cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : 23389613     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK" : 14 Documents clear
Pengaruh Pengawasan Terhadap Sarana Publik Trotoar oleh Dinas Perhubungan di Kecamatan Wenang Kota Manado Sthumbelina A.A. Tabisi; FLORENCE DAICY LENGKONG; VERY LONDA
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v9i4.51038

Abstract

This research was conducted with the aim of knowing the effect of supervision from the service on public sidewalk facilities in Wenang District in the study of public administration. This research uses a quantitative method by using the dimensions of setting measuring instruments or standards, carrying out assessment or evaluation actions, carrying out corrective actions for monitoring variables, having the right dimensions, appropriate structure and slope, stairs that are friendly for the disabled, comfortable, and safe, and using utility canals or drainage manhole covers for the variable sidewalk public facilities. This study used simple linear regression analysis with data collected using instruments in the form of questionnaires or questionnaires with a Likert scale. The results of the research under investigation show that supervision from the Department of Transportation has a positive effect on public sidewalk facilities in Wenang District. Government oversight in terms of setting measuring instruments or standards, carrying out assessment or evaluation actions, and taking corrective actions is in accordance with procedures or rules, but the quality of existing processes is still not optimal. Keywords: Monitoring, Public Facilities, Sidewalk
Penerapan Prinsip Good Governance Dalam Pelayanan Publik Di Kantor Desa Modayag Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Meisy Sangari; FEMMY TULUSAN; RULLY MAMBO
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v9i4.51926

Abstract

Abstract This research is to find out how the principles of good governance are implemented in public services at the Modayag Village Office, Modayag District, East Bolaang Mongondow Regency? This research aims to determine the application of good governance principles in public services at the Modayag Village Office, Modayag District, East Bolaang Mongondow Regency. This research is qualitative research with a descriptive approach. The informants in this research were the Modayag Village Secretary, the Head of Modayag Village Planning Affairs, Modayag Village Office Employees, Modayag Village Community. Data analysis in this research uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show the implementation of good governance in public services at the Modayag Village Office, namely: (1) Transparency, the Modayag Village Government has not been optimal in conveying information related to the services provided, as evidenced by the absence of service information as well as procedures and conditions for obtaining services on information boards, (2) Accountability, the Modayag Village Government has not implemented well the presentation of information on the implementation of activities and there is no physical evidence regarding accountability reports, (3) Responsiveness, the Modayag Village Government has been very good at welcoming the community, but still lack of speed and punctuality in service, this is proven by employees who lack discipline when carrying out their duties, are not in the office during working hours and lack of understanding of the types of services available which hinders serving community needs, (4) Effectifitas and Effeciency, the Modayag Village Government has not implemented it properly , this is proven by employees who are unable to use existing facilities and infrastructure such as computers, so that administrative services such as correspondence have to wait for those who can use computers before they can be handled, what is more fatal is that service users are directed to the photo/copy place to ask for a letter to be made. required then return to the village office to ask for the number and signature.  Keywords:  Implemented Of Good Governance, Public Service.   Abstrak Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip good governance dalam pelayanan publik di Kantor Desa Modayag Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur?. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui penerapan prinsip good governance dalam pelayanan publik di Kantor Desa Modayag Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah Sekretaris Desa Modayag, Kepala Urusan Perencanaan Desa Modayag, Pegawai Kantor Desa Modayag, Masyarakat Desa Modayag. Analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan penerapan good governance dalam pelayanan publik di Kantor Desa Modayag yaitu : (1) Transparansi, Pemerintah Desa Modayag belum maksimal dalam menyampaikan informasi yang berkaitan dengan pelayanan yang diberikan, dibuktikan dengan tidak adanya informasi pelayanan serta prosedur dan syarat-syarat untuk mendapatkan pelayanan di papan informasi, (2) Akuntabilitas, Pemerintah Desa Modayag belum menerapkan dengan baik mengenai penyajian informasi penyelenggaraan kegiatan serta tidak adanya bukti fisik mengenai laporan pertanggungjawaban, (3) Daya Tangkap, Pemerintah Desa Modayag sudah sangat baik dalam menyambut masyarakat, akan tetapi masih kurang cepat dan tepat waktu dalam pelayanan, ini dibuktikan oleh pegawai yang kurang disiplin saat menjalankan tugas, saat jam kerja tidak berada di kantor dan kurang memahami tentang jenis pelayanan yang ada membuat pelayanan kebutuhan masyarakat terhambat, (4) Efektifitas dan Efisien, Pemerintah Desa Modayag belum menerapkan dengan baik, ini dibuktikan dengan pegawai yang kurang bisa menggunakan sarana dan prasarana yang ada seperti komputer, sehingga untuk pelayanan administrasi seperti surat-menyurat harus menunggu yang bisa menggunakan komputer baru bisa ditangani, yang lebih fatalnya pengguna layanan diarahkan ke tempat foto/copy untuk minta dibuatkan surat yang diperlukan lalu balik ke kantor desa untuk meminta nomor dan tanda tangan.  Kata Kunci: Penerapan Good Governance, Pelayanan Publik.
Analisis Perencanaan Revitalisasi Infrastruktur Drainase pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Stewart Ngantung; Masje Pangkey; Helly Kolondam
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v9i4.52064

