cover
Contact Name
Gde Putu Arya Oka
Contact Email
imedtechjournal@gmail.com
Phone
+6281236518677
Journal Mail Official
imedtechjournal@gmail.com
Editorial Address
P2M STKIP Citra Bakti Jl. Trans Flores, Malanuza, Golewa
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
ejurnal imedtech
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 25806033     DOI : http://dx.doi.org/10.38048/imedtech.v4i2.227
Core Subject : Science, Education,
ejurnal Imedtech fokus pada Instructional Media, Design dan Instructional Technology. Body of Knowledge instructional technology atau teknologi pembelajaran menjadi ruang lingkup dari jurnal ini. Adapun ruang lingkupnya adalah sebagai berikut: Artikel terkait dengan desain sistem pembelajaran, strategi pembelajaran dan obyek kajian tentang pebelajar beserta karakteristiknya; Artikel terkait dengan kawasan pengembangan, seperti: pengembangan bebasis teknologi cetak seperti bahan ajar, media pembelajaran, terknologi audiovisual, teknologi berbasis komputer dan teknologi terpadu; Artikel terkait dengan kawasan pemanfaatan, seperti: pemanfaatan media, difusi inovasi dan implementasi kelembagaan serta kebijakan dan regulasi; Artikel terkait dengan kawasan pengelolaan, seperti pengelolaan pusat dan sumber belajar, sistem penyampaian (online learning) dan pengelolaan informasi pembelajaran; Artikel terkait dengan kawasan penilaian, seperti evaluasi formative maupun sumatif terkait.
Articles 106 Documents
IMPLEMENTASI MODUL AJAR BERMUATAN CODING FASE FONDASI TEMA ALAM SEMESTA SUB TEMA BULAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI Yona, Maria Dela; Oka, Gde Putu Arya; Ngura, Elisabeth Tantiana
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 8, No 1: JUNI 2024
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v8i1.316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas modul ajar bermuatan coding fase fondasi tema alam semesta sub tema bulan anak usia 5-6 tahun di PAUD Terpadu Citra Bakti. Penelitian ini juga merupakan kelanjutan dari penelitian pengembangan sebelumnya, yang sudah sampai pada tahap uji kelayakan produk dengan menggunakan model ADDIE. Untuk itu penelitian sekarang perlu melakukan pada tahap evaluasi produk sesuai tahapan model ADDIE. Metode evaluasi yang digunakan adalah Model Donald Krikpatrick. Adapun desain penelitian tahapan evaluasi sumatif yang terdiri dari lima langkah yaitu (1) Menentukan tujuan evaluasi: (2) Memilih metode evaluasi yang terdiri dari empat level yaitu reaksi (Reaction), pembelajaran (Learning), perilaku (Behavior), hasil (Ruselth). 3) Merancang instrumen evaluasi: (4) Pengumpulan data (5) Analis dan laporan hasil. Berdasarkan hasil yang diperoleh uji evektivitas modul ajar bermuatan coding di PAUD Terpadu Citra Bakti memperoleh hasil yang sangat baik melalui beberapa tahapan diantaranya adalah sebagai berikut 1) Reksi dalam pembelajaran coding yang dipeoleh 30% abstraction, 38% decomposition dan 30% abstraction. 2) Proses pembelajaran coding yang di temukan 61% debugging dan 31% decomposition. 3) Perilaku anak dalam mengikuti pembelajaran coding 30% decomposition dan 69% abstraction. 4) Hasil belajar anak dalam proses pembelajaran coding 76% generating and pattern. Kata kunci : Modul_ajar; coding_bulan; fase_Fondasi; paud_citrabakti
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERMUATAN CODING TEMA ALAM SEMESTA SUB TEMA BINTANG ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOBER HARAPAN BARU KECAMATAN AESESA SELATAN KABUPATEN NAGEKEO Oka, Gde Putu Arya; Tuga, Raymunda Nona
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 7, No 3: DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.308

