cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Cakrawala : Jurnal Humaniora Bina Sarana Informatika
ISSN : 14118629     EISSN : 25793314     DOI : -
Jurnal Cakrawala difokuskan kepada kajian dan keilmuan bidang Humaniora dan Sosial yang meliputi bidang Bahasa, Komunikasi, Sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
GAYA KOMUNIKASI RELAWAN SERAMBI INSPIRASI DALAM MEMBANGUN MINAT BELAJAR ANAK (Studi Deskriptif Kualitatif Pada SD Dinamika Indonesia Bantar Gebang-Bekasi) Erita Riski Putri; Aryadillah -; Umar Muhammad
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 19, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.532 KB) | DOI: 10.31294/jc.v19i1.5110

Abstract

Pendidikan formal maupun informal yang sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan anak, akan menjadi pemacu utama kesuksesan pada masa depan. Dengan begitu, hal ini dapat dilihat dari gaya komunikasinya relawan pegajar. Relawan mempunyai gaya bagaimana mereka berkomunikasi dengan anak untuk membangun minat belajarnya. Dengan latar belakang kawasan sampah serta orang tua yang kebanyakan pekerja sebagai pemulung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya komunikasi relawan serambi inspirasi dalam membangun minat belajar anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan wawancara secara langsung dengan para relawan Serambi Inspirasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa gaya komunikasi yang digunakan oleh Relawan adalah The Equalitarian Style yang didukung adanya beberapa aspek gaya komunikasi yaitu Dramatic, Animated Expresive, Open, Relaxed, Attentive, Impression Leaving, Friendly, dan Precise. Pada hasil pembahasan, didapat peningkatan adanya minat belajar anak dengan gaya komunikasi yang dilakukan oleh para relawan Serambi Inspirasi. 
STRATEGI BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN MAHASISWA MEMILIH PROGRAM STUDI Dina Andriana; I Ketut Martana
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 19, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.811 KB) | DOI: 10.31294/jc.v19i1.4591

Abstract

This study aims to determine the effect of marketing mix strategies (products, prices, promotions, places, processes, people, and services) on the selection of students in an advertising study program at a private university in Jakarta. The population of this research is the new students of Study Program at 2017 academic year totaling 139 people. The results of hypothesis testing show that R Square is equal to 0.895 where the marketing mix strategy (product, cost, promotion, place, person, process, and service) explains 89.5% has an effect on the dependent variable (Student Decision). While the remaining 10.5% is the influence of other independent variables that are not explained by this research model such as environmental influences. And testing the independent variable partially, the variable person (X5) with a value of tcount of 5.720 and service (X7) with a value of tcount of 7.916 which shows a greater influence than the other independent variables. And variables that show the lowest influence are in the process variable (X6), the tcount is 2.077. So that it can be concluded that the marketing mix variables simultaneously influence student decisions in choosing a study program, but if partially the person variable (X5) and service (X7) contribute to the decision making process of choosing a study program. Keywords: marketing mix, decision to choose
PERANAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PADA PT NINDYA KARYA JAKARTA SELATAN Bilgah Bilgah
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 19, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.29 KB) | DOI: 10.31294/jc.v19i1.4584

