cover
Contact Name
Ricky Firmansyah
Contact Email
ricky.rym@bsi.ac.id
Phone
+6281318340588
Journal Mail Official
jurnal.informatika@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Informatika
ISSN : 23556579     EISSN : 25282247     DOI : https://doi.org/10.31294/ji.v4i2
Core Subject : Science,
Jurnal Informatika respects all researchers Technology and Information field as a part spirit of disseminating science resulting and community service that provides download journal articles for free, both nationally and internationally. The editorial welcomes innovative manuscripts from Technology and Information field. The scopes of this journal are: Expert System Decision Support System Data Mining Artificial Intelligence System Machine Learning Genetic Algorithms Business Intelligence and Knowledge Management Big Data the manuscripts have primary citations and have never been published online or in print. Every manuscript will be checked the plagiarism using Turnitin software. If the manuscript indicated major plagiarism, the manuscript is rejected.
Articles 316 Documents
Analisis Kepuasan Pengguna LMS Berbasis Web Dengan Metode Servqual, IPA dan CSI Ahmad Sinnun
Jurnal Informatika Vol 4, No 1 (2017): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.625 KB) | DOI: 10.31294/ji.v4i1.1866

Abstract

AbstrakPeningkatan perkembangan teknologi informasi mengantarkan pada pemakaian peran teknologi informasi menjadi bagian proses bisnis perusahaan. seperti yang dilakukan oleh kampus AMIK BSI Bekasi yang menggunakan Learning Management System (LMS) untuk proses pengajaran, ujian, administrasi, maupun kegiatan akademis lainnya.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat layanan dengan metode servqual, tingkat kepentingan setiap atribut berdasarkan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan mengetahui tingkat kepuasan konsumen berdasarkan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Pada penelitian ini menggunakan bauran kepuasan konsumen berdasarkan lima dimensi: Tangible, Realibility, Responsivness, Assurance, Empathy. Kinerja atribut pada kuadran I perlu ditingkatkan dan dilakukan evaluasi tiap bulan agar mengetahui keinginan dari konsumen(pengguna). Atribut yang masuk dalam kuadran II adalah atribut yang perlu dipertahankan kinerjanya dan sudah memuaskan konsumen(pengguna). Atribut yang masuk dalam kuadran III adalah atribut yang memiliki prioritas rendah dan kuadran IV adalah atribut yang dianggap kurang penting oleh konsumen(pengguna) tetapi kinerja penerapan LMS pada AMIK BSI Bekasi sudah sudah sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan konsumen(pengguna) secara menyeluruh diperoleh nilai CSI sebesar 86,86% dan nilai ini terletak di rentang 81%-100% yang menunjukkan bahwa indeks kepuasan konsumen (pengguna) pada kriteria “Sangat Puas”. Kata Kunci: Kepuasan konsumen, Learning Management Sistem (LMS), IPA, CSI. AbstractIncreased development of information technology leads to the use of the role of information technology become a part of business processes of the company. as performed by campus AMIK BSI Bekasi who use Learning Management System (LMS) for the process of teaching, exams, administration, and other academic activities. The purpose of this study was to determine the quality of service with servqual method, the level of importance of each attribute by Importance Performance Analysis (IPA) and know the level of customer satisfaction based methods Customer Satisfaction Index (CSI). In this study, using a mix of customer satisfaction based on five dimensions: Tangible, Realibility, responsivness, Assurance, Empathy. Performance attributes in quadrant I need to be improved and to be evaluated every month in order to know the desires of consumers (users). Attributes included in quadrant II are the attributes that need to be maintained and its performance has been satisfying consumers (users). Attributes included in quadrant III is an attribute that has a low priority and quadrant IV are the attributes that are considered less important by customers (users) but the performance of the application on LMS AMIK BSI Bekasi has been very good. The results showed that the level of satisfaction of consumers (users) overall CSI score of 86,86% was obtained and this value lies in the range of 81% to 100% which shows that the index of satisfaction of customers (users) on the criteria of "Very Satisfied". Keywords: Customer satisfaction, Learning Management System (LMS), IPA, CSI.
REMOTE REGISTRY EDITOR Bambang Kelana Simpony
Jurnal Informatika Vol 2, No 1 (2015): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.365 KB) | DOI: 10.31294/ji.v2i1.56

