cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 5 (2022): Oktober" : 7 Documents clear
Resiliensi Rumah Tangga Perajin Bordir pada Masa Pandemi Covid-19: (Kasus: Sentra Bordir, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya) Annisa Nurazizah; Nuraini Wahyuning Prasodjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 6 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v6i5.1046

Abstract

Pandemi Covid-19 diduga berdampak terhadap sektor ekonomi para perajin bordir terutama dalam kegiatan usahanya. Selain itu, terbitnya peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga berdampak pada kegiatan usaha ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) menganalisis tingkat resiliensi rumah tangga perajin bordir; 2) mengidentifikasi kapasitas adaptif dan kekuatan sumber daya rumah tangga; 3) menganalisis hubungan kapasitas adaptif dan kekuatan sumber daya dengan resiliensi rumah tangga. Metode penelitian ini adalah metode survei dan didukung oleh data kualitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 60 rumah tangga di sentra kerajinan bordir Tasikmalaya. Penelitian ini menemukan bahwa tidak terdapat hubungan antara kapasitas adaptif dan kekuatan sumber daya dengan resiliensi ekonomi rumah tangga perajin bordir pada masa pandemi Covid-19. Ketersediaan stok barang serta ketersediaan pelanggan tetap yang mampu dijangkau melalui ekspedisi cargo mampu membantu rumah tangga perajin bordir bertahan selama pandemi Covid-19.
Analisis Gender pada Rumah Tangga Pedagang di dalam Kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Shafira Kurniyawan; Dina Nurdinawati
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 6 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v6i5.1049

Abstract

Keberadaan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda dapat menjadi tempat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga, seperti menjadi pedagang. Sebagian besar pedagang merupakan masyarakat asli yang tinggal di sekitar Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Dengan begitu, keterlibatan anggota rumah tangga sangat penting untuk menentukan keberhasilan usaha. Tujuan penelitian ini, yakni menganalisis hubungan karakteristik rumah tangga dan usaha dengan tingkat kesetaraan gender. Kemudian, untuk menganalisis hubungan tingkat kesetaraan gender dengan keberhasilan usaha. Responden penelitian ini berjumlah 40 pedagang, yakni pedagang di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang ditentukan melalui accidental sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilakukan menggunakan kuesioner dan didukung dengan data kualitatif melalui wawancara mendalam, serta observasi. Pada hasil penelitian perempuan lebih mendominasi pada kontrol terhadap sumber daya dan manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia pedagang, tingkat pendidikan pedagang, pendapatan pedagang, dan anggota rumah tangga yang bekerja sebagai pedagang di dalam kawasanTaman Hutan Raya Ir. H. Djuanda pada karakteristik rumah tangga, serta lama usaha pada karakteristik usaha memiliki hubungan yang signifikan dengan salah satu dari beberapa tingkat kesetaraan gender. Namun, hubungan antara tingkat kesetaraan gender dengan keberhasilan usaha menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan.
Pengaruh Perubahan Struktur Agraria Akibat Konversi Lahan Pertanian terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Perkotaan Krisalyssa Esna Rehulina Tarigan; Martua Sihaloho
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 6 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v6i5.1058

Abstract

Tanah sebagai sumberdaya agraria berperan sangat penting bagi sebagian besar aspek kehidupan manusia selaku subjek agraria. Dewasa kini, pertumbuhan jumlah penduduk perkotaan (urbanisasi) membuat tingginya permintaan pemenuhan akan tanah sehingga mendorong kegiatan konversi lahan yang berkaitan pula dengan struktur agraria yang berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fenomena konversi lahan dan faktor-faktor yang memengaruhinya, analisis perubahan struktur agraria dan pengaruhnya terhadap tingkat kesejahteraan petani perkotaan berdasarkan strategi nafkah yang terbentuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif pada 30 responden. Perubahan struktur agraria akibat konversi lahan pertanian mencakup tingkat kepemilikan, penguasaan, dan pemanfaatan lahan pertanian. Hasil penelitian menunjukkan penurunan luasan lahan yang dimiliki dan dikuasai petani sehingga tingkat pendapatan dan pengeluaran rumahtangga cenderung rendah akibat konversi lahan pertanian. Penelitian ini menyimpulkan terdapat pengaruh signifikan perubahan struktur agraria terhadap tingkat kesejahteraan petani yang diindikasi tingkat pendapatan dan pengeluaran rumahtangga. Hubungan pengaruh diperkuat dengan adanya strategi nafkah sebagai variabel moderating.
Pengaruh Kapasitas Adaptasi terhadap Resiliensi Pelaku Usaha Sektor Pariwisata di Masa Pandemi Covid-19: (Kasus: Pelaku Usaha di Desa Wisata Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan) Lufhi Nabiyah; Saharuddin
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 6 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v6i5.1062

