cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
Studi Aktifitas Antioksidan Ekstrak Herba (Ocimum Sanctum L.) Frida Oesman; Setiawan Yusuf
Jurnal Penelitian Sains No 2 (1997)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.894 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i2.229

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan aktifitas antioksidan ekstra herba kemangi (Ocimum Sanctum L.), ekstrak herba kemangi dipersiapkan dalam 3 bentuk ekstrak yaitu ekstrak n-heksa, diklorometan dan etanol, aktifitas antioksidan ditentukan dengan menggunakan metode Feri Tiosianat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa herba kemangi mempunyai sifat antioksidan, aktifitas yang paling kuat dihasilkan oleh ekstrak n-heksan, ekstrak etanol kurang kuat dibandingkan ekstrak n-heksan, namun lebih kuat dibanding Butilhidroksianisol (BHA), sedang ekstrak diklorometana kurang kuat. 
Keanekaragaman Jenis Ikan di Hulu Sungai Cikaniki Taman Nasional Gunung Halimun, Jawa Barat Moh. Rasyid Ridho; Enggar Patriono; Agus Hadiat Tjakrawidjaja
Jurnal Penelitian Sains No 14 (2003)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5263.333 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i14.287

Abstract

The objective of the rearch was to collect information about fish species diversity in upper end of Cikanini River in Gunung Halimun National Park (GHNP), for conservation that is suitable with the status of GHNP a a conservation area in West Java. The research had been conducted in the upper end of Cikanini River, in Citalahab and Cilanggar Village areas during September 1999. The research used survey method. The catching of fish was done from down stream to upper end of Cikanini River wirh difference kinds of sampling method. The result of the research was 9 fish species that had been identified. There was 33.3% of fish species greater than the result of previous research. Fish spesies was dominated by Rasbora aprotaenia. Difference kinds of sampling method are inclined to catch difference fish pecimens. Sampling method using seine net is inclined to catch more specimens. Sampling method using Derris is inclined to catch all species of fish that exist in the fish habitat; however, the number of specimens is lesser than sampling method using seine net. Sampling methods using push net and electric fishing result in a very effective catching in location with rapid current in the middle of river.
Skrining Bakteri Kitinolitik Antagonis Terhadap Pertumbuhan Jamur Akar Putih (Rigidoporus lignosus) dari Rizosfir Tanaman Karet Muharni Muharni; Hary Widjajanti
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1610.825 KB) | DOI: 10.56064/jps.v14i1.128

Abstract

Skrining bakteri kitinolitik dari rizosfir tanaman karet dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh isolat bakteri kitinolitik yang antagonis terhadap pertumbuhan jamur akar putih (Rigidoporus lignosus). Bakteri diisolasi dari Perkebunan Karet Sembawa Kab. Banyuasin, dan skrining dilakukan dengan menggunakan media agar kitin dan uji antagonis terhadap jamur patogen dilakukan dengan menggunakan metode Chernin et al., (1995). Hasil penelitian didapatkan dua isolat bakteri kitinolitik yang antagonis terhadap pertumbuhan jamur akar putih (Rigidoporus lignosus). Identifikasi kedua isolat antagonis jamur akar putih ini tergolong kedalam genus Bacillus yaitu Bacillus sp. dan Bacillus apiarius
Akuisisi Data Secara On-Line pada Proses Pelayuan Teh Hitam Untuk Analisis Signifikansi Variabel Proses Retno Rahmawati; Melania Suweni Muntini
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4635.643 KB) | DOI: 10.56064/jps.v11i2.418

