cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Ardhia : Jurnal Perhubungan Udara
ISSN : 02159066     EISSN : 25284045     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Warta Ardhia is an Air Transport Journal containing research, review related to evaluation policy and technological development with the scope of air transport, airport, aircraft, flight navigation, aviation human resources, flight safety and security. Warta Ardhia is managed by Civil Aviation Research and Development Center of Ministry of Transportation of The Republic Indonesia and published 2 (two) times a year, June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 44, No 2 (2018)" : 6 Documents clear
Analisis Pengembangan Terminal Kargo Bandar Udara Juanda Guna Mendungkung Sistem Logistik Nasional (Sislognas) Diah Yuniati; Sigit Priyanto; Subagyo Subagyo
WARTA ARDHIA Vol 44, No 2 (2018)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.951 KB) | DOI: 10.25104/wa.v44i2.330.137-144

Abstract

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2012 Tentang Cetak Biru Pembangunan Sistem Logistik Nasional (Sislognas), pendekatan sislognas diarahkan pada 6 (enam) kunci pengerak utama logistik, dimana salah satunya adalah infrastruktur transportasi. Strategi perkuatan infrastruktur logistik nasional di dalam RPJM Tahun 2015-2019 adalah mengembangkan 9 bandara untuk pelayanan kargo. Bandara Juanda dengan sistem pelayanan kargo yang sudah beroperasi 24/7 termasuk bandara yang perlu dikembangkan guna mencapai visi sislognas tahun 2025.
KAJIAN ANGKUTAN UDARA PERINTIS KARGO DI PROPINSI PAPUA Dina Yuliana; Sitti Subekti; Dedes Kusumawati; Mohammad Alwi; Sri Windrasari; Tito Yusmar; Tangkas Janris; Tri Nusiogo
WARTA ARDHIA Vol 44, No 2 (2018)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2502.082 KB) | DOI: 10.25104/wa.v44i2.336.107-122

Abstract

High logistics costs which may cause the price gap (disparity) between regions in Indonesia. The high cost of logistics in Papua is also caused by the topography of the area which is largely mountainous region so that the accessibility of people and goods will be very dependent on air transport. Air transport facilities and infrastructure in Papua are still inadequate. Purposes of the study is to investigate the mechanisms of implementation and monitoring subsidies pioneering air transport of cargo to optimize the cost of air freight pioneer in Papua Province. With the ever descriptive qualitative research methods. Based on the analysis and discussion of the Air Transport Pilot Study Implementation of Cargo in Papua it can be concluded the following matters: mplementation of pioneering air transport of cargo is required to reduce the price gap between regions in the district capital of Papua (Timika, Wamena and Yakuhimo) to the surrounding districts. Of the several routes proposed by local government district in Papua, there are 11 routes that should be a priority in the implementation of pioneering air transport of cargo, ie: Timika-Beoga, Timika-Ilaga, Timika-Sinak, Timika-Kenyam, Wamena-Mugi, Wamena-Mamit, Wamena-Mapenduma, Dekai-Silimo, Dekai-Anggruk, Dekai-Korupun dan Dekai-Ubahak. Results of calculations and estimates of the type of aircraft and payload in the district of papua, it was concluded that the aircraft type DHC-6, C208B and PILATUS PC6, with a carrying capacity / payload of 800 kg / flight - 1000 kg /flight.
Teknik Pilot Dalam Hal Mengendalikan Pesawat Wing In Surface Effect Saat Bergerak Selama Fase Hydro Planing Dan Mengudara Sayuti Syamsuar; Eko B Djatmiko; Erwandi Erwandi; Subchan Subchan
WARTA ARDHIA Vol 44, No 2 (2018)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.09 KB) | DOI: 10.25104/wa.v44i2.331.93-98

Abstract

Sehubungan dengan kestabilan dan pengendalian dari pesawat WISE L8, maka perlu didefinisikan bahwa wahana terbang tersebut sudah memenuhi beberapa persyaratan prestasi terbang agar dapat kontiniu take off dari permukaan air. Pada paper ini diperlihatkan hasil perhitungan dengan penggunaan program Matlab terhadap keseimbangan gaya gaya dan momen momen hidrodinamika dan aerodinamika yang bekerja pada tata acuan koordinat sumbu benda Xb Zb di fase hydro planing dan mengudara. Besarnya gaya propulsi yang seimbang sangat menentukan agar wahana terbang dalam kondisi stabil, sehingga hidung tidak mendongak ke atas saat lift off dari permukaan air. Hal ini merupakan salah satu kriteria terbang yang dibutuhkan agar Pesawat WISE L8 selalu berada pada ketinggian terbang stasioner surface effect. Pada paper ini, ditampilkan kurva beberapa parameter sebagai fungsi waktu, di mana pemodelan matematika diambil alih oleh teknik Pilot dan diperlihatkan sebagai kurva diskontiniu. Data parameter hidrodinamika dan aerodinamika diperlukan untuk membuat lintasan terbang pesawat WISE L8 berdasarkan referensi.
Analisa Pengelolaan Produksi dan Biaya Investigasi Fasilitas Bandar Udara untuk Memprediksi Peningkatan Revenue (Studi Kasus di Bandara Depati Amir–Pangkal Pinang) Maryati Karma
WARTA ARDHIA Vol 44, No 2 (2018)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1712.847 KB) | DOI: 10.25104/wa.v44i2.332.123-136