Abstract

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya penurunan jumlah wisatawan yang berdampak terhadap keberlangsungan kegiatan usaha pelaku usaha wisata. Dampak dari kebijakan tersebut mengharuskan pelaku usaha melakukan berbagai upaya untuk tetap bertahan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai resiliensi yaitu dengan melakukan adaptasi terhadap perubahan yang terjadi akibat pandemi Covid-19. Maka dari itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh kapasitas adaptasi terhadap resiliensi pelaku usaha sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yang didukung data kualitatif melalui wawancara mendalam kepada informan. Adapun responden dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik simple random sampling kepada 35 pelaku usaha di Desa Cibuntu yang kemudian dilakukan uji statistik menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas adaptasi berpengaruh terhadap resiliensi pelaku usaha, arah pengaruh yang positif pada hasil uji regresi mengartikan semakin tinggi kapasitas adaptasi maka semakin tinggi juga resiliensi pelaku usaha sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19.
Struktur Nafkah pada Rumah Tangga UMKM Olahan Pangan pada Masa Pandemi Covid-19 : (Kasus: Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur) Thaliya Andini Labbaikha; Ekawati Sri Wahyuni
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 6 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v6i5.1064

Abstract

Masyarakat pesisir mengalami penurunan pendapatan dari adanya dampak perubahan iklim yang tak kunjung usai, namun juga harus menyelesaikan krisis yang terjadi akibat pandemi Covid-19. Melalui hadirnya sektor UMKM, memberikan alternatif sumber nafkah baru dalam kegiatan perekonomiannya. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis perkembangan UMKM olahan pangan sebagai sebuah sumber nafkah baru di Kecamatan Kalianget dan menganalisis karakteristik pemilik UMKM olahan pangan serta menganalisis struktur nafkah UMKM olahan pangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung kualitatif untuk melihat hubungan antar variabel. Hubungan antar variabel ini secara statistik diolah menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan jumlah responden sebanyak 30 rumah tangga UMKM olahan pangan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa variabel skala usaha memiliki hubungan yang signifikan dan searah dengan pendapatan dari sektor non farm atau UMKM dan memiliki hubungan sangat lemah dan negatif dengan variabel sumber nafkah dari sektor on farm dan off farm. Karakteristik pemilik UMKM seperti pendidikan non formal, bantuan sosial, jaringan sosial dan lama usaha memberikan pengaruh yang signifikan bagi besarnya skala usaha UMKM.
Analisis Hubungan Modal Sosial dengan Kesejahteraan Anggota Kelompok Pedagang di Kawasan Wisata Pantai Widuri Aulia Safira Darmawan; Zessy Ardinal Barlan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 6 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v6i5.1066

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak pada sektor ekonomi, salah satunya pada penurunan pendapatan pedagang karena perubahan pada pola kegiatan nafkahnya yang dibatasi. Penelitian ini akan mengkaji terkait dampak pandemi Covid-19 terhadap kesejahteraan pedagang. Kesejahteraan tersebut dapat diwujudkan melalui dibentuknya suatu kelompok pedagang, bagaimana suatu kelompok dapat beradaptasi pada saat bencana yang ternyata didukung beberapa faktor salah satunya adalah modal sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan modal sosial dengan kesejahteraan anggota Kelompok Pedagang Pantai Sirkuit Widuri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 55 orang yang merupakan anggota Kelompok Pedagang Pantai Sirkuit Widuri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang cukup kuat antara modal sosial dengan kesejahteraan, terutama karena didasari oleh unsur modal sosial yang dominan yaitu kepercayaan.
Peran Penyuluh dan Efektivitas Komunikasi terhadap Kompetensi Berusahatani Anggrek: (Kasus: Petani Anggrek di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten) Radiantya Saputrie; Pudji Muljono
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 6 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v6i5.1067

Abstract

Penyuluh memiliki peran penting yang mampu melakukan perubahan pada petani ke arah lebih baik dan kompeten. Dalam proses perubahan ke arah yang lebih baik dibutuhkan komunikasi yang efektif agar petani mampu mencapai kompetensi yang diharapkan dalam berusahatani anggrek Vanda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran penyuluh, efektivitas komunikasi, dan kompetensi berusahatani anggrek. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan menganalisis hubungan peran penyuluh dengan efektivitas komunikasi dan menganalisis hubungan efektivitas komunikasi terhadap kompetensi berusahatani petani dalam kegiatan pembinaan penyuluhan anggrek. Penelitian ini dilakukan pada petani yang mengikuti kegiatan penyuluhan anggrek di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode sensus yang didukung dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh telah berperan baik dalam kegitan penyuluhan budidaya anggrek, namun komunikasi yang berjalan selama kegiatan penyuluhan berlangsung tidak efektif karena petani belum mampu menerapkan budidaya anggrek sehingga kompetensi yang dimiliki petani tergolong rendah. Selain itu, Peran penyuluh memiliki hubungan yang tidak signifikan dengan efektivitas komunikasi. Begitu pula dengan efektivitas komunikasi memiliki hubungan yang tidak signifikan dengan kompetensi berusahatani petani.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2022 2022