cover
Contact Name
Alam Budiman Thamsi
Contact Email
alambudiman.thamsi@umi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
geomine@umi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Geomine
ISSN : 24432083     EISSN : 25412116     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Geomine (JG) merupakan jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah yang mengkaji ilmu-ilmu dan pengembangan dalam bidang pertambangan, geologi dan geofisika. Jurnal Geomine (JG) memiliki No.ISSN : 2443-2083 (Cetak) dan No.ISSN : 2541-2116 (Online). Jurnal Geomine diterbitkan oleh Prodi Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia. Terbit 3 (tiga) kali dalam setahun pada Bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember" : 9 Documents clear
ANALISIS SUPPLY ENERGY LISTRIK DAN SISTEM KONTRAK UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN LISTRIK PADA PEMBANGKIT LISTRIK KABUPATEN JENEPONTO Ade Rifaldi; Sri Widodo; Alfian Nawir; Habibie Anwar
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.027 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.140

Abstract

Pemerintah menargetkan penambahan kapasitas listrik nasional sebesar 35.000 MW pada tahun 2019 mendatang. Maka dari itu penulis melakukan penelitian di salah satu pembangkit listrik tenaga uap di Sulawesi Selatan tentang supply energi listrik PLTU PT. Bosowa Energi Jeneponto ke PT. PLN (Persero). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar energi listrik yang di supply dan kebutuhan batubara, mengetahui sistem kerja turbin, mengetahui sistem kontrak penjualan energi listrik antara PLTU PT. Bosowa Energi dan PT. PLN (Persero). Tahapan dan metode penelitian yang dilakukan yaitu persiapan administrasi, tahap pengambilan data dan tahap analisis data. Data yang diambil yaitu data primer dan sekunder setelah data terkumpul data-data tersebut dianalisis untuk menghitung besar energi listrik yang di supply dan jumlah batubara yang digunakan perhari. Total daya yang dihasilkan sebesar 128.877,37 MW, dengan rata-rata per jam sebesar 92,24 MW pada unit I dan 86,74 MW unit II dengan total energi listrik yang di supply 178,98 MW per jam, memenuhi kontrak antara PLTU dan PT. PLN (Persero). 
STUDI DESULFURISASI MENGGUNAKAN FLUX PADA PROSES PEMURNIAN FERONIKEL Syamsul Fahmi; Sri Widodo; Hasbi Bakri
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.7 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.137

Abstract

Desulfurisasi feronikel dengan penambahan flux berupa kalsium karbida, soda ash, dan flouspar dilakukan agar kadar sulfur sesuai dengan standar minimum keinginan pasar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas produk feronikel yang diinginkan pasar jika dilihat dari kadar sulfurnya. Pemecahan masalah dilakukan menggunakan data perusahaan dan mengolahnya sehingga menghasilkan rata-rata kadar sulfur dan grafik untuk mengetahui hubungan antara kadar unsur sulfur pada sampel crude FeNi, sampel De-S, dan sampel produk dengan jumlah flux dan crude dalam tahap desulfurisasi perharinya. Analisis kualitas produk feronikel dari kadar unsur sulfur disesuaikan dengan permintaan pasar sebesar 0,03%. Hasil penelitian diperoleh tahapan desulfurisasi dengan rata-rata kadar unsur sulfur dari sampel crude FeNi sebesar 0,646%, sampel De-S sebesar 0,012%, sampel produk sebesar 0,002%. Perbandingan dari rata-rata ketiga sampel tersebut yaitu 323:6:1. Jumlah flux yang sesuai pada tahap desulfurisasi yaitu sebesar 551 kg untuk menghilangkan kadar sulfur dari massa crude FeNi sebesar 25.154 kg dengan perbandingan massa flux dan massa crude FeNi yaitu 1:46. Kualitas produk feronikel dinyatakan sesuai permintaan pasar karena kadar unsur sulfur produk 0,03% sehingga tahap desulfurisasi dalam pemurnian feronikel dinyatakan berhasil. 
ESTIMASI SUMBERDAYA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN LISTRIK DUSUN PULAU TIMUN, KABUPATEN LAHAT, PROVINSI SUMATERA SELATAN Rudyanto Thayib; Stevanus Nalendra; Elisabet D. Mayasari
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.695 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.145