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan modul ajar bermuatan codingdengan suplemen video animasi tema alam semesta sub tema bintanganak usia 5-6 tahun di Kober Harapan Baru, (2) mengetahui kelayakan produk modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang anak usia 5-6 tahun di Kober Harapan Baru. Penelitain ini menggunakan model pengembangan ADDIE Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluate. Metode yang digunakan yaitu metode observasi, metode angket, metode wawancara dan metode dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun baik secara perorangan maupun kelompok kecil yang ada di Kober Harapan Baru. Hasil penelitian pengembangan modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang berdasarkan hasil uji coba ahli dan pengguna produk adalah sebagai berikut. (1) uji coba ahli materi diperoleh nilai rata-rata 90,66% berada pada kategori sangat valid, (2) uji coba ahli media pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 82,66% berada pada kategori valid, (3) uji coba ahli desain pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 85, 33% berada pada kategori valid, (4) uji coba perorangan sebagai pengguna produk diperoleh nilai rata-rata 93,33%% berada pada kategori sangat valid, (5) uji coba kelompok kecil diperoleh nilai rata-rata 75% berada pada kategorivalid. Dengan demikian, pengembangan modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang untuk pengembangan aspek kognitif anak layak digunakan pada anak usia 5-6 tahun. Kata-kata kunci: Modul Ajar, Coding, Alam Semesta Abstract This study aims to: (1) produce teaching modules containing coding with animation video supplements for the universe theme, sub-theme star for children aged 5-6 years at Kober Harapan Baru, (2) determine the feasibility of a teaching module product containing coding for the universe theme, sub-theme star for children aged 5-6 years. 5-6 years at Kober Harapan Baru. This research uses the ADDIE development model. This model consists of five steps, namely: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluate. The method used is the method of observation, questionnaire method, interview method and documentation method. The subjects in this study were children aged 5-6 years both individually and in small groups in Kober Harapan Baru. The results of the research on the development of teaching modules containing coding for the universe theme, sub-theme of stars based on the results of expert trials and product users, are as follows. (1) the material expert test obtained an average value of 90.66% in the very valid category, (2) the learning media expert trial obtained an average value of 82.66% in the valid category, (3) the expert trial learning design obtained an average value of 85, 33% was in the valid category, (4) individual trials as product users obtained an average value of 93.33%% were in the very valid category, (5) small group trials obtained values an average of 75% are in the valid category. Thus, the development of a teaching module containing coding for the universe theme, sub-theme of stars for the development of cognitive aspects of children, is appropriate for children aged 5-6 years. Keywords: Teaching Module, Coding, Universe
HAK ANAK DAN PERLINDUNGAN ANAK Dhiu, Konstantinus Dua
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 7 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.300

Abstract

Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa yang harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi. Hak asasi anak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang termuat dalam undang-undang dasar 1945 dan konvensi perserikatan bangsa-bangsa tentang hak-hak anak. Dari sisi kehidupan berbangsa dan bernegara, anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa, sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang, berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak kekerasan dan diskrimininasi serta hak sipil dan kebebasan.            Meskipun Undang-undang No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asai Manusia telah mencantumkan tentang hak anak, pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab orang tua, keluarga, masyarakat, pemberintah, dan Negara, untuk memberikan perlindungan pada anak masih memerlukan suatu UU mengenai perlindungan anak sebagai landasan yurdisi bagi pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab tersebut. Dengan demikian, pembentukan UU ini didasarkan pada pertimbangan bahwa perlindungan anak dalam segala aspeknya merupakan bagian dari kegiatan pembangunan nasional, khususnya dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara.
DAMPAK LINGKUNGAN TERHADAP PERKEMBANGGAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA DINI Juita, Angelina Kurnia
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 7 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.301

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus penelitian dilakukan di TK St. Angela dengan subjek penelitian anak kelompok A yang berjumblah 18 anak yang terdiri dari 6 anak perempuan dan 12 orang anak laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik Miles dan Hubberman melalui proses reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui  cara uji kepercayaan/kredibility, keteralihan/transferbility, ketergantungan/ dependability dan kepastian/ confirmability. Adapun tahap-tahap penelitian ini yaitu studi pendahuluan, menyusun pedoman penelitian, pelaksanaan penelitian, tahap analisis, dan tahap akhir. Hasil penelitian menujukan bahwa adanya dampak  lingkungan terhadap perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini Kata Kunci: Lingkungan, nilai agama dan moral, AUD
Eksistensi Musik Paka Bheto Dalam kehidupan Budaya Masyarakat Adat Mulakoli, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo Dopo, Florentianus; Nenu, 2Maria Adelina Woga
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 7 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.305