Abstract

Kesalahan pencatatan data selama proses pengolahan merupakan salah satu penyebab tidak konsistennya kualitas teh hitam Indonesia. Pelayuan merupakan proses pertama yang menentukan kualitas teh hitam. Temperatur udara pelayu, kelembaban udara palayu dan kecepatan udara pelayu adalah beberapa variabel proses palayuan. Pada makalah ini disampaikan hasil penelitian yaitu perancangan dan pembuatan alat ukur temparatur dan pengunaannya untuk akuisisi data secara on-line pada proses pelayuan. Hasil kalibrasi menunjukkan bahwa alat ukur yang dibuat mempunyai jangkauan linier dari 0° C sampai 69° C dengan total eror sebesar 6,9%. Hasil validasi sensor menunjukkan bahwa ketepatan pembacaan sensor sebesar 98,1%. Dari hasil kalibrasi dan validasi menunjukkan bahwa alat yang dirancang secara on-line ini dapat digunakan sebagai alat ukur temperatur. Selanjutnya, dari hasil pengukuran dilakukan analisis data menggunakan metode statistik regresi dan korelasi. Hasil yang diperoleh adalah bahwa kelambaban relatif udara pelayu dan kecepatan udara pelayu tidak berpengaruh secara signifikan terhadap temperatur udara palayu. Signifikansi hubungan variabel proses ternyata ditentukan oleh letak penyusunan dan karakteristik daun teh.
Pemanfaatan Hewan Sebagai Obat Tradisional oleh Etnik Lom di Bangka Budi Afriyansyah; Nur Annis Hidayati; Hapis Aprizan
Jurnal Penelitian Sains Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.755 KB) | DOI: 10.56064/jps.v18i2.26

Abstract

Knowledge about the use of animals as a traditional medicine is benefit to society and must be saved. This knowledge can be used as a source of reference for researchers in the development of science and alternative ideas in the present. The purpose of this study were reveal diversity of animal drug ethnic Lom in Bangka and Lom ethnic knowledge traditional in Bangka about diversity of animal drug and used of animals as a traditional medicine. Research was conducted from January to May 2015 in Air Abik, Pejem, and Mapur village. Methods used in this research were purposive sampling (determine informans), interview and direct obeservation. Result showed that ethnic Lom used 24 species animals as medicine from 10 class in traditional medicine. The animal species most used is from the class of mammals (38%). Seen from habitat, animals are used as traditional medicines are mostly terrestrial animals (44%) are living wild in the woods. The most used animal that is part of the body (76%). Results of grouping by type of disease and the type of animals that have properties as a medicinal ingredient, there were 18 types of diseases that can be cured (medical or non-medical disease). Ethnic Lom had a good knowledge about the diversity of animal species and benefit of drugs, but this knowledge is declining and began to be forgotten by the people of ethnic Lom. The results of the interviews and observations in the field showed animal species of cacing tanah (Pheretima sp.) and undur-undur (Myrmeleon sp.) has the potential to be developed, not only as a animals drug used ethnic Lom communities but also can improve the economy of communities in the region.
Studi Kandungan Kimia Ekstrak Kloroform dari Benalu Duku (Scurrula atropurpurea (BI) Dans) Muharni Muharni; Dasril Basir; Julinar Julinar
Jurnal Penelitian Sains No 7 (2000)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5123.907 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i7.319

