cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 78 (2021): TEKNO" : 14 Documents clear
Analisis Manajemen Waktu Pada Proyek Konsultan Pekerjaan Penyusunan Dokumen Studi Kelayakan Dermaga Sebagai Terminal Khusus Cocotinos Sekotong A Boutique Beach Hotel And Resort Rompas, Leidy Magrid
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah mengetahui ranking setiap aspek pelaksanaan manajemen waktu serta kendala-kendala yang dihadapi pada Analisis Manajemen Waktu Pada Proyek Konsultan Pekerjaan Penyusunan Dokumen Studi Kelayakan Dermaga Sebagai Terminal Khusus Cocotinos Sekotong - A Boutique Beach Hotel and Resort. Metode penelitian dilakukan dengan menyebarkan angket / kuesioner dan wawancara kepada Tim Konsultan Penyusun Dokumen. Analisis data memakai rumus indeks kepentingan dan rumus korelasi produk momen. Hasil ranking terhadap penerapan manajemen waktu pelaksanaan Proyek Konsultan Pekerjaan Penyusunan Dokumen Studi Kelayakan Dermaga Sebagai Terminal Khusus Cocotinos Sekotong - A Boutique Beach Hotel and Resort adalah sebagai berikut: (1) Menentukan penjadwalan proyek; (2) Membandingkan jadwal dengan kemajuan proyek; (3) Memperbaharui penjadwalan proyek; (4) Merencanakan dan menerapkan tindakan pembetulan; (5) Mengukur dan membuat laporan kemajuan proyek. Kendala-kendala yang dihadapi pihak Konsultan adalah pada masalah monitoring, analysis dan correction action. Kata kunci – manajemen waktu, tim konsultan, penyusun dokumen
Optimalisasi Sistem Pengangkutan Sampah Di Kecamatan Mapanget Kota Manado Adam, Andrew Isac; Mangangka, Isri R.; Riogilang, Herawaty
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Mapanget merupakan salah satu kecamatan di Kota Manado yang padat akan penduduk dan memiliki wilayah. Sistem pengangkutan di kecamatan mapanget masih belum optimal, dilihat dari kondisi hanya ada 1 bangunan TPS , banyaknya TPS ilegal yang ada,  proses pengangkutan yang lebih melibatkan motor sampah dari pada truk dan mobil. Hal ini berdampak pada kondisi pengangkutan baik dari segi jam kerja dan jarak yang ada, Penelitian dilakukan untuk mengoptimalkan sistem pengangkutan yang ada, dengan dilakukan observasi langsung dilapangan meliputi kondisi eksisting, selama 6 hari kepada 6 kendaraan pengangkut yang ada dengan menggunakan metode perhitungan Stasionary Container Sistem (SCS), dalam perencanaan yang akan dibuat, akan di hitung proyeksi penduduk dan timbulan sampah di tahun 2031 sehingga di ketahui kebutuhan pengangkutan di tahun 2031, dalam kondisi eksisting diketahui bahwa waktu off route yang ada begitu besar berkisar  0.16-1.40 jam/hari nilai ini telah melewati batas yang di tetapkan ≤ 0.15 (Tchobanoglous et al., 1993), setelah di optimalkan waktu off route hanya mencapai 0.08 jam sehingga tidak melewati batas yang ditetapkan, dalam pengoptimalan pengangkutan di buat skenario penanggulangan dengan ritasi mencapai 3-4 rit/hari dan jam kerja mencapai 5-8 jam/hari untuk setiap kendaraan dengan presentase pengangkutan mencapai  100%,. Ditahun 2031 membutuhkan 9 kendaraan pengangkut agar tercukupi kebutuhan pengangkutan. Penelitian selanjudnya dapat meneliti kebutuhan bangunan TPS di tiap kelurahan. Kata kunci – pengangkutan, TPS, optimal, truk, Mapanget
Analisa Hubungan Kinerja Simpang Bersinyal Dengan Konsumsi Bahan Bakar (Studi Kasus: Simpang Jl. A. A. Maramis – Jl. Ringroad II) Sinambela, Theodora Paulina; Kumaat, Meike; Pandey, Sisca V.
