cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024)" : 40 Documents clear
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai Hidden Kurikulum dalam Pendidikan Anak Usia Dini Karmila P Lamadang; Bunyamin Maftuh; Falimu Falimu; Mursalim Mursalim; Tri Syamsijuliant
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4347

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan  pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada sekolah Pendidikan Anak Usia Dini  Madani Banggai. Jenis penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Kepala sekolah, Guru Kelas dan peserta didik secara keseluruhan yang berjumlah 102 orang yang terdiri dari kelas Adan kelas B yang tersebar pada 4 rombongan belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada anak usia dini sangat maksimal hal ini terlihat dari bagaimana guru mengenalkan pancasila dan lagu-lagu kebangsaan kepada peserta didik, selain itu mengajarkan anak untuk berbagi dengan sesama melalui program jum’at berkah atau 
Analisis Kemampuan Siswa Kelas I dalam Menyelesaikan Soal HOTS Pelajaran Bahasa Indonesia Zilvira Willenda; Eko Kuntarto; Violita Zahyuni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4908

Abstract

Penelitian ini menyoroti pentingnya Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam meningkatkan mutu pendidikan, dengan fokus pada kelas I sekolah dasar. HOTS mencakup kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan kreatif, yang dianggap esensial dalam pendidikan tingkat tinggi. Guru dianggap kunci keberhasilan dalam mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS memiliki variasi. Ranah kognitif tingkat mengaplikasikan (C3) dinilai rendah, sementara ranah kognitif tingkat menganalisis (C4) dan tingkat mengevaluasi (C5) dinilai sedang. Meskipun demikian, soal Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia kelas I dianggap sudah sesuai dengan kriteria HOTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Temuan ini memberikan pandangan mendalam tentang tantangan dan potensi dalam mengimplementasikan HOTS di tingkat dasar. Implementasi strategi pembelajaran yang lebih mendalam dan pengembangan kemampuan guru dapat menjadi langkah kunci untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam ranah HOTS.
Game Edukasi Berbasis Canva untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Dinda Berliana; Isti Rusdiyani; Cucu Atikah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5913

Abstract

Aspek perkembangan kognitif menjadi salah satu hal yang penting untuk dikembangkan, terutama dalam memperkenalkan bentuk geometri pada anak usia dini. Kurangnya pemahaman anak dalam mengenali bentuk geometri disebabkan karena media yang digunakan bersifat konvensional dan kurang menarik minat anak. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan game edukasi dengan menggunakan aplikasi Canva untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE melalui tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket, sedangkan analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Validitas produk dievaluasi terhadap dua validator, yaitu ahli media dan ahli materi. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh para ahli, maka dapat disimpulkan bahwa media game edukasi sangat layak atau sangat valid digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak terutama dalam mengenali bentuk geometri.
Pengembangan Aplikasi SI-PAUD sebagai Media Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini Willy Mufliana; Harun Harun; Amir Syamsudin; Siti Ratnawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5911

Abstract

Teknologi merupakan solusi penting untuk mengatasi permasalahan pembelajaran anak usia dini di sekolah dengan meningkatkan efektivitasnya. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan aplikasi SI-PAUD bagi guru serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan guru dalam melakukan asesmen anak usia dini, dengan menggunakan pendekatan pengembangan yang merujuk pada model sepuluh tahapan Borg & Gall dan melibatkan pengumpulan data melalui berbagai metode seperti wawancara, observasi, kuesioner, dan skala penilaian. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan data kualitatif diperoleh dari wawancara dan observasi pada tahap studi pendahuluan, serta data kuantitatif dari analisis kebutuhan, penilaian ahli, respon pengguna, dan penilaian diri melalui angket. Analisis efektivitas aplikasi SI-PAUD terhadap peningkatan kemampuan guru dalam melakukan asesmen dilakukan menggunakan metode n-gain dan uji-t dependen dengan tingkat signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SI-PAUD yang telah dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pendidik dan terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan penilaian nilai-nilai keagamaan dan pendidikan kepribadian anak usia dini.
Pemahaman Orangtua Tentang Belajar Merdeka Anak Usia Dini Di Kabupaten Aceh Barat Evi Rahmiyati; Gracia Mandira; Khoiriyah Khoiriyah; Irma Anggraini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5423

Abstract

Belajar merdeka atau merdeka belajar merupakan istilah yang baru dikenal oleh orangtua dalam lingkup pendidikan anak usia dini di Kabupaten Aceh Barat. Selama ini yang menjadi harapan orangtua saat menitipkan anak di lembaga PAUD adalah anak mampu membaca, menulis dan berhitung. Sementara itu merdeka belajar bagi anak usia dini disebut juga dengan merdeka bermain yang mana stimulasi perkembangan anak adalah melalui bermain yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pemahaman orangtua tentang belajar merdeka anak usia dini di Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan instrumen berupa skala modifikasi likert yang ditujukan kepada orangtua yang memiliki anak usia dini pada lembaga PAUD di Kabupaten Aceh Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman orangtua di kabupaten Aceh Barat tentang belajar merdeka anak usia dini berada pada kategori sedang meliputi pemahaman akan informasi kurikulum merdeka, konsep merdeka belajar di PAUD dan keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak usia dini. Sementara pada aspek pemahaman orangtua terhadap pembelajaran anak usia dini masih dalam kategori rendah.
Analisis Kesiapan Kelompok Belajar dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Rody Putra Sartika; Imron Arifin; Teguh Triwiyanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4497