Abstract

Abstract - Permissions setting on a computer is necessary. This is an effort that is not easy to change the system configuration or settings changed by the user. With a network of computers, of course, permissions setting do not need to be done one by one manually. Because in a computer network course there are many collection of computers connected together. Permissions setting so that the system can use the client-server applications that access restrictions can be done effectively. As the implementation of client-server applications can be created using Visual Basic 6.0. This language has been able to access the socket on the Windows operating system, named Winsock API that supports TCP / IP. This protocol is widely used because of the reliability of client-server application programming. The application is divided into two main applications, namely the client and server program name with the name of the Receiver Sender program. Receiver function receives instructions restriction of access rights Sender and send reports to the Sender process execution. While Sender function to send instructions restrictions permissions via the Registry to the Receiver. And after the test, the application can block important features available in the Windows operating system. So it is expected that these applications can help in permissions setting on a computer network. Keywords: Registry, Winsock API, TCP/IP, Socket, Protocol, Networking Abstrak - Pengaturan hak akses di suatu komputer sangat diperlukan. Hal ini merupakan salah satu upaya agar konfigurasi sistem tidak mudah dirubah atau diganti pengaturannya oleh pengguna. Dengan adanya jaringan komputer, tentunya pengaturan hak akses tidak perlu dilakukan satu-satu secara manual. Karena dalam suatu jaringan komputer pastinya terdapat banyak kumpulan komputer yang saling terhubung. Sehingga pengaturan hak akses bisa menggunakan sistem aplikasi client-server agar pembatasan hak akses bisa dilakukan dengan efektif. Sebagai implementasi aplikasi client-server dapat dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0. Bahasa ini sudah bisa mengakses socket pada sistem operasi Windows yang diberi nama Winsock API yang sudah mendukung protokol TCP/IP. Protokol ini banyak dipakai karena kehandalannya dalam pemrograman aplikasi client-server. Aplikasi ini terbagi menjadi dua aplikasi utama, yaitu client dengan nama program Receiver dan Server dengan nama program Sender. Receiver berfungsi menerima instruksi pembatasan hak akses dari Sender dan mengirimkan laporan hasil proses eksekusinya ke Sender. Sedangkan Sender berfungsi untuk mengirim instruksi pembatasan hak akses melalui Registry ke Receiver. Dan setelah di uji, aplikasi ini dapat memblok fitur-fitur penting yang ada di sistem operasi Windows. Sehingga diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat membantu dalam pengaturan hak akses di suatu jaringan komputer. Kata Kunci : Registry, Winsock API, TCP/IP, Soket, Protokol, Jaringan
Pengaruh Internet Banking Terhadap Minat Nasabah Dalam Bertransaksi Dengan Technology Acceptance Model Evi Yani; Ade Fitria Lestari; Hilda Amalia; Ari Puspita
Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.294 KB) | DOI: 10.31294/ji.v5i1.2717