Abstract

Isolasi Steroid telah dilakukan dengan mengekstraksi bubuk kering benalu duku (Scurrula atropurpurea (BI) Dans) dengan kloroform. Ektrak pekat kloroform dimurnikan dengan teknik kromatografi lapis tipis (KLT) preparatif dengan fasa diam silika gel 60 GF 254 dan eluen etil asetat dan metanol (19:1) dan pengamatan menunjukkan adanya 3 pita noda dengan Rf = 0,21 dan Rf = 0,34 yang tidak membentuk kristal dan Rf = 58 yang memberikan kristal putih. Analisis spektroskopi dari kristal ini memberikan dua steroid hasil isolasi; steroid paertma memiliki waktu retensi (Rt) = 28,9 menit, berat molekul (BM) = 300, rumus molekul C12H32O, dan nilai kesetaraan ikatan rangkap (DBE) = 6. Steroid kedua memiliki Rt = 29,5 menit, BM = 412, rumus molekul C29H48O, dan nilai DBE = 6. Kedua jenis steroid tersebut dapat dilaporkan sebagai pregn-14-en-3-on (BM 300) dan Stigmasta-5,22-dien-3-oh (BM 412).
Konsentrasi Letal (LC50-48 jam) Logam Tembaga (Cu) dan Logam Kadmium (Cd) Terhadap Tingkat Mortalitas Juwana Kuda Laut (Hippocampus spp) Muhammad Hendri; Gusti Diansyah; Jetun Tampubolon
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 1 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.532 KB) | DOI: 10.56064/jps.v13i1.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat toksisitas logam tembaga (Cu) dan logam kadmium (Cd) dengan menentukan nilai LC50 - 48 jam terhadap juwana kuda laut (Hippocampus spp) sehingga kita dapat mengetahui nilai konsentrasi yang dibutuhkan untuk mematikan 50% dari organisme uji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental laboratories dengan pemberian 6 variasi konsentrasi untuk tiap logam, yaitu untuk logam Cu: 0 ppm, 1,584 ppm, 2,509 ppm, 3,974 ppm, 6,294 ppm, 9,968 ppm dan untuk logam Cd: 0 ppm, 0,1585 ppm, 0, 2512 ppm, 0,3981 ppm, 0,6308 ppm, 0,9999 ppm. Pelaksanaan penelitian diawali dengan tahap aklimatisasi hewan uji, kemudian diperlakukan dengan konsentrasi bertingkat dan dilakukan dalam waktu 48 jam. Jumlah hewan uji yang mati diplotkan terhadap konsentrasi logam yang diberikan dan didapatkan hubungan positif untuk Cu (R2 = 0, 5879) dengan persamaan regresi linear y = 3, 6979 + 3, 9063x yang dapat digunakan untuk menghitung nilai LC50 dan diperoleh 2,11 ppm dan untuk Cd (R2 = 0, 6126) dengan persamaan regresi linear y = 6, 6050 + 3, 4171x yang dapat digunakan untuk menghitung nilai LC50 dan diperoleh 0,36 ppm.
Pemanfaatan Gambut dan Karbon Aktif dari Gambut Untuk Menurunkan Kok dan TZPT dari Limbah Cair Tahu Poedji Loekitowati H; Setiawati Yusuf; Rafika Sari
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4760.736 KB) | DOI: 10.56064/jps.v10i2.450

Abstract

Telah dilakukan penelitian pemanfaatan gambut dan karbon aktif dari gambut untuk menurunkan Kebutuhan Oksigen Kimia (KOK) dan Total Zat Padat Tersuspensi (TZPT) dari limbah cair tahu. Penelitian bertujuan untuk menentukan berat dan waktu kontak optimum dari gambut dan karbon aktif dari gambut dalam menurunkan nilai KOK dan TZPT serta menentukan efektifitas penurunannya. Variasi berat gambut dan karbon aktif dari gambut yaitu 0,15; 0,20; 0,25; 0,30 dan 0,35 sedangkan variasi waktu kontak selama 15; 30; 45; 60 dan 75 menit. Volume limbah cair tahu yang digunakan 50 mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum menggunakan gambut diperoleh pada berat 0,25 gram dan waktu kontak 45 menit sedangkan menggunakan karbon aktif dari gambut diperoleh pada berat 0,25 gram dan waktu kontak 30 menit. Limbah cair tahu awal mempunyai nilai KOK 6831,25 mg/L dan TZPT 1906 mg/L. Penambahan gambut pada kondisi optimum menurunkan KOK menjadi 5268,75 mg/L dengan efektifitas 22,30% dan nilai TZPT menjadi 738 mg/L dengan efektifitas 61,28%, sedangkan penambahan karbon aktif dari gambut menurunkan nilai KOK menjadi 3456,25% mg/L dengan efektifitas 49,41% dan nilai TZPT turun menjadi 380 mg/L dengan efektifitas 80.06%.
Kajian Cemaran Logam Berat Timbal (Pb) pada Kompartemen di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan Palembang Warsinah Warsinah; Suheryanto Suheryanto; Yuanita Windusari
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.97 KB) | DOI: 10.56064/jps.v17i2.53