Abstract

 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memang merupakan salah satu persyaratan untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan yang erat kaitannya dengan hasil produksi. Pada umumnya kecelakaan kerja disebabkan oleh dua faktor yaitu manusia dan lingkungan. Responden yang teliti sesuai perhitungan sampel sebanyank 30 orang pekerja di PT Nindya Karya. Koefisien korelasi dapat diketahui bahwa besar hubungan antara keselamatan dan kesehatan kerja dan produktivitas  sebesar 0,80 artinya korelasi positif menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan koefisien determinasi sebesar 0,81 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat menunjukkan bahwa varians produktivitas dapat dijelaskan oleh perubahan dalam variabel keselamatan dan kesehatan kerja. Terbukti koefisien regresi sebesar 0,263 sehingga persamaan regresinya Y =  9,093 + 0,263X ini berarti bahwa korelasi antara variabel keselamatan dan kesehatan kerja dan variabel produktivitas tersebut  sangat kuat dan saling mempengaruhi satu sama lain. Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Produktivitas                           ABSTRACT  Occupational Safety and Health (K3) is one of the requirements to improve employee work productivity that closely related to the production. In general, workplace accidents are caused by two factors: human and the environment. Respondents are accurate as the sample calculation is as many as 30 workers at PT Nindya Karya. The correlation coefficient can be seen that the great relation between work safety and health and productivity of 0.80 means the positive correlation explains that there is a unidirectional relationship and the coefficient of determination of 0.081 which implies that the effect of independent variables on the dependent variable indicates that the productivity variance can be explained by changes in the variable occupational Health and Safety. Proven regression coefficient of 0.263 so that the regression equation Y = 9,093 + 0,263X this means that the correlation between safety and health variables and productivity variables are very strong and affect each other.  Keywords: Occupational Health and Safety, Produktivity
STRATEGI SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SMA NEGERI 1 INDRALAYA Suwanto Hs
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 19, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.026 KB) | DOI: 10.31294/jc.v19i1.3906

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh siswa dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah materi persamaan linear satu variabel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh siswa dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah materi persamaan linear satu variabel. Lima orang siswa kelas X IPA 1 SMAN 1 Indralaya menjadi subjek penelitian dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah materi persamaan linear satu variabel, siswa mampu menyelesaikan masalah dengan berbagai strategi yang sesuai. Strategi yang digunakan siswa untuk menyelesaikan masalah pertama yaitu strategi menebak dan menguji, strategi menulis kalimat terbuka, strategi mencoba-coba dan strategi membuat gambar atau grafik. Sedangkan strategi yang digunakan siswa untuk menyelesaikan masalah kedua dan ketiga yaitu strategi menebak dan menguji, strategi membuat tabel dan strategi menulis kalimat terbuka.
REPRESENTASI KOSMOLOGI JAWA PADA GAPURA KONTEMPORER DI DESA-DESA KABUPATEN KARANGANYAR Iis Iis Purningsih; Umi Kholisya Kholisya
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 19, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.858 KB) | DOI: 10.31294/jc.v19i1.5032

Abstract

Pada awal pembentukan gapura adalah digunakan sebagai suatu struktur bangunan utuh yang merupakan pintu masuk atau gerbang ke suatu kawasan.  gapura merupakan sebuah bangunan yang pada masa hindu dan budha bagian dari komplek candi. gapura dapat dikatakan sebagai bentuk ekspresi terkait dengan kepercayaan masyarakat pendukungnya. melalui cara pandang semiotika, gapura adalah suatu karya arsitektur yang menggambarkan ciri budaya dari suatu kelompok manusia. orang-orang suku jawa merupakan masyarakat berbudaya yang masih mempertahankan tradisinya sampai saat ini. bentuk bangunan atau rumah tidak hanya sebuah bentuk atau karya seni, tetapi bagi orang-orang suku jawa, bangunan dikaitkan dengan  tradisi dan kepercayaan. karena itu pola dan bentuk struktur bangunan gapura dipengaruhi oleh tradisi kosmologi jawa. keanekaragaman wujud fisik gapura di pulau jawa hingga saat ini masih bisa dibuktikan keberadaannya. masyarakat jawa adaptif terhadap kemajuan zaman namun tetap mempertahankan tradisi. karanganyar adalah suatu wilayah di jawa yang saat ini memiliki banyak gapura desa dengan karakteristik yang unik dan menarik. dalam membangun kontstruksi pemaknaan pada gapura, penelitian ini  menggunakan teori semiotika yang dikembangkan oleh roland barthes. dengan menganalisa makna-makna yang terdapat pada ornamen-ornamen gapura di karanganyar dapat diketahui bentuk representasi kosmologi Jawa pada gapura.
HOAX Impact to Community Through Social Media Indonesia Etika Pahang Krisdyan
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 19, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.513 KB) | DOI: 10.31294/jc.v19i1.4452