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan Jalan A.A Maramis - Jalan Ringroad II yang berlokasi di wilayah kecamatan Mapanget kota Manado adalah persimpangan sebidang dengan 4 (empat) lengan/pendekat. Persimpangan ini dilengkapi dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) untuk meminimalisir terjadinya konflik lalu lintas serta optimalisasi kinerja persimpangan. Pembangunan wilayah permukiman penduduk (wilayah kecamatan Mapanget) yang sangat cepat serta posisi strategis wilayah sekitar persimpangan untuk menjadi area bisnis mengakibatkan pertumbuhan volume arus lalu lintas yang signifikan, sementara ukuran dan dimensi geometrik persimpangan tidak mengalami perubahan. Peningkatan volume arus lalu lintas pada persimpangan akan mengakibatkan tundaan yang semakin besar. Tundaan yang semakin besar mengindikasikan kinerja persimpangan semakin menurun. Penelitian dilakukan untuk menganalisa kinerja persimpangan bersinyal melalui parameter derajat kejenuhan dan tundaan serta hubungannya dengan konsumsi bahan bakar minyak. Derajat kejenuhan adalah merupakan rasio arus lalu lintas terhadap kapasitas dan tundaan adalah waktu tempuh tambahan yang diperlukan untuk melewati suatu persimpangan dibandingkan dengan tanpa persimpangan. Tambahan waktu tempuh kendaraan akibat tundaan akan membutuhkan tambahan bahan bakar minyak sebagai sumber energi.  Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) digunakan untuk menentukan kinerja persimpangan melalui parameter derajat kejenuhan dan tundaan, serta penentuan konsumsi bahan bakar minyak dengan penekatan formula LAPI-ITB tahun 1996 yang telah dikonversi pada satuan mobil penumpang oleh Isnaeni 2003. Kinerja persimpangan Jalan A.A Maramis - Jalan Ringroad II hasil penelitian menunjukkan Derajat Kejenuhan 0.837 dan tundaan rata-rata persimpangan sebesar 29.345 det/smp, dengan kinerja persimpangan berada pada kategori D (kurang) serta tambahan konsumsi bahan bakar minyak rata-rata persimpangan sebesar 32.979 liter/persimpangan-jam.Kata kunci – bahan bakar minyak, persimpangan, tundaan
Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Bishop Menggunakan Software Slide 6.0 (Studi Kasus: Area TPA, IPLT Sawangan Airmadidi) Dani, Hana; Ticoh, Jack H.; Legrans, Roski R.I.
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi penelitian area TPA, Sawangan Airmadidi, Minahasa Utara akan dibangun Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja. Topografi di lokasi penelitian terdiri dari lembah dan lereng dengan  perbedaan elevasi bervariasi dari landai hingga curam, sehingga akan menghasilkan komponen gaya gravitasi yang cenderung menggerakan massa tanah menuju ke permukaan yang lebih rendah, selain itu bisa juga diakibatkan pengaruh eksternal gempa dan muka air tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor keamanan (FK) dari lereng eksisting (kondisi kering), akibat pengaruh tinggi muka air tanah (MAT), dan pengaruh gempa di lokasi penelitian dengan nilai Peak Ground Acceleration (PGA) = 0.442g, yang akan dihitung secara manual da menggunakan Software Rocscience Slide 6.0 dengan metode Bishop Simplified. Pada penelitian ini, profil lereng dibuat 2 (dua) potongan penampang untuk mencari lereng kritis. Faktor