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui suatu perencanaan infrastruktur khususnya pada revitalisasi drainase yang berlokasi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Manado. Analisis ini menggunakan penelitian kualitatif. Informan penelitian ini adalah Kepala Dinas, seluruh kabid di bidangnya masing-masing, dan sebagian pegawai dan tenaga kerja pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Manado. Pengumpulan informasi menggunakan teknik observasi, wawancara dan penelusuran dokumen. Dalam penelitian ini analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan suatu perencanaan infrastruktur revitalisasi drainase dengan menggunakan 4 indikator yaitu: (1). Diagnosis masalah, meskipun menunjukkan perkembangan yang pesat, namun kualitas pembangunan infrastruktur di Kota Manado masih perlu ditingkatkan dari segi pemerataan, efisiensi dan estetika. (2). Perumusan tujuan, kebutuhan masyarakat Kota Manado terhadap infrastruktur dasar yang memadai relatif tinggi tetapi kondisi drainase eksisting yang sebagian besar dalam kondisi yang kurang baik, (3). Analisis kelayakan, pembangunan infrastruktur telah tepat sasaran dan direncanakan sejalan dengan perencanaan penggunaan lahan dengan konsep pembangunan berkelanjutan, namun pemerintah daerah belum mampu menjalankan peran dan fungsinya dengan baik sesuai aturan yang berlaku, (4). Evaluasi, statistik berkaitan dengan pengevaluasian dalam bentuk pengolahan data statistik yang dibutuhkan seperti data-data capaian indikator, hal ini juga dipakai untuk memproyeksikan target-target pembangunan yang hendak dicapai pada akhir periode masa kepala daerah.
Implementasi Program Pencegahan Stunting di Kabupaten Minahasa Utara (Studi Kasus di Kecamatan Wori) Joshua Tirayoh; Femmy Tulusan; JERICHO POMBENGI
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v9i4.52083

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui implementasi program pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini mengacu pada Undang-Undang yang telah di tetapkan yaitu Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting yang berjalan dengan cukup baik dikarenakan tiap tahun angka prevalensi stunting menurun, tetapi melihat dari beberapa aspek yang terjadi dalam tingkat koordinasi bersama instansi terkait dengan pelaksana atau kader dalam penurunan stunting  belum terjalin dengan maksimal dikarenakan masih adanya kader yang belum memenuhi kriteria tersebut, hal ini dilihat dari beberapa fakor yang terjadi seperti kurangnya ilmu pengetahuan yang diberikan terkait pencegahan stunting kepada masyarakat dan kurangnya kader untuk berpartisipasi dalam sosialisasi pencegahan stunting. Hal lain juga didapatkan terhadap masyarakat yang belum berperan aktif dalam pengetahuan akan stunting terutama bagi calon pengantin baru, ibu hamil dan ibu menyusui. Adapun saran dari peneliti yaitu berkaitan dengan beberapa permasalahan pada penerapan di lapangan yaitu dengan meningkatkannya lagi ilmu pengetahuan setiap pelaksana serta aktif berperan dalam memberikan sosialisasi/edukasi. Kata Kunci:  Implementasi, Pencegahan, Stunting
DAMPAK KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PARIWISATA BAGI MASYARAKAT KELURAHAN WOLOAN SATU UTARA KECAMATAN TOMOHON BARAT Johanis Turambi; FLORENCE DAICY LENGKONG; NOVVA PLANGITEN
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v9i4.52084

