cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Ardhia : Jurnal Perhubungan Udara
ISSN : 02159066     EISSN : 25284045     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Warta Ardhia is an Air Transport Journal containing research, review related to evaluation policy and technological development with the scope of air transport, airport, aircraft, flight navigation, aviation human resources, flight safety and security. Warta Ardhia is managed by Civil Aviation Research and Development Center of Ministry of Transportation of The Republic Indonesia and published 2 (two) times a year, June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 47, No 2 (2021)" : 6 Documents clear
Penghitungan VTT Dalam Penerapan A-CDM di Bandara Internasional Kualanamu Tiara Sylvia; Morits Sony; Inda Tri Pasa
WARTA ARDHIA Vol 47, No 2 (2021)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v47i2.410.139-145

Abstract

Penelitian ini termasuk kedalam penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terhadap lalu lintas penerbangan untuk keberangkatan dan kedatangan pesawat di Bandara Kualanamu. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghitung variable taxi time di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang; (2) mengetahui penerapan variable time taxi dalam A-CDM di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang. Variable Taxi Time (VTT) adalah perkiraan waktu yang digunakan oleh pesawat untuk melakukan taxi antara tempat parkir dan landasan pacu atau sebaliknya. Dalam Airport Collaborative Decision Making (A-CDM) taxi time meliputi Actual taXi-In Time (AXIT) dan Actual Take Off Time (ATOT). Penelitian dilaksanakan di Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang selama 2 (dua) bulan. Populasi penelitian adalah data traffic pesawat selama bulan Agustus dan September 2020. Metode analisis data yang dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Penghitungan VTT dalam penerapan A-CDM pada Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang dapat meningkatkan efesiensi dalam pengaturan traffic; (2) Nilai AXIT rata-rata menggunakan runway 05 tercepat 4 menit dan terlama 7 menit; (3) Nilai AXIT rata-rata menggunakan runway 23 tercepat 3 menit dan terlama 8 menit; (4) Nilai AXOT rata-rata menggunakan runway 05 tercepat 8 menit dan terlama 16 menit; (5) Nilai AXOT rata-rata menggunakan runway 23 tercepat 10 menit dan terlama 13 menit; (6) Perhitungan VTT dipengaruhi oleh letak posisi nomor parkir dari masing-masing pesawat.
Kesiapan Indonesia Dalam Implementasi Pelatihan Berbasis UPRT Novyanto Widadi; Minda Mora; Lita Yarlina; Susanti Susanti; Mohamad Hasan Bashory; Tito Yusmar; Dio Agro Nugroho; Muhammad Rafiqi Sitompul
WARTA ARDHIA Vol 47, No 2 (2021)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v47i2.449.146-157

Abstract

Loss of Control in Flight (LOC-I) merupakan penyebab kecelakaan pesawat udara dengan tingkat fatalitas yang paling tinggi, 49% dari total fatalitas. Kecelakaan terkait LOC-I terjadi ketika pilot berusaha mengendalikan kembali pesawat udara secara manual yang justru membuat pesawat udara mengalami upset dan stall. Sekitar 80% kecelakaan pesawat udara disebabkan oleh human factor, dan 57% dari human factor tersebut adalah karena pilot error. Guna menghadapi masalah tersbut, International Civil Aviation Organization (ICAO) mengeluarkan persyaratan pelatihan terkait pelatihan terbang berbasis Upset Prevention and Recovery Training (UPRT). Terkait hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan Indonesia saat ini dalam implementasi UPRT. Dilakukan pengumpulan data dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) selaku regulator, Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug selaku Lembaga Pelatihan Terbang (Approved Training Organization/ATO), dan dari PT. Indonesia Air Asia (IAA) selaku Operator Pesawat Udara. Diketahui bahwa meskipun IAA sendiri sudah melaksanakan pelatihan UPRT secara internal, namun masih kurang optimalnya peraturan terkait UPRT di Indonesia, sehingga DKPPU perlu merumuskan aturan terkait implementasi UPRT tersebut. Aturan yang disusun akan digunakan sebagai acuan bagi ATO dan Operator Pesawat Udara dalam merumuskan program UPRT-nya. DKPPU perlu melakukan pemutakhiran regulasi dan standar praktis UPRT dan menyusun Advisory Circular (AC). Pembentukan kelompok kerja (Task Force) oleh DKPPU dapat membantu percepatan implementasi UPRT.
Pengaruh Faktor Demografi Terhadap Pilihan Melakukan Perjalanan Udara Bagi Penumpang Bandara di Yogyakarta Selama Masa Pandemi COVID-19 Firdayanthi Lestiana; Fauzan Romadlon
WARTA ARDHIA Vol 47, No 2 (2021)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v47i2.403.94-104