Abstract

Abstrak Internet banking merupakan salah satu teknologi transaksi perbankan yang ditawarkan oleh bank-bank komersial di Indonesia untuk para nasabah dalam melakukan transaksi seperti transfer, pembayaran, dan sebagainya dengan mudah dan cepat. Sebagian besar nasabah lebih memilih melakukan transaksi dengan internet banking dibandingkan harus mendatangi ke bank, hal ini berdasarkan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mencatat bahwa jumlah pengguna e-banking meningkat sebesar 270 % dari 13,6 juta nasabah pada tahun 2012 menjadi 50,4 juta nasabah pada tahun 2016. Peningkatan terjadi dikarenakan adanya kebutuhan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh internet banking terhadap minat nasabah dengan TAM (Technology Acceptance Model)yaitu persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan. Metode pengumpulan data dengan kuesioner secara random sampling sebanyak 104 responden nasabah BRI dengan menggunakan skala Likert, pengujian data melalui uji validitas, reabilitas, normalitas, linearitas, uji regresi dan koefisien determinasi dan pengolahan kuesioner dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan penggunaan internet banking terhadap persepsi kemudahan dalam bertransaksi bagi nasabah Bank BRI.Semakin banyak manfaat yang dirasakan para nasabah,maka akan mempengaruhi kemudahan bagi nasabah setiap bertransaksi menggunakan internet banking. Kata Kunci: Internet banking, Technology Acceptance Model, persepsi kemudahan, persepsi kegunaan. Abstract Internet banking is one of the banking transaction technology offered by commercial banks in Indonesia for customers in transactions such as transfers, payments, and so on easily and quickly. Most customers prefer to make transactions with internet banking rather than go to banks, according to OJK (Financial Services Authority) noting that the number of e-banking users increased by 270% from 13.6 million customers in 2012 to 50.4 million customers in the year 2016. Increases occur due to the needs of the community in utilizing technology. This study aims to determine the effect of internet banking on customer interest with TAM (Technology Acceptance Model) that is perception of ease and perception of usability. Methods of collecting data with questioner by random sampling of 104 respondents of BRI customers by using Likert scale, testing data through validity test, reliability, normality, linearity, regression test and coefficient of determination and questionnaire processing with SPSS. The results showed that the perception of the usefulness of internet banking usage on the perception of ease in transactions for customers of Bank BRI. The more benefits perceived by customers, it will affect the convenience for every customer to transact using internet banking. Keywords : Internet banking, Technology Acceptance Model, perceived ease of use, perceived usefulness
Penjadwalan Produksi Garment Menggunakan Algoritma Heuristic Pour Rizal Rachman
Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.839 KB) | DOI: 10.31294/ji.v5i1.2743

Abstract

Abstrak Penjadwalan merupakan suatu kegiatan pengalokasian sumber daya yang terbatas untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan. Proses penjadwalan timbul jika terdapat keterbatasan sumber daya yang dimiliki, karena pada saat ini perusahaan menerapkan sistem penjadwalan manual dimana dengan penjadwalan tersebut masih terdapat beberapa produk yang terlewati sehingga menyebabkan keterlambatan dalam proses produksi, aturan ini sering tidak menguntungkan bagi order yang membutuhkan waktu proses pendek karena apabila order itu berada dibelakang antrian maka harus menunggu lama sebelum diproses dan menyebabkan waktu penyelesaian seluruh order menjadi panjang, sehingga diperlukan adanya pengaturan sumber-sumber daya yang ada secara efisien. Adapun dasar perhitungan Penjadwalan dengan menggunakan algoritma Heuristic Pour. Tahapan-tahapan penelitian terdiri dari pengumpulan data, perhitungan waktu standar, perhitungan total waktu proses berdasarkan job, penjadwalan dengan metode awal perusahaan, penjadwalan dengan metode Heuristik Pour. Berdasarkan hasil penjadwalan menggunakan Heuristik Pour diperoleh penghematan dibanding dengan metode perusahaan saat ini, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif metode dalam melakukan penjadwalan pengerjaan proses produksi di perusahaan Garment tersebut. Kata kunci: Penjadwalan Produksi, Algoritma, Heuristic Pour. Abstract Scheduling is a limited resource allocation activity to do a number of jobs. The scheduling process arises if there are limited resources available, because at this time the company implement a manual scheduling system where the scheduling is still there are some products passed so as to cause delays in the production process, this rule is often not profitable for orders that require short processing time because if the order is behind the queue then it must wait a long time before it is processed and cause the completion time of all orders to be long, so it is necessary to regulate the existing resources efficiently. The basic calculation of Scheduling using Heuristic Pour algorithm. The research stages consist of data collection, standard time calculation, total time calculation based on job, scheduling with company start method, scheduling with Pour Heuristic method. Based on the results of scheduling using Pour Heuristik obtained savings compared with the current company method, so it can be used as an alternative method in scheduling the process of production process in Garment company. Keywords: Production Scheduling, Algorithms, Heuristic Pour.
PEMBANGUNAN APLIKASI SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT KARIES PADA GIGI MANUSIA Dini Silvi Purnia
Jurnal Informatika Vol 1, No 2 (2014): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.776 KB) | DOI: 10.31294/ji.v1i2.50