Keamanan (FK) ijin berdasarkan SNI 8460-2017 untuk kondisi tanpa pengaruh gempa (statis) adalah FK ≥ 1,25  dan untuk kondisi ada pengaruh gempa (dinamis) adalah FK ≥ 1,1. Hasil analisis kestabilan lereng eksisting (kondisi kering) potongan 1-1 dengan menggunakan software Rocscience Slide 6.0 diperoleh nilai faktor keamanan lereng yaitu FK = 1,56 dan dengan hitungan manual yaitu FK = 1,68. Lereng eksisting (kondisi kering) potongan 2-2 dengan menggunakan software Rocscience Slide 6.0 yaitu FK = 3,84 dan secara manual yaitu 3,86. Dengan demikian lereng eksisting pada kedua potongan tersebut aman. Hasil analisis lereng Potongan 1-1 dengan pengaruh fluktuasi MAT untuk kondisi tanpa pengaruh gempa (statis) diperoleh hasil, lereng tidak aman pada kedalaman muka air tanah (MAT) 3,00 meter dengan nilai Faktor Keamanan (FK)=1,19 dan untuk kondisi pengaruh gempa (dinamis) diperoleh hasil, lereng tidak aman pada kedalaman muka air tanah (MAT) 6,00 meter dengan nilai Faktor Keamanan (FK)=1,06.  Kata kunci – lereng, faktor keamanan, metode Bishop, Rocscience Slide
Analisis Penerapan Manajemen Waktu Pada Proyek Konstruksi (Studi Kasus: Office and Distribution Center, Airmadidi, Minahasa Utara) Lagonda, Agnese Therese; Pratasis, Pingkan A. K.; Tjakra, Jermias
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen waktu termasuk kedalam proses yang diperlukan untuk memastikan waktu penyelesaian proyek. Sistem manajemen waktu berpusat pada berjalan atau tidaknya perencanaan dan penjadwalan proyek. Dimana dalam perencanaan dan penjadwalan tersebut telah disediakan pedoman yang spesifik untuk menyelesaikan aktivitas proyek dengan lebih cepat dan efisien. Kemajuan teknologi dewasa ini berkembang dengan pesatnya seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Hal ini turut berpengaruh terhadap perkembangan manajemen rekayasa konstruksi dimana banyak program aplikasi komputer yang ditawarkan untuk membantu para manajemen rekayasa konstruksi dalam mengolah data perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan proyek konstruksi. Program aplikasi komputer dewasa ini sangat mempermudah para manajemen rekayasa konstruksi dalam memasukkan data proyek, mengelola aktivitas proyek, laporan proyek maupun pengontrolan aktivitas kegiatan proyek diantaranya menyangkut sumber daya pada proyek tersebut. Untuk merencanakan jadwal suatu proyek dengan program Microsoft Project 2016 yang pertama harus dilakukan adalah memasukkan data-data seperti jenis kegiatan, waktu, sumber daya dan lain-lain. Dalam tahap pengendalian proyek menggunakan Microsoft Project dapat dilakukan dengan menambahkan waktu lembur pada suatu kegiatan. Dari penerapan jadwal pada proyek pembangunanan Office and Distribution Center dengan menggunakan Microsoft Project 2016 didapat 208 hari kerja. Pada tahap pengendalian ada pekerjaan yang berada pada lintasan kritis sehingga dilakukan sistem kerja lembur (Crash Program) dengan tambahan 4 jam kerja lembur. Sehingga pekerjaan pondasi pile cap menjadi 23 hari kerja dari waktu normal yaitu 50 hari kerja. Kata kunci – manajemen waktu, Microsoft Project 2016
Analisis Karakteristik Gelombang Pantai Maruni Kota Manokwari Provinsi Papua Barat Saad, Nurul Khofifah; Jansen, Tommy; Jasin, M. I.
