengidentifikasi dan mengukur potensi sampah kota Pekanbaru yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit, baik dengan teknologi landfiil atau dengan teknologi thermal sebagai sumber energi listrik alternatif berbasis renewable energy. Menghitung energi listrik yang dapat dimanfaatkan dari potensi yang ada dari metode lanfill dan metode thermal. Serta melihat peluang pemanfaatan sampah dari potensi yang tersedia selain dimanfaatkan sebagai pembangkit. Potensi energi listrik yang mampu dibangkitkan sebagai bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga sampah (PLTSa) di Kota Pekanbaru sebagai sumber energi alternatif berbasis renewable energy adalah 9 MW.
Pengaruh Tegangan Sumber Dan Beban Terhadap Tingkat Harmonisa Pada Motor Induksi Tiga Phasa Elvira Zondra; Abrar Tanjung; Arlenny .
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 1 No. 1 (2016): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v1i1.167

Abstract

Motor induksi dikelompokkan ke dalam jenis beban tak linier. Beban tak linier akan menghasilkan suatu harmonisa. Prinsip – prinsip induksi elektromagnetik membuat motor induksi mempunyai sifat kejenuhan atau saturasi, yaitu suatu keadaan di mana pada kondisi tertentu, arus listrik yang dihasilkan tidak sebanding dengan kenaikan tegangan yang diberikan pada motor, dan bahkan akan cenderung tetap.Harmonisa berpengaruh pada sistem tenaga listrik. Saluran pada jaringan transmisi akan mengalami peningkatan impedansi sehingga meningkatkan rugi-rugi tembaga dan fluks. Pada transformator daya, harmonisa akan menyebabkan peningkatan rugi-rugi besi, arus bocor dan stress pada isolasi. Hal ini akan mengakibatkan pemanasan berlebihan pada transformator daya tersebut. Pada sisi konsumen listrik, pengaruh harmonisa ini adalah menyebabkan peralatan listrik akan bekerja dengan tidak semestinya. Dari sisi konsumen listrik (motor induksi), untuk mengetahui faktor-faktor dominan yang mempengaruhi tingkat harmonisa yang dihasilkan oleh motor induksi tiga fasa tersebut maka perlu dilakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat harmonisa (THD) yang dihasilkan akibat pengaruh tegangan masuk yang diberikan pada motor induksi tiga phasa dan menganalisis tingkat harmonisa (THD) yang dihasilkan akibat pengaruh beban pada motor induksi tiga phasa tersebut.Semakin besar tegangan yang diberikan pada motor induksi tiga phasa, maka semakin turun THDnya. Dimana THD terendah didapatkan pada saat motor diberikan tegangan nominal dari motor induksi tiga phasa tersebut dengan THD tegangan 2% dan THD arus 4,6%. Semakin besar beban yang diberikan pada motor induksi tiga phasa, maka semakin turun THDnya. Dimana THD terendah didapatkan pada saat motor diberikan beban dibawah daya keluar nominal dari motor induksi tiga phasa tersebut dengan THD tegangan 1,9% dan THD arus 2,7%.
ANALISA KEBUTUHAN ENERGI MINIMUM PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LANCANG KUNING TAHUN 2016 Masnur Putra Halilintar; Daniel Meliala; Hazra Yuvendius
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 1 No. 1 (2016): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v1i1.169

Abstract

Defisit energi saat ini yang terjadi di Universitas Lancang Kuning merupakan sebuah permasalahan yang mengakibatkan tidak optimumnya proses belajar mengajar. Fakultas Teknik yang merupakan bagian salah satu organ Universitas yang terintegrasi juga tidak luput dari imbas permasalahan tersebut. Sekarang Pasokan energi untuk Fakultas Teknik di dukung melalui sistem Grid PT PLN dengan kapasitas Trafo 315 kVA. Dengan dikeluarkannya Permenristek no 50 tahun 2015 tentang aturan Rasio Dosen dan Mahasiswa perlu dikaji kebutuhan minimum pemakaian energi pada Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning untuk menunjang proses belajar mengajar yang maksimal. Dari hasil penelitian diperoleh total jumlah luas ruangan yang ada di Fakultas Teknik Unilak adalah 591 m², terdiri ruang dosen dan Fasilitas Umum. Dengan rata-rata luminasi rata-rata setiap ruangan adalah 95,7 lux. Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa kebutuhan biaya energi minimum yang dibutuhkan seluruh ruangan Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning, untuk pemakaian 8 jam kerja adalah sebesar Rp 746,000,- dengan konsumsi energi total sebesar 103,611 Watt dengan durasi waktu pemakaian selama 8 jam kerja dan harga Tarif Dasar Listrik (TDL) Rp 900,-/kWh.
ANALISIS KINERJA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI RUSUNAWA UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU Abrar Tanjung; Atmam .
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 1 No. 1 (2016): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v1i1.170

