cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Ardhia : Jurnal Perhubungan Udara
ISSN : 02159066     EISSN : 25284045     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Warta Ardhia is an Air Transport Journal containing research, review related to evaluation policy and technological development with the scope of air transport, airport, aircraft, flight navigation, aviation human resources, flight safety and security. Warta Ardhia is managed by Civil Aviation Research and Development Center of Ministry of Transportation of The Republic Indonesia and published 2 (two) times a year, June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 51 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
Pemetaan Risiko Interferensi dan OptimasiFrekuensi Komunikasi VHF pada 219 Bandara di Indonesia Menggunakan K-Means dan PCA Spasial Ariyono Setiawan; Imam Sonhaji; Choo Wou Onn; Catra Indra Cahyadi; Yuyun Suprapto; Novyanto Widadi
WARTA ARDHIA Vol. 51 No. 1 (2025)
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v51i1.567.1-12

Abstract

Penelitian ini menelaah bagaimana klasterisasi spektrum VHF dapat mengurangi potensi interferensi antarbandara di ruang udara Indonesia yang padat. Berlandaskan konsep interaksi spasial dan risiko spectrum sharing, kedekatan geografis antarbandara dan jarak frekuensi (Δf) dikaitkan dengan probabilitas terjadinya interferensi, serta memosisikan klasterisasi sebagai prasyarat koordinasi berbasis data. Data multi-layanan VHF dari 219 bandara dinormalisasikan dan dianalisis, Menggunakan Principal Component Analysis (PCA) untuk mempertahankan komponen yang menjelaskan ≥70% variasi, Selanjutnya, algoritma FASTCLUS digunakan untuk membentuk kelompok yang koheren secara spasial. Pasangan bandara yang berpotensi berisiko diidentifikasi dengan kriteria jarak <50 km dan Δf <0,2 MHz (uji kepekaan: 0,3 MHz). Hasil analisis menunjukkan terdapat 37 pasangan bandara memenuhi kedua kriteria tersebut; pola yang teridentifikasi menunjukkan adanya kantong kepadatan dengan penyempitan adjacent-channel spacing yang mengindikasikan kemungkinan inertia kebijakan dalam pengelolaan spektrum (spectrum housekeeping). Berdasarkan temuan tersebut, disusun daftar prioritas watchlist berperingkat untuk AirNav/Kominfo guna memandu penataan ulang kanal dan koordinasi lintas wilayah, mendukung SDG 9 dan SDG 16. Pendekatan yang digunakan mengintegrasikan PCA–FASTCLUS dengan skrining Δf–jarak menjadi pipeline praktis, replikabel, dan siap regulator.
Tren Seaplane: Analisis Bibliometrik Dede Ardian; Asyhari Yasman; Dimas Hari Cahyo; Riki Wanda
WARTA ARDHIA Vol. 51 No. 1 (2025)
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v51i1.569.13-21

Abstract

Seaplane memiliki potensi strategis untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di wilayah kepulauan serta mendukung transportasi berkelanjutan. Meskipun demikian, pemahaman menyeluruh mengenai tren penelitian global dan fokus pengembangannya, khususnya untuk aplikasi sipil di negara kepulauan, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lanskap dan evolusi penelitian seaplane secara global selama tiga dekade terakhir (1990–2024) serta merumuskan implikasi pengembangannya, dengan perhatian khusus pada konteks Indonesia. Metode analisis bibliometrik diterapkan dengan menggunakan data dari basis data Scopus. Analisis mencakup pola publikasi, jejaring kolaborasi, serta perkembangan tema penelitian melalui teknik visualisasi dengan perangkat lunak VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan jumlah publikasi, terutama dalam dekade terakhir, yang didorong oleh fokus pada teknologi seperti kendaraan udara tak berawak (UAV), otomasi, dan pemodelan numerik. Analisis jaringan mengungkapkan pergeseran tema dari aplikasi militer historis menuju optimasi teknis dan keberlanjutan. Indonesia, dengan karakteristik geografisnya yang unik, diidentifikasi memiliki peluang besar dalam adopsi dan pengembangan teknologi seaplane. Kajian ini memberikan peta jalan bagi peneliti dan pemangku kepentingan dengan mengidentifikasi celah penelitian, seperti aspek lingkungan dan manufaktur, serta menekankan pentingnya kolaborasi multidisiplin untuk inovasi di masa depan.
Sinergi Pertahanan Semesta dan Regulasi Penerbangan: Membangun Ketahanan Nasional di Ruang Udara Monika Anggreini; Priyanto Priyanto; Sulistyanto Sulistyanto
WARTA ARDHIA Vol. 51 No. 1 (2025)
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v51i1.571.32-43

