cover
Contact Name
Abdul Haris Rasyidi
Contact Email
abdulharisrasyidi30@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
palapa.ejournal@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 23382325     EISSN : 25409697     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
PALAPA: Jurnal studi Keislaman dan ilmu pendidikan diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok Nusa Tenggara Barat melalui Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah IV Surabaya. Jurnal ini terbit enam bulanan, yaitu bulan Mei dan November. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman dan ilmu pendidikan yang meliputi Ilmu Pendidikan, Pendidikan Islam, Syari'ah, Pemikiran Islam, dan kajian Islam lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS LAYANAN PADA WASERDA YAPONPES DAYAMA DESA JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR Nashruddin, Muhammad
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2017): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

The study aims to determine the level of customer satisfaction with service quality Waserda Ponpes Dayama Jerowaru Village. The method used in this research is the method of Important Performance Analisys (IPA) with the presentation of data descriptively. The number of samples taken as many as 30 respondents taken by random sampling. Based on the calculation results obtained 936 customer satisfaction score score that means consumers feel quite satisfied. Based on the analysis using Performance Analisys (IPA) method, it is known that some important attributes that have been stated have contributed to give satisfaction to the consumer that is attribute number 1 (wide parking area) and number 10 (strategic location)
KONSEP KEPALA MADRASAH DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA MUTU AKADEMIK RELIGIUS Muhammad Hasyim, Muhammad Husni dan
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2017): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

This view of the quality of education is now very diverse. Society perceives quality education is a luxury building school have, and school beautiful garden. This research method using descriptive qualitative research. The goal is to analyze and find the concept of academic quality religious culture developed by Principals. The results of the research that the concept of quality culture developed through the habit of behaving in everyday life. The findings of the research that developed the concept of quality culture is a collective agreement that puts the Islamic culture.
AKULTURASI ISLAM DENGAN TRADISI PERKAWINAN MASYARAKAT BANGSAWAN SASAK (Studi Di Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah) Aminullah, M. Najamudin
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2017): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