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak pada mobilitas manusia, khususnya di bidang penerbangan. Penurunan trafik penumpang yang dirasakan pengelola bandara Yogyakarta (Bandara Internasional Yogyakarta - YIA dan Bandara Adisutjipto - JOG) membuat pengelola bandara ingin mengetahui pilihan penumpang untuk bepergian di masa pandemi COVID-19. Pengumpulan data dilakukan melalui survei (daring dan luring) dan observasi lapangan. Data tersebut mencakup demografi responden serta persepsi atau preferensi penumpang untuk bepergian selama pandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penumpang masih ragu-ragu (moderat) apakah akan menunda atau melanjutkan perjalanan udara selama pandemi. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa semua faktor demografi seperti jenis kelamin, tujuan perjalanan, usia, dan pilihan bandara memiliki signifikansi dengan respon. Secara umum, penumpang ingin terbang secepat mungkin dalam satu hingga tiga bulan ke depan. Oleh karena itu, pengelola bandara harus memberikan layanan yang menjamin keselamatan pengguna agar terhindar dari paparan virus. Selain itu, perlu adanya kebijakan yang jelas dari pemerintah terkait mobilitas penumpang dan angkutan umum agar operasional angkutan umum khususnya penerbangan dapat berjalan dengan baik di masa pandemi.
Kajian Mitigasi Dampak Lingkungan Akibat Operasi Bandar Udara dan Pengaruh Lingkungan Terhadap Operasi Bandar Udara Bali Baru Mahardi Sadono; Javensius Sembiring; Mohamad Hasan Bashory; Rully Medianto; Toto Indriyanto; Hari Muhammad
WARTA ARDHIA Vol 47, No 2 (2021)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v47i2.415.125-138

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kajian mitigasi dampak lingkungan akibat operasi bandar udara dan pegaruh lingkungan terhadap operasi Bandara Bali Baru di provinsi Bali. Berdasarkan data yang diperoleh, kajian ini lebih banyak menekankan kepada aspek kualitatifnya. Kajian mitigasi dampak lingkungan akibat operasi bandar udara dilakukan dengan melihat aspek-aspek seperti tingkat pencemaran yang ditimbulkan baik pencemaran udara, suara, dan air serta terjadinya fragmentasi lingkungan di sekitar bandara akibat pembangunan dan pengoperasian bandar udara. Sedangkan dari sisi pengaruh lingkungan terhadap pengoperasian bandar udara, hal yang dikaji meliputi gangguan seperti bird strike serta masuknya hewan mamalia ke daerah operasi bandar udara. Identifikasi masalah-masalah yang ditimbulkan ini kemudian ditindaklanjuti dengan memberikan alternatif tindakan mitigasi agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan sehingga operasi bandar udara dapat dilakukan dengan aman namun juga tidak memberikan dampak yang berarti bagi lingkungan sekitarnya. Di akhir penelitian ini, diberikan beberapa rekomendasi praktis yang dapat dilakukan baik oleh pihak pengembang maupun pihak operator Bandar Udara Bali Baru ini
Analisis Kapasitas Ruang Udara Medan East TMA Setelah Implementasi Rute PBN (RNAV1) liber tommy hutabarat; susi diriyanti novalina; morits sony sony; nisa azhari saragih
WARTA ARDHIA Vol 47, No 2 (2021)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v47i2.404.116-124

Abstract

Ruang udara terdiri atas beberapa sektor dengan keterbatasan atau kapasitas yang tentunya berbeda-beda. Hal ini dapat dipengaruhi banyak faktor yang kemudian dapat mempengaruhi optimalisasi ruang udara tersebut. Kapasitas sistem ATC dengan beban kerja sebagai indikator yang diperhituangkan, menjadi salah satu faktor yang difokuskan dalam menganalisis kapasitas ruang udara pada penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pessimistic Sector Capacity. Metode ini mengadopsi Document Eurocontrol Experiment Center (EEC) Note no.21/23 yang merupakan pengembangan metode regresi ATC Capacity Analyser Tool (CAPAN) untuk menghitung kapasitas sebuah sektor serta menganalisis regresi beban kerja petugas ATC dibandingkan dengan jumlah penerbangan pada suatu sektor. Data primer pada penelitian ini diperoleh melalui survei langsung terhadap kegiatan ATC yaitu saat memberikan pelayanan lalu lintas penerbangan pada suatu sektor ruang udara selama 1 jam pada saat peak hours dalam kurun waktu 30 hari. Data sekunder yang diperlukan untuk mendukung analisis yaitu terkait jumlah penerbangan saat jam puncak, kondisi cuaca, dan rencana penerbangan. Hasil penelitian menunjukkan, setelah diimplementasikannya PBN (RNAV1), terdapat peningkatan nilai kapasitas ruang udara di sektor Medan East TMA dari 22 traffic/jam menjadi 25 traffic/jam. Selanjutnya, analisis ini dapat dijadikan baseline guna peningkatan kapasitas ruang udara di masa yang akan datang dalam rangka antisipasi permintaan lalu lintas penerbangan yang terus meningkat.
Rancangan Restrukturisasi VFR Route : Sebuah Studi Kasus Dari Majalengka CTR Perum LPPNPI Unit Kertajati Noa Retno Arfiansah; Nunuk Praptiningsih; Oke Hendra; Susanti Susanti
WARTA ARDHIA Vol 47, No 2 (2021)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v47i2.419.105-115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dialami oleh personel Air Traffic Controller (ATC) di Perum LPPNPI Unit Kertajati dalam pemberian pelayanan lalu lintas penerbangan di Majalengka CTR, dan berkontribusi membuat rancangan restrukturisasi (selanjutnya disebutkan sebagai pembaharuan) VFR route sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan level satu dengan pendekatan secara kualitatif dan pemaparan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan. Berdasarkan data yang dikumpulkan, diketahui bahwa VFR route yang letaknya tidak separate dengan rute pesawat IFR menjadi faktor yang menghambat kelancaran arus lalu lintas penerbangan di Majalengka CTR. Dengan begitu, penelitian ini membuat rancangan pembaharuan VFR route di Majalengka CTR Perum LPPNPI Unit Kertajati. Perancangan VFR route menggunakan simplified/standard method dengan pembuktian masalah yang mengikuti prosedur.

Page 1 of 1 | Total Record : 6