Abstract

Telah dilakukan kajian cemaran logam Timbal pada kompartemen lingkungan sekitar TPA Sukawinatan Palembang. Tujuan penelitian untuk menganalisis distribusi Timbal pada air dan sedimen di kolam lindi dan perairan sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei analitik. Sampel diambil berdasarkan metode purposive sampling dengan mempertimbangkan jarak dan kondisi lingkungan. Sampel air dan sedimen diambil dari 7 titik sampling di sekitar outlet lindi, aliran lindi dan aliran sungai Sedapat. Penentuan konsentrasi logam timbal menggunakan metode Atomic Absorption Spectrometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar timbal pada kompartemen air berkisar 0,01 – 0,09 mg/L dengan kadar timbal rata-rata zona inti TPA 0,043mg/L zona penyangga dan budidaya TPA 0,028 mg/L, kadar timbal tertinggi di oulet lindi. Kadar timbal pada kompartemen sedimen berkisar 4,38 mg/kg - 29,44 mg/kg dengan kadar timbal rata- rata zona inti TPA 15,143 mg/kg, rata rata zona penyangga dan budaya TPA 7,895 mg/L, kadar timbal tertinggi di outlet lindi. Berdasarkan Pergub No.8 tahun 2012.kadar Timbal pada kompartemen air di TPA Sukawinatan Palembang belum melampaui ambang batas yang ditentukann, namun demikian tidak dapat dikatakan bahwa perairan disekitar TPA tergolong aman, karena logam timbal memiliki sifat akumulatif. Untuk kompartemen sedimen kadar timbal relatif lebih tinggi dari kompartemen air, hal ini menunjukkan adanya akumulasi logam timbal pada sedimen.
Analisis Dinamika dan Sumber Massa Air Arus Lintas Indonesia Wijaya Mardiansyah
Jurnal Penelitian Sains No 15 (2004)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1224.219 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i15.342

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan pengkajian dinamika massa air Arus Lintas Indonesia (Arlindo) dalam kaitannya dengan sumber asli air yang dapat teridentifikasi masuk dari Samudra Pasifik ke perairan Indonesia Bagian Timur. Wilayah studi berada pada 12.5° LU – 2.5° LS dan 122,5° BT - 140° BT. Sumber data adalah World Ocean Database 2001 dari National Oceanography Data Center (NODC), http://www.nadc.noaa.gov/PC5/WODo1/pacif_o.html. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode core layer dan analisis isopiknal sedangkan untuk mengolah dan menampilkan data digunakan software Ocean Data View mp versi 1.2, http://www.awi-bremerhaven.de/GEO/odv.Dari analisis yang dilakukan teridentifikasi bahwa sumber air Arlindo yang masuk ke Perairan Indonesia bagian timur melalui gerbang Arlindo memiliki karakteristik dari berbagai massa air, antara lain adalah core dari; NPSW dengan densitas potensial sekitar 24 sq salinitas 34.76<S<35 psu, dan konsentrasi oksigen terlarut >4 ml/l; SPSW dengan densitas potensial ekitar 25 sq salinitas S>35 psu dan konsentrasi oksigen terlarut sekitar 3.3 ml/l; NPIW dengan densitas potensial 26.5 sq salinitas S<34.55 psu dan konsentrasi oksigen terlarut antara 2 -3 ml/l dan  AAIW dengan densitas potensial sekitar 27.2 sq. Secara umum semua karakteristik massa air ini mengidentifikasikan bahwasanya sumber air Arlindo berasal dari Samudera Pasifik.