cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
Analisis Algoritma Kruskal Gready dan Fase Pemilihan Busur dalam Menentukan Pohon Rentangan Minimum Addy Roflin
Jurnal Penelitian Sains No 11 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3871.756 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i11.310

Abstract

Algoritma Kruskal Gready merupakan salah satu algoritma untuk mendapatkan bobot pohon rentangan minimal yang dibentuk dari suatu graf terhubung terboboti. Algoritma ini mempunyai kompleksitas Θ(nlog n), dengan n adalah jumlah item yang diproses. Sebagai alternatif, algoritma Fase Pemilihan Busur memiliki kompleksitas Θ(mlog n) dengan m adalah jumlah busur dan n adalah jumlah simpul pada graf. Untuk n<m2, Θ(mlog n) = Θ(nlog n). Dengan kata lain, pada kasus terburuk, kedua algoritma tersebut sama cepatnya.
Respons Pertumbuhan Galur Harapan Kedelai (Glycine max(L.)Merril) pada Lahan Masam Harmida Harmida
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.588 KB) | DOI: 10.56064/jps.v13i2.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan galur harapan kedelai pada laham masam optimal dan non optimal. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus 2005 sampai Januari 2006 bertempat dilahan percobaan Agro Techno Park, Desa Bakung, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir, Sumatra Selatan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi, dengan dua faktor dan tiga ulangan. Petak utama adalah kondisi lahan masam, yaitu optimal (diberi kapur 1,5 ton/ha dan pupuk kandang ayam 6 ton/ha) dan non optimal (tanpa kapur dan pupuk kandang), sedangkan anak petak adalah galur/varietas kedelai yang diuji (terdiri dari 18 galur harapan dan 5 varietas nasional sebagai pembanding). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Galur harapan yang memiliki potensi hasil tinggi pada lahan masam optimal dan non optimal adalah Galur harapan KH2, KH31, KH35, KH40, KH42 dan KH58 dengan produksi biji per tanaman: 24,83 g, 23,81 g, 21,08 g, 22,31 g, 21,63 g, 22,81 g, memiliki jumlah cabang, buku, buku subur, dan jumlah polong per tanaman yang tinggi
Laju Sedimen Tersuspensi di Wilayah Pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api Muara Sungai Banyuasin Kabupaten Banyuasin Hartoni Hartoni; Andi Agussalim
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5808.144 KB) | DOI: 10.56064/jps.v10i2.441

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya laju sedimen tersuspensi di kawasan rencana pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Api-api muara Sungai Banyuasin. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni sampai dengan Oktober 2005. Pengambilan sampel sedimen dilakukan di kawasan pembangunan pelabuhan Tanjung Api-api muara sungai Banyuasin. Pemasangan sediment trapp selama satu bulan yaitu pada bulan Juli 2005. Sampel sedimen yang tertangkap di sediment trapp diambil dan dianalisis di Laboratorium Dasar Kelautan Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Sriwijaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan laju sedimen pada setiap stasiun. Laju sedimen yang tertinggi pada stasiun 7 yaitu 3,1872 kg/m2/hari diikuti stasiun 6 yaitu 3,0821 kg/m2/hari, stasiun 5 yaitu 2,0312 kg/m2/hari, stasiun 3 yaitu 1,7657 kg/m2/hari, stasiun 4 yaitu 1,0719 kg/m2/hari, stasiun 2 yaitu 0,6448 kg/m2/hari dan yang terndah pada stasiun 1 yaitu 0,1968 kg/m2/hari.
Perhitungan Dana Pensiun untuk Pensiun Normal Berdasarkan Metode Constant Dollar ; Studi Kasus: PT. Taspen Palembang Yuli Andriani; Des Alwine Z; Ensiwi Munarsih
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.122 KB) | DOI: 10.56064/jps.v12i2.174