Abstract

Pendapatan Bandara Depati Amir yang dikelola PT Angkasa Pura II masih dinyatakan merugi walaupun telah dilakukan investasi/peningkatan terhadap fasilitas yang dibutuhkan untuk mengantisipasi perkembangan sarana Transportasi Udara. Upaya meningkatkan pendapatan bandara, baik dari segi pendapatan jasa aeronautika maupun jasa non aeronautika juga telah dilakukan agar kinerja keuangan Bandara Depati Amir tidak negatif. Penelitian ini melakukan analisa trend produksi bandar udara termasuk trend produksi penumpang, bagasi dan kargo yang terkait dengan perkembangan prasarana di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang, yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat (penumpang). Dalam penelitian ini juga menganalisa hubungan pendapatan dengan jasa aeronautika, jasa non aeronautia dan kargo yang diperoleh hasil mempunyai tingkat korelasi yang kuat. Selain itu juga diteliti hubungan pendapatan dengan beban usaha dan laba sebelum pajak, diperoleh hasil terdapat hubungan yang sangat kuat, sementara revenue dengan investasi ternyata tidak memiliki korelasi yang terlalu kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan pendapatan sangat dipengaruhi oleh peningkatan frekwensi penerbangan, peningkatan jumlah penumpang, bagasi dan kargo serta efisiensi beban usaha. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh bandara di seluruh Indonesia, baik yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura maupun Bandar Udara yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Perhubungan dalam upaya meningkatkan pendapatan bandar udara sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Manajemen Kendaraan Ground Handling di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda Hendra Annisa Putri Lintang Hestuningrum; Ervina Ahyudanari
WARTA ARDHIA Vol 44, No 2 (2018)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1940.343 KB) | DOI: 10.25104/wa.v44i2.333.99-106

Abstract

Ground handling melayani bagasi, penumpang, dan pelayanan pesawat saat didarat seperti pembersihan, bahan bakar, chatering, menarik pesawat hingga apron dan lain lain. Pelayanan pesawat tersebut dinamakan ground support equipment (GSE). GSE ini memiliki banyak persyaratan mengenai waktu dan kecepatan saat kendaraan tersebut berada di apron. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah ketersediaan ground support equipment cukup untuk kondisi eksisting. Dalam mencapai tujuan dari penelitian, dilakukan pengumpulan data sekunder yaitu waktu blok on dan blok off, penggunaan gate dan waktu estimasi pelayanan kandaraan ground handling setiap tipe pesawat. Dari data tersebut diperkirakan waktu yang diperlukan untuk melayani masing – masing tipe pesawat. Waktu ini merupakan waktu yang diperlukan untuk beroperasi dari masing – masing kendaraan ground handling. Data peak hour digunakan untuk mengukur kinerja dari kendaraan ground handling. Hasil dari waktu pelayanan kendaraan ground handling ini digunakan untuk memperhitungkan kebutuhan jumlah kendaraan ground handling untuk kondisi saat ini. Hasil penelitian ini menunjukkan kebutuhan kendaraan ground handling di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda. Kendaraan Catering 5 kendaraan, ground power unit 10 kendaraan, fuel truck 6 kendaraan, lavatory service 5 kendaraan, baggage carts loading/unloading 5 kendaran, belt loader 9 kendaraan, dan passangers boarding stairs 2 kendaraan.
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Dengan Metode Discrete Choice Model (Studi Kasus: Bandara Internasional Soekarno Hatta) Dodi Dodi; Nahdalina Nahdalina
WARTA ARDHIA Vol 44, No 2 (2018)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.725 KB) | DOI: 10.25104/wa.v44i2.334.81-92

Abstract

Pemilihan moda adalah suatu proses memisahkan perjalanan orang untuk memahami hubungan antara moda dengan suatu faktor yang mempengaruhi pemilihan moda lainnya. Penelitian ini bertujuan membangun model pilihan diskrit untuk memprediksi moda transportasi yang dipilih untuk perjalanan tujuan. Jumlah kuisioner yang didapat yaitu sebanyak 1283 responden, variabel yang digunakan yaitu jarak, waktu dan biaya. Modah yang dipilih yaitu mobil pribadi, taxi, dan bus damri. Analisis pemilihan moda menggunakan model logit biner selisih dan logit biner Nisbah. Hasil analisa diketahui bahwa sebanyak 42,01% masyarakat menggunakan mobil pribadi dari tempat asal – Bandara Internasional Soekarno Hatta, 38,74% masyarakat menggunakan moda Taxi mobil dari Bandar International Soekarno Hatta – Tempat asal, jika masyarakat di alihkan dengan menggunakan kereta listrik 54,87% memilih tidak beralih moda transportasinya, faktor yang mempengaruhi perjalanan yaitu waktu dengan presentase sebanyak 48,95%, masyarakat berpenghasilan 50 km 33,52%, menggunakan metode model logit biner selisih dengan nilai α= - 0,67 dan β= 0,0000053 dan model logit biner nisbah dengan nilai α= 0,77 dan β=0,75.

Page 1 of 1 | Total Record : 6