cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 24, No 3 (2022)" : 11 Documents clear
Analisis Molecullary Imprinted Polymer (MIP) Nano Melamin (C3H6N6) Sebagai Material Sensor Sari, Putri Ailana Yhawita; Royani, Idha; Koriyanti, Erry
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v24i3.745

Abstract

Polimer nano melamin (MIP) yang dicetak secara molekuler diproduksi dengan metode cooling-heating. Tujuan dari pembuatan MIP nano melamin adalah untuk mendapatkan material sensor dalam aplikasinya. Pada penelitian ini bahan aktif dicampurkan selama 15 menit dengan variasi dan perbandingan 61:1. Setelah bahan aktif melamin di milling  yang bertujuan untuk mengubah melamin berdimensi nano melamin. Proses pembuatan polimer melibatkan template  nano melamin, methacrylic acid (MAA) sebagai monomer fungsional, ethylene glycol dimathacrylate (EDMA) sebagai crosslinker, benzoil peroksida (BPO) sebagai inisiator, dan etanol sebagai pelarutnya disintesis dengan metode cooling-heating. Non imprinted polymer (NIP) disintesis dengan cara yang sama sebagai polimer kontrol. NIP merupakan polimer yang sama dengan MIP, namun tidak menggunakan nano melamin sebagai bahan aktifnya. Pembuangan template pada proses ekstraksi sangat berperan penting untuk material sensor. MIP, polimer, dan NIP yang diekstraksi di karakterisasi menggunakan Fourier transform infrared (FTIR), kemudian sampel di karakterisasi menggunakan uji x-ray diffraction (XRD) dan scanning electron microscope (SEM). Hasil FTIR menunjukkan bahwa gugus fungsional nano melamin pada NIP tidak tampak bila dibandingkan dengan spektra MIP mengalami peningkatan persentase transmitansi. Hal ini disebabkan adanya penurunan konsentrasi nano melamin pada nano melamin MIP setelah ekstraksi. Hasil X-RD menujukkan bahwa ukuran kristal nano melamin sebesar 1,6 nm. Setelah dianalisis dengan software ImageJ hasil SEM menunjukkan bahwa jumlah pori yang tercetak adalah 511 pori. Data ini menunjukkan bahwa MIP nano melamin yang diperoleh memiliki potensi aplikasi sebagai material sensor.
Nilai Nutrition Value Coefficient (NVC) Ikan Sebagai Indikator Biologi Tingkat Pencemaran Sungai Way Umpu Kecamatan Way Kanan Provinsi Lampung Tugiyono, Tugiyono; Daely, Sofia Vao Afni; Umar, Suratman; Rustiati, Elly Lestari
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v24i3.682

Abstract

Sungai Way Umpu merupakan sungai yang berada di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Sungai ini sebagian besar digunakan oleh masyarakat Kabupaten Way Kanan sebagai sumber air dalam aktivitas bidang pertanian, perkebunan, perikanan, industri, dan kebutuhan domestik masyarakat. Adanya aktivitas tersebut dapat mempengaruhi kualitas air sungai baik fisika, kimia, maupun biologi. Hal ini akan memberikan tekanan ekologis dan peningkatan pencemaran di perairan sungai dan mempengaruhi keberadaan biota perairan terutama ikan sebagai konsumen dalam ekosistem sungai yang akan mempengaruhi keberadaan dan kondisinya. Ikan sebagai salah satu bioindikator status lingkungan perairan, untuk mengetahui kualitas perairan Sungai Way Umpu dapat diketahui dengan menghitung nilai Nutrition Value Coefficient (NVC). Penelitian ini menggunakan metode survei, penentuan titik sampling dilakukan berdasarkan tata guna lahan. Sampel pada penelitian ini adalah ikan yang ditemukan di lokasi stasiun pengamatan. Ikan yang telah diperoleh langsung diukur berat dan panjangnya lalu nilai NVC ikan dihitung dengan rumus Fulton. Ikan yang digunakan sebagai perhitungan NVC adalah Ikan Tawes Kepek. Hasil menunjukkan kualitas Sungai Way Umpu berdasarkan NVC Ikan pada ST-1, ST-2, ST-4 dan ST-5 tercemar ringan sedangkan pada ST-3 sama sekali tidak ditemukan ikan sehingga diduga lokasi ini tercemar berat. Hubungan nilai NVC Ikan dengan parameter fisika kimia berdasarkan korelasi pearson memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara nilai NVC ikan dengan nilai kekeruhan, TSS, pH, BOD, dan COD.    Kata kunci: Ikan, Bioindikator, Kualitas Perairam, Nutrition Value Coefficient (NVC), Sungai Way Umpu 
Sintesis dan Karakterisasi Pasir Besi Sungai Musi Sumatera Selatan Menggunakan Metode Kopresipitasi Puspita, Endah; Melinia, Luh Ayu; Naibaho, Marzuki; Ramlan, Ramlan; Ginting, Masno
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v24i3.717