Abstract

Abstract - Teeth are part of the tools of mastication on the digestive system in the human body, dental disease often suffered by nearly all of Indonesia's population is dental caries, Dental caries is also becoming the major problems of oral health. Dental caries is an infectious disease caused by demineralization of enamel and dentin are closely associated with the consumption of cariogenic foods. The occurrence of dental caries due to the role of caries-causing bacteria found in the mouth streptococci group collectively called Streptococcus mutans. Dental caries is a disease caused by demineralization of enamel and dentin. Disorders in Dental Caries often occur due to various causes, among other things because of bacteria, food and drink a lot of sugars, oral hygiene, etc. Knowledge of the Human Dental caries disease is needed to resolve the issue quickly and appropriately, Most people consider trivial when teeth are not clean them in a state that can be very dangerous unwittingly In his Dental Health, For the treatment should not be done arbitrarily. Thus, eventually the thought of how to cope with the disease and caring for Dental Caries without having to go direct consultation with a doctor or specialist. The development of information technology and computer and Internet use is already well known by the public. can be used to help a good idea ini.Sehingga makes authors want to help to create an expert system application that can perform diagnosis of skin diseases that can also display other information required. With the ease of application of this expert system can be used as a guide for mendekteksi easily caries disease and the type of caries disease and its prevention that occur in human teeth. Keyword : Caries, Desease , Expert , System, Teeth Abstrak - Gigi merupakan bagian dari alat pengunyahan pada sistem pencernaan dalam tubuh manusia, Penyakit gigi yang sering diderita oleh hampir semua penduduk Indonesia ialah karies gigi. Karies Gigi juga menjadi permasalah utama Pada kesehatan gigi dan mulut. Karies gigi merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh demineralisasi email dan dentin yang erat hubungannya dengan konsumsi makanan yang kariogenik. Terjadinya karies gigi akibat peran dari bakteri penyebab karies yang terdapat pada golongan Streptokokus mulut yang secara kolektif disebut Streptokokus mutans. Karies gigi merupakan penyakit yang disebabkan oleh demineralisasi email dan dentin. Gangguan pada Karies Gigi sering terjadi karena berbagai faktor penyebab, antara lain karna bakteri, makanan dan minuman yang banyak mengadung gula, kebersihan gigi dan mulut dan lain-lain Pengetahuan tentang penyakit Karies pada Gigi Manusia sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut secara cepat dan tepat. Sebagian orang menganggap sepele ketika Gigi mereka dalam keadaan tidak bersih sehingga tanpa disadari bisa sangat berbahaya Pada Kesehatan Gigi nya, Untuk itu pengobatannya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Dengan demikian, akhirnya timbul pemikiran bagaimana cara mengatasi penyakit dan merawat Karies Gigi tanpa harus mendatangi atau konsultasi langsung dengan dokter spesialis. Perkembangan teknologi informasi dan komputer serta internet yang sudah cukup dikenal penggunaannya oleh masyarakat. dapat digunakan untuk membantu ide baik ini.Sehingga membuat penulis ingin ikut membantu dengan membuat aplikasi sistem pakar yang dapat melakukan diagnosa penyakit kulit yang juga dapat menampilkan informasi lain yang diperlukan. Dengan kemudahan aplikasi sistem pakar ini dapat digunakan sebagai pedoman untuk mendekteksi dengan mudah penyakit karies dan jenis penyakit karies serta pencegahan nya yang terjadi pada gigi manusia. Kata Kunci : Gigi, Karies, Pakar, Penyakit, Sistem
Perancangan dan Pembuatan Alat Scanner 3D Menggunakan Sensor Kinect Xbox 360 Arif Armansyah; Syarif Hidayatulloh; Asti Herliana
Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.639 KB) | DOI: 10.31294/ji.v5i1.2443