Abstract

Freedom of speech in Indonesia emerged since the reform era. Freedom of speech is the freedom which refers to the right to speak freely without censorship or restrictions. Social media is used as a place to express their opinions freely Indonesian society. But it is often abused by the Indonesian people who use social media to spread a message that is not yet known the truth or hoax. The objective of this paper is to know the tendency of public confidence in the false news which is called a hoax.
HIP-HOP AND THE LIMITS OF POLITICAL ENGAGEMENT IN THE AGE OF OBAMA Muhammad Beni Saputra
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 19, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.432 KB) | DOI: 10.31294/jc.v19i1.4856

Abstract

Hip hop has the power to be a political force. It has also been successful in mobilizing young people for political activities through organizations and big rappers. Unlike its past where the music genre had a commitment to resist and challenge mainstream politics, the United States presidential election of 2008 changed the tradition from defying politics to actively engaging in it. Obama’s blackness became the impetus to this progressive move for his candidacy was regarded as the most tangible manifestation of a black leader. The political engagement, however,  is limited to the fact that music has been monopolized by few companies and that hip-hop artists often have personal interests when involving in politics.
PEMBANGUNAN IPTEK DI INDONESIA Nazwirman Nazwirman
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 10, No 1 (2010): Periode Maret 2010
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.277 KB) | DOI: 10.31294/jc.v10i1.5596

Abstract

Indonesia development has not fully supported by the potential for both educational excellence, including human resources. Indonesia has not optimally utilize and develop science and technology research. The importance of building science and technology, especially knowledge base society. The mastery of science and technology is a new base for the welfare of a nation. The work done in the knowledge-based society for at least five basic elements of structuring society, entrepreneurship, formation of knowledge, skills and management of natural resources and the environment. This essay to provide knowledge about the development of science and technology also knowledge base society in Indonesia. The research method which used explorative by broaden many information from library, and other the result Keywords: Science, Knowledge-Based Society
ETIKA DALAM PENERAPAN OUTSOURCING INFORMATION TECHNOLOGY DI PERBANKAN Rahmadya Trias Handayanto
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 10, No 1 (2010): Periode Maret 2010
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.976 KB) | DOI: 10.31294/jc.v10i1.5601

Abstract

Security and privacy of bank customer is the most important thing when we talk about information technology  ethic in bank literature. Security and privacy of bank customer is related to security and privacy of officer such us teller, customer service, sales manager and so on. The information can be found in email, database transaction and other logs information. Trend of using outsourcing in bank makes top level management mast be count its strong and weakness . In outsourcing, the security and privacy of bank customer and officer held by third party institution. This paper is talk about Information Technology (IT) Ethics when bank institution outsource its vital division to third party. Case study of this paper is outsourcing IT at Bank Danamon, Tbk.Key Words: IT Ethics, Outsourcing, Banking.
MEMBANGUN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA Heni Rohaeni
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 10, No 1 (2010): Periode Maret 2010
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.36 KB) | DOI: 10.31294/jc.v10i1.5592

Abstract

Organizational culture is a key value which is believed to also contain characteristics of the given member-Members of the organization to organization. Organizational culture is typically defined, with orientations along that unites existing personal or individual in the organization into a value system at different depth levels and gave him a different identity, so that the organization has a personality as a system of jointly accepted and will produce an effective organization, has a strong culture and different from other organizations. Beginning the process of formation of organizational culture, with the founding philosophy of the organization beginning with that create a certain selection criteria in determining the values and cultural norms. Furthermore, the subsequent acts or decisions and become the benchmark for members of the organization in determining behavior in organizations that are believed to be a cultural organization that is run by its members. Keyword: Organization culture, work discipline