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan eksistensi musik tradisional paka bheto dalam kehidupan sosial budaya masyarakat kampung Mulakoli, kecamatan Boawae, kabupaten Nagekeo. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode dan pendekatan kualitatif. Untuk mendapatkan data, sebagain besar peneliti menggunakan metode wawancara ditambah dengan metode studi dokumentasi. Subyek utama dalam penelitian ini adalah para pemangku adat, tokoh masyarakat dan warga masyarakat lain di kampung Mulakoli yang dinilai memiliki pengetahuan yang cukup tentang musik paka bheto. Hasil penelitian mengungkapkan musik paka bheto memiliki beberapa fungsi musik tradisional paka bheto dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Mulakoli antara lain fungsi ritual, fungsi hiburan dan fungsi komunikasi. Selain itu paka bheto adalah musik tradisi yang lahir, hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Mulakoli. Musik tradisi ini memiliki kekayaan aspek kontekstual yang bermakna bagi masyarakat pemiliknya. Kata_kunci; 1. Musik Paka Bheto, 2. Musik tradisional, 3. Fungsi paka bheto AbstractThe aim of this research is to describe the existence of traditional paka bheto music in the socio-cultural life of the people of Mulakoli village, Boawae sub-district, Nagekeo district. The research method used used qualitative methods and approaches. To obtain data, most researchers use the interview method plus the documentation study method. The main subjects in this research were traditional leaders, community leaders and other community members in Mulakoli village who were considered to have sufficient knowledge about paka bheto music. The results of the research reveal that Paka Bheto music has several functions of traditional Paka Bheto music in the socio-cultural life of the Mulakoli community, including ritual functions, entertainment functions and communication functions. Apart from that, paka bheto is traditional music that was born, lives and develops in the lives of the Mulakoli people. This traditional music has a wealth of contextual aspects that are meaningful to the people who own it. Keywords; 1. Paka Bheto music, 2. Traditional music, 3. Paka bheto traditional music function
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI II JEREBU’U Liku, Fransiska; Wangge, Maria Carmelita Tali; Bhoke, Wilibaldus
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 7 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.306

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul ajar berbasis inkuiri terbimbing di tingkat SMA. Modul dimaknai sebagai seperangkat bahan ajar yang di sajikan secara sistematis. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menghasilkan produk modul matematika berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem persamaan dan pertidaksamaan linear. 2). Untuk mengetahui modul matematika berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem persamaan dan pertidaksamaan linear terhadap hasil belajar valid dan praktis.  Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa tenggara Timur. Subjek penelitian adalah siswa di SMA Negeri II Jerebu’u kelas X sebanyak 0 orang. Produk penelitian ini di kembangkan dengan model research & development merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu. Memilih model pengembangan ini didasari atas pertimbangan bahwa model research & development dikembangkan secara sistematis. Modul berbasis inkuiri terbimbing ini divalidasikan kepada dosen ahli dan prktisi lapangan yakni guru matematika dari sekolah tempat penelitian dilaksanakan. Hasil validasi dari semua ahli menunjukan bahwa modul berbasis inkuiri terbimbing ini valid atau layak digunakan dengan presentase oleh ahli materi dengan skor nilai 80% dengan kriteria baik, ahli desain dengan skor 78,62% dengan kriteria Baik , angket respon guru dengan skor 92,72% dengan kriteria sangat baik dan angket respon siswa dengan skor 94,28% dengan kriteria Sangat baik.Kata Kunci : Modul ajar, Inkuiri terbimbing,Sistem persamaan dan pertidaksamaan linear AbstractThe aim of this research is to produce a guided inquiry-based teaching module at the high school level. A module is interpreted as a set of teaching materials that are presented systematically. The objectives of this research are 1) To produce a guided inquiry-based mathematical module product on systems of linear equations and inequalities. 2). To find out the guided inquiry-based mathematics module on systems of equations and linear inequalities on valid and practical learning outcomes. This research was conducted in Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province. The research subjects were 0 students at SMA Negeri II Jerebu'u class X. This research product was developed using the research & development model, which is a research method used to produce certain products. Choosing this development model is based on the consideration that the research & development model is developed systematically. This guided inquiry-based module was validated with expert lecturers and field practitioners, namely mathematics teachers from the school where the research was carried out. Validation results from all experts show that this guided inquiry-based module is valid or suitable for use with a percentage of material experts with a score of 80% with good criteria, design experts with a score of 78.62% with good criteria, teacher response questionnaires with a score of 92.72 % with very good criteria and student response questionnaires with a score of 94.28% with very good criteria.Keywords : Teaching module, guided inquiry, system of linear equations and inequalities
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERMUATAN CODING TEMA ALAM SEMESTA SUB TEMA BINTANG ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOBER HARAPAN BARU KECAMATAN AESESA SELATAN KABUPATEN NAGEKEO Oka, Gde Putu Arya; Tuga, Raymunda Nona
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 7 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.308