Abstract

Abstrak Scanner 3D adalah teknologi yang digunakan untuk memindai objek nyata untuk mendapatkan bentuk, ukuran dan fitur lainnya agar menghasilkan gambar yang sangat akurat. Dalam perancangan alat scanner 3D sebelumnya, yaitu scanner 3D menggunakan sensor ultrasonik, infra merah, dan line laser. Maka dapat disimpulkan terdapat beberapa kekurangan yaitu masih terbatasnya objek yang di scan serta hasil scan yang belum akurat karena hanya menghasilkan garis-garis yang membentuk objek. Pada penelitian ini, penulis membuat scanner 3D dengan hasil akurasi yang tinggi. Scanner 3D yang dibuat adalah menggunakan sensor Kinect xbox 360. Cara kerja dari kinect yaitu dengan menggabungkan antara beberapa kamera, Color Cimos (VNA38209015) kamera ini berfungsi membantu dalam pengenalan objek dan fitur deteksi lainnya, serta kamera IR CMOS (VCA379C7130), dan IR Projector (OG12) yaitu sebagai depth sensor atau sensor kedalaman yang merupakan sebuah proyektor infrared dan sebuah sensor monochrome CMOS yang bekerja secara bersama-sama untuk melihat ruangan atau area dalam bentuk 3D tanpa memperdulikan kondisi cahaya. Untuk mengolah serta menampilkan hasil dari objek yang sudah di scan menggunakan aplikasi KScan3D. Kemudian untuk koneksi antara PC dengan media penggerak menggunakan Bluetooth HC-06. Setelah dilakukan pengujian didapatkan model gambar 3D dengan dengan hasil akurasi yang cukup tinggi. Kata Kunci: Bluetooth HC-06, Infra Merah, Line Laser, Kinect, KScan3D, Scanner 3D, Ultrasonik Abstract Scanner 3D is the technology used to scan real objects to get the form, size and other features in order to produce pictures that are very accurate. In the design of the appliance scanner 3D previously, namely scanner 3D using the ultrasonic sensor, infrared and laser line. It can be concluded there are some disadvantages that is still limited objects in the scan and the scans are not accurate because only produces lines that formed the object. In this research, author make scanner 3D with high accuracy results. Scanner 3D is made using the XBOX 360 Kinect sensor. How to work from kinect namely with combining between some camera, Color Cimos (VNA38209015) this camera work help in the introduction of objects and other detection feature and IR camera CMOS (VCA379C7130), and IR Projector (OG12) as depth censorship or the depth sensor is a projector infrared and a monochrome sensor CMOS working together to see the room or area in the form of 3D without neglecting the light conditions. To process and display the results from the object that is already in the scan using KScan3D application Then to the connection between the PC with media drives using Bluetooth HC-06. After the test is done obtained the model picture 3D with the results of the accuracy high enough. Key Word: Bluetooth HC-06, Infra Merah , Line Laser, Kinect, KScan3D, Scanner 3D, Ultrasonik
Penerapan Algoritma Neural Network Untuk Klasifikasi Kardiotokografi Yudi Ramdhani; Sari Susanti; Miftah Farid Adiwisastra; Salman Topiq
Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.517 KB) | DOI: 10.31294/ji.v5i1.2832

Abstract

Abstrak Kardiotokografi adalah metode investigasi yang paling disukai, dalam pemerhati penggunaan kesejahteraan janin yang praktis. Informasi yang diperoleh dari kardiotokografi, digunakan untuk mengidentifikasi awal keadaan patologis (gangguan pada janin, perkembangan penyakit pada janin atau hipoksia dan lain-lain). Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) memperkirakan sekitar 15% dari seluruh wanita hamil akan berkembang menjadi komplikasi yang berkaitan dengan kehamilannya dan dapat mengakibatkan kematian ibu dan janin. Teknologi data mining merupakan salah satu alat bantu untuk mengoptimalkan data pada basis data yang berukuran besar, Data mining medis memiliki potensi besar untuk dipelajari pola-pola yang tersembunyi dalam kumpulan data utama medis. Dataset Kardiotokografi memiliki fitur/atribut sebanyak 36 dan diklasifikasikan menjadi 3 kelas yaitu : kelas Normal, kelas Suspect, dan kelas Pathologic dengan record sebanyak 2126. Metode Neural network dapat mengklasifikasi kardiotokografi dengan baik dibuktikan dengan nilai akurasi yang tinggi yaitu sebesar 99,15%, serta dapat membantu user untuk mengambil keputusan selanjutnya pada Karditokografi tersebut. Kata kunci: Kardiotokografi, Data Mining, Neural network Absract Kardiotokografi is the most preferred method of investigation, in the use of fetal well being observers. Information obtained from kardiotokografi, used to identify the initial state of the pathological (disorders of the fetus, the development of fetal disease or hypoxia and others). World Health Organization estimates approximately 15% of all pregnant women will develop into complications related to her pregnancy and can lead to the death of the mother and the fetus. The technology of data mining is one of the tools for optimizing the data in the data base of large-sized medical. Data mining, has great potential to learn the patterns that are hidden in the main medical data sets. Kardiotokografi DataSet features/attributes as much as 36 and are classified into three classes as follows: Normal class, class Suspect and Pathologic class with the record as much as 2126. Neural network method of classifying kardiotokografi can properly evidenced by high accuracy value of 99,15%, and can help the user to take decisions on the Karditokografi. Keywords: Kardiotokografi, Data Mining, Neural network
Metode Fuzzy Servqual Dalam Mengukur Kepuasan Pasien Terhadap Kualitas Layanan BPJS Kesehatan Entin Sutinah; Odilia Rosdiana Simamora
Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.972 KB) | DOI: 10.31294/ji.v5i1.2944