Abstract

Ketahanan nasional di ruang udara tidak hanya dibangun melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui sistem regulasi yang efektif dalam sektor penerbangan. Kajian ini membahas bagaimana sinergi antara strategi perang semesta dan kebijakan penerbangan dapat memperkuat daya tangkal strategis Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran regulasi penerbangan dalam mendukung implementasi strategi perang semesta, dengan fokus pada kebijakan keamanan, keselamatan, dan pengendalian ruang udara serta merumuskan rekomendasi kebijakan dalam memperkuat ketahanan udara nasional. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis kebijakan melalui perbandingan regulatif dokumen regulasi penerbangan dan pertahanan, meliputi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2018, serta standar internasional ICAO Annex 17 dan Annex 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi regulasi dengan strategi pertahanan semesta berpotensi menghasilkan sistem pengawasan dan respons yang lebih terstruktur terhadap ancaman udara, baik militer maupun non-militer. Temuan penelitian menegaskan pentingnya integrasi kebijakan transportasi udara dan pertahanan negara sebagai pendekatan strategis baru dalam tata kelola keamanan udara. Lebih lanjut, integrasi sipil-militer dalam sektor penerbangan terbukti berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas deteksi dini, mempercepat respons intersepsi, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap keamanan udara nasional. Hal ini memberikan perspektif baru mengenai peran regulasi penerbangan dalam memperkuat strategi pertahanan semesta dan membangun ketahanan nasional di ruang udara.
Efek Jangka Pendek Pergerakan Jumlah Pesawat, Penumpang, dan Kargo Udara terhadap PDRB Subsektor Angkutan Udara di Sulawesi Barat (2014–2024): Analisis ARDL Nur Ilmi Hasbah; Ana Uluwiyah
WARTA ARDHIA Vol. 51 No. 1 (2025)
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v51i1.573.22-31

Abstract

This study aims to analyze the influence of the aircraft movements, passenger numbers, and the air freight volume on the Gross Regional Domestic Product (GRDP) of the air transport subsector in Sulawesi Barat. The study uses quarterly data from Q1 2014 to Q4 2024 (44 observations) and applies the ARDL (3,4,0,0) model selected based on the Akaike Information Criterion (AIC). Stationarity and long-run relationships were tested using the Augmented Dickey-Fuller and Bounds tests, respectively, with no control variables included. The results indicate that only short-run effects were found, while no evidence of long-run cointegration exists among the variables. In the short run, aircraft movements have a positive and statistically significant association with the GRDP of the air transport subsector, whereas passenger numbers and the air freight volume show no significant relationship. However, the model’s high adjusted R² and absence of robustness checks suggest caution in interpretation, as omitted variable bias and limited causal inference may exist. These findings suggest that enhancing aircraft operations and connectivity could support short-term growth in the regional air transport subsector. However, further research incorporating structural breaks and robustness analyses is recommended to strengthen policy conclusions. These insights are relevant for policymakers seeking evidence-based strategies to improve regional air connectivity and optimize the economic role of the air transport subsector in Sulawesi Barat.
Analisis Kepuasan Pelanggan Pada Pelayanan Pengiriman Barang Di Ekspedisi Muatan Pesawat Udara Angkasa Pura Logistik I Made Andre Widiantadarma; I Made Andre Widiantadarma; Ni Luh Darmayanti; Handoko Handoko
WARTA ARDHIA Vol. 51 No. 1 (2025)
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v51i1.575.44-55

Abstract

Ekspedisi Muatan Pesawat Udara (EMPU) Angkasa Pura Logistik di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang merupakan penyedia jasa pengiriman barang dan pengurusan dokumen melalui udara. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pelanggan berdasarkan lima dimensi kualitas layanan: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Metode yang digunakan adalah importance-performance analysis (IPA) untuk menilai kesenjangan antara harapan dan kinerja pelayanan, serta mengelompokkan atribut layanan ke dalam empat kuadran prioritas. Hasil penelitian menunjukkan 1 atribut berada pada kuadran 1 (prioritas perbaikan), 12 atribut pada kuadran 2 (kinerja optimal), 1 atribut pada kuadran 3 (prioritas rendah), dan 1 atribut pada kuadran 4 (kinerja berlebihan). Aspek kebersihan fasilitas menjadi area yang perlu segera ditingkatkan, sedangkan sebagian besar layanan telah memenuhi harapan pelanggan. Hasil penelitian ini memberikan roadmap strategis bagi manajemen dalam mengalokasikan sumber daya secara tepat untuk peningkatan layanan, serta secara teoretis memperkaya kajian evaluasi kualitas jasa logistik udara di Indonesia melalui penerapan metode IPA.

Page 1 of 1 | Total Record : 5