Abstract

ABSTRACT This research is a descriptive research with a qualitative approach, the data collection technique of this research is using the observation method, namely, direct observation of the research location, as well as conducting interviews and documentation. As for the aim of the researchers is to describe how the impact of tourism development policies on the people in the North Woloan Satu village. Based on the results of research on the impact of existing tourism development policies in the Woloan Satu Utara sub-district, that tourism development policies have a good impact on the community, where through these policies the community can improve the economy, can open jobs for people around tourism areas. Keywords: Policy, Develomentp, Tourism
Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Desa Amongena III Kecamatan Langowan Timur Kabupaten Minahasa Valentino A Lakumani; Femmy Tulusan; Rully Mambo
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v9i4.52113

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to find out how the management of Village-Owned Enterprises (BUMdes) in Amongenna III Village. This research uses a descriptive method using a qualitative approach. The type of research carried out is primary data research using data collection techniques, namely observation, interviews, documentation. The theory used in this study is management theory by George R. Terry which states there are four management objectives, namely: Planning, organizing, actuating, and controlling (Ulber Silalahi, 2011: 41). The results of this study show that in terms of planning has been done quite well through deliberation and in deliberation it has been determined the type of business that is done even the business done can produce. However, because the business that is run is relatively small, the income is not significant. Organizing has been done quite well from the formation of structures to the division of tasks. The management also understands their respective objectives. However, BUMdes administrators do not focus on carrying out their responsibilities. The implementation of BUMdes has gone quite well; The manager has carried out the procedures that have been set. However, in its implementation, some people do not know the existence of BUMdes so that it has an impact on community participation as consumers. Supervision has been carried out well.  The meeting is held every two weeks for financial statements from the BUMdes management and each meeting the supervisors also provide input and direction to the BUMdes management. However, supervision is only carried out by the government, which should also have elements of the Village Consultative Body Keywords: Managemet, Village-Owned Enterprise   ABSTRAK Tujuan penelitian ini ingin mengetahui bagaimana pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Desa Amongenna III. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian data primer dengan mengunakan teknik pengumpulan data yaitu obsevasi, wawancara, dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen oleh George R. Terry yang menyebutkan ada empat tujuan manajemen yaitu: Planning, organizing, actuating, dan controlling (Ulber Silalahi, 2011:41). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari segi perencanaan suda dilakukan dengan dengan cukup baik melalui musyawara dan dalam musyawara sudah di tentukan jenis usaha yang di lakukan bahkan usaha yg dilakukan sudah bisa  menghasilkan. Namun karna usaha yang dijalankan terbilang kecil maka pendapatannyapun tidak siknifikan. Pengorganisasian sudah dilakukan cukup baik dari pembentukan struktur sampai pada pembagian tugas. Pengurus juga sudah memahami tupoksi masing. Namun pengurus BUMdes tidak fokus dalam menjalankan tanggungjawab. Pelaksanaannya BUMdes sudah berjalan cukup baik; pengelola sudah menjalankan prosedur yang telah di tetapka. Namun dalam pelaksanaannya sebagian masyarakat  belum mengetahui adanya BUMdes sehingga berdampak pada partisipasi masyarakat selaku konsumen. Pengawasan sudah dilaksanakan dengan baik.  Pertemuan dilakukan pertemuan dua minggu sekali untuk laporan keuangan dari pengurus BUMdes dan setiap pertemuan tersebut pengawas juga memberikan masukan dan arahan pada pengurus BUMdes. Namun pengawasan hanya dilakukan oleh pemerintah yang seharusnya dalam pengawasan harus juga ada unsur Badan Musyawara Desa Kata kunci: Pengelolaan, Badan Usaha Milik Desa (BUMdes)     
PENGARUH MUTASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Mokoginta Agung Basira; ARIE RORONG; Novva Plangiten
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v9i4.52120

Abstract

Penelitian  ini  bertujuanuntuk  mengkaji  pengaruh mutasi terhadap  kinerja  pegawai  di Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Metode survei digunakan untuk mengambil sampel dari populasi  dan  mengumpulkan  data  secara  kuantitatif. Data  diolah  dari  hasil  penyebaran  kuesioner kepada  pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dengan  jumlah  populasi 94 orang  dan sampel 48 responden. Pendekatan analisis regresi linier dasar diterapkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian  menunjukkan  adanya  pengaruh  positif  antara mutasi dan  kinerja  pegawai,  sehingga semakin baik penerapan mutasi, semakin baik pula kinerja pegawai. KataKunci : Mutasi, Kinerja
PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA KANONANG TIGA KECAMATAN KAWANGKOAN KABUPATEN MINAHASA Aprillia A Rosang; Johnny Hanny Posumah; Rully Mambo
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v9i4.52187