Abstract

Abstrak Kurangnya kualitas pelayanan menjadi salah satu kendala terhadap tingkat kepuasan pasien. Pihak rumah sakit juga sering kali kesulitan dalam mengukur kualitas pelayanannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Kumpulan Pane. Pengukuran kualitas pelayanan dilakukan dengan metode Fuzzy servqual. Kualitas pelayanan menggunakan lima dimensi yang terdapat dalam servqual yaitu tangibles (bukti fisik), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), emphaty (empati). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai gap dari kelima dimensi memiliki nilai negatif. Yang artinya kualitas pelayanan di dapatkan belum sesuai dengan yang diharapkan oleh pasien BPJS Kesehatan. Nilai gap tertinggi adalah dimensi emphaty (empati) dengan nilai gap sebesar 0.15 dan nilai gap terendah adalah dimensi tangibles (bukti fisik) dengan nilai gap 0.49. dengan demikian dapat diketahui bahwa dimensi tangibles (bukti fisik) ini yang menjadi perhatian untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Kata Kunci : Fuzzy, Kepuasan, Pelayanan, Servqual Abstract Lack of quality of service becomes one of the obstacles to the level of patient satisfaction. The hospital is also often difficult to measure the quality of service. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of patients who use BPJS Health services in the Regional General Hospital Dr. H. Collection Pane. Measurement of service quality is done by Fuzzy servqual method. Service quality uses the five dimensions contained in the servqual are tangibles (physical evidence), reliability, responseiveness, assurance, empathy. The results of this study indicate that the gap value of the five dimensions has a negative value. Which means the quality of service is not in accordance with the expected by the patient BPJS Health. The highest gap value is the empathy dimension with the gap value of 0.15 and the lowest gap is the dimension of tangibles (physical proof) with the gap value of 0.49. thus it can be seen that the dimensions of tangibles (physical evidence) is of concern to improve service quality. Keywords: Fuzzy, Satisfaction, Service, Servqual
Penerapan Metode Particle Swarm Optimization Pada Optimasi Prediksi Pemasaran Langsung Yuni Eka Achyani
Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.919 KB) | DOI: 10.31294/ji.v5i1.2736