Abstract

Sumatera Selatan memiliki wilayah perbukitan dengan potensi sungai yang dapat dikembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-Hidro (PLTMH) cukup besar, dan areal permukiman di daerah tersebut sebagian besar mempunyai keterbatasan pada jaringan listrik. Sehubungan dengan kondisi seperti itu, perhitungan sumberdaya PLTMH dari potensi Sungai Air Mannaijau tentunya akan meningkatkan produktifitas dan/atau kesejahteraan masyarakat di Dusun Pulau Timun, Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat. Penelitian ini berbasis deskriptif-observatif yaitu berdasar pada hasil pengukuran lapangan, kemudian dilakukan perhitungan di studio. Jadi berusaha melakukan pengukuran pada debit air menggunakan current meter, elevasi, diameter sungai, serta plotting di tiap perencanaan posisi ideal bagi pondasi konstruksi. Rancangan konstruksi pengairan yang akan diterapkan adalah intake dan bendungan pada elevasi 421,5 m, saluran pembawa (siring) di elevasi 421,5-420,5 m dengan slope 5o menuju bak penampung, bak penampung berada di elevasi 420,5 m, penstock akan menjatuhkan air ke arah power house dengan estimasi head 7 m. Perhitungan dilakukan untuk menganalisis potensi energi air hingga estimasi energi daya yang dihasilkan. PLTMH Pulau Timun mengoptimalkan debit aliran 2,55 m3/s dari lebar Sungai Air Mannaijau yang mencapai 7,5 m serta kedalamn sungai rata-rata 0,38 m. Berdasarkan data pengukuran hidrografi dan topografi tersebut, maka Sungai Air Mannaijau diestimasikan mampu mewujudkan potensi daya total pembangkit listrik sebesar 87,46 kW. 
ANALISIS PENGARUH PENAMBANGAN EMAS TERHADAP KONDISI TANAH PADA PERTAMBANGAN RAKYAT POBOYA PALU, PROVINSI SULAWESI TENGAH Rahmah Hidayanti Andi Wawo; Sri Widodo; Nurliah Jafar; Firman Nullah Yusuf
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.358 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.141

Abstract

Pertambangan Rakyat Poboya merupakan salah satu penambangan emas tradisional yang dalam proses pengolahannya menggunakan teknik amalgamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan merkuri terhadap lingkungan sekitar Pertambangan Rakyat Poboya. Metode  penelitian yang  digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Setelah itu, nilai kandungan merkuri dibandingkan dengan standar konsentrasi normal merkuri dalam tanah dan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi normal merkuri dalam tanah terdapat di ST.04 dengan kandungan merkuri sebesar 0,0714 ppm, untuk kandungan merkuri yang masuk dalam konsentrasi kritis yaitu  terdapat pada ST.1 0,4077 ppm,  sedangkan sampel tanah yang sangat tinggi melebihi dari konsentrasi kritis yaitu terdapat pada ST.2(A) 2,3742, ST.3. 8,2526 dan ST.2(B) 114,0101. Dari penelitian ini dapat disimpulkan tanah yang berada disekitar pertambangan rakyat telah mencemari lingkungan hal ini dapat dilihat pada ST.2(A), ST.2(B) dan ST. 3, sedangkan tanah yang berada dekat sungai masuk dalam konsentrasi normal yaitu pada ST.4.
EVALUASI WAKTU DUMPING DAN MANUVER KE PRIMARY CRUSHER PADA TAMBANG EMAS BATU HIJAU, PROV. NUSA TENGGARA BARAT Roby Mardiyan Safitra; Sri Widodo; Agus Ardianto Budiman
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.528 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.139