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi pada pasir besi yang berasal dari Sungai Musi - Sumatera Selatan menggunakan metode kopresipitasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pembentukan fasa, struktur kristal, kandungan mineral magnetik dan sifat kemagnetan yang terdapat pada pasir besi. Karakterisasi yang digunakan pada penelitian ini adalah X-Ray Difrraction (XRD), Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX) dan Vibrating Sample Magnetometer (VSM). Berdasarkan hasil XRD menunjukkan pasir besi yang telah disintesis menghasilkan struktur amorf dengan fasa yang terbentuk yakni Enstatite – Ferrosilite (MgSiO3 - FeSiO3 atau (Mg, Fe) SiO3). Hasil SEM-EDX menunjukkan partikel-partikel mengalami aglomerasi dan membentuk agregat dengan ukuran rata-rata partikel sebesar 12,495 μm serta masih terdapat kandungan pengotor (gangue) yang menempel pada bijih besi (Fe) seperti Na, Mg, Al, Si, Ca, V, Cr dan Ti serta terdapat penambahan unsur seperti V dan Cr yang berasal dari proses milling yang mengalami abrasi. Hasil VSM menunjukkan bahwa sampel pasir besi merupakan soft magnet dan bersifat anti-ferromagnetik dengan nilai saturasi (Ms), remanensi (Mr) dan koersivitas (Hc) masing-masing sebesar 0,53 emu/g, 0,04 emu/g dan 376,63 Oe.
Analisis Sifat Fisis dan Mekanik Fiberboard Pada HDF, MDF, dan MLDF dengan Variasi Density Profile Menggunakan Alat Density Profile Analyzer Meter DPX200 IMAL Rahmawati, Intan; Lafira, Lafira; Sari, Fadillah Permata; Bama, Ahmad Aminuddin; Ramlan, Ramlan
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v24i3.722

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis sifat fisis dan mekanik tentang perbandingan produk HDF, MDF, dan, MLDF yang ditinjau dari density profile. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh densitas pada sifat fisis dan mekanik fibreboard. Produk yang digunakan sebagai bahan perbandingan adalah HDF, MDF, dan MLDF sesuai dengan tingkat densitasnya. Penelitian ini dimulai dengan melihat density profile menggunakan alat density profile meter analyzer DPX200 IMAL yang menggunakan sinar X-Ray. Sampel diurutkan sesuai dengan posisi saat board dipotong di line pabrik. left, center left, center, center right, dan right dengan diberi plat aluminium antar sampel baru dimasukkan ke dalam alat density profile meter analyzer dengan hasil pada MLDF, puncak maksimum encapai 908 kg/m3 dan 881 kg/m3. Pada MDF, puncak maksimum mencapai 935 kg/m3 dan 946 kg/m3, serta HDF puncak maksimum mencapai 1085 kg/m3 dan 1032 kg/m3. Sampel yang telah diuji density profile kemudian dilakukan pengujian Internal boanding, MOE/MOR, dan surface weight. Hasil dari pengukuran densitas diperoleh bahwa semakin tinggi densitas yang diperoleh, maka semakin besar pula nilai dari internal boanding, MOE/MOR, dan surface weight. Hal ini berarti, densitas berbanding lurus dengan ketiga pengujian mekanik yang telah dilakukan. Kata kunci: Fiberboard, HDF, MDF, MLDF, Density Profile, internal boanding, MOE/MOR, Surface weight
Keanekaragaman Plankton di Sungai Way Umpu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung Pratiwi, Ratih -; Tugiyono, Tugiyono; Rustiati, Elly Lestari; Handayani, Kusuma
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v24i3.695