Abstract

Metode Constant Dollar digunakan untuk menghitung dana pensiun dengan asumsi gaji tidak diperhatikan. Data pada penelitian ini diambil dari PT. Taspen Palembang. Perhitungan dana pensiun digunakan untuk mendapatkan manfaat pensiun dan iuran pensiun. Perhitungan program dana pensiun menunjukkan bahwa usia masuk kerja dan masuk program dana pensiun mempengaruhi manfaat dan iuran pensiun. Untuk peserta program dana pensiun dengan usia masuk kerja yang sama, semakin besar usia seseorang masuk program dana pensiun maka iuran yang harus dibayarkan tiap tahun juga semakin besar.
Kajian Teoritis Untuk Mencari Hubungan Antara Konduktivitas Panas Dengan Kecepatan Gelombang Elastik pada Batuan Muhammad Irfan
Jurnal Penelitian Sains No 19 (2006)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3840.028 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i19.465

Abstract

Telah dilakukan penelitian melalui kajian teoritis untuk mencari hubungan antara konduktivitas panas dengan kecepatan gelombang elastik pada batuan. Penelitian ini dilakukan panas dengan membuat  tiga model arah aliran panas dan arah rambatan gelombang elastik terhadap matriks dan porositas batuan, yaitu model sejajar, tegak lurus dan kombinasi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk ketiga model tersebut konduktivitas panas dan kecepatan gelombang elastik mempunyai hubungan linier.
Penggunaan Metode Bagi Dua Terboboti untuk Mencari Akar-akar Suatu Persamaan Evi Yuliza
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.651 KB) | DOI: 10.56064/jps.v16i1.77

Abstract

Penelitian ini merupakan modifikasi dari Metode Bagi Dua dalam mencari akar persamaan. Dengan Metode Bagi Dua Terboboti dibutuhkan suatu nilai terboboti  yang diharapkan meminimumkan banyaknya iterasi sehingga laju kekonvergenan semakin lebih cepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan Metode Bagi Dua Terboboti dapat mempercepat laju kekonvergenan yang ditentukan oleh nilai terboboti . Namun, nilai terboboti  tidak ditentukan sebelumnya.
Penetapan Nilai Kalor Gambut dari Delta Upang, Karang Agung Ulu dan Karang Agung Tengah Syarifuddin Ismail; I.A. Rivai Bakti
Jurnal Penelitian Sains No 3 (1998)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.453 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i3.365

Abstract

Telah dilakukan analisa penetapan nilai kalori gambut yang berasal dari Delta Upang, Karang Agung Uli I, Karang Agung Tengah I, Karang Agung Ulu II dan Karang Agung Tengah II. Terhadap sejumlah tertentu bubuk sampel kering yang telah diayak dengan nilai Mesh 250 μm (No. 60) terbentuk dari pellet dengan berat sekitar 0,9 sampai 1,3 gram. Lalu ditetapkan kalor (Btu) berdasarkan ASTM D 1989-93, Standar Method for Gross Calorific value by Microprocessor Controlled Isoperibol Calorimeter. Pembacaan dari recorder setelah dikurang dengan  kawat sisa dan hasil titrasi menunjukkan kelima sampel gambut diatas didapatkan hasil-hasil kalor untuk Delta Upang sebesar 8578 Btu/lb, Karang Agung I 2848 Btu/lb, Karang Agung Tengah I 4383 Btu/lb, Karang Agung Ulu II 2986 Btu/lb dan Karang Agung Tengah II 4593 Btu/lb. Jadi gambut dari daerah yang berbeda-beda, energinya berbeda-beda pul. Dimana sisa-sisa abu menentukan adanya perbedaan energi dari masing-masing daerah gambut. Gambut yang berasal dari daerah Delta Upang mempunyai nilai Btu tertinggi, yaitu lebih tinggi dari batubara lignit dan mendekati nilai batubara antrasit. 
Pengaruh Suhu dan Waktu Sintering terhadap Sifat Bahan Porselen untuk Bahan Elektrolit Padat (Komponen Elektronik) Ramlan Ramlan; Akhmad Aminuddin Bama
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.562 KB) | DOI: 10.56064/jps.v14i3.210