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan modul ajar bermuatan codingdengan suplemen video animasi tema alam semesta sub tema bintanganak usia 5-6 tahun di Kober Harapan Baru, (2) mengetahui kelayakan produk modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang anak usia 5-6 tahun di Kober Harapan Baru. Penelitain ini menggunakan model pengembangan ADDIE Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluate. Metode yang digunakan yaitu metode observasi, metode angket, metode wawancara dan metode dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun baik secara perorangan maupun kelompok kecil yang ada di Kober Harapan Baru. Hasil penelitian pengembangan modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang berdasarkan hasil uji coba ahli dan pengguna produk adalah sebagai berikut. (1) uji coba ahli materi diperoleh nilai rata-rata 90,66% berada pada kategori sangat valid, (2) uji coba ahli media pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 82,66% berada pada kategori valid, (3) uji coba ahli desain pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 85, 33% berada pada kategori valid, (4) uji coba perorangan sebagai pengguna produk diperoleh nilai rata-rata 93,33%% berada pada kategori sangat valid, (5) uji coba kelompok kecil diperoleh nilai rata-rata 75% berada pada kategorivalid. Dengan demikian, pengembangan modul ajar bermuatan coding tema alam semesta sub tema bintang untuk pengembangan aspek kognitif anak layak digunakan pada anak usia 5-6 tahun. Kata-kata kunci: Modul Ajar, Coding, Alam Semesta Abstract This study aims to: (1) produce teaching modules containing coding with animation video supplements for the universe theme, sub-theme star for children aged 5-6 years at Kober Harapan Baru, (2) determine the feasibility of a teaching module product containing coding for the universe theme, sub-theme star for children aged 5-6 years. 5-6 years at Kober Harapan Baru. This research uses the ADDIE development model. This model consists of five steps, namely: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluate. The method used is the method of observation, questionnaire method, interview method and documentation method. The subjects in this study were children aged 5-6 years both individually and in small groups in Kober Harapan Baru. The results of the research on the development of teaching modules containing coding for the universe theme, sub-theme of stars based on the results of expert trials and product users, are as follows. (1) the material expert test obtained an average value of 90.66% in the very valid category, (2) the learning media expert trial obtained an average value of 82.66% in the valid category, (3) the expert trial learning design obtained an average value of 85, 33% was in the valid category, (4) individual trials as product users obtained an average value of 93.33%% were in the very valid category, (5) small group trials obtained values an average of 75% are in the valid category. Thus, the development of a teaching module containing coding for the universe theme, sub-theme of stars for the development of cognitive aspects of children, is appropriate for children aged 5-6 years. Keywords: Teaching Module, Coding, Universe
PENERAPAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI SEBAGAI WADAH PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA STKIP CITRA BAKTI YANG ANTI KORUPTIF djawaria, prisko; lodo, ignasius
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 7 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.309

Abstract

tujuan penelitian ini adalah untuk mewujudkan pembentukan karakter mahasiswa STKIP Citra Bakti Ngada yang anti koruptif, jujur, displin, bersih, dan tranparan.
ORIENTASI DISRUPSI PRAKONSEP DESAIN GEDUNG REKTORAT CITRA BAKTI Oka, Gde Putu Arya; Juita, Angelina Kurnia; Toyo, Maria Irmina
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 8 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v8i1.311