Abstract

Plankton are organisms that live or float in microscopic water and have an important role in aquatic ecosystems. The Way Umpu River is widely used by local residents as a development area in the agricultural, mining, fishery, transportation, industrial, and domestic needs of the community. Research on plankton diversity was carried out in the Way Umpu River, Way Kanan Regency, Lampung Province from August 2021 to February 2022. The purpose of this study was to determine the plankton diversity index and water quality supported by physical and chemical parameters. Sampling used a survey method based on land use at 7 research stations. The results found that there were 22 types of plankton grouped into 10 classes, namely 4 groups of zooplankton, namely Class Rhizopoda, Euglenophyceae, Ciliatea, and Oligotrichea, and 6 groups of phytoplankton namely Class Cyanophyceae, Bacillariophceae, Trebouxiophyceae, Zygnemophyceae, Chlorophyceae, and Fragilariophyceae. The diversity index (H') of all research stations ranged from 1.06 to 1.77. This shows that the diversity of plankton in the Way Umpu River, Way Kanan Regency is classified as moderate and the water conditions are categorized as moderately polluted with a value range of 1<H'<3.   
Analisa Pasir Besi Alam dari Sungai Musi Sumatera Selatan Melinia, Luh Ayu; Puspita, Endah; Naibaho, Marzuki; Ramlan, Ramlan; Ginting, Masno
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v24i3.716

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai sifat magnetik dan kandungan pasir besi yang berasal dari Sungai Musi-Sumatera Selatan, Indonesia. Sampel pasir besi diekstraksi menggunakan magnet permanen, kemudian dipreparasi dengan metode milling. Selanjutnya sampel dikarakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscopy dengan Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX) dan Vibrating Sampel Magnetometer (VSM). Berdasarkan hasil  dari uji SEM-EDX menunjukkan bahwa partikel pasir besi dari sungai musi teraglomerasi dengan ukuran rata-rata ± 0.5 m serta terdapat kandungan pengotor (gangue) antara lain Si, Ti, Mg, Al dan Mn sehingga sampel pasir besi bersifat ferromagnetik dan termasuk kategori semi-hard-magnet dengan nilai saturasi (Ms), remanensi (Mr) dan koersivitas (Hc) masing-masing sebesar 46,61 emu/g,  8,72 emu/g dan 322,09 0e.
Struktur Komunitas Makrozoobentos di Bagian Litoral Danau Kerinci Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi Hanafiah, Zazili; Setiawan, Doni; Maulia Damayanti, Fini
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v24i3.721

Abstract

Penelitian yang berjudul “Struktur Komunitas Makrozoobentos di Bagian Litoral Danau Kerinci Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi” telah dilaksanakan dari bulan Februari hingga Juni 2022. Adapun tujuan penelitian tersebut yaitu untuk menganalisis struktur komunitas makrozoobentos di bagian litoral Danau Kerinci yang mencakup komposisi, kepadatan, indeks keanekaragaman, indeks dominansi dan kesamaan komunitas antar stasiun. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode observasi secara langsung di lapangan, dengan penentuan stasiun secara purposive, sedangkan metode pengambilan sampel adalah dengan menggunakan Ekman Grab yang diambil secara acak pada masing masing stasiun. Analisis data meliputi komponen komposisi, kepadatan (individu/m2), Indeks Keanekaragaman, Indeks Dominansi dan Indeks Kesamaan Komunitas antar stasiun.Dari hasil penelitian diperoleh komposisi makrozoobentos terdiri dari 6 kelas, 7 ordo, 11 famili dan 12 genera. Kepadatan total makrozoobentos di dari seluruh stasiun berkisar dari 738-5431 ind/m², indeks keanekaragaman makrozoobentos tergolong relatif sedang (1,27-1,57) kecuali pada stasiun 6 tergolong rendah (0,6), nilai indeks dominansi berkisar (0,27-0,35) kecuali stasiun 6 dengan nilai (0,63), Dan nilai indeks kesamaan komunitas makrozoobentos antar stasiun berkisar dari 50%-88% yang bermakna bahwa antar masing-masing stasiun, komunitas makrozoobentos dikategorikan sama.Kata Kunci: Litoral, Danau Kerinci, Makrozoobentos.
Desain Neutronik Reaktor Cepat Berpendingin Helium 900 MWth Dengan Skema Burnup Radial MCANDLE Berbasis Bahan Bakar Thorium Mix Oxyde (Th, Pu)O2 Damri, Damri; Ariani, Menik; Monado, Fiber; Johan, Akmal
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v24i3.728

Abstract

Desain Neutronik Reaktor Cepat Berpendingin Helium 900 MWth bahan bakar Thorium Mix Oxyde telah dilakukan. Dibutuhkan penambahan bahan bakar fisil Pu239 karena thorium alam tidak memiliki isotop fisil  Perhitungan dilakukan menggunakan simulasi komputasi dengan program SRAC. Reaktor ini menggunakan Skema Burnup MCANDLE arah Radial dengan membagi teras reaktor menjadi 10 bagian. Setelah 10 tahun periode burn up, bahan bakar di shuffling secara radial dari bagian 1 ke bagian 2, bagian 2 ke bagian 3, begitu seterusnya sampai bahan bakar di bagian 9 di-shuffling ke bagian 10 sehingga bahan bakar bagian 10 dikeluarkan dari teras reaktor dan bahan bakar baru ditempatkan di bagian 1. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa komposisi bahan bakar 86% Th dan 14% Pu239 dalam keadaan kritis sampai pada tahun ke 4 ditunjukkan dengan nilai keff  1,012 dengan reaktivitas 0,0119.
Penggunaan Sensor Infrared Berbasis WiFi Mikrokontroller NodeMCU ESP8266 Pada Bandul Fisis Yani, Rizka Andri; Supardi, Supardi; Saleh, Khairul; Poerwono, Pradanto; Kaban, Hadir
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v24i3.726