This study aims to study and describe the elements of Islam that is constructed in the implementation Sasak tradition, the tradition of aristocratic society wedding Kopang Sasak Lombok. Tradition, seen from the perspective of religious anthropology is part of human culture. By using anthropological approach, this study intends to reveal: how the process of marriage in society Sasak ?, How acculturation between Islam and the traditions of the community marital Duke Sasak, a character who acts and patterns of acculturation? The results of research show that the tradition of aristocratic society Sasak have room for Knowledge and value systems and behaviors that are reflected in the behavior of the deacon. His form is displayed through their own behavior, whether in the form of speech, reading, Busty-awenk (rules exist), symbols, especially on wedding traditions. The implementation of Sasak Kopang wedding tradition covers three parts. First: pre wedding or introductory period. Both marriage and marriage in the form of madrid, patience, and ngawinang. And third, in the form of wound post-wedding shoots (pisuke / gantiran), push the hand-over, ngongkolang and aji manners (value prices by social statafikasi). Sasak tradition is the formulation of local resources (local knowledge) in which there are indigenous traditions and elements of Islamic teachings that sifistik-humanistic. The elements constructed in the Sasak tradition are found in the customary values ​​and behavior system of the tradition of marriage. And his family later to bring them into the family life of a harmonious, balanced (KAFA> ah) and happy (saki> nah, mawaddah, and mercy)
PLURALISME AGAMA DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM (PERSPEKTIF AL-QUR’AN) Kisman, Kisman
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2017): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Realitas suatu bangsa yang menunjukkan adanya kondisi keanekaragaman budaya, menga­rahkan pada pilihan untuk menganut asas pluralis. Dalam asas pluaralisme ada kesadaran bahwa bangsa itu tidak tunggal, tetapi terdiri atas sekian banyak komponen yang berbeda. Indonesia merupakan salah satu negara pluralis terbesar di dunia. Berbagai pluralitas yang ada di Indonesia terdiri dari keragaman kelas sosial, etnis, ras, gender, agama, bahasa, dan usia. Kenyataan ini mengantarkan kita kepada sebuah konsep bahwa Indonesia bukan terbentuk dari satu suku, satu budaya, satu agama, satu ras dan golongan namun justru Indonesia terbentuk dari keberagaman atau keperbedaan. Pluralisme sangatlah dihargai oleh Al Qur’an masyarakat terdiri dari berbagai macam komunitas yang beragam dan berbeda. Dengan keragaman dan perbedaan tersebut ditekankan perlunya masing-masing berlomba pada kebajikan.Al Qur’an bersifat sangat demokratis terhadap pluralisme agama sebagai sebuah fenomena dan tidak menghendaki adanya perseteruan antar agam (clash). Konsep Al Qur’an tentang pluralisme agama yang sudah tertera dalam pendidikan Islam baik berupa kurikulum, metode pengajaran, penyampaian mata pelajaran sejak dari TK sampai Perguruan Tinggi untuk mencapai cita-cita yang diinginkan. Kajian ini mencoba untuk mengungkapkan tetang pluralisme, implementasinya dalam dunia pendidikan Islam, dengan pendekatan kepustakaan.
KONTRIBUSI KHUTBAH JUMAT DALAM PEMBINAAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI MASYARAKAT (Studi Kasus Di Desa Anamina Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu) Fitriani, Fitriani
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2017): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Khutbah Jumat merupakan salah satu sarana untuk menciptakan kerukunan umat beragama. Melalui khutbah jumat masyarakat dapat diberikan pemahaman akan pentingnya hidup rukun antara umat beragama. Berdasarkan hasil pemaparan dalam jurnal ini maka dapat disimpulkan bahwa yang melatar belakangi timbulnya kerukunan hidup antar umat beragama adalah: (1) Faktor pendidikan, sebagian besar penduduk yang telah mengenyam pendidikan menjadi lebih tahu akan pentingnya menjaga kerukunan hidup antar umat beragama. Hal itu membuktikan bahwa pemahaman mereka tentang perbedaan agama tidak lagi dangkal, sehingga perbedaan bukan menjadi dalih untuk saling menjatuhkan. Akan tetapi itu semua dijadikan sebagai suatu sarana untuk dapat menjalin kerjasama. (2) Kondisi lingkungan, keadaan dan situasi lingkungan yang kondusif, dalam arti di sana jarang sekali dan bahkan tidak pernah terjadi suatu konflik yang mengatas-namakan agama. Hal itu menjauhkan mereka dari pengaruh sekulerisme dan isu-isu sara yang dapat menimbulkan perpecahan. (3). Letak geografis, ditinjau dari letak geografis, desa Anamina Kec. Manggelewa Kab. Dompu yang terletak agak terpencil di pinggiran kota membuat kehidupan mereka menjadi lebih aman dan nyaman karena terhindar dari pengaruh kerasnya kehidupan kota yang lebih menyuguhkan prinsip hidup individualisme.
BUDAYA KEJUJURAN DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN ZAMAN (Studi Fenomenologi Masyarakat Islam Modern) muhasim, muhasim
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2017): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Perubahan suatu fenomena  yang  bersifat abadi, dan zaman merupakan pergantian musim atau gejala dalam sebuah kurun waktu tertentu, seperti pergantian hari, bulan, tahun dan abad. Sekarang ini kita berada pada abad 21, dikenal dengan abad global, ditandai perubahan zaman yang sangat dramatis. Globalisasi sebagai akibat perkembangan ilmu pengetahuan, revulusi digital dan kemajuan transportasi. Karakteristik zaman tersebut, dunia seolah-olah menjadi semakin sempit, waktu menjadi sangat sulit dibedakan, jarak terasa semakin dekat,sekarang jarak yang jauh dapat ditempuh dalam hitungan jam, informasi pun dapat diterima dalam waktu sangat cepat. Perubahan zaman itu dapat mempengaruhi perubahan sikap dan perilaku seseorang atau masyarakat, yang berakibat lunturnya budaya keujuran seseorang atau menjadi bersikap bohong, salah satu penyebab adalah  faktor kepentingan, para pakar biasa menggunakan rumus sika­p tergantung kepentingan. Olah karena itu fokus  tulisan ini  yaitu mengkaji  bagaimana budaya kejujuran, menghadapi perubahan zaman. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, artinya  memahami apa yang menjadi objek tulisan, mencermati berbagai situasi atau realitas sosial yang ada di masyarakat dari berbagai sumber yang dapat dipercaya, tulisan pada media online, yang berhubungan dengan objek tulisan.Dengan metode ini, dapat membantu dalam melakukan pengakjian, dan dapat dengan leluasa mencermati berbagai gejala budaya kejujuran  di era perubahan zaman yang terus bergerak semakin cepat. Jujur mempunyai makna nilai moral yangdapat membentuk sikap mental yang kukuh untuk meningkatkan kompetensi dan pekerja keras, sehingga mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan global diberbagai bidang pekerjaan. Pada akhirnya jujur bukan saja sikap, tetapi martabat,harga diri dan jati diri seseorang serta jati diri bangsa.
PENDIDIKAN ISLAM DI ERA GLOBALISAS Latifah, Nur
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2017): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Globalisasi yang terjadi dewasa ini telah membawa berbagai macam perubahan dalam kehidupan manusia. Perubahan tersebut melahirkan peluang dan tantangan, baik dalam bidang pendidikan, politik, agama bahkan sosial-budaya. Untuk menghadapai peluang dan tantangan tersebut manusia dituntut untuk meningkatkan sumber daya dirinya. Pendidikan merupakan sarana tepat, selain menghasilkan manusia yang yang unggul, kratif, ulat, tekun, juga ditopang oleh nilai keimanan.
Komunikasi Interpersonal dan Keterampilan Memberi Penguatan: Sebuah Analisa Korelasional terhadap Minat Belajar Siswa Mufidah, Imroatul; Asmawi, Asmawi
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 02 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Learning should be a priority for achieving success. To realize learning activities as a priority, it takes a high interest. One effort to increase interest in learning is through interpersonal communication and strengthening skills. Therefore, researchers try to examine the relationship of interpersonal communication and strengthening skills with student interest in learning. This research uses quantitative approach (correlation research). The population of this research were 248 students of class VII of SMP Negeri 1 Pungging, and the sample in this research were 50 students. Data collection using questionnaires, interviews, and documentation. The three instruments are used to explore data on: 1) interpersonal communication, 2) strengthening skills, 3) interest in learning. The results of this study show: 1) There is a correlation between interpersonal communication with interest in learning (2.091> 2.011); 2) There is a relationship between strengthening skills with interest in learning (3.289> 2.011); 3) There is a relationship between interpersonal com- munication and strengthening skills with interest in learning (6,787> 3,20). The benefits of this research include: 1) For schools to create an environment that can increase student learning interest, 2) For teachers to motivate in improving student learning interest, 3) For students to raise awareness about the importance of learning interest.
Manfaat Tehnologi Ditital Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik muhasim, muhasim
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 02 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