Abstract

Penyediaan tenaga listrik yang stabil dan kontinyu merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam memenuhi kebutuhan tenaga listrik. Penggunaan energi listrik umumnya selalu menunjukkan gejala yang meningkat. Akibat penambahan beban tersbeut mengakibatkan gangguan pada phasa netral dan rugi-rugi daya (losses) serta ketidakseimbangan arus beban pada masing-masing phasa (R, S T) pada sistem tenaga listrik. Penelitian bertujuan untuk menganalisa kinerja Transformator Distribusi Rusunawa Universitas Lancang Kuning. Berdasarkan hasil pembahasan diperoleh pemakaian beban pada Rusunawa tegangan 220 Volt sebesar 20 Amper, pada transformator distribusi sebesar 61 Amper dan pemakaian beban pada Rusunawa tegangan 380 Volt sebesar 20 Amper, pada transformator distribusi sebesar 84 amper. Rugi daya tegangan 220 Volt pada bangunan Rusunawa sebesar 258 Watt, transformator distribusi 2401 Watt, sedangkan rugi daya tegangan 380 Volt pada bangunan Rusunawa sebesar 258 Watt, transformator distribusi 4553 Watt. Nilai sistem pentanahan pada Rusunawa sebesar 16 Ohm dan pada transformator distribusi sebesar 30 Ohm.
ANALISIS PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK PADA MOTOR INDUKSI SATU PHASA DENGAN MENGGUNAKAN INVERTER Atmam .; Elvira Zondra; Zulfahri .
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 1 No. 2 (2017): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v1i2.207

Abstract

Motor induksi satu phasa sering digunakan sebagai penggerak pada peralatan dengan kecepatan penuh atau kecepatan yang relatif konstan. Konsumsi daya pada motor induksi dengan kecepatan konstan lebih besar dan hal tersebut dapat menyebabkan pemborosan energi listrik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dibutuhkan suatu cara untuk menghemat energi listrik, khususnya dalam pengoperasian motor listrik. Salah satu upaya untuk menghemat pemakaian energi listrik pada pengoperasian motor induksi adalah dengan menggunakan konverter daya berupa inverter. Dari hasil penelitian ini diperoleh daya motor induksi dioperasikan tanpa menggunakan inverter sebesar 0,610 kW dengan energi listrik sebesar 0,603 kWH dan motor induksi menggunakan inverter diperoleh daya sebesar 0,376 kW dengan energi listrik sebesar 0,396 kWh. Perbandingan penggunaan energi listrik motor induksi satu phasa menggunakan inverter lebih rendah sebesar 0,207 kWh dibandingkan tanpa inverter dengan penghematan energi listrik sebesar 34,32% atau sebesar Rp. 8.395,92 dalam satu bulan.
STUDI PERUBAHAN EKSITASI DENGAN BEBAN LAMPU HEMAT ENERGI PADA HUBUNGAN BELITAN GENERATOR SINKRON Elvira Zondra; Arlenny .; Usaha Situmeang
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 1 No. 2 (2017): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v1i2.215

Abstract

Tegangan tiga fasa yang dihasilkan generator tergantung kepada kecepatan putar prime mover danarus eksitasi yang diberikan sebagai penguat pada generator sinkron. Perubahan beban akan menyebabkanturunnya tegangan terminal. Agar tegangan terminal tetap maka dilakukan pengaturan arus eksitasi yangmempengaruhi tegangan keluar generator terhadap perubahan beban. Belitan stator generator dapatdihubungkan secara hubungan Y dan  . Penelitian ini membahas perubahan eksitasi dengan beban lampuhemat energi pada hubungan belitan generator sinkron. Pengaturan eksitasi yang diberikan pada generatorsinkron tanpa beban menyebabkan meningkatnya tegangan terminal generator. Hasil pengujian ini dapatmenggambarkan kurva saturasi tanpa beban dari generator sinkron yang digunakan. Dari analisa padagenerator berbeban dapat dinyatakan bahwa didapatkan penurunan tegangan apabila pada generator sinkronterjadi peningkatan beban. Untuk menstabilkan tegangan maka diberikan penambahan arus eksitasi padagenerator tersebut. Dari pengujian, tegangan sistem yang diizinkan yaitu -10% dari tegangan nominal (360Volt) didapatkan saat pemberian arus eksitasi pada generator hubungan Y sebesar 80% (3,04 A), sehinggajika terjadi peningkatan beban maka dibutuhkan penambahan arus eksitasi agar tegangan stabil. Untukgenerator hubungan Δ didapatkan nilai tegangannya dengan membagi √3 nilai tegangan generator hubunganY. Beban lampu hemat energi mampu untuk menerima tegangan dari sistem hingga tegangan +5% daritegangan nominal lampu (220Volt+5%).
ANALISA POTENSI PLTMH PADA ALIRAN DANAU UNIVERSITAS LANCANG KUNING Hazra Yuvendius
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 1 No. 2 (2017): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v1i2.216