Abstract

Telah dilaksanakan  pengabdian kepada masyarakat  dengan tujuan menghasilkan gambar skematik atau desain prakonsep Gedung Rektorat Citra Bakti. Model pengabdian yang diadopsi adalah model partisipatory rural appraisal. Sedangkan  metode menggunakan studi literatur dan kelayakan dengan ruang lingkup analisis pasar, lokasi, finansial dan teknis. Program kebutuhan bangunan, pembuatan sketsa desain awal, pembuatan 3D dan pembuatan dokumen desain. Penggunaan metode tersebut mempertimbangkan beberapa faktor, seperti: Kompleksitas proyek terkait proyek yang lebih kompleks umumnya membutuhkan proses pradesain yang lebih detail. Anggaran terkait dengan proyek dengan anggaran terbatas mungkin perlu menyederhanakan proses pradesain. Waktu, pertimbangan ketersediaan waktu juga dipertimbangkan karena hal ini dapat memengaruhi metode pradesain yang dipilih. Desain skematik didasarkan pada beberapa referensi, pedoman dan peraturan yang berlaku di indonesia. Deregulasi tersebut seperti   Undang-undang Nomor 28 Tahun 2022, Peraturan, ketentuan dan petunjuk teknis turunnan dari undang-undang tersebut. Pedoman teknis bangunan gedung, Peraturan Beton Indonesia (PBI) dan standar-standar relevan yang berlaku di Indonesia. Disamping itu menggunakan acuan referensi seperti data arsistek. Hasil dari pengabdian ini adalah berupa desain prakonsep atau pradesain perencanaan gedung Rektorat Citra Bakti
INOVASI BELAJAR KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 6 DAN 7 SDI KOLOKOA KECAMATAN JEREBUU KABUPATEN NGADA: APA DAN BAGAIMANA? Oka, Gde Putu Arya; Juita, Angelina Kurnia; Toyo, Maria Irmina
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 8 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v8i1.312

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang mengambarkan dan menyajikan serta mengeksplorasi temuan fakta-fakta apa saja yang yang terjadi dilapangan dan bagaimana itu terjadi dengan mengkaji dan menganalisis kualitas laporan kampus mengajar mahasiswa STKIP Citra Bakti angkatan 6 dan 7 serta ragam partisipasi dosen pendamping lapangan (DPL). Sampai saat ini sudah bergulir program kampus mengajar angkatan ke-7 dan masyarakat umum belum  banyak yang mengetahui apa dan bagaimana kampus mengajar tersebut. Mereka yang tahu dan paham hanya terbatas pada  penggagas program, tim monitoring pusat, perguruan tinggi yang mengikuti program, sekolah sasaran, DPL dan mahasiswa. Masyarakat hanya tahu  mendengar sebatas nama program. Oleh karena itu penelitian ini mengekplorasi dengan premis dasar fakta apa saja yang terjadi dan bagaiman itu terjadi. Hal ini didasari bahwa problematika dan gambaranya belum diketahui secara jelas, oleh karenanya penelitian ini penting untuk dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dengan instrumen daftar pertanyaan dan metode analisis dokumen dari laporan mahasiswa STKIP Citra Bakti yang telah melaksanakan Kampus Mengajar angkatan 6 dan 7. Metode lainnya adalah menganalisis foto dan lampiran yang tersaji dalam laporan serta audio hasil wawancara dengan mahasiswa serta DPL. Analisis data dalam penelitian menggunakan deskriptif kualitatif bertujuan untuk memahami makna dan interpretasi data yang telah dikumpulkan oleh karena itu dalam penelitian ini digunakan analisis data Miles dan Huberman, tematik dan analisis interaksi simbolik. Adapun hasilnya adalah program kampus mengajar dipahami program yang bermanfaat bagi sekolah. Kendati dirasakan manfaatnya, program ini masih baru,tampak asing dan belum dipahami dengan benar oleh sekolah.Sekolah masih bingung dengan batasan-batasan program kampus mengajar yang dilaksanakan diselolah mereka.

Page 9 of 11 | Total Record : 106