Abstract

Waktu dumping dan manuver merupakan bagian terpenting dari cycle time jika waktu dumping dan manuver besar maka cycle time juga akan besar artinya produksi akan berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi data dumping dan manuver ke primary chusher. Metode penelitian yang digunakan yakni dengan mengevaluasi data historycal selama tahun 2016 untuk mengetahui sejauh mana plan sudah tercapai kemudian dilakukan pengambilan data terbaru di lapangan kuantitatif dan kualitatif untuk pemecahan masalah bagi perusahaan. Data yang dibutuhkan adalah data waktu dumping dan manuver (queue time, backing time dan tipping time) serta event yang biasa terjadi. Dari hasil penelitian total waktu selama tahun 2016 adalah 3,07 menit diatas plan 1,45 menit. Total ada 11.809 kali haul truck dumping dengan plan dumping dan manuver yang tercapai sebesar 10,54%, lose time 69,76 % dan high lose time sebesar 19,71%. Komponen berpengaruh yakni backing dengan frekwensi 168 dan rata-rata 1,45 menit, tipping frekwensi 149 dan rata-rata 1,19 menit dan queue frekwensi 1 dan rata-rata 0,4 menit. Data terbaru yang biasa terjadi di lapangan menghasilkan rata-rata 2,48 menit, total ada 228 kali event yang mempengaruhi keseluruhan waktu dumping dan manuver. Rekomendasi plan baru bagi perusahaan dari data terbaru di lapangan menghasilkan waktu secara normal berada di 1,78 menit. Plan bisa dipercepat menjadi 1,58 menit berdasarkan jumlah record truck terbanyak atau menjadi 1,45 menit sesuai plan dengan meminimalisir event-event yang menyebabkan waktu dumping dan manuver menjadi besar. 
ANALISIS PERBANDINGAN KADAR NIKEL BERDASARKAN PERENCANAANTERHADAP REALISASI PENAMBANGAN Reynaldhi Yogi Pranata; Djamaluddin Djamaluddin; Nur Asmiani; Alam Budiman Thamsi
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.789 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.146

Abstract

Dalam kegiatan penambangan sering terjadi adanya ketidak sesuaian antara rencana dengan kondisi aktual di lapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab terjadinya perubahan kadar Ni antara mine plan dan realisasi penambangan. Pada penelitian ini menggunakan data plan model cadangan dari hasil inpit drill, data Pit design, data pengukuran kemajuan tambang dan data realisasi penambangan . Dari hasil penelitian mine plan yang paling mendekati dengan realisasi adalah plan dengan selisih kadar Ni pada minggu pertama adalah 0,15% dengan persentase sebesar 6,75%, pada minggu kedua selisih kadar Ni sebesar 0,33% dengan persentase sebesar 13,80%, pada minggu ketiga selisih kadar Ni sebesar 0,24% dengan persentase sebesar 9,44% dan pada minggu keempat selisih kadar Ni sebesar 0,19% dengan persentase sebesar 7,66%. Hal tersebut dipengaruhi oleh adanya penyebaran bijih yang bersifat heterogen, posis waste terhadap bijih dan cuaca dan keterampilan operator. 
PERBANDINGAN HASIL PRODUKSI BERDASARKAN PENGARUH WORKOVER TERHADAP HASIL PRODUKSI SUMUR WALIO 212 PT. PETROGAS (BASIN) LTD, KABUPATEN SORONG, PROVINSI PAPUA BARAT Emi Prasetyawati Umar; Egi Rianto Pradana; Jamal Rauf Husain; Arif Nurwaskito
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.1 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.142

