cover
Contact Name
Abdul Haris Rasyidi
Contact Email
abdulharisrasyidi30@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
palapa.ejournal@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 23382325     EISSN : 25409697     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
PALAPA: Jurnal studi Keislaman dan ilmu pendidikan diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok Nusa Tenggara Barat melalui Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah IV Surabaya. Jurnal ini terbit enam bulanan, yaitu bulan Mei dan November. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman dan ilmu pendidikan yang meliputi Ilmu Pendidikan, Pendidikan Islam, Syari'ah, Pemikiran Islam, dan kajian Islam lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2015): MEI" : 18 Documents clear
Menata Ibadah Meniti Shirotal Mustaqiem Nasihin, Sirajun
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2015): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Ibadah adalah hak Allah atas hambaNya dan sekaligus merupakan kewajiban hamba kepada Tuhannya. Sesungguhnya ibadah bukan sekedar ritual yang berisi kewajiban-kewajiban dengan segala sistem yang ada di dalamnya, akan tetapi ia merupakan strategi pendekatan menuju ke suatu dimensi kehidupan sejati di sisi Allah SWT, kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan abadi (surga) di akhirat. Untuk mencapai surga itu, dibutuhkan keseimbangan lahir dan bathin agar tidak terpeleset pada saat melintasi titian di atas Jahannam. Titian itu, disebut shirot yang di dalam al-Qur’an diperkenalkan dengan istilah shirotal mustaqiem. Shirotal mustaqiem sesungguhnya adalah agama Islam yang ajarannya meliputi beberapa dimensi peribadatan; syari’at, thoriqat, hakikat, dan ma’rifat. Untuk dapat melintas dengan selamat di atas shirotal mustaqiem sampai ke surga, maka seorang hamba harus tetap konsisten melaksanakan tugas kehambaannya kepada Allah swt dengan menjalankan ibadah secara sempurna syarat, rukun, sunnah dan hal lain yang dapat menambah kebaikan ibadahnya. Allah SWT berfirman yang artinya : “ Dan sembahlah aku ! Inilah Shirotal Mustaqiem”. (Qs. Yāsiin: 61 ).
Strategi Pembelajaran Paikem (Scrambel) Dan Peningkatan Motivasi Belajar Siswa SDN 6 Selebung Ketangga Khairani, Caya
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2015): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Penelitian ini Bertjuan untuk Mengetahui Proses Pembelajaran Dengan Menggunakan Metode PAIKEM Tipe SCRAMBEL dan bagaiman Peningkatan Prestasi Belajar Siswa SDN 6 Selebung Ketangga Dalam Pelajaran Bahasa Indonesia KElas III.Metode Yang Digunakan adalah Deskripsi Qualitatif yaitu Mendeskripsikan Hasil Pengumpulan data Dalam Sebuah Simpulan yang Bersifat Khusus (Deduktif)Adapun Hasil Penelitian menunjukkan Penigkatan Motivasi yang signifikan dengan menggunakan Metode Tersebut.
Menakar Eksistensi Prosesi Adat Sasak Dilihat Dari Aspek Kesantunan & Penggunaan Bahasa: Teropong Pandang Sosiolinguistik Hidayat, Nurul
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2015): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Komunikasi lintas budaya Holmes yang berkaitan dengan esensi kesopanan selama dekade belakangan ini menjadi satu acuan ketika masalah kesopanan dipersoalkan. Artinya, secara mutlak kerangka berpikir tersebut bisa dikatakan berlaku secara universal. Namun demikian, hal semacam itu mulai terbantahkan ketika satu fenomena sosial yang terjadi di masyarakat Peroe dijadikan sebagai bahan bandingan. Secara umum, Holmes menyatakan bahwa semakin tinggi kelas sosial seseorang, maka tingkat imperatif cenderung digunakan. Tetapi sebaliknya, hal yang demikian justru tidak berlaku pada prosesi Sorong Serah Aji Krama masyarakat Peroe. Pada fenomena yang dimaksud, tidak terlihat sama sekali penonjolan kelas sosial atas maupun rendah terkait dengan kesantunan. Selain itu, besar pula kemungkinan formula Holmes tadi berlaku terbalik pada fenomena tersebut. Atas dasar asumsi tersebut, dapat disimpulkan bahwa (1) stratifikasi sosial yang dikorelasikan dengan kesantunan dalam prosesi adat di masyarakat Peroe, berbanding terbalik dengan formula yang disajikan Holmes; (2). pada komunikasi lintas kelas, modus imperatif lebih cenderung digunakan kelas sosial tinggi terhadap kelas sosial yang ada di bawahnya, tidak berlaku dalam prosesi adat di masyarakat Peroe.