The development of digital technologies is the result of engineering intellect, mind and  human intelligence, which is reflected in the advancement of science, and provides benefits  in all aspects of human life. In the development of human communication has managed to bring a very rapid progression, from communication to manually change  into analog,  digital, where technology has provided ease in communicating quickly, without a limited  distance, space and time through the Internet. Based on the data of Internet users in Indonesia 2016 as much as 132.7 million people from a total population of Indonesia as much as 256.2 million people, certainly the year 2017 is much more rapid development. From the results of a survey by the Association of organizers of Internet network (JIHAD), revealed that, on average, through the Internet in Indonesia 67.2 million or 50.7 percent, to access via mobile devices and the computer. In West Nusa Tenggara as many as 3.3 million or 64 percent. The number of internet users from 80 per cent of whom are aged 15-19 years, meaning the teen age is still recorded as learners. Therefore the purpose of this paper is to find out how digital technology benefits against the motivation of learners. The method used is descriptive qualitative studies. As the analysis of data and information furnished observations, document definitions obtained from books written by experts and scripts through social media or the Internet. Discussion of the results obtained positive influence motivation towards learning digital technology learners. With a fixed geared to anticipate the negative influence posed that can disrupt moral behavior, and thus a threat motivation learning learners. Because energy must be given Faith, discipline on an ongoing basis, in order to take advantage of positive tehnolog digital to enhance learning motivation of learners.   Keywords: digital Technology, motivation of learning, learners
MODEL STRATEGI KEMITRAAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (STUDI KASUS DI MAN 2 MATARAM) Jadid Al Idrus, S. Ali
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 02 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia, juga sebagai sasaran utama upaya pembangunan manusia. Pendidikan diyakini mampu mengubah pola pikir masyarakat yang nantinya diharapkan membawa perubahan bagi bangsanya. Setiap lembaga atau organisasi sosial, khususnya sekolah/madrasah dalam melaksanakan aktivitas selalu berkaitan dengan usaha mengembangkan kerja sama satu kesatuan, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada guna mencapai tujuan tertentu dalam organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya (pre determine objective).. Untuk memudahkan dalam mencari data atau informasi yang terkait dengan kajian ini, maka perlu membatasi masalah. Kajian akan fokus pada proses, visualisasi, konstruksi dan tujuan membagun keunggulan bersaing  di MAN 2. Dan lebih khusus adalah tentang bagaimana analisis lingkungan, bagaimana akuntabillitas lembaga, dan bagaimana bentuk kerjasama lembaga dengan masyarakat baik masyarakat sekitar maupun masyarakat luas pada umumnya. Kajian ini  diharapkan dapat berkonstribusi pada; (1)  menambah dan  memperkaya khazanah keilmuan pendidikan khususnya manajemen pendidikan Islam dalam mengaplikasikan bagaimana strategi kemitraan dalam membangun keunggulan bersaing guna menciptakan lembaga pendidikan yang bermartabat dan berdaya saing dalam rangka mengembangkan dan memajukan pendidikan. (2) Bagi para pembuat dan pengambil kebijakan sebagai salah satu acuan terkait dengan strategi kemitraan dalam membangun keunggulan bersaing pada lembaga pendidikan guna mengembangkan dunia pendidikan Islam formal maupun non formal, (3) Bagi para pelaksana kebijakan pendidikan dalam mensosialisasikan dan menanamkan nilai-nilai kebersamaan guna membangun dunia pendidikan dan lembaga pendidikan dengan menerapkan strategi kemitraan dalam membangun keunggulan bersaing di lembaga pendidikan Islam. Bagi para peneliti lainnya sebagai bahan acuan dalam melaksanakan penelitian selanjutnya terutama tentang strategi lembaga pendidikan Islam.

Page 8 of 40 | Total Record : 397