Abstract

Pengembangan sebuah alat peraga praktikum bandul fisis dengan memanfaatkan WiFi mikrokontroler nodeMCU esp8266 dan sensor infrared untuk mengukur periode bandul telah berhasil dirancang dan dibuat. Alat praktikum ini telah diuji coba dengan melakukan eksperimen. Sensor Infrared yang digunakan akan berfungsi untuk mendeteksi gerakan dan mengukur periode bandul fisis dalam satuan detik. Lalu, secara langsung dikirimkan oleh WiFi mikrokontroler nodeMCU esp8266 ke komputer dan terbaca dalam google spreadsheet. Data yang diperoleh dari hasil eksperimen dapat digunakan untuk mendapatkan nilai percepatan gravitasi bumi dengan metode perhitungan regresi linear. Eksperimen yang dilakukan menggunakan variasi sudut 20° dengan jarak pusat massa ke poros ayunan bandul 0.1 m, 0.15 m, 0.2 m, 0.25 m, 0,3m, 0,35 m, 0.4 m, dan 0.45 m. Berdasarkan eksperimen, alat yang dikembangkan ini mampu mengirimkan data dengan jarak maksimal 70 m. Nilai percepatan gravitasi yang didapatkan sebesar (±) m/s2.
Studi Parameter Burn-up Sel Bahan Bakar Uranium Nitrit Dengan Penambahan Minor Aktinida Berpendingin S-CO2 Gontina, Wulan; Monado, Fiber; Ariani, Menik
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v24i3.744

Abstract

Abstrak Bahan bakar nuklir adalah komponen utama dalam reaktor yang diperoleh dari isotop alami seperti Uranium. Dengan penambahan unsur-unsur minor aktinida  pada bahan bakar dapat dilihat performa sel bahan bakar selama burn-up nya. Studi parameter pada penelitian ini diperoleh dari perhitungan tingkat sel bahan bakar uranium nitrit pada perbandingan 95% uranium nitrit dan 5% penambahan minor aktinida berupa nuklida Am241 dan Np237 dengan komposisi 1% hingga 7% dengan pendingin  S-CO2.  Persentase fraksi volume tingkat sel adalah 65% fuel, 10% cladding (stainless steel) dan 25% coolant. Hasil  perhitungan terhadap parameter survey tingkat sel bahan bakar diperoleh dari nilai K-inf sepanjang sejarah burn-up selama 120 tahun,  level burn-up sepanjang sejarah burn-up selama 120 tahun, densitas atom terkait U235,U238 dan Pu239,konversi rasio sepanjang sejarah burn-up selama 120 tahun. Hasil perhitungan parameter neutronik tingkat sel memperlihatkan dampak dari penambahan minor aktinida terhadap bahan bakar uranium nitrit untuk performa sel bahan bakar selama burn-up nya. Kata kunci : sel bahan bakar, uranium nitrit, minor aktinida, S-CO2 Abstract Nuclear fuel is the main component in the reactor which is obtained from natural isotopes such as Uranium. By adding actinide minor elements to the fuel, it can be seen how the performance of the fuel cell during its burn-up can be seen. Parameter studies in this study were obtained from the calculation of the level of uranium nitrite fuel cells at a ratio of 95% uranium nitrite and 5% the addition of minor actinides with Am241 and Np237 nuclides with a composition of 1% to 7% with S-CO2 coolant. The percentage of cell level volume fraction is 65% fuel, 10% cladding (stainless steel) and 25% coolant. Calculation results for the fuel cell level survey parameters are obtained from the K-inf value over the 120 year burn-up history, the burn-up level over the 120 year burn-up history, the atomic density associated with U235, U238 and Pu239, the conversion ratio over the 120 year burn-up history . The results of the calculation of the cell-level neutronic parameters show the impact of the minor addition of actinide to uranium nitrite fuel on the performance of the fuel cell during its burn-up. Keywords: fuel cell, uranium nitrite, actinide minor, S-CO2 

Page 1 of 2 | Total Record : 11