Abstract

Abstrak Dalam persaingan ketat saat ini, promosi yang baik dapat memberikan kredibilitas untuk produk baru. Promosi perlu mendapat perhatian lebih dan serius, karena dalam kehidupan sehari-hari timbul produk unggulan, jika tidak mengetahuinya, kemungkinan produk yang ditawarkan kepada konsumen kurang ditanggapi oleh pasar, oleh karena itu perusahaan harus mengupayakan produknya, meyakinkan dan mempengaruhi konsumen untuk menciptakan permintaan akan produk ini. Langkah yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk melakukannya adalah dengan melakukan pemasaran langsung. Peningkatan akurasi prediksi pemasaran langsung dapat dilakukan dengan cara melakukan seleksi terhadap atribut, karena seleksi atribut mengurangi dimensi dari data sehingga operasi algoritma data mining dapat berjalan lebih efektif dan lebih cepat. Dalam penelitian ini akan digunakan metode support vector machine dan akan dilakukan seleksi atribut dengan menggunakan particle swarm optimization untuk prediksi pemasaran langsung. Setelah dilakukan pengujian maka hasil yang didapat adalah support vector machine menghasilkan nilai akurasi sebesar 88,71 %, nilai precision 89,47% dan nilai AUC sebesar 0,896. Kemudian dilakukan seleksi atribut dengan menggunakan particle swarm optimization dimana atribut yang semula berjumlah 16 variabel prediktor terpilih 12 atribut yang digunakan. Hasil menunjukkan nilai akurasi yang lebih tinggi yaitu sebesar 89,38%, nilai precision 89,89% dan nilai AUC sebesar 0,909 dengan nilai akurasi klasifikasi sangat baik (excellent clasiffication). Sehingga dicapai peningkatan akurasi sebesar 0,67 %, dan peningkatan AUC sebesar 0,013. Kata Kunci: Particle Swarm Optimization, Pemasaran Langsung, Seleksi Atribut Abstract In the current intense competition a good promotion can provide credibility for a new product. Promotion needs to get more attention and serious, because in everyday life arise a prime product, if not find out, the possibility of products offered to consumers less responded by the market, therefore the company should strive for its products. , convincing, and influencing consumers to create demand for these products. Steps that can be done by the company to do so is to do direct marketing. Increased accuracy of direct marketing predictions can be done by selecting attributes, because of the selection. Data mining can run more effectively and quickly. In this study the method to be used is. With particle swarm optimization for direct marketing prediction optimization. After testing, the results obtained are support vector engine yield value of 88.71%, precision value 89.47% and AUC value of 0.896. Then the attribute selection is done using particle swarm optimization where the original attribute uses 16 predictor variables selected 12 attributes used. The results showed a higher value of 89.38%, 89.89% accuracy and AUC value of 0.909 with very good fair value (excellent classification). The price increase is 0.67%, and the increase of AUC is 0,013. Keywords: Particle Swarm Optimization, Direct Marketing, Selection Attributes.
Penerapan Inferensi Backward Chaining Pada Sistem Pakar Diagnosa Awal Penyakit Tulang Asti Herliana; Visqia Ade Setiawan; Rizki Tri Prasetio
Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.011 KB) | DOI: 10.31294/ji.v5i1.2818

Abstract

Abstrak Tulang merupakan bagian yang sangat penting di dalam bagian ortopedi manusia. Tulang bukan hanya kerangka penguat tubuh tetapi juga merupakan bagian dari susunan sendi, sebagai pelindung tubuh, tempat melekatnya bagian ujung otot yang melekat pada tulang. Terbatasnya jumlah pakar Penyakit Tulang serta minimnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit tulang menjadi kendala mengapa penyakit ini tidak mudah diatasi. Banyaknya gejala yang mirip untuk menentukan suatu penyakit Tulang. Dari masalah diatas maka dibuatlah aplikasi sistem pakar diagnosa awal penyakit tulang. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak Sistem Pendukung Keputusan Klinis berbasis web untuk diagnosa Penyakit Tulang. Informasi yang dihasilkan adalah hasil diagnosa penyakit berdasarkan gejala-gejala yang dipilih oleh user. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan sebagai alat bantu para medis Penyakit Tulang dalam mendiagnosa awal. Kata Kunci : Sistem Pakar, Penyakit Tulang, Diagnosa awal, Backward Chaining , Web Progaming. Abstract Bone was a very important part in the human orthopedics. Bone is not only the body's reinforcement part, but it is also part of the joints, as a protector of the body, where the attachment of the muscle ends attached to the bone. The limited number of experts in Bone Disease and the lack of public knowledge about bone disease is the reason why this disease is not easy to overcome. The number of similar symptoms for a bone disease. From the above problems then made the application of expert systems early diagnosis of bone disease. From research conducted a software Clinical Decision Support System web-based for the diagnosis of Bone Disease. The resulting information is the result of diagnosis of the disease based on the symptoms chosen by the user. The results of the trial show this application is feasible and can be used as a tool of medical ailments of bone disease in early diagnosis. Keyword : Expert System, Bone Disease, Early Diagnose, Backward Chainning, Web Programming

Page 11 of 32 | Total Record : 316