Abstract

Universitas Lancang Kuning memiliki luas area 57 Ha, area tersebut terdiri Lokasi Sarana & Prasarana kampus ±35 %, Perkebunan ± 50% dan Danau Buatan ±15 %. Danau buatan yang terletak dilingkungan Fakultas Hukum Universitas Lancang kuning.memiliki luas area ± 6 ha berada di Fakultas Hukum, merupakan potensi pengembangan energi baru terbarukan salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) . Teknologi Mikro Hidro adalah teknologi pembangkit listrik berskala kecil (kurang dari 200 kW) yang digunakan pada sumber daya air untuk mengubah tenaga aliran air (irigasi, danau, sungai atau air terjun) dari tenaga potensial (daya tekan) menjadi tenaga kinetis (kecepatan). Potensi debit air danau Universitas Lancang Kuning periode pengujian tahun 2016 adalah 1.297 m³/detik dan daya mampu yang dihasilkan ± 19 kW. Sehingga rancangan PLTMH yang dapat dirancang adalah menggunakan turbin type Bunki, dengan pertimbangan kondisi pelimpahan air aliran danau hanya memiliki ketinggian 1,5 m.
SISTEM KONTROL LAMPU MENGGUNAAN METODE MANUAL & OTOMATIS BERBASIS HANDPHONE David Setiawan
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 1 No. 2 (2017): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v1i2.218

Abstract

Sistem kelistrikan yang umumnya terpasang di rumah masyarakat masih menggunakan kotak kontak untuk menghidup dan mematikannya. Akibat ketergantungan terhadap manusia, menghidupkan dan mematikan lampu akan berdampak pada penggunaan energi listrik yang tidak hemat seperti lampu yang hidup saat konsumen meninggalkan rumahatau kelupaan mematikan peralatan saat terburu-buru berangkat sehingga berdampak pada pembayaran listrik yang bertambah. Kegagalan isolasi pada kontak kontak dapat membahayakan konsumen dari sengatan listrik/ tersentrum. Selain itu, kebiasaan mencari kotak kontak untuk menghidupkan lampu di kegelapan saat pulang kerumah pada malam hari dampat berdampak pada kecelakaan kecil atau kemungkinan kejadian lain yang tidak diinginkan sehingga ketiga permasalahan tersebut menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Solusi yang ditawarkan adalah pembuatan sistem kontrol lampu berbasis handphone menggunadakan metode manual seperti kotak kontak atau saklar dan kontrol pada aplikasi yang diinstall pada handphone. Didalam penerepannya, pengguna dapat menghidupkan lampu seperti umumnya yaitu menggunakan kotak kontak atau mengganti kotak kontak tersebut menggunakan saklar DC yang bebas sentrum dan juga dapat dikendalikan menggunakan hanphone untuk menghidupkan dan mematikan bahkan menjadikan sistem otomatis pada lampu yang akan dikontrol. Diharapkan tulisan ini bermanfaat dan dapat dikembangkan lagi menjadi Smart Control Sistem untuk dapat mengontrolperalatan lainnya seperti CCTV, alarm dan sebagainya yang dibutuhkan oleh pengguna.
Analisis Penggunaan Energi Listrik Motor Induksi Tiga Phasa Menggunakan Variable Speed Drive (VSD) Atmam; Abrar Tanjung; Zulfahri
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 2 No. 2 (2018): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v2i2.1218

Abstract

Motor induksi tiga phasa banyak digunakan sebagai penggerak peralatan dengan kecepatan penuh atau relatif konstan. Konsumsi daya pada motor induksi dengan kecepatan konstan lebih besar, hal tersebut menyebabkan pemborosan energi listrik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan suatu cara untuk menghemat energi listrik. Salah satu cara untuk menghemat pemakaian energi listrik pada pengoperasian motor induksi tiga phasa adalah menggunakan Variable Speed Drive (VSD). Dari hasil penelitian ini diperoleh daya motor induksi tiga phasa bila dioperasikan tanpa menggunakan VSD sebesar 0,479 kW dengan energi listrik sebesar 0,479 kWH dan motor induksi menggunakan VSD sebesar 0,330 kW dengan energi listrik sebesar 0,330 kWh. Perbandingan penggunaan energi listrik motor induksi tiga phasa menggunakan VSD lebih rendah sebesar 0,149 kWh dibandingkan tanpa VSD dengan penghematan energi listrik sebesar 31,10% atau sebesar Rp. 6.043,44 dalam satu bulan. Kata Kunci : Motor induksi tiga phasa, variable speed drive, energi

Page 1 of 10 | Total Record : 94