Abstract

ABSTRACT The aim of this research is, among other things, to find out how preparation of development planning in the village of Kanonang Tiga District Kawangkoan, Minahasa Regency. Using qualitative research methods or descriptive. Data collection techniques are carried out in combination or triangulation, and qualitative/inductive data analysis, as well as the results research emphasizes the meaning of generalization. Research findings that Preparing village development planning is a routine agenda that must be carried out implemented by the Village Government by involving the Village Consultative Body and elements of society in a participatory manner. This is what it aims to achieve sustainable village development and utilizing village resources with reference to district/city development planning. For improving the quality of life of village communities, the village government must develop village development planning based on community needs and aspirations and the potential resources it has. Keywords : Preparation, Planning, Village Development. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini antara lain, untuk mengetahui bagaimana penyusunan perencanaan pembangunan di desa Kanonang Tiga Kecamatan Kawangkoan Kabupaten Minahasa. Memnggunakan metode penelitian kualitatif atau deskriptif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan secara gabungan atau trigulasi, dan analisis data yang bersifat kualitatif/ induktif, serta hasil dari penelitian menekankan kepada makna dari generalisasi. Temuan penelitian bahwa penyusunan perencanaan pembangunan desa merupakan agenda rutin yang harus dilaksanakan Pemerintah Desa dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa dan unsur masyarakat secara partisipatif. Hal ini bertujuan untuk mencapai pembangunan desa yang berkelanjutan dan memanfaatkan sumber daya desa dengan merujuk pada perencanaan pembangunan kabupaten/kota. Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, pemerintah desa harus menyusun perencanaan pembangunan desa berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta potensi sumber daya yang dimilikinya. Kata Kunci : Penyusunan, Perencanaan, Pembangunan Desa.
PENGELOLAAN PASAR 66 BAHU DI KELURAHAN BAHU KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO MIKHA MARIASNYE KUKUS; MASJE PANGKEY; NOVVA PLANGITEN
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v9i4.52279

Abstract

Abstract Market management is the process of completing something related to achieving the desired goals in order to control, maintain, and organize systematically. Therefore, good management is needed by the market. If the management of a market is well managed. Then it will create a market that is clean, healthy and conducive. This research is intended to explain how the management of the 66 Bahu Market in Manado City. This study uses case study research techniques as a form of descriptive qualitative approach with the aim of revealing facts, phenomena, and factors. The research was conducted at the 66 Bahu Market in Manado City. The presence of researchers as observers. The data sources used are primary and secondary data sources. Collecting data using the method of observation, interviews and documentation. The results of the study revealed that the management at the 66 Bahu Market in Manado City had four stages, namely the planning, organizing, implementing and monitoring stages. Keywords: Management, Market, Traditional Abstrak Proses penyelesaian suatu tugas yang berkaitan dengan pencapaian tujuan yang diinginkan dalam konteks penataan, pemeliharaan, dan pengaturan yang sistematis disebut sebagai manajemen pasar. Oleh karena itu, pasar memerlukan pengelolaan yang baik. jika pengelolaan pasar efektif. Hasilnya, pasar akan bersih, sehat, dan menguntungkan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan Bagaimana pengelolaan Pasar 66 Bahu Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus sebagai bentuk pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan mengungkap fakta, fenomena, dan variabel. Penelitian dilaksanakan di Pasar 66 Bahu Kota Manado. Kehadiran peneliti sebagai observer. Sumber data primer dan sekunder digunakan. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian, terdapat empat langkah pengelolaan Pasar 66 Bahu Kota Manado: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Kata Kunci : Pengelolaan, Pasar, Tradisional
PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA MIKRO MASYARAKAT DI KECAMATAN TONDANO UTARA KABUPATEN MINAHASA GEILORNA; JOYCE RARES; SALMIN DENGO
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v9i4.52280