Abstract

Penurunan laju produksi pada sumur tua umumnya merupakan keadaan yang tidak dapat dihindari. Hal ini bisa disebabkan karena problem yang terjadi selama sumur berproduksi atau karena menurunnya tekanan reservoir dan juga terlalu tingginya produksi air dari pada minyak dan gas. Untuk mengembalikan atau menjaga laju produksi yang turun sebagai akibat adanya problem produksi pada suatu sumur adalah dengan melakukan operasi kerja ulang (workover). Tujuan dari penelitian mengetahui pengaruh sistem kerja workover terhadap hasil produksi sumur walio 212 dan membandingkan hasil produksi sebelum dan sesudah workover. Hasil produksi sebelum workover dalam satu bulan produksi minyak sebesar 14466,434 bbls (barel) dengan produksi tertinggi 63 barel/hari dan gas sebesar 507.750 mmscf (kubik) dengan produksi tertinggi 20.919 kubik/hari. Setelah dilakukan workover, hasil produksi minyak mencapai 1589,000 bbls (barel) dengan produksi tertinggi mencapai 98 barel/hari dan gas sebesar 487.408 mmscf (kubik) dengan produksi tertinggi mencapai 20.777 mmscf/kubik. Hal ini menunjukkan bahwa workover telah meningkatkan laju produksi sumur walio 212 dan mengurangi jumlah produksi air yang berlebihan. Faktor- faktor yang mempengaruhi meningkatnya laju produksi sumur walio 212 ialah berkurangnya produksi air, pembukaan zona interval baru dalam sumur yang membuat tekanan reservoir yang baru keluar terproduksi, dan berkurangnya masalah produksi kepasiran dalam sumur pompa yang menghambat minyak mengalir. 
ANALISIS FUNDAMENTAL SAMPLING ERROR TERHADAP QUALITY ASSURANCE DAN QUALITY CONTROL, KAB. LUWU TIMUR, SULAWESI SELATAN Inri Wardani AS; Djamaluddin Djamaluddin; Hasbi Bakri
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.186 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.143

Abstract

Pada saat proses preparasi sampel bijih nikel perbandingan antara massa sampel dan massa lot serta sifat keheterogenan material dapat mempengaruhi hasil analisis kadar Ni dan Fe. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh fundamental sampling error kadar Ni dan Fe terhadap relative different kadar Ni dan Fe. Metode yang dilakukan yaitu metode statistik deskriptif dan inferensial. Hasil yang diperoleh adalah quality assurance yaitu untuk kadar Ni dengan standar deviasi 0,065 dan kadar Fe dengan standar deviasi 0,40, untuk quality control kadar Ni dengan relative different yaitu 15% dan kadar Fe dengan relative different 17% dan persentase fundamental sampling error kadar Ni yaitu ± 1,55% dan kadar Fe yaitu ± 1,77%. Berdasarkan dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pengaruh fundamental sampling error terhadap relative different kadar Ni sebesar ± 1,55% dan kadar Fe ± 1,77%. Pengaruh fundamental sampling error terhadap relative different kecil karena 5%. 
IDENTIFIKASI JENIS FOSIL POLLEN BERDASARKAN MORFOLOGI LINGKUNGAN PENGENDAPAN DAERAH SUKOMORO DAN SEKITARNYA Elisabet D. Mayasari; Idarwati Idarwati; Stevanus Nalendra
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.249 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.144

Abstract

Daerah Sukomoro merupakan daerah yang termasuk ke dalam Formasi Palembang Tengah pada Cekungan Sumatera Selatan. Formasi ini dikenal dengan batuan yang terbentuk pada proses pasang-surut air laut. Bukti terjadinya pasang-surut air laut dapat dijumpai oleh kehadiran batugamping yang menjadi indikasi lingkungan pengendapan daerah neritik (laut dangkal) serta dijumpai amber (getah pohon) dengan jarak relatif dekat (± 1km). Berdasarkan analisa paleontologi, tidak dijumpai hadirnya fosil foraminifera pada sampel batugamping. Hal ini semakin menguatkan indikasi lingkungan pengendapan transisi pada daerah penelitian. Berdasarkan hasil analisa fosil pollen dijumpai indikasi kehadiran tumbuhan yang bervariasi mulai dari kelompok gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka hadir pada lingkungan darat), angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup hadir pada lingkungan darat) dan pteridopytha (tumbuhan paku-pakuan hadir pada lingkungan darat yang berair) hingga mangrove (tumbuhan penciri daerah rawa). Dengan kehadiran variasi fosil-fosil tersebut, maka diinterpretasikan bahwa lingkungan pengendapannya adalah transisi terutama pada lingkungan intertidal (Henrich, 2007 dalam Mayasari, 2016). Lingkungan pengendapan ini dicirikan oleh morfologi dengan kemiringan lereng yang landai. 

Page 1 of 1 | Total Record : 9