Sosiologi Pendidikan Dalam Pembentukan Karakter (Studi Sosiologi) Martanti, Baiq Hadia
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2015): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Salah satu cara untuk mewujudkan individu yang berkualitas atau mendidik karakter anak adalah dengan memberikan pengetahuan mengenai bagaimana berperilaku yang diharapakan dalam keseharian serta aplikasinya dalam masyarakat. Sebuah pelajaran yang cocok untuk mengatasi dan membahas tentang permasalahan kualitas karakter adalah sosiologi. Hal ini dapat dilaksanakan melalui pelajaran di sekolah yang berbasis pada pendidikan karakter baik dari SMP sampai jenjang perkuliahan. Pelaksanaan pembelajaran Sosiologi sangatlah tepat apabila diiringi dengan tujuan yang dapat mendukung upaya pendidikan karakter, diantaranya adalah untuk membantu siswa dalam mengembangkan potensi kebajikan sehingga terwujud dalam kebisaan yang baik (hati, pikiran, perkataan, sikap, dan perbuatan), menyiapkan anak didik menjadi warga negara yang baik dan mengarahkan anak didik agar mampu membangun kehidupan yang baik, berguna dan bermakna. Metode penelitian dalam penulisan ini penulis menggunakan metode deskripsi dan kepustakaan, dimana semua data yang didapat dikumpulkan kemudian di analisa dan di paparkan dari berbagai dokumen pelengkap data untuk memberikan kesimpulan dari sebuah penelitian ini. Data yang digunakan didapat dari dokumen berupa buku, literature-literatur yang berkaitan dengan judul penulisan ini. Hasil penulisan ini mampu memberikan jawaban atas apa yang ingin penulis sampaikan bahwa di dalam ilmu Sosiologi akan dipelajari berbagai hal yang dapat mendukung pelaksanaan Pendidikan Karakter, di antaranya adalah mengenai proses sosialisasi, yang merupakan salah satu faktor penting untuk membentuk dan membangun karakter bangsa dalam diri masyarakat. Selain itu, Sosiologi juga merupakan salah satu dari rumpun ilmu sosial yang tentu akan mempelajari tentang nilai-nilai dan norma, perilaku masyarakat, penyimpangan sosial hingga pengendalian sosial. Terlihat dari apa saja yang dipelajari di dalam Sosiologi merupakan beberapa hal utama yang sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter masyarakat.