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Maruni merupakan salah satu tempat wisata di Kota Manokwari yang terletak ditepi jalan raya Manokwari-Bintuni. Erosi pantai yang terjadi mengakibatkan beberapa bagian aspal jalan raya terkikis. Sehubungan dengan masalah diatas, maka perlu adanya analisis karateristik gelombang agar dapat digunakan dalam pengembangan pengmanan di daerah pantai tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan pendektaan teori transformasi gelombang yang terjadi di daerah Pantai Maruni Manokwari. Peramalan gelombang dihitung dengan metode hindcasting gelombang berdasarkan data angin selama 10 tahun dari stasiun BMKG Manokwari untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang signifikan. Dari hasil akhir perhitungan didapat gelombang dominan pada arah Timur dengan gelombang maksimum terjadi pada bulan Desember 2018 dengan tinggi gelombang 1,013 m dan periode 3,626 detik. Koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 1,0026 sampai 1,6419 dan koefisien shoaling yang terjadi berkisar pada 0,9789 sampai 1,3875. Tinggi gelombang yang didapat dari hasil perhitungan berkisar pada 0,9941 m sampai 2,5234 m pada kedalaman 0,5 m sampai 10 m. Kata kunci - pantai Maruni, hindcasting, karakteristik gelombang, refraksi, shoaling, gelombang pecah
Kajian Karakter Dan Pengalaman Personil Konsultan Manajemen Terhadap Kualitas Pekerjaan Proyek Di Kota Manado Rompas, Leidy Magrid
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsultan manajemen konstruksi yang dijadikan sebagai obyek penelitian adalah PNPM Mandiri Perkotaan. PNPM Mandiri Perkotaan terdiri dari 2 bentuk bentuk yaitu: bantuan kepada masyarakat miskin dalam bentuk pinjaman dana yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat. Bantuan teknis berupa pendampingan kepada masyarakat dalam rangka membantu pembentukan organisasi di tingkat komunitas, guna meningkatkan kesejahteraraan melalui peningkatan ekonomi, prasarana lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) mulai ditetapkan pada tahun 1999 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 33/KPTS/1999 tentang Susunan Organisasi dan Tata Hubungan Kerja Proyek Manajemen Unit P2KP yang dijalankan oleh Ditjen Perumahan dan Pemukiman. Proram ini kemudian berganti nama menjadi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri – Perkotaan. Di kota Manado, program ini sudah berjalan semenjak tahun 2000 dengan alokasi anggaran Rp 6,7 Milyar per tahun dengan target 26 Kelurahan per tahunnya. Analisis yang digunakan menggunakan analisis regresi linear berganda, analisis ini digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Dalam penelitian ini, variabel bebas adalah variabel Pengalaman (X1), Karakter (X2) dan variabel terikatnya adalah Kualitas Pekerjaan (Y). Penelitian dilaksanakan terhadap konsultan yang melaksanakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri – Perkotaan di kota Manado dengan sampel seluruh kecamatan yang mendapatkan program sebanyak 11 kecamatan. Untuk kualitas pekerjaan yang diteliti adalah bangunan yang dilaksanakan tahun anggaran 2015 sehingga sudah dapat dinilai kualitasnya. Sedangkan SDM adalah seluruh konsultan manajemen konstruksi yang bekerja di tingkat kecamatan yang berlatar belakang teknik sipil. Metode pengumpulan data dimaksudkan untuk memperoleh informasi yang relevan, akurat dan reliabel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuisioner serta hasil penilaian kualitas pekerjaan masing-masing kecamatan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan: i) pengalaman konsultan manajemen konstruksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun; ii) karakter konsultan manajemen konstruksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun; iii) pengalaman dan karakter konsultan manajemen konstruksi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun. Kata kunci – pengaruh pengalaman, pengaruh karakter, SDM, kualitas pekerjaan
Perencanaan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R Di Kecamatan Mapanget Kota Manado Lawa, Jonatan I. J.; Mangangka, Isri R.; Riogilang, Herawaty
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah menjadi permasalahan umum yang dihadapi oleh setiap daerah di Indonesia, di kota Manado sendiri, permasalahan persampahan adalah masalah yang memerlukan perhatian, produksi sampah yang dihasilkan di tiap – tiap daerah di kota manado hampir seluruhnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo tanpa melewati pengolahan terlebih dahulu. Tempat Pengolahan Sementara berbasis reduce, reuse, recycle (TPS 3R) adalah salah satu cara pengolahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA setiap harinya, TPS 3R adalah tempat pengolahan yang berbasis reduce, reuse dan recycle, sehingga bukan saja mengurangi jumlah sampah yang dibawa ke TPA tetapi juga memberikan keuntungan lainnya. Kecamatan Mapanget adalah salah satu Kecamatan yang memiliki luas wilayah yang besar di kota Manado, melalui metode observasi dan wawancara diketahui bahwa kecamatan Mapanget menghasilkan sampah sebanyak 48.400 liter/hari. Dengan adanya TPS 3R di kecamatan Mapanget, seluruh sampah yang dihasilkan dalam sehari tidak sepenuhnya akan dibuang ke TPA dengan menggunakan pengolahan 3R, sesuai dengan buku Petunjuk Teknis TPS 3R tahun 2017, sebuah TPS 3R dapat mengolah hingga 6 m3 sampah per harinya. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan dan refrensi bagi instasi terkait dalam menghadapi dan mengelola masalah persampahan. Kata kunci – TPS 3R, pengolahan, sampah, TPA
Analisis Fondasi Tiang Bor Dengan PLAXIS 3D (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Gedung Pendidikan Fakultas Teknik Unsrat Jurusan Sipil) Prilia, Ribka; Manoppo, Fabian J.; Manaroinsong, Lanny D. K.