Abstract

Telah diteliti pengaruh suhu sintering terhadap sifat fisis maupun sifat listrik bahan keramik porselen. Proses sintering dilakukan untuk memperkecil atau menghilangkan pori dalam bahan padat sehingga bahan lebih mampat. Bahan porselen dibuat dari bahan dasar kaolin [Al2O3.SiO2.xH2O], feldspar [K/Na/Ca/BaAlSi3O8], dan quartz [SiO2] melalui proses reaksi padatan dengan variasi suhu sintering, kemudian sifat fisis dan sifat listriknya dikarakterisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu sintering sangat mempengaruhi sifat bahan. Kenaikan suhu sintering memberikan nilai densitas antara 2,3-2,5 gram/cm3, kuat patah 180-659 kg/cm2, kuat tembus 6-12 kV/mm; porositasnya menurun 7,6-0,35%. Berdasarkan hasil pengujian kuat tembus dan resistivitas listriknya, bahan porselen yang dibuat dapat diaplikasikan sebagai bahan isolator listrik tegangan menengah.
Studi Kandungan Nitrogen Oksida (NOx) pada Udara di Sepanjang Jalan Palembang-Prabumulih Nova Yuliasari; Miksusanti Miksusanti; Tridayona Tridayona
Jurnal Penelitian Sains No 16 (2004)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.582 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i16.268

Abstract

Telah dilakukan penelitian kandungan gas NOx di udara sepanjang ruas jalan Palembang-Prabumulih dengan menggunakan metoda spektrofotometri. Cuplikan udara dihisap tabung impinger yang terhubung secara seri. Kadar NOx tertinggi terdapat pada lokasi Bundaran Air Mancur Palembang sebesar 83,26 mg/m3 (pagi); 91,22 mg/m3 (siang) dan 88,50 mg/m3 (sore). Sedangkan kadar Nox terendah terdapat pada Perumahan Bumi Inderalaya Permai sebesar 16,48 mg/m3 (pagi); 19,03 mg/m3 (siang) dan 17,51 mg/m3 (sore). Kadar Nox di sepanjang jalan Palembang-Inderalaya masih di bawah nilai ambang batas (92,50 mg/m3). Variasi kadar NOx secara umum disebabkan faktor kelambaban dan jumlah kendaraan. Temperatur dan tekanan udara relatif tidak mempengaruhi kadar gas NOx di udara.   
Perbandingan Metode Stepwise, Best Subset Regression, dan Fraksi dalam Pemilihan Model Regresi Berganda Terbaik Herlina Hanum
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.352 KB) | DOI: 10.56064/jps.v14i2.109

Abstract

Pemilihan model regresi terbaik adalah penentuan peubah bebas mana yang akan dimasukkan dalam model regresi sehingga model tersebut dapat menjelaskan perilaku peubah tak bebas dengan baik. Metode yang umum digunakan antara lain Stepwise dan Best Subset Regression. Metode Fraksi lebih diarahkan untuk penentuan model terbaik dengan kecenderungan multikolinear yang minimum. Dalam tulisan ini dikaji kelebihan dan kekurangan Metode Fraksi dibandingkan dengan Stepwise dan Best Subset Regression. Karena perbandingan ini difokuskan pada pemilihan model terbaik pada data yang memiliki masalah multikolinear maka contoh masalah yang diambil mewakili data dengan tingkat multikolinearitas yang tinggi. Hasil analisis terhadap kedua data tersebut dengan ketiga metode menunjukkan bahwa ketiga metode tersebut sama-sama dapat memberikan model terbaik. Kelebihan Metode Fraksi adalah mampu memberikan model terbaik yang memilki kecenderungan kolinearitas yang lebih rendah dari 2 metode lain. Sementara keharusan untuk mengambil fraksi merupakan kekurangan Metode Fraksi.