Abstract

Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sehingga kesiapan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dalam mengimplementasikannya menjadi sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripkan kesiapan Kelompok Belajar untuk menerapkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan pada Kelompok Belajar. Data dikumpulkan melalui teknik triangulasi dengan menggunakan teknik komunikasi, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasinya. Hasil penelitian diperoleh Kelompok Belajar telah menyiapkan diri untuk menerapkan Kurikulum Merdeka dengan baik. Kelompok Belajar telah mempersiapkan panduan-panduan dan dokumen-dokumen terkait serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola dan guru dalam memahami kurikulum ini. Kelompok Belajar juga dapat memanfaatkan perangkat ajar dari Kurikulum 2013 sebagai bahan referensi dalam pengembangan struktur kurikulum, pembelajaran, dan penilaian pada Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Implementasi CD Interaktif Edukatif terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun dengan Menggunakan Pendekatan 4P Sriyanti Rahmatunnisa; Yoga Aditia Ragil
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5319

Abstract

Kemampuan kognitif ialah kemampuan anak untuk berfikir lebih kompleks serta melakukan penalaran dan pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran analisis dan masukan guna mengembangkan Perkembangan Kognitif Menggunakan Pendekatan 4P (Person, Press, Process Dan Product) dengan CD Interaktif Edukatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini sample sebanyak 30 anak populasi, yaitu 15 anak sebagai kelas eksperimen diberi perlakuan bermain CD interaktif edukatif dan 15 anak sebagai kelas kontrol tidak diberikan perlakuan bermain CD interaktif edukatif. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, maka peneliti memilih metode pengumpulan data yang sesuai dengan permasalahan yang diteliti yaitu observasi dan dokumentasi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Perkembangan kognitif kelompok eksperimen lebih tinggi dari perkembangan kognitif kelompok kontrol. Hal tersebut dikarenakan pembelajaran yang menggunakan permainan CD interaktif edukatif memberikan suasana yang lebih menyenangkan dan anak bisa mempelajari permainan edukatif yang ada di komputer.
Early Childhood Character Education Utilizing Innovative Communication Media Wayang Beber Fable Jati Noegroho
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5328

Abstract

This research uses the Wayang Beber Fable performance media. Fable stories attract the attention of young children. The goal is that Wayang Beber Fable can be used as an innovative medium for early childhood character education. Observations and interviews were carried out for data collection. The aim is to be able to evaluate teachers' difficulties. The evaluation results show that teachers lack teaching aids for character education. As a solution, workshops and performances are held for students. The workshop aims to learn how to play and make Wayang Beber Fable. The teachers succeeded in playing Wayang Beber Fable independently. This allows teachers to develop performance stories relevant to children's needs. Every Wayang Beber Fable performance always has a moral message in it. Early childhood needs moral teachings. At this stage, children learn to understand the world around them. Wayang Beber Fable can be an innovative medium for early childhood character education. It can even be integrated into a broader character education curriculum. Educators now have alternative media for character education teaching aids that are innovative and interactive.
Peran Faktor Protektif dari Orang Tua Bercerai terhadap Perkembangan Emosional Anak Wulan Eldasari; Raden Rachmy Diana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4947

Abstract

Anak yang berasal dari latar belakang orang tua bercerai memiliki resiko mengalami hambatan pada perkembangan emosionalnya. Ada sebagian orang tua bercerai yang tetap sepakat berdamai dan mengasuh anak sebagaimana mestinya, sehingga anak tetap mendapatkan faktor protektif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran dari faktor-faktor protektif dari orang tua bercerai terhadap perkembangan emosional pada anak. Peneliti memilih jenis dan pendekatan kualitatif deskriptif, subjek penelitiannya adalah anak yang berasal dari orang tua bercerai. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selain itu peneliti melakukan analisi data dengan cara mereduksi, menyajikan dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat beberapa kondisi perkembangan emosional pada anak, seperti perasaan sedih, benci pada orang tua, sulit beradaptasi, dan ada harapan bersatunya orang tua. Kondisi tersebut dapat teratasi dengan adanya beberapa faktor protektif berupa orang tua tetap sepakat memberikan kebutuhan lahir maupun batin, seperti kasih sayang yang tetap sama seperti sebelum bercerai, pendidikan yang tinggi, tempat tinggal yang layak, dan kebutuhan materi yang cukup.
Persepsi Mahasiswa: Bahan Ajar Bahasa Inggris AUD Berbasis Project Based Learning Ayu Istiana Sari; Sri Handayani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap implementasi penyusunan bahan ajar bahasa inggris untuk anak usia dini berbasis Project Based Learning. Merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode yang digunakan adalah metode survey dengan menggunakan angket untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap implementasi penyusunan bahan ajar Bahasa Inggris untuk anak Usia Dini berbasis Project Based Learning. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan Bahasa Inggris semester 6 yang mengambil mata kuliah Teaching English for Young Learners (TEYL) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di salah satu Universitas swasta di Jawa Tengah Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode survey. Sampel sebanyak 26 mahasiswa. Instrumen menggunakan angket atau kusioner terkait persepsi mahasiswa terhadap implementasi penyusunan bahan ajar bahasa Inggris khususnya untuk anak usia dini berdasarkan Project Based Learning. Hasil penelitian dengan jelas menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis Project Based Learning memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja mahasiswa dalam pengembangan bahan ajar bahasa Inggris untuk anak usia dini.

Page 1 of 4 | Total Record : 40