Abstract

ABSTRAK Pada dasarnya Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan suatu kredit atau pembiayaan modal kerja dan atau investasi kepada usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi di bidang usaha produktif dan layak namun belum bankableyang sebagian dijamin oleh perusahaan penjamin. Melalui program KUR, pemerintah mengharapkan adanya percepatan pengembangan kegiatan perekonomian terutama di sektor riil, dalam rangka penanggulangan atau pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap pengembangan usaha mikro masyarakat di Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian adalah masyarakat yang tergolong dalam penerimaan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebanyak 40 responden. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu; Implementasi Program Kredit Usaha Rakyat berpengaruh positif terhadap Pengembangan Usaha Mikro Masyarakat ditunjukkan dengan persamaan regresi Y = 29,440 ₊ 0,175X serta pengujian hipotesis dengan Uji-t yang menunjukkan nilai t hitung =6,789 lebih besar dari t tabel =1,686 dengan tingkat signifikan 0,000< 0,05 yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Besar pengaruh yang ditunjukkan dengan koefisien determinasi dengan R Square sebesar 0,548. Hal ini dapat diartikan bahwa besar pengaruh implementasi program KUR terhadap variabel pengembangan usaha mikro masyarakat sebesar 54,8%.

Page 1 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Administrasi Publik Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 3 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 8 No. 126 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 8, No 115 (2022) Vol 8, No 114 (2022) Vol 8, No 113 (2022) Vol. 8 No. 4 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 8 No. 3 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 7, No 112 (2021) Vol 7, No 111 (2021) Vol 7, No 110 (2021) Vol 7, No 109 (2021) Vol 7, No 108 (2021) Vol 7, No 107 (2021) Vol 7, No 106 (2021) Vol 7, No 105 (2021) Vol 7, No 104 (2021) Vol 7, No 103 (2021) Vol 7, No 102 (2021) Vol 7, No 101 (2021) Vol 7, No 100 (2021) Vol 7, No 99 (2021) Vol 6, No 98 (2020) Vol 6, No 97 (2020) Vol 6, No 96 (2020) Vol 6, No 95 (2020) Vol 6, No 94 (2020) Vol 6, No 93 (2020) Vol 6, No 92 (2020) Vol 6, No 91 (2020) Vol 6, No 90 (2020) Vol 6, No 89 (2020) Vol 6, No 88 (2020) Vol 6, No 87 (2019) Vol 5, No 86 (2019) Vol 5, No 85 (2019) Vol 5, No 84 (2019) Vol 5, No 83 (2019) Vol 5, No 82 (2019) Vol 5, No 81 (2019) Vol 5, No 80 (2019) Vol 5, No 79 (2019) Vol 5, No 78 (2019) Vol 5, No 77 (2019) Vol 5, No 76 (2019) Vol 5, No 75 (2019) Vol 5, No 74 (2019) Vol 5, No 73 (2019) Vol 5, No 67 (2019) Vol 5, No 66 (2018) Vol 4, No 65 (2018) Vol 4, No 64 (2018) Vol 4, No 63 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 4, No 62 (2018) Vol 4, No 61 (2018) Vol 4, No 60 (2018) Vol 4, No 59 (2018) Vol 4, No 58 (2018) Vol 4, No 57 (2018) Vol 4, No 56 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 4, No 55 (2018) Vol 4, No 54 (2018) Vol 4, No 53 (2018) Vol 4, No 52 (2018) Vol 4, No 51 (2018) Vol 4, No 50 (2018) Vol 3, No 046 (2017) Vol 4, No 49 (2017) Vol 4, No 48 (2017) Vol 4, No 47 (2017) Vol 3, No 45 (2017) Vol 3, No 400 (2016) Vol 3, No 038 (2016): Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 044 (2016) Vol 1, No 043 (2016) Vol 3, No 42 (2016) Vol 3, No 41 (2016) Vol 1, No 37 (2016) Vol 1, No 36 (2016) Vol 3, No 031 (2015) Vol 2, No 029 (2015) Vol 1, No 028 (2015) Vol 1, No 010 (2015) Vol 4, No 35 (2015): Jurnall Administrasi Publik Vol 4, No 32 (2015) Vol 2, No 30 (2015) Vol 1, No 12 (2015) Vol 3, No 004 (2014) Vol 2, No 002 (2014) Vol 2, No 001 (2014) Vol 4, No 5 (2014): Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014) Vol 1, No 1 (2014) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue