cover
Contact Name
Jamil Suprihatiningrum
Contact Email
inklusi@uin-suka.ac.id
Phone
+62274-515856
Journal Mail Official
inklusi@uin-suka.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/inklusi/ET
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Inklusi Journal of Disability Studies
ISSN : 23558954     EISSN : 25809814     DOI : https://doi.org/10.14421/ijds
Core Subject : Social,
INKLUSI accepts submission of manusciprts on disability issues from any discipline. We are promoting an interdisciplinary approach to work on disability rights and social inclusion of the people with disabilities.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2015)" : 8 Documents clear
REVIEW BUKU HIDUP DALAM KERENTANAN, NARASI KECIL KELUARGA DIFABEL Muhammad Akbar Satriawan
INKLUSI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.092 KB) | DOI: 10.14421/ijds.2208

Abstract

IDENTIFIKASI KETUNTASAN KOMPETENSI DASAR MATA PELAJARAN FISIKA BAGI PESERTA DIDIK DIFABEL NETRA DI SEKOLAH INKLUSI Winarti Winarti
INKLUSI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.024 KB) | DOI: 10.14421/ijds.2203

Abstract

The purpose of this research is identifying the completeness of base competence of physics in inclusion school, and identifying the problems of teacher­students in inclusion class. This research is qualitative­descriptive. There are 3 steps beyond this research, 1) Orientation, 2) Reduction/Focusing, and 3) Selection. This research is also using purposive random sampling. We used the Inclusion school as subject, where the blind students were taken as objects. Based on the research which has been done we got that 4 based competence in physics weren’t complete. It covers up the optical devices, Heat, Electricity and spectrum of electromagnetic wave. The problem was their inability to see by their blindness so it was very difficult to imagine the phenomena, image, and mathematical problem with decimal number dan any example in physics.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketuntasan Kompetensi Dasar fisika di sekolah inklusi dan mengetahui kendala­kendala yang dihadapi guru dan peserta didik dalam pembelajaran fisika i kelas inklusi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Proses penelitian kualitatif ini terdiri dari 3 tahap, yaitu: 1) orientasi, 2) reduksi/fokus, 3) selection. Pengambilan objek dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling.Subjekdalam penelitian ini adalah sekolah Inklusi di Yogyakarta.Objek dalam penelitian ini yaitu peserta didik difabel netra kelas X di MAN Maguwoharjo Sleman dan peserta didik kelas X di SMA N 1 Sewon Bantul. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa ada 4 kompetensi dasar pada fisika yang tidak tuntas pada peserta didik tunanetra yaitu pada materi alat­alat optik, kalor, listrik dan spektrum gelombang elektromagnetik. Kendala yang dialami siswa dalam belajar fisika adalah karena keterbatasan dalam penglihatan sehingga peserta didik susah membayangkan fenomena, gambar, perhitungan matematis dengan angka desimal dan contoh­contoh gejala fisika yang sesuai konsep.
PRODADISA “Program Pemberdayaan Difabel Daksa” menuju Percontohan BKD (Balai Kerja Difabel) untuk Meningkatkan Kemandirian dan Life Skill Difabel Siti Aminah; Jamil Suprihatiningrum; Astri Hanjarwati
INKLUSI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.1 KB) | DOI: 10.14421/ijds.2209

Abstract

Jumlah difabel daksa di kabupaten Bantul termasuk dalam kategori tinggi dibandingkan daerah lain, terutama pascagempa tahun 2006. Meskipun pemerintah telah memperhatikan keberlanjutan hidup yang layak bagi difabel, namun sampai saat ini, program pemberdayaan yang dilakukan pemerintah belum memberikan dampak yang signifikan bagi kemandirian dan life skills bagi para difabel daksa. Salah satu lembaga difabel yang berperan dalam program pemberdayaan ini adalah Paguyuban Bangkit Bersama (PBB). Forum ini merupakan wadah dari perwakilan DPO seluruh (17) kecamatan di Kabupaten Bantul. FPDB sudah memiliki berbagai macam kegiatan pemberdayaan, diantaranya pembuatan dan reparasi sepatu roda, kerajinan anyaman bambu, dan pembuatan meja kursi untuk cafe. Sayangnya, FPDB belum memiliki manajemen SDM yang bagus dan tertata rapi, di samping hasil produk dari program pemberdayaan yang sebenarnya sudah layak jual, namun proses pemasaran yang kurang dapat menarik pasar. Oleh karenaitu, melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini akan diusulkan PRODADISA (Program Pemberdayaan Difabel Daksa) yang meliputi kegiatan assessment, kelanjutan program yang diselenggarakan PBB, dan evaluasi program pemberdayaan difabel yang selama ini telah dilakukan oleh PBB bersama pemda kabupaten Bantul. Tujuan PRODADISA adalah untuk: meningkatkan kemampuan difabel daksa anggota PBB dalam hal manajemen SDM; membentuk masyarakat difabel yang mandiri dalam berwirausaha; memberikan pelatihan teknologi informasi kepada anggota FPDB dalam mendukung usahanya; memberikan pelatihan menjahit dan pengembangan produk jahit yang marketable. Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah FPDB menjadi percontohan Balai Kerja Difabel (BKD), sehingga sustainability kegiatan dapat terus terjaga.
PENGEMBANGAN MEDIA FLASH CARD SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MENINGKATKAN RETENSI DAYA INGAT PESERTA DIDIK DISABILITAS PENDENGARAN DI SMA Indische Muzaphire Ramdhani
INKLUSI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.737 KB) | DOI: 10.14421/ijds.2204

Abstract

Pengembangan media flash card bertujuan untuk mengetahui karakteristik media flash card yang dapat digunakan oleh peserta didik disabilitas pendengaran dalam mempelajari materi sistem periodik unsur. Penelitian ini juga menentukan kualitas media flash card sistem periodik unsur berdasarkan penilaian dari pendidik dan peserta didik disabilitas pendengaran. Peningkatan retensi daya ingat pada penelitian ini dapat dilihat dengan memberikan tes retes pada peserta didik disabilitas pendengaran. Karakteristik media flash card yang dikembangkan adalah suatu media yang dapat membantu peserta didik disabilitas pendengaran dalam mempelajari materi sistem periodik unsur. Media flash card yang dikembangkan ditentukan kualitasnya dengan memberikan lembar respon kepada dua orang pendidik dan tiga orang peserta didik disabilitas pendengaran yang telah menggunakan media ini. Lembar respon yang diberikan meliputi pemberian respon terhadap media flash card, cara penggunaan media, dan buku panduan. Peningkatan retensi daya ingat dilakukan dengan menggunakan metode tes retes.Soal­soal yang digunakan untuk menentukan retensi daya ingat adalah soal­soal isian singkat dengan variasi yang berbeda pada tes 1 dengan tes 2. Media flash card yang dikembangkan adalah sebuah kartu berukuran A5, yang disusun dengan menggabungkan antara simbol, gambar dan warna yang membentuk satu kesatuan. Informasi yang terdapat dalam media flash card adalah nomor atom, nomor massa, simbol unsur, golongan, konfigurasi elektron dan kegunaan. Kualitas dari media flash card berdasarkan penilaian pendidik sebesar 96.2% (Sangat Baik), respon peserta didik sebesar 75.7% (Baik). Peningkatan retensi daya ingat peserta didik disabilitas pendengaran dapat dilihat pada peningkatan hasil tes retes.Hasil tes retes pada tes 1 memperoleh nilai rata­rata 35 dan rata­rata tes 2 adalah 65.
IDENTIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BAGI PESERTA DIDIK DIFABEL NETRA DAN RUNGU PADA SMA/MA INKLUSI DI YOGYAKARTA Agus Kamaludin
INKLUSI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.557 KB) | DOI: 10.14421/ijds.2205

Abstract

Identification of learning media is the first step of series activities in inclusive setting research. The availability of chemistry learning media, obstacles encountered by teachers in modifying the media, and solutions that can be done to meet the needs of chemistry learning media for blind and deaf students ininclusive school in Yogyakarta need to be investigated. A descriptive qualitative research using data collecting techniques of observation, interview, attitude scale filling and document analysis has done. This research finds the fact that chemistry learning media for blind and deaf students are very limited, it is caused by the fact that the teachers had never follow any training for developing chemistry learning media for disabled student. As a recommendation, the solution to fulfill the needs of chemistry learning media is by providing training for teacher and developing media through undergraduate students’ final thesis.
PERAN RELAWAN TERHADAP KEMANDIRIAN DIFABEL DI PLD UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA Neni Rosita
INKLUSI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.841 KB) | DOI: 10.14421/ijds.2201

Abstract

Fakta difabel di UIN Sunan Kalijaga belum semua bisa mandiri, disebabkan ada beberapa hal yang tidak dapat dilakukan sendiri seperti mencari buku diperpustakaan, mengedit tugas untuk difabel netra. Oleh karena itu, mahasiswa difabel membutuhkan peranan relawan, dalam proses menjalankan pendidikan di perguruan tinggi, yang aksesibilitasnya belum tercipta secara holistic dan konprehensif. Berdasarkan paparan tersebut maka penting untuk dilakukannya  penelitian terkait dengan bagaimana peran relawan Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga dan bagaimana kemandirian yang dimiliki oleh mahasiswa difabel UIN Sunan Kalijaga yang bergabung di PLD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian lapangan, data primier berupa observasi dan wawancara beberapa relawan dan mahasiswa difabel yang juga sebagai subjek dalam penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, Peran relawan di Pusat Layanan Difabel UIN Sunan Kalijaga yakni pendampingan kuliah untuk difabel rungu dan pendampingan ujian untuk difabel netra serta pengenalan mobilitas kampus terhadap semua difabel. Sehingga dapat memudahkan dalam mengenal lingkungan di UIN Sunan Kalijaga. Relawan berperan dalam menjembatani difabel agar dapat menyuarakan hak­haknya di hadapan publik. Kedua, Kemandirian difabel terlihat pada kemandirian belajar di kampus UIN Sunan Kalijaga yang dapat mengikuti kuliah dan pelajaran dengan baik. Baik dalam menyelesaikan dan mengedit tugas, membaca buku, dan keperpustakaan. Difabel yang mandiri mampu bersaing dan selalu optimis dalam setiap situasi yang dihadapi.
METODE GURU BK DALAM MENGATASI PROBLEM PENYESUAIAN DIRI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Fitri Lestari
INKLUSI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.531 KB) | DOI: 10.14421/ijds.2206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menjelaskan metode yang dilakukan guru BK dalam mengatasi problem penyesuaian diri pada sisiwa tunarungu SD LB di SLB Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif (studi kasus). Subjek penelitiannya kepala sekolah, guru BK, dan siswa tunarungu, sedangkan objek penelitiannya adalah problem penyesuaian diri pada siswa tunarungu SD LB dab metode guru BK dalam mengatasinya di SLB Purwokerto. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problem penyesuainan diri pada siswa tunarungu meliputi kurang percaya diri, kurang mandiri, cenderung kaku, dan egoisentris. Metode yang digunakan oleh guru BK dalam mengatasi problem penyesuaian diri tersebut yaitu dengan metode bimbingan khusus. Metode bimbingan khusus dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu metode kelompok (metode ceramah, metode demonstrasi/praktik, metode drill, dan karyawisata) dan metode individu (metode tanya jawab dan metode penugasan).
RESPON TUNARUNGU TERHADAP PENGGUNAAN SISTEM BAHASA ISYARAT INDONESA (SIBI) DAN BAHASA ISYARAT INDONESIA (BISINDO) DALAM KOMUNIKASI Rohmah Ageng Mursita
INKLUSI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.85 KB) | DOI: 10.14421/ijds.2202

Abstract

This study aims to examine and find out the information about deaf response towards the use of Indonesian signal language (BISINDO) and Indonesian Signal Language System (SIBI) on communication. Research method being implemented was quantitative approach in which supported by qualitative data. Subject on this study was 100 respondents of adult and teenagers with hearing impairments (aged 16­50) who live in Indonesia especially at Java and Bali. Data collection technique on this study was questionnaire and interview. Based on data analysis seen from answer categorization of 100 respondents with hearing impairment, less of them are supporting SIBI on communication because of its concept cause difficulties for communicating. Whereas, most of them supporting the use of BISINDO on communication. Thus, it could be concluded that through the questionnaire result and interview of 100 respondent with hearing impairment on teenagers and adult categorization (aged 16­59) in various places, its proven that 91% majority of deaf are using BISINDO for communicate with others.

Page 1 of 1 | Total Record : 8