Peranan Keterampilan Mengajar Guru Sebagai Ikhtiar Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas X Ma Nw Korleko Tahun Pelajaran 2012/2013 Hilmi, Muhammad
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2015): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana Peranan Keterampilan Mengajar Guru Sebagai Ikhtiar Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas X Ma Nw Korleko Tahun Pelajaran 2012/2013
Peran Masyarakat Pendatang Dalam Memajukan Desa Belanting Kecamatan Sambelia Ittihad, Ittihad
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2015): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk menggambarkan keadaan masyarakat asli dan pendatang di Desa Belanting Kecamatan Sambelia; 2) untuk mengtahui intraksi sosial masyarakat pendatang dengan masyarakat asli Desa Belanting Kecamatan Sambelia; 3) untuk mengatahui peran masyarakat pendatang dalam memajukan Desa Belanting Kecamatan Sambelia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan dianalisis berdasarkan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles & Huberman (1994) yang meliputi, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasilnya kemudian dikaitkan dengan kriteria yang ditetapkan dengan langkah-langkah editing, koding, dan tabulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Penduduk pendatang di Desa Belanting Kecamatan Sambelia mula berdatangan sejak tahun 1972. Penduduk pendatang yang pertama kali datang adalah penduduk pendatang yang berasal dari desa Mamben Lombok Timur. Pada tahun-tahun berikutnya berdatangan penduduk yang berasal dari Labuhan Haji, Masbagik, Pohgading, Apitaik, Lombok Tengah, Korleko, dan Bonjeruk Lombok Barat; 2) Kerjasama yang dilakukan oleh penduduk pendatang dengan penduduk asli di Desa Belanting tercermin dalam berbagai kegiatan, seperti gotong royong, kegiatan siskamling, kerjasama dalam kegiatan keagamaan, kegiatan kemasyarakatan, kerjasama dalam bidang ekonomi, pendidikan dan berbagai kegiatan untuk memajukan desa. Asimilasi terlihat pada adanya sikap saling menghargai kebudayaan, dimana penduduk pendatang menghargai kebudayaan yang dimiliki oleh pendatang dan demikian juga sebaliknya, padahal unsur-unur budaya yang mereka miliki cukup bertentangan. Selanjutnya dalam intraksi sosial yag dilakukan oleh penduduk pendatang dan penduduk asli juga terjadi akulturasi dimana hal ini terlihat dalam pelaksanaan ritual adat tersebut dimasukkan unsur islam yaitu pembacaan dzikir dan doa pada setiap acara adat; 3) Penduduk pendatang memiliki peranan yang cukup penting dalam memajukan kehidupan pendidikan dan keagamaan desa Belanting. Secara umum peran penduduk pendatang dalam memamjukan desa Belanting adalah sebagai inisiator (penggagas), sebagai motivator (memotivasi), sebagai dinamisator (penggerak), dan sebagai katalisator (pembawa perubahan).Terjadinya perubahan dalam aspek sosial ekonomi di desa Belanting, sudah jelas merupakan suatu pengaruh dari kedatangan orang luar yaitu penduduk pendatang yang memperkenalkan dan mengembangkan hal-hal baru bagi penduduk asli desa Belanting termasuk dalam aspek ekonomi. Jadi dapat disimpulkan bahwa kedatangan penduduk pendatang memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kehidupan ekonomi di desa Belanting. Hal ini dapat dilihat dari kemajuan yang diperoleh dalam pengembangan tanaman komoditi, sistim pengolahan tanah, sistim pemasaran, serta pengembangan tanaman-tanaman lain yang dapat menambah pendapatan mereka, sehingga pada ahirnya kesejahteraan mereka tepenuhi sebagaimana yang mereka rasakan sekarang ini.
Dominasi Keluarga Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Pada Ranah Kognitif Afektif Dan Psikomotor Masrifatin, Yuni
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2015): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama untuk pendidikan dan pembelajaran bagi seseorang ketika belum sekolah atau ketika menjadi pelajar. Peranan orang tua di dalam keluarga sangat dominan dan sangat menentukan perkembangan dan kualitas keluarga. Oleh karena itu, peran orang tua dalam mendidik, membimbing dan mengarahkan anaknya menjadi siswa yang memiliki prestasi belajar yang lebih baik. Segala sesuatu yang ada di luar diri anak yang memberikan pengaruh terhadap perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana dominasi keluarga dalam meningkatkan prestasi belajar pada ranah kognitif, afektif dan psikomotor