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan fondasi dalam pembangunan merupakan hal yang sangat diperlukan guna menopang beban struktur yang diatasnya. Fondasi dalam jenis tiang bor menjadi pilihan pada Proyek Pembangunan Gedung Pendidikan Fakultas Teknik Unsrat Jurusan Sipil.  Adapun dalam hal menganalisis fondasi yang ada baik dari segi daya dukung maupun sampai pada penurunan dan defleksi, digunakan beberapa metode statis dan juga program (software) yang dapat digunakan, salah satunya PLAXIS 3D yang merupakan program metode elemen hingga bertujuan khusus untuk menganlisis masalah-masalah di bidang geoteknik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapat untuk pemodelan kelompok tiang 3-pile dan 4-pile dengan menggunakan metode statis dan pemograman yaitu, untuk metode statis Qu = 13304,4 kN dan 15294,5 kN lalu Hg = 130,721 kN dan 162,274 kN (analitis), dan y0 = 0,002769 m dan 0,003437 m (analitis), kemudian Sg = 0,10266 (metode Vesic 3-pile dan 4-pile) dan Sg = 0,03021 m dan 0,03473 m (metode Meyerhof). Dan pada pemograman dengan PLAXIS 3D didapat Qu = 11496,7 kN dan 15089,9 kN, lalu Hg = 135 kN dan 165 kN, kemudian y0 = 0,000508 m dan 0,000460 m, dan Sg = 0,025 m bagi masing-masing kelompok tiang. Kata kunci – PLAXIS 3D, tiang bor, SPT, daya dukung
Analisis Faktor-Faktor Keterlambatan Yang Berpengaruh Terhadap Waktu Pelaksanaan Proyek Dermaga (Studi Kasus: Pelabuhan Laut Anggrek Di Gorontalo) Raranta, Meliska Eviany; Pratasis, Pingkan A. K.; Dundu, A. K. T.
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan yang dapat terjadi dalam suatu pekerjaan pembangunan dimana waktu pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja melewati waktu yang telah ditentukan dan mengakibatkan kerugian waktu dan biaya serta hilangnya peluang untuk mengerjakan proyek yang lain. Oleh karena itu kontraktor, pemilik proyek, dan konsultan perlu untuk mengetahui apa saja faktor-faktor penyebab dan dampak keterlambatan proyek. Dan dalam pelaksanaan pekerjaan ini terganggu akibat oleh adanya PSBB karena Covid-19 serta faktor-faktor penyebab keterlambatannya lainnya, dari penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui penyebab keterlambatan utama pada proyek dermaga di Pelabuhan laut anggrek.Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan SPSS 20 yang bekerja untuk mencari tahu faktor-faktor keterlambatan apa saja yang berpengaru dalam pelaksanaan proyek dermaga di laut amggrek, data yang diolah dalam program SPSS 20 menggunakan metode analisis descriptive dan dengan menggunakan metode frequencies.Dari hasil penelitian yang di lakukan dengan menggunkan program ini didapat lima faktor keterlambatan dengan nilai tertinggi, dan dari lima nilai tersebut, di dapat faktor penyebab utama yang mempengaruhi terjadinya keterlambatan yaitu ada pada Keadaan muka air laut (Gelombang air laut) dengan mean rata-rata 4.00 , dalam pelaksanaan proyek dermaga tentunya hambatan ini sering terjadi, oleh karena itu baik penyelenggara proyek maupun konsultan dan kontraktor, dapat menentukan waktu yang tepat untuk pengerjaan dengan mengecek secara berkala data terbaru yang bisa di dapat dari BMKG. Kata kunci – faktor-faktor keterlambatan, dermaga, IBM Statistik SPSS 20

Page 1 of 2 | Total Record : 14