Partisipasi Orang Tua Peserta Didik Dalam Pendidikan Agama Islam Di Lombok Timur Syahdan, Syahdan
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2015): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi orang tua dalam menunjang keberhasilan dan bentuk permasalahan yang dihadapi dalam meningkatkan mutu pendidikan anak. Desain penelitian ini adalah menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif porsentase. Sampel penelitian ini berjumlah 72 orang siswa yang diambil masing-masing 25% dari tiap-tiap kelas (kelas VII, VIII, dan IX). Instrumen penelitian ini adalah angket/kuesioner yang berjumlah 28 butir pertanyaan, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh adalah bahwa partisipasi orang tua terhadap pendidikan agama Islam anak didiknya dengan porsentase 56% yang tergolong sedang. Sedangkan bentuk permasalahan dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah berdasarkan informasi dari guru PAI dan informasi kepala madrasah tentang langkah yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. sehingga dapat disimpulkan bahwa pendidikan Agama Islam yang di dilaksanakan MTs NW Mengkuru adalah berdasarkan KKM yang telah ditentukan oleh pihak madrasah, pemberian tugas tambahan selain jam sekolah, melakukan pendekatan secara personal/individu. Sedangkan langkah yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah melakukan evaluasi rutin terhadap pencapaian tujuan pembelajaran sesuai dengan KKM yang telah ditentukan, pemberian sanksi jika melanggar kode etik/statute madrasah, melakukan pembinaan bagi guru yang belum menguasai materi/kelas, melakukan pertemuan dengan wali siswa untuk mengevaluasi secara bersama, dan mengikuti kegiatan pelatihan atau mewakilkan pada salah seorang guru
Peran Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas V Dan VI SDIT Al Kautsar Muhajirin Nashrudin, Muhammad
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2015): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana bagi siswa untuk meningkatkan pengetahuan melalui kegiatan membaca. Keberadaan perpustakaan sekolah pada SDIT Al Kautsar Muhajirin diharapkan dapat membantu meningkatkan minat baca siswa kelas V dan VI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perpustakaan sekolah SDIT Al Kautsar Muhajirin dalam meningkatkan minat baca siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan data secara sensus dan teknik analisis data secara kualitatif. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa siswa kelas V dan VI SDIT Al Kautsar sebanyak sebanyak 21 orang atau 81% menyatakan berkunjung ke perpustakaan setiap minggu, sebanyak 20 orang siswa atau 77% mengatakan membaca di dalam perpustakaan, sebanyak 14 orang atau 64% menjawab meminjam buku 1-2 kali dalam sebulan, dan sebanyak 26 orang atau 100% meminjam buku untuk keperluan di baca dirumah. Dari data di atas menandakan bahwa perpustakaan SDIT Al Kautsar Muhajirin berperan meningkatkan minat baca siswa kelas V dan VI SDIT Al Kautsar Muhajirin
Menata Ibadah Meniti Shirotal Mustaqiem Sirajun Nasihin
PALAPA Vol 3 No 1 (2015): MEI
Publisher : LP2M STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.267 KB) | DOI: 10.36088/palapa.v3i1.749

Abstract

Ibadah adalah hak Allah atas hambaNya dan sekaligus merupakan kewajiban hamba kepada Tuhannya. Sesungguhnya ibadah bukan sekedar ritual yang berisi kewajiban-kewajiban dengan segala sistem yang ada di dalamnya, akan tetapi ia merupakan strategi pendekatan menuju ke suatu dimensi kehidupan sejati di sisi Allah SWT, kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan abadi (surga) di akhirat. Untuk mencapai surga itu, dibutuhkan keseimbangan lahir dan bathin agar tidak terpeleset pada saat melintasi titian di atas Jahannam. Titian itu, disebut shirot yang di dalam al-Qur'an diperkenalkan dengan istilah shirotal mustaqiem. Shirotal mustaqiem sesungguhnya adalah agama Islam yang ajarannya meliputi beberapa dimensi peribadatan; syari'at, thoriqat, hakikat, dan ma'rifat. Untuk dapat melintas dengan selamat di atas shirotal mustaqiem sampai ke surga, maka seorang hamba harus tetap konsisten melaksanakan tugas kehambaannya kepada Allah swt dengan menjalankan ibadah secara sempurna syarat, rukun, sunnah dan hal lain yang dapat menambah kebaikan ibadahnya. Allah SWT berfirman yang artinya : “ Dan sembahlah aku ! Inilah Shirotal Mustaqiem”. (Qs. Yāsiin: 61 ).

Page 